HASIL DAN PEMBAHASAN
5.3. Implementasi E-Masyarakat Dalam Mewujudkan Responsivitas Pelayanan Publik di Kota Binjai
5.3.1. Standar dan Sasaran Kebijakan
Standar dan sasaran merupakan variabel yang penting dan harus diperhatikan dalam menjalankan suatu kebijakan. Penegasan mengenai apa yang menjadi standar dan sasaran dari sebuah kebijakan akan menentukan keberhasilan dari suatu kebijakan publik. Dengan adanya kebijakan Program E-Masyarakat di kota Binjaiyang untuk mewujudkan responsivitas pelayanan publik, para implementor atau pelaksana harus memahami standar dan sasaran dari program ini secara benar agar kebijakan ini dapat berjalan sesuai yang telah direncanakan.
Aplikasi E-Masyarakat ini sudah diresmikan sejak 30 Maret 2017 dengan empat aplikasi lainnya yang di Launching Walikota Binjai yaitu Musrenbang, E-Rencana dan Anggaran, E-Dokter, dan E-Perizinan, dan juga peresmian operasional Binjai Command Centre. Walikota Binjai mengeluarkan Peraturan Walikota Binjai No. 53 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Binjai Smart City. E-masyarakat ini merupakan kebijkan yang dibuat oleh pemerintah kota Binjai yang diawasi Binjai
masyarakat kota Binjai. Adapun standar dari pelaksanaan E-Masyarakat ini mengacu pada Standar Operation Prosedur SOP) Masyarakat. SOP E-Masyarakat ini berisikan bahwa Admin E-masyarakat bertugas untuk mendisposisikan laporan ke Operator Perangkat Daerah (OPD. Dan Operator Perangkat Daerah (OPD) yang ada dikota Binjai bertugas untuk melakukan peninjauan kelapangan atas laporan yang masuk untuk dilaporkan kembali kepada Admin E-Masyarakat atas hasil peninjauan dilapangan.
Seperti yang disampaikan oleh M. Affan SE selaku Kasubag Keuangan dan Program di Dinas Komunikasi dan Informatika kota Binjai yang menyatakan bahwa:
“Standar dari E-msyarakat ini mengacu pada SOP yang telah ditetapkan yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika sebagai pengelola aplikasi E-Masyarakat ini. Dan untuk Operator Perangkat Daerah (OPD) yang menyusun redasksi jawaban atau tanggapan atas laporan yang masuk”. (Wawancara, 2 Mei 2018)
Dan hasil wawancara dari Tim Leader Binjai Smart City Ing. Heru Pranoto, S.T., M.Sc. yang menyatakan bahwa :
“Standar dari program ini mengacu pada Keputusan Walikota tentang Tim Pengelola Binjai Command Centre yang mengoperasionalisasikan aplikasi Masyarakat, mengkoordinaksikan atau mengawasi secara teknis implementasi E-Masyarakat dan mengembangkan aplikasi E-E-Masyarakat sesuai dengan kebutuhan.E-Masyarakat ini dirancang untuk membuat masyarakat semakin dekat dekat dengan pemerintah sehingga laporan dari masyakat akan semakin mudah dikases dan semakin mudah pemerintah menanggapinya”. (Wancara, 8 Mei 2018)
Dari hasil wawancara diatas implementor menjalankan aplikasi E-Masyarakat ini berdasarkan SOP E-E-Masyarakat ditetapkan untuk menajalankan aplikasi Masyarakat ini. SOP Masyarakat ini berisikan bahwa Admin E-masyarakat bertugas untuk mendisposisikan laporan ke Operator Perangkat Daerah (OPD. Dan Operator Perangkat Daerah (OPD) yang ada dikota Binjai bertugas
untuk melakukan peninjauan kelapangan atas laporan yang masuk untuk dilaporkan kembali kepada Admin E-Masyarakat atas hasil peninjauan dilapangan.
E-Masyarakat ini merupakan aplikasi yang paling diunggulkan oleh pemerintah kota Binjai dan paling banyak digunakan masyarakat kota Binjai dibandingkan dengan aplikasi yang lain. Karena E-Masyarakat ini menyediakan seluruh informasi tervaru yang dapat diketahui masyarakat maupun pemerintah kota Binjai. Dengan E-Masyarakat ini masyarakat khusunya yang perkependudukan dikota Binjai dapat memberikan saran, masukan, dan kriik terkait pembangunan dan pelayanan publik dikota Binjai.
