• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Landasan Teori

2.2.6 State Transition Diagram (STD)

State Transition Diagram (Diagram transisi keadaan) merupakan suatu modeling tool yang menggambarkan Time Depend Behavior dari suatu sistem (Yourdon, 1989:259). Pada mulanya model State Transition Diagram

ini hanya digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang bersifat real time. Ada dua cara kerja sistem ini yaitu pasif dan aktif. STD ini hanya digunakan untuk menuliskan urutan dan pergantian dari layar yang dapat terjadi, ketika pengguna sistem berada pada terminal.

 Keadaan Sistem

Setiap kotak mewakili suatu keadaan dimana sistem mungkin berada didalamnya. State disimbolkan dengan simbol segi empat.

Simbol State :

 Perubahan Sistem

Untuk menghubungkan satu keadaan dengan keadaan lain. Ini digunakan jika sistem memiliki transisi dalam perilakunya, maka hanya suatu keadaan dapat berubah menjadi keadaan tertentu.

Simbol Transition State :

 Kondisi dan Aksi

Untuk melengkapi STD dibutuhkan dua hal tambahan, yaitu : kondisi sebelum keadaan berubah dan aksi dari pemakai untuk merubah keadaan.

Dibawah ini adalah ilustrasi dari kondisi dan aksi yang ditampilkan disebelah anak panah yang menghubungkan dua keadaan.

Keadaan 1

Keadaan 2 Keadaan

2.5 Layar Sentuh

Layar sentuh atau dalam bahasa Inggrisnya Touchscreens, touch screens, touch panels atau touchscreen panels adalah layar tampilan komputer yang sensitif terhadap sentuhan manusia, sehingga seseorang dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh gambar atau tulisan yang terpampang pada layar komputer.

Layar sentuh atau Touchscreen sering dipakai pada kios informasi ditempat-tempat umum, misalnya di bandara dan rumah sakit serta pada perangkat pelatihan berbasis komputer. Sistem touchscreen tersedia dalam bentuk monitor yang sudah memiliki kemampuan layar sensitif sentuhan dan ada juga kit touchscreen yang lebih ekonomis yang dapat dipasang pada monitor yang sudah ada.

Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan kita yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara terus menerus dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat digunakan.

Touchscreen jenis ini diklaim sebagai jenis touchscreen yang paling canggih dan memiliki banyak keunggulan daripada kedua jenis touchscreen lainnya. Karena tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang

dibandingkan dengan Resistive touchscreen. Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak atau haus ketika di sentuh, tidak ada lapisan yang akan rusak ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.

2.3. Website

Website adalah sebuah tempat di internet, siapa saja di dunia ini dapat mengunjunginya, kapan saja mereka dapat mengetahui tentang diri anda, memberi pertanyaan kepada anda, memberikan anda masukan atau bahkan mengetahui dan membeli produk anda.

Semua orang menggunakan website untuk segala sesuatu mulai dari pekerjaan sekolah sampai dengan memesan makanan karena prosesnya yang cepat, murah, mudah dan menyenangkan. Anda tidak perlu meninggalkan meja anda. Bahkan orang yang suka belanja sekalipun mencari produk yang diinginkan di website. Kini mereka berusaha mencari produk atau servis anda, tempat pertama yang mereka cari adalah di website, dan jika mereka tidak dapat menemukan produk dan servis anda di website, kemungkinan besar mereka akan menemukan kompetitor anda yang sudah memiliki website.

2.3.1 Fungsi Website

Secara umum website mempunyai fungsi sebagai berikut : 1. Fungsi Informasi

Website empunyai fungsi informasi seperti berita, profil perusahaan, library, referensi, dan lain-lain.

2. Fungsi Komunikasi

Sebagian besar website mempunyai fungsi komunikasi. Beberapa fasilitas yang memberikan fungsi komunikasi ini, seperti web base email, halaman form contact, chatting dan lain-lain

3. Fungsi Transaksi

Sebuah website dapat dijadikan sarana untuk melakukan transaksi bisnis, seperti online order, pembayaran menggunakan kartu kredit, dan lain-lain.

4. Fungsi Enternainment

Website mempunyai fungsi hiburan. Beberapa contoh website dengan fungsi ini, misalnya web-web yang menyediakan online game, online music, online movie, dan sebagainya.

