• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI DAN PERANCANGAN KARYA

2. Analisis Kompetitor

4.2 Standar Desain

Untuk pedoman system identitas, disertakan juga beberapa contoh untuk desain atribut burgerman. Dimaksudkan untuk para pedesain selanjutnya agar lebih muda dalam mencerna konsep yang diangkat dari hasil penelitian dan bisa menerapkannya pada hasil karya desain visual atribut burgerman.

Berikut adalah beberapa contoh patokan desain visual corporate identity dan atribut promosi :

1. Media Promosi Above The Line a. Website

Website merupakan salah satu atribut promosi above the line. Maka perlu dibuat desain visual yang sesuai konsep yaitu enjoy dan tampilan yang clean. Berikut adalah contoh desain yang sesuai konsep penelitian. Dengan menonjolkan kesan enjoy dimana di ilustrasikan pemandangan alam luas dan balon udara

113

berbentuk burger yang melayang diatasnya. Penggunaan jenis font menggunakan font jenis alpha mac sesuai dengan konsep perancangan, selanjutnya penempatan posisi logo burgerman agar mudah dilihat ditaruh disebelah kiri atas. Dimana mata orang melihat pertama dari sebelah kiri baru kea rah kanan. Untuk tampilan daftar menu dengan menggunakan kesan clean dan tetap enjoy. Ada tagline yang ditampilkan didalamnya, karena tagline harus muncul disetiap atribut media promosi. Semuanya dengan menggunakan warna-warna oranye, hijau dan kuning. Karena itu merupakan warna pokok dari konsep perancangan.

2. Media Promosi Below The Line

Media promosi below the line merupakan salah satu atribut media promosi yang sangat vital dengan kondisi burgerman saat ini. Pada tampilan desain visual menggunakan kombinasi 3 warna yang digunakan, warna oranye dengan kalibrasi warna (C:0.04% M:50.7% Y:98.7% K:0%), (R:247 G:147 B:30) kuning dengan kalibrasi warna (C:3.82% M:0.47 Y:80.41% K:0%), (R:252 G:238 B:80) selanjutnya warna hijau muda (C:64.86% M:6.8% Y:81.51% K:0%), (R:99 G:177 B:101).

Penggunaan jenis font menggunakan font jenis alpha mac sesuai dengan konsep perancangan, selanjutnya penempatan posisi logo burgerman agar mudah dilihat ditaruh disebelah kiri atas. Dimana mata orang melihat pertama dari sebelah kiri baru kea rah kanan. Untuk tampilan daftar menu dengan menggunakan kesan clean dan tetap enjoy.

Ada tagline yang ditampilkan didalamnya, karena tagline harus muncul disetiap atribut media promosi. Selain itu alamat lokasi juga harus disertakan karena nama burgerman sendiri masih belum terlalu tertanam dibenak konsumen sekaligus strategi untuk memperluas segmentasi pelanggan. Semuanya dengan menggunakan warna-warna oranye, hijau dan kuning. Karena itu merupakan warna pokok dari konsep perancangan

115

Gambar 4.12 Contoh Desain Bilboard

G

117

3. Packaging

Packaging merupakan corporate identity yang sangat kental. Karena dari packaging suatu produk dapat menggambarkan citra dari produk tersebut. Berikut ini adalah contoh desain packaging :

1. Packaging Dibawa Pulang

Packaging untuk dibawa pulang. Konsep desain mengacu pada konsep awal perancangan yaitu enjoy. Dimana konsumen dapat membawa produk untuk dibawa pulang dengan merasa tidak ribet dan tetap nyaman.