Dalam menjalankan suatu program mengetahui apa yang menjadi Sasaran suatu program juga sangat penting diketahui secara jelas oleh setiap pelaksana kebijakan atau implementor. Hal ini bertujuan agar implementor tidak salah dalam mencapai sasaran yang telah ditentukan diawal pembentukan kebijakan tersebut.Berkaitan dengan sasaran dari program ini Riki Aksauri Amd selaku Programmer Binjai Command Centre menyatakan bahwa:
“Dan untuk sasaran dari program E-Masyarakat adalah masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan kota dengan tujuan agar masyarakat dapat melaporkan keluhan atau masalah yang ada dikota binjai kepada pemerintah kota untuk pembangunan kota Binjai”. (Wawancara, 8 Mei 2018)
Hal senada juga disampaikan oleh M. Affan selaku Operator Admin E-Masyarakat di Dinas Komunikasi dan Informatika kota Binjai dalam pelaksanaan program ini menyatakan bahwa:
“Untuk sasaran E-Masyarakat ini ditujukan untuk masyarakat
yang berfungsi untuk menyampaikan kritik dan saran dalam bentuk laporan melalui aplikasi E-masyarakat. Kalau untuk tujuan agar masyarakat terlibat untuk berpartisipasi dengan pemerintah kota Binjai dengan aplikasi ini masyarakat dapat melaporkan masalah yang ada dikota Binjai langsung kepada pemerintah kota Binjai melalui aplikasi ini. Dengan adanya aplikasi ini dapat menjadi laporan untuk pembangunan berkelanjutan kedepannya”
(Wawancara, 2 Mei 2018)
Dari pernyataan diatas implementor memahami apa yang menjadi sasaran dari program ini yaitu masyarakat. Aplikasi ini dibuat oleh pemerintah kota Binjai untuk memudahkan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pemerintah kota Binjai untuk memberikan kritik atau saran dalam bentuk laporan yang selanjutnya akan ditanggapi oleh operator E-Masyarakat untuk tindakan selanjutnya.
Pemahaman masyarakat merupakan suatu syarat yang penting untuk meningkatkan program yang telah dibuat. Masyarakat sebagai target group juga perlu diberikan pemahaman yang baik mengenai program yang dilaksanakan.
Pemahaman mengenai tujuan dan sasaran juga penting untuk diketahui oleh masyarakat. Berikut pernyataan Widodo yang sudah menggunakan aplikasi E-Masyarakat :
“Iya saya tau E-Masyarakat ini, dan saya pernah mengirimkan laporan tentang penumpukan sampah. Aplikasi ini sebagai tempat laporan atas keluhan-keluhan yang ada diwilayah kota Binjai” (Wawancara, 3 Juni 2018)
Pernyataan serupa juga dikatakan oleh Hendro Haryanto selaku masyarakat yang sudah menggunakan aplikasi E-Masyarakat yaitu :
“iya saya tau kalau ada E-Masyarakat di Binjai ini, saya pun sudah melaporkan masalah tentang parit yang meluap di JL. Gunung Rinjani Gg.Setia. Saya tau aplikasi ini dari tetangga saya yang memberi tau saya dengan E-Masyarakat kita bisa melaoprkan masalah yang ada disekitar kita”. (Wawancara, 10 Juni 2018)
Berdasarkan hasil wawancara penulis terhadap masyarakat Binjai yang sudah menggunakan aplikasi E-Masyarakat, mereka sudah tahu tujuan program ini untuk mempermudahkan masyarakat menyampaikan kritik dan saran dan ikut berpartisipasi dalam pembangunan kota Binjai. Selanjutnya menurut Tommi Mardani menyarankan E-Masyarakat ini untuk:
“Mungkin menurut saya lebih dikembangkan lagi sosialisasinya untuk mempromosikan aplikasi ini agar seluruh masyarakat kota binjai menggunakan aplikasi E-Masyarakat ini”. (Wawancara, 9 Juni 2018) Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat pengguna aplikasi E-Masyarakat sudah mengetahui fungsi dari E-E-Masyarakat untuk meningkatkan kualitas komunikasi pemerintah kota Binjai dengan masyarakat kota Binjai dalam pelaksanan pembangunan kota Binjai. Namun mereka berharap dalam mempromosikan atau mensosialisakan aplikasi E-Masyarakat ini lebih ditingkatkan agar seluruh masyarakat kota Binjai mengetahui adanya aplikasi E-Masyarakat dan menggunakan aplikasi E-Masyarakat.
Maka dalam penelitian ini yang menjadi standar dari aplikasi E-Masyarakat ini adalah Standar Operation Prosedure E-Masyarakat. Dengan program ini Walikota Binjai melibatkan Operator Perangkat Daerah (OPD) untuk ikut melaksanakan E-Masyarakat berdasarkan tupoksi dan wewenang mereka dalam melaksankan program ini. Mengenai apa yang menjadi sasaran dari program ini yaitu masyarakat yang menggunakan aplikasi E-Masyarakat. Sasaran dari program ini sudah tepat tetapi perlu dikembangkan kembali aplikasi dari E-Masyarakat agar lebih mempermudah masyarakat dalam menggunakannya dan ditingkatkan kembali
sosialisasi dalam memperkenalkan aplikasi E-Masyarakat kepada seluruh masayarakat kota Binjai.