2.3.2 Kategori Website

Untuk memudahkan identifikasi tentang website, website dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori, yaitu :

1. Kategori Website Berdasarkan Bidang Operasionalnya.

Website berdasarkan bidang operasionalnya: Website bidang pendidikan, website bisnis, website sosial, website entertainment, website iklan, dan lain-lain.

2. Kategori website Berdasarkan Bentuknya. Ada beberapa macam bentuk website seperti : - Profile

- Online Store - Reference / Library

- Utility (directory, search engine, dan lain-lain) - Portal (multi service)

2.4. PHP

PHP adalah salah satu bahasa Server side yang didesain khusus untuk aplikasi Web. PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan karena bahasa Server side, maka bahasa PHP akan dieksekusi di server, sehingga yang dikirimkan ke browser adalah "hasil jadi" dalam bentuk HTML, dan kode PHP anda tidak akan terlihat.1

Pada bulan Agustus-September 1994 Rasmus Lerdorf, seorang programer Unix dan perl, saat sedang mencari kerja. la menaruh resumenya di Web, dan membuat skrip makro Perl CGl untuk mengetahui siapa saja yang melihat resumenya. Skrip ini membaca dengan cara membaca sebuah file HTML berisi makro/tag, mengganti tag-tag tersebut melalui regex, lalu mencetak hasilnya kembali. Tag ini berupa tanda # yang ditaruh di awal baris, di bagian bawah halaman, dan menandai instruksi untuk melakukan log dan me-ngirimi Rasmus email manakala halaman yang bersangkutan di-akses.

1

Awal tahun 1995 - PHP 1 (Personal Home Page Tools), Rasmus pada saat ini bekerja sebagai IT Consultant untuk mengembangkan sistem dial up di Universitas Toronto, Kanada. Rasmus, sebagai konsultan, mengajari belasan programer pemula untuk menggunakan PHP. la memilih PHP karena lebih mudah diajarkan ketimbang Perl. PHP akhirnya dipakai untuk membuat interface grafik berbasis Web.

Rasmus menulis ulang PHP dalam C untuk meningkatkan kecepatannya. Saat itu PHP 1 amat sederhana : berbasis makro, parsernya bekerja perbaris, dan hanya mengenal sepuluh buah fungsi. Kebutuhan proyek di Toronto, Rasmus juga mengembangkan Form Interpreter, tool untuk menanamkan SQL dalam halaman Web dan untuk memroses masukan dari form HTML.

Pada bulan September - Oktober 1995 Kode PHP daerah FI ditulis ulang dan digabungkan menjadi PHP/FI. Generasi kode berikut-nya ini baru disebut PHP/FI versi 2.0 setengah tahun lebih kemudian, namun di akhir 1995 untuk pertama kalinya dirilis bagi publik secara gratis. Rasmus memilih untuk membagikan kode ini karena percaya, jika bermanfaat bagi dirinya, lalu bagi orang lain, pada akhirnya akan membawa manfaat kembali pada dirinya.

Kemudian bulan April 1996 Rasmus menulis mod_php, modul untuk memproses skrip PHP langsung dari Apache. Pada saat ini belum ada mod_perl, Embperl, maupun rilis HTML Mason, sehingga praktis mod_php menjadi salah satu pilihan utama bahasa skripting embedded di Apache.

Desember 1996 PHP/FI untuk pertama kalinya mendukung MySQL. Database pertama yang didukung adalah mSQL. PHP versi 2.0 ini juga sudah

mulai mendukung Windows 32 bit (95/NT). PHP/FI dipakai di 15 ribu situs seluruh dunia. Kemudian pada pertengahan 1997 pemakai PHP/FI mencapai 50 ribu situs. Pada bulan Oktober 1997 pengerjaan PHP3 dimulai setelah sumbangan parser dari Zeew dan Andi.

Pada awal tahun 1998 dukungan MySQL untuk Windows hingga saat ini, PHP telah mendukung lebih dari 7 database : mSQL, MySQL, Sybase, PostgreSQL, SQL Server (melalui library Sybase CT), Adabas, dan Oracle.