Tampilan desain visual dengan mengedepankan logo yang ditempatkan besar di bagisn muka packaging, dengan tetap adanya tagline. Karena tagline tidak boleh tidak ada dalam setiap atribut media promosi. Menggunakan kombinasi warna-warna dari konsep yaitu ada 3 warna yang digunakan, warna oranye dengan kalibrasi warna (C:0.04% M:50.7% Y:98.7% K:0%), (R:247 G:147 B:30) kuning dengan kalibrasi warna (C:3.82% M:0.47 Y:80.41% K:0%), (R:252 G:238 B:80) selanjutnya warna hijau muda (C:64.86% M:6.8% Y:81.51% K:0%), (R:99 G:177 B:101).

2. Packaging Sajian

Packaging sajian didesain dengan tetap menggunakan 3 warna utama dari konsep perancangan. Ada logo yang menonjol da nada tagline di piringnya. Untuk sendok dan garpu, terdapat desain logo burgerman dan tagline. Dimaksudkan untuk menyimbulkan 2 hal yang tidak terpisahkan yaitu logo dan tagline.

119

121

4. Seragam Karyawan

Seragam kariawan adalah salah satu bagian dari corporate identity. Seragam kariawan didesain dengan menggunakan 3 warna yang digunakan, warna oranye dengan kalibrasi warna (C:0.04% M:50.7% Y:98.7% K:0%), (R:247 G:147 B:30) kuning dengan kalibrasi warna (C:3.82% M:0.47 Y:80.41% K:0%), (R:252 G:238 B:80) selanjutnya warna hijau muda (C:64.86% M:6.8% Y:81.51% K:0%), (R:99 G:177 B:101). Dengan menonjolkan logo burgerman di dalamnya. Selain itu tagline juga disertakan karena tagline harus ada disetiap atribut media promosi ataupun corporate visual identity.

Gambar 4.19 Contoh Desain Seragam Koki (Topi)

123

Gambar 4.21 Contoh Desain Seragam Pelayan 5. Buku Menu

Buku menu merupakan bagian dari corporate visual identity sekaligus media promosi. Dalam tampilan buku menu sesuai dengan konsep Big Idea konsep perancangan yaitu enjoy dan tetap menggunakan 3 unsur warna utama. Enjoy dengan ditampilkan foto-foto makanan dengan gaya styl life yang dapat menggugah selera seseorang untuk memakannya sehingga dengan disajikan dengan desain visual yang clean diharapkan konsumen dapat merasakan ke- enjoyan saat memilih produk burgerman.

Gambar 4.22 Contoh Tampilan Desain Buku Menu 6. Stationary Set

Stationaryset didesain dengan mengacu pada tema konsep perancangan dengan menonjolkan logo dan tagline. Diberikan 3 kombinasi warna dari konsep utama yaitu oranye, kuning dan hijau.

125

126 5.1 Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana mere-branding Burgerman sebagai upaya memperluas segmentasi pelanggan, dari rumusan masalah perancangan yang diajukan, analisis data yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, ditarik beberapa kesimpulan sementara sebelum pengujian dilakukan. Adapun kesimpulan sementara yang dirumuskan adalah sebagai berikut :

1. Untuk rebranding Burgerman harus diciptakannya standar desain atau identitas yang konsiste didalama penerapannya. Karena Konsistensi dalam pembuatan visual desain, tagline dan atribut lainnya sebaiknya diperhatikan untuk memudahkan brand ini tertanam di benak audiens dan dapat memunculkan brand awarnes.

2. Gagasan perancangan rebranding Burgerman adalah sebagai upaya memperluas segmentasi pelanggan. Tema rumusan konsep desain adalah enjoy diturunkan dalam proses perancangan, diimplementasikan dalam bentuk konsep kreatif, strategi komunikasi dan strategi media.

Implementasi perancangan mengacu pada peran brand, dimana hasil perancangan diharapkan mampu menimbulkan asosiasi positif untuk produk lainnya, menimbulkan rasa suka terhadap produk dan produk yang ditawarkan Burgerman.

127

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Burgerman sebaiknya mulai berkonsentrasi pada media visual yang digunakan mengingat segmentasi target marketnya berubah lebih luas dari sebelumnya

2. Konsistensi dalam pembuatan visual desain, tagline dan atribut lainnya sebaiknya diperhatikan untuk memudahkan brand ini tertanam di benak audiens dan dapat memunculkan brand awarnes.