Pada tanggal 6 Juni 1998 versi final PHP 3.0 dirilis setelah 7 bulan fase beta. PHP3 (Professional Home Page), berbasis parser baru, memiliki kinerja yang lebih tinggi, berkemampuan object-oriented, syntax highlighting, array multidimensi, dan dapat diperluas melalui mekanisme extension. Dukungan database dan fiturnya pun jauh bertambah banyak. Secara umum, sebuah peningkatan drastis dari PHP/FI yang lebih merupakan proyek pribadi Rasmus. PHP 3 adalah hasil kontribusi banyak orang dari berbagai penjuru dunia. Kepanjangan PHP diubah dari Personal menjadi Professional Home Page.

Pada akhir tahun 1998, PHP/FI mulai disertakan di Red Hat Linux 6.0 (PHP3 sejak Red Hat 6.2 dan PHP4 sejak 7.0.). Zend Technologies, Ltd didirikan oleh Zeev dan Andi Zend merupakan gabungan dari kedua pendirinya tersebut) dengan kucuran dana dari shimon Eckhouse dan Moshe Mizrachi.

Di bulan Februari 2000 Walden Israel Venture menanamkan modal $2,5jt di Zend, dengan valuasi perusahaan pada saat itu sebesar $13jt. Pada

tanggal 2 Maret 2000, Zend.com diluncurkan sebagai portal bagi komunitas PHP.

Pada tanggal 22 Mei 2000, setelah setahun lebih dalam masa penggodokan, versi final PHP4 akhirnya dirilis oleh Zeev Suraski. PHP4 adalah sebuah penulisan ulang bahasa dan implementasi PHP. Pada saat ini PHP4 direfaktor ke dalam komponen-komponen berikut : engine Zend, yang melakukan kompilasi dan eksekusi; core PHP4, yang berisi fungsi dan regex built in; SAPI, yang menjadi interface ke Webserver TSRM, sebagai manajer memori dan resource serta modul extension, yang menyediakan mayoritas fiturfitur PHP bagi pemakai. PHP4 juga lebih cepat, dilengkapi kemampuan manajemen sesi built in mendukung.

Pada bulan Oktober 2000 PHP 4.0.3 Highlight : dukungan Sablotron, is_uploaded_file() untuk mengatasi lubang keamanan file upload PHP.

Pada tanggal 23-27 Juli 2001 diadakan konferensi internasional resmi PHP pertama yang diselenggarakan oleh O'reilly di San Diego, California.

Pada tanggal 2 Agustus 2001, PHP-GTK 0.1 dirilis. Berkat PHP-GTK, PHP pada saat ini dapat dipakai untuk pemrograman desktop. PHP-GTK adalah extension PHP yang menyediakan interface ke library GUI toolkit GTK+.

Pada tanggal 8 November 2001 Zend Engine dirilis ulang dengan lisensi BSD. Sebelumnya, Zend Engine dirilis dengan lisensi QPL. Ini artinya, Zend Engine tidak dapat didistribusikan ulang terpisah dari PHP4. Dengan lisensi baru, maka kegunaan Zend Engine bagi pemakai bertambah, karena

dapat dimodifikasi dan didistribusikan ulang lebih bebas. Diawal Januari 2001, PHP telah dipakai lebih dari 5 juta domain diseluruh dunia, dan akan terus bertambah karena kemudahan aplikasi PHP ini dibandingkan dengan bahasa Server side yang lain. Anda dapat melihat angka sesungguhnya di http://www.php.net/usage.php.

PHP termasuk dalam Open Source Product. Jadi anda dapat merubah source code dan mendistribusikannya secara bebas. PHP juga diedarkan secara gratis. Anda bisa mendapatkannya secara gratis. PHP juga dapat berjalan diberbagai Web server semisal IIS, Apache, PWS, Xitami, dll.

Adapun kelebihan-kelebihan dari PHP yaitu : a. PHP mudah dibuat dan kecepatan akses tinggi.

b. PHP dapat berjalan dalam Webserver yang berbeda dan dalam sistem operasi yang berbeda pula. PHP dapat berjalan di sistem operasi UNIX, Windows98, Windows NT dan Macintosh.

c. PHP diterbitkan secara gratis.

d. PHP juga dapat berjalan pada Webserver Microsoft Personal WebServer, Apache, IIS, Xitami dan sebagainya. PHP adalah termasuk bahasa yang embedded (bisa ditempel atau diletakan dalam tag HTML).

e. PHP termasuk server-side programming. Sistem database yang didukung oleh PHP adalah : 1. Oracle

2. Sybase 3. mSQL

4. MySQL 5. Solid 6. Generic ODBC 7. Postgres SQL 8. Microsoft Access 9. dll

PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POPS dan HTTP.

2.5SQL

SQL (dibaca "ess-que-el") singkatan dari Structured Query Language. Menurut Irmansyah (2003, 11), SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standard untuk relational database management sistems (RDBMS)2.

SQL (structured query language) adalah bahasa standard yang digunakan untuk mengakses server database. Bahasa ini pada awalnya dikembangkan oleh IBM, namun telah diadopsi dan digunakan sebagai standard industri. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan misalnya menggunakan dBASE atau Clipper yang masih menggunakan perintah-perintah pemrograman.

SQL Server adalah sebuah program yang berfungsi untuk melayani permintaan query database, misalnya :

a. MySQL b. Microsoft SQL Server c. Oracle d. Sybase e. Infomix f. PostgreSQL

Dalam pembuatan aplikasi pemesanan dan pembayaran tiket secara

online ini penulis menggunakan MySQL. MySQL adalah database yang paling umum digunakan di lingkungan Web, dan banyak aplikasi-aplikasi pihak ketiga, gratis atau komersil yang menggunakan MySQL sebagai back end-nya. MySQL adalah free software yang dapat diperoleh dari situs

Webnya di http://www.mysql.com.

2.6 Java Script

Java Script merupakan bahasa pemrograman yang kompak dan berorientasi objek yang sangat berguna dalam pegembangan client dan server dalam aplikasi Internet. Netscape 2.0 menginterpretasikan pernyataan Java Script yang terdapat dalam halaman web secara langsung, dan LiveWire memungkinkan anda membuat aplikasi sejenis yang berbasis server yang mirip dengan program Common Gateway Interface (CGI).

Dalam aplikasi client untuk Navigator, pernyataan Java Script yang tertulis dalam sebuah halaman web dapat mengetahui dan merespon perintah pemakai seperti gerakan mouse, input form, dan navigasi halaman HTML.

Sebagai contoh, anda dapat menulis sebuah fungsi Java Script untuk memverifikasi bahwa seseorang telah benar menuliskan informasi yang cocok dalam sebuah form yang meminta diisi nomor telepon dan nomor kode pos. Tanpa transmisi jaringan apapun, sebuah halaman HTML yang dilengkapi dengan tulisn Java Script dapat menginterpretasikan teks yang dituliskan pada halaman tersebut dan memberikan tampilan teks dialog penolakan apabila teks yang dituiskan tadi salah. Atau anda dapat mempergunakan Java Script untuk memerintahkan sebuah aksi (seperti memainkan file suara, mengeksekusi sebuah "applet" atau berkomunikasi dengan "plug-in" lain) sebagai resppon terhadap dibukanya sebuah halaman web atau penutupan halaman tersebut oleh pengguna internet.

2.7 Macromedia Flash 8

Macromedia Flash adalah software aplikasi untuk membuat animasi baik untuk keperluan internet, pembuatan film animasi, media presentasi, company profile, dsb. Dengan Macromedia Flash, web dapat dilengkapi dengan bermacam animasi, audio, dll. Animasi hasil dari Macromedia Flash dapat diubah kedalam format lain untuk digunakan pada pembuatan desain web yang tidak langsung mengadaptasi Flash.

Macromedia Flash memiliki pemrograman ActionScript, dan dapat merupakan authoring tool berbasis timeline dan terstruktur. Macromedia Flash

8 yang merupakan kelanjutan dari Macromedia Flash MX 2004 (Flash 7)

memperkenalkan konsep baru dalam penulisan script, yaitu menggunakan

ActionScript 2.0. ActionScript 2.0 menggunakan konsep Object Oriented Programming (OOP) yang telah dianut oleh bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti C++, Java, Delphi, keluarga .NET, dan lain-lain.