128

Argenti, P. A. (2009). Komunikasi Korporat. Jakarta: Salemba Humanika.

Budiman, A. (2008). Jualan Ide Segar. Yogyakarta: Andi.

Durianto, d. (2001). Strategi Menaklukan Pasar : Melalui Riset Ekuitas dan Perilaku Merek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Deskriptif, www.inparametric.com diakses tanggal 20 oktober 2012

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

http://library.binus.ac.id/eColls/eThesis/Bab2/TSA-2012-0141%20BAB%202.pdf diakses tanggal 15 oktober 2012

http://eprints.undip.ac.id/26745/1/skripsi_wita(r).pdf diakses pada 10 oktober 2012 http://www.agesvisual.com/2007/11/14/corporate-visual-identity.htm diakses tanggal 10 oktober 2012 http://duniapemasaranglobal.blogspot.com/p/teori-teori-pemasaran.html diakses tanggal 10 oktober 2012 http://www.invitinghome.com/Panel_Moldings_Corners/DIY_Panels.htm diakses tanggal 10 oktober 2012 http://pengantarperiklanan.blogspot.com/2008/03/contoh-jumble-dan-grid-lay- out.html diakses tanggal 10 oktober 2012

129

Kasali, R. (2007). Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Keller, K. L. (2003). Strategic Brand Management. Canada: Prentice Hall/Pearson Education International.

Kusrianto, A. (2007). Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi.

Kotler, P. (2010). Kotler On Marketing. Tangerang: Karisma Publishing Group.

--- , (1997). Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan, Implementasi dan Kontrol (Vol. II). Jakarta: Penerbit PT. Prehallindo.

--- , (2001). Manajemen Pemasaran di Indonesia: Analisis Perencanaan Implementasi dan Pengendalian. Jakarta: Salemba Empat.

Mulyana, D. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pressman, R. S. (2009). Rekayasa Perangkat Lunak. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Peran Branding Pada Sebuah Produk http://41809197.blog.unikom.ac.id/peran- branding-pada.5lf diakses tanggal 8 oktober 2012

Palupi, D. H., & Pambudi, T. S. (2006). Advertising That Sells. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rustan, S. (2009). Layout. Jakarta: Gramedia.

---, (2009). Logo. Jakarta: Gramedia.

Sarwono, J., & Lubis, H. (2007). Metode Riset Untuk Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi.

Sunyoto, D. (2012). Konsep Dasar Pemasaran & Perilaku Konsumen. Jakarta: Buku Seru.

Supriyono, R. (2010). Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andi.

Saputra, I. M. (2009). Wirya Saputra Blogspot. Retrieved Februari 22, 2011, from USPiUntukiMemenangkaniPersaingan:ihttp://wiryasaputra.blogspot.com/20 09/06/USP-unique-selling-proposition-untuk.html.

Segmentation,Targeting,Positioninghttp://arazakirfan89.blogspot.com/2012/07/se gmentasi-targeting-positioning.html diakses tanggal 8 Oktober 2012

Tai, J., & Chew, W. (2012). Brand Management. Jakarta: Indeks.

Thompson, J., & Martin, F. (2005). Strategic Management Awarner & Change. Canada: Nelson Education.

Targeting, Positioning. http://blog.ub.ac.id/anderla/2012/10/20/tugas-manajemen- stp-segmentasi-targeting-and-positioning/ diakses tanggal 8 pktober 2012

Wijaya, S., & Chandra, G. A. (2006). Analisis Segmentasi, Penentuan Target dan Posisi Pasar Pada Restoran Steak and Grill di Surabaya. Manajemen Perhotelan, 77-78.

www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=8e08998cb1abb518c122352 edea68ea6&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5 diakses tanggal 10 oktober 2012

Dokumen terkait