Selain itu, pada Macromedia Flash 8 tersedia fasilitas yang dapat memudahkan kita untuk membuat animasi special effect seperti blur, explode, transisi, ataupun transformasi. Pengaturan menu-menu serta pemunculan file

.fla pada Macromedia Flash 8 lebih teratur dan dipermudah dengan menggunakan shortcut yang ada. Pada Flash versi terbaru ini juga terdapat panel-panel tambahan untuk mempermudah pembuatan aplikasi Flash seperti panel behavior yang akan menambahkan ActionScript yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi tersebut.

Dengan demikian dapat digunakan pada pengembangan multimedia interaktif untuk produksi CD, jaringan, maupun penggunaan pada web. Dalam multimedia dapat dilihat teks, gambar, animasi, dan digital video tampil bersamaan pada satu saat dan penggunaan button (tombol) sebagai alat interaktif.

Movie Flash terdiri atas grafik, teks, animasi, dan aplikasi untuk situs web maupun presentasi multimedia. Semuanya tetap menggunakan grafik berbasis vektor. Jadi, aksesnya lebih cepat dan akan terlihat halus pada resolusi layar berapapun, selain itu juga mempunyai kemampuan untuk mengimpor video, gambar, dan suara dari luar.

Movie Flash juga bisa memasukkan interaktif dalam movie-nya menggunakan ActionScript, yang nantinya user atau pengguna bisa berinteraksi dengan movie, menggunakan keyboard atau mouse untuk berpindah ke bagian- bagian yang berbeda dari sebuah movie, memindahkan obyek-obyek, memasukkan informasi melalui form dan operasi-operasi lainnya.

Perkembangan multimedia yang pesat dapat dilihat dengan makin diperlukannya presentasi bisnis, menampilkan newsletter dalam internet dan menambahkan audio video, teks, dan lain-lain. Macromedia Flash adalah salah satu authoring tool untuk produksi multimedia dan internet. Flash tidak hanya menggabungkan elemen multimedia kedalam portable movie, tetapi disamping itu dengan ActionScript, Flash mempunyai kemampuan dalam membuat

interactive scripting. (Ariesto Hadi Sutopo, 2002).

Pada Gambar 2.1 IDE Macromedia Flash 8 dapat dilihat berbagai tool yang dimiliki oleh Macromedia Flash 8 sebagai berikut

a. ToolBar Menu

ToolBar Menu berisi perintah-perintah umum yang digunakan untuk mengoperasikan Macromedia Flash. Menu bar ini dapat diakses dengan cara mengklik langsung pada item menu bar yang bersangkutan. Misalnya untuk mengaktifkan menu File, dengan mengklik pada bagian kata File.

Selain itu dapat pula mengaktifkan menu ini dengan cara menekan tombol Alt pada keyboard ditambah dengan huruf yang digaris bawahi pada menu ini. Misalnya untuk mengaktifkan menu File, dengan menekan tombol Alt ditambah huruf F.

b. Tools

Tools merupakan alat untuk membuat obyek animasi pada kanvas (stage). Tools merupakan komponen penting sehingga keberadaannya pada layar monitor sangat diperlukan.

c. Panel Properties

Panel Properties berisi properties dari tools yang digunakan, yaitu antara lain ukuran serta posisi dari obyek yang ada di kanvas, efek color, dan lain-lain.

d. Panel Action

Panel Action merupakan tempat untuk menulis Action Script. Macromedia Flash 8 menggunakan Action Script 2.0 yang sudah mendukung OOP (Object Oriented Programming).

e. Stage

Stage (Kanvas) digunakan sebagai obyek pembuatan animasi. Semua ide dasar pembentukan animasi maupun dynamic content web dibuat pada bidang ini. Ukuran serta warna kanvas dapat diubah-ubah sesuai dengan keperluan.

f. Panel Help

Panel Help berisi trouble shooting penggunaan Flash apabila kita mengalami kesulitan dalam menggunakan program Flash.

g. Time Line

Time Line digunakan sebagai pengatur waktu dan pembentukan frame-frame animasi. Time Line merupakan komponen yang bertugas membuat pergerakan dari tiap-tiap item animasi, menggandakan animasi, membuat lapisan (layering) animasi maupun pengatur waktu animasi.

h. Frame

Frame berada didalam Time Line. Frame bisa diubah menjadi keyframe dan sebaliknya. Keyframe adalah frame dimana kita mendefinisikan perubahan animasi termasuk frame action untuk memodifikasi movie.

i. Layer

Layer adalah seperti lembaran transparan yang berdiri sendiri dan terlepas antara satu layer dengan layer lainnya. Jumlah layer yang dapat dibuat bergantung pada memori komputer. banyaknya layer tidak menambah ukuran File saat melakukan publish movie.

j. Panel Tambahan

Panel Tambahan yang antara lain Color Mixer, Component, Library, Behaviour, dan lain-lain. bisa dimunculkan dan dihilangkan. Panel-Panel Tambahan tersebut berada pada ToolBar Menu Windows.

2.8Adobe Photoshop CS

Adobe Photoshop adalah program pengolah gambar yang penggunaannya sangat luas. Mulai dari membuat gambar animasi, merancang halaman web, desain grafis (grafhic design), persiapan presentasi, editing foto, atau penyutingan foto atau istilah populernya digital imaging. (Johntefon, 2003:V). Adobe Photoshop CS (Creative Suite) yang merupakan kelanjutan dari Adobe Photoshop7.0 adalah perangkat lunak standar editing gambar profesional, yang membantu pengguna bekerja lebih efisien, mengeksploitasi kreatifitas dan memghasilkan gambar dengan kualitas tertinggi untuk cetakan web atau yang lainnya. Adobe Photoshop menciptakan gambar menjadi mudah diakses kedata

file, memperlancar desain web, lebih cepat dalam mengolah foto dan lebih banyak lagi.

Gambar 2.2 IDE Adobe Photoshop CS

Pada Gambar2.2 IDE Adobe Photoshop CS dapat dilihat berbagai tool yang dimiliki oleh Adobe Photoshop CS sebagai berikut

a. Menu Bar

Menu bar berisi semua menu yang disusun berdasarkan kesamaan tipe. Misalnya, semua menu yang berkaitan dengan layer berada didalam menu layer, yang berkaitan dengan efek berada dalam menu filter, dan lain-lain.

b. Option Bar

Option bar berisi pilihan tambahan yang berubah sesuai dengan tool (alat) yang digunakan.

c. Toolbox

Toolbox berisi semua tool yang digunakan dalam Adobe Photoshop, antar lain:

 Marquee Tool

Terdiri dari rectangular, elliptical, single row, dan single column marquee tool berfungsi untuk membuat seleksi pixel.

 Move Tool

Berfungsi untuk menyeleksi atau mengaktifkan suatu obyek.

 Lasso Tool

Terdiri dari lasso tool untuk menyeleksi obyek secara bebas, polygon lasso untuk membuat seleksi dengan cara mengklik pada masing-masing sudut obyek sehingga berbentuk suatu seleksi dan magnetic lasso tool yang berfungsi untuk membuat seleksi berdasarkan kesamaan nilai warna pixel.

 Crop Tool

Berfungsi untuk memotong dokumen berdasarkan area yang diseleksi dengan Crop tool.

 Brush Tool

Berfungsi untuk membuat obyek dengan model sapuan kuas.

 Slice dan Slice Select Tool

Slice tool untuk membuat slice pada area kanvas tertentu, sedangkan slice select tool untuk menyeleksi slice yang ada dikanvas.

 Pencil Tool

Berfungsi untuk membuat obyek dengan garis tegas seperti goresan pensil.

 Patch Tool

Berfungsi untuk memperbaiki area gambar berdasarkan sample pixel tertentu.

 Eraser Tool

Berfungsi untuk menghapus area pixel tertentu, Eraser tool terdiri dari Backgroud Eraser tool dan Magic Eraser tool.

 Line Tool

Untuk membuat obyek path berbentuk garis lurus.

 Gradient Tool

Berfungsi untuk mengisi area pixel tertentu dengan warna gradien secara linear, radial, dengan sudut tertentu (angle gradient), dengan warna gradien yang memantul (reflected gradient), atau dengan warna gradian berbentuk diamond.

 Paint Bucket Tool

Berfungsi untuk mengisi area tertentu dengan warna solid

Dokumen terkait