• Tidak ada hasil yang ditemukan

Statistik deskriptif variabel penelitian memberikan gambaran suatu data.

Dalam penelitian ini, statistik deskriptif dapat dilihat dari nilai minimum (Min), maximum (Max), rata-rata (Mean), standar deviasi (SD) dan frekuensi pilihan jawaban setiap variabel. Data sampel yang digunakan dalam penelitian ini

sebanyak 96 responden. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan, maka hasil jawaban responden secara lengkap disajikan pada Lampiran III dan teringkas pada Tabel 5.3 berikut ini:

Tabel 5.3 Statistik Deskriptif

Variabel Minimum Maximum Mean Std.

Deviation

Perencanaan Angaran (X1) 25 48 38.60 5.004

Kompetensi Sumber Daya Manusia (X2) 28 41 34.94 2.686

Komitmen Organisasi (M) 25 39 31.39 3.096

Penyerapan Anggaran (Y) 17 28 23.28 2.297

Sumber: data primer diolah, 2017

Berdasarkan tabel 5.3 di atas dapat dilihat bahwa variabel perencanaan anggaran yang merupakan variabel independen (X1) mempunyai nilai standar deviasi sebesar 5,004 dan nilai rata-rata (mean) sebesar 38,60. Hal ini menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 5,004 dari nilai rata-rata (mean) jawaban responden atas item pertanyaan/pernyataan tentang perencanaan anggaran. Variabel perencanaan anggaran (X1) yang diukur menggunakan kuesioner yaitu terdiri dari 10 butir pernyataan/pernyataan dengan skala Likert yang terdiri dari 5 alternatif jawaban. Dimana skor 5 (sangat setuju) untuk skor tertinggi dan skor 1 (sangat tidak setuju) untuk skor terendah. Dari butir pernyataan yang ada, diperoleh total skor tertinggi (maximum) sebesar 48 dan skor terendah (minimum) sebesar 25. Sedangkan untuk variabel kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang merupakan variabel independen (X2) mempunyai nilai standar deviasi sebesar 2,686 dan nilai rata-rata (mean) sebesar 34,94. Hal ini menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 2,686 dari nilai rata-rata (mean) jawaban responden atas item pertanyaan/pernyataan mengenai kompetensi sumber daya manusia (SDM). Variabel kompetensi sumber daya manusia (X2) yang diukur menggunakan kuesioner yaitu terdiri dari 9 butir pernyataan/pernyataan dengan skala Likert yang terdiri dari 5 alternatif jawaban. Dimana skor 5 (sangat setuju) untuk skor tertinggi dan skor 1 (sangat

tidak setuju) untuk skor terendah. Dari butir pernyataan yang ada, diperoleh total skor tertinggi (maximum) sebesar 41 dan skor terendah (minimum) sebesar 28.

Selanjutnnya untuk variabel moderasi (M) yaitu komitmen organisasi mempunyai nilai standar deviasi sebesar 3,096 dan nilai rata-rata (mean) sebesar 31,39. Hal ini menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 3.096 dari nilai rata-rata (mean) jawaban responden atas pertanyaan/pernyataan mengenai komitmen organisasi. Variabel komitmen organisasi (M) yang diukur menggunakan kuesioner yaitu terdiri dari 8 butir pernyataan/pernyataan dengan skala Likert yang terdiri dari 5 alternatif jawaban. Dimana skor 5 (sangat setuju) untuk skor tertinggi dan skor 1 (sangat tidak setuju) untuk skor terendah. Dari butir pernyataan yang ada, diperoleh total skor tertinggi (maximum) sebesar 39 dan skor terendah (minimum) sebesar 25. Dan variabel dependen (Y) yaitu penyerapan anggaran mempunyai nilai standar deviasi sebesar 2,297 dan nilai rata-rata (mean) sebesar 23,28. Hal ini menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 2,297 dari nilai rata-rata (mean) jawaban responden atas pertanyaan/pernyataan mengenai penyerapan anggaran. Variabel penyerapan anggaran (X1) yang diukur menggunakan kuesioner yaitu terdiri dari 6 butir pernyataan/pernyataan dengan skala Likert yang terdiri dari 5 alternatif jawaban.

Dimana skor 5 (sangat setuju) untuk skor tertinggi dan skor 1 (sangat tidak setuju) untuk skor terendah. Dari butir pernyataan yang ada, diperoleh total skor tertinggi (maximum) sebesar 28 dan skor terendah (minimum) sebesar 17.

Rincian hasil statistik deskriptif tersebut di atas menunjukkan nilai rata-rata (Mean) lebih besar dibandingkan nilai standar deviasi (SD) pada masing-masing variabel yang mengindikasikan bahwa nilai penyimpangan data kecil, maka nilai mean dapat digunakan sebagai representasi dari keseluruhan data.

Hal tersebut dikarenakan standar deviasi (SD) merupakan pencerminan penyimpangan yang sangat tinggi sehingga penyebaran data menunjukkan hasil

yang normal dan tidak bias. Sedangkan apabila nilai rata-rata (mean) lebih kecil dari nilai standar deviasi (SD), mengindikasikan hasil yang kurang baik, maka penyebaran data dianggap tidak normal dan menyebabkan bias.

Selanjutnya untuk melihat distribusi frekuensi atas jawaban responden dari hasil tabulasi skor data serta intersepsi skor item pada variabel penelitian akan disajikan pada tebel berikut:

Berdasarkan rumus yang digunakan yaitu:

C =5 - 1 5 = 0,80

Hasil perhitungan rentang skala menunjukkan nilai 0,80 dengan demikian rentang skala 0,80 tersebut dapat dijelaskan nilai numeriknya sebagai berikut:

Tabel 5.4 Ikhtisar Rentang Skala Rentang Kategori 1≤ X <1.80

1,80≤ X <2,60 2,60≤ X <3,40 3,40≤ X <4,20 4,20≤ X <5

SR R S T ST Ket :

SR = Sangat rendah

R = Rendah

S = Sedang

T = Tinggi

ST = Sangat tinggi

Tabel 5.5 Deskripsi item Pertanyaan Variabel Perencanaan Anggaran (X1)

Jawaban Responden

Sangat Tidak Setuju

Tidak

Setuju Netral Setuju Sangat Setuju

Bobot 1 2 3 4 5

Total Rata-rata Ket

F - 4 32 42 18 96

Skor - 8 96 168 90 364

X1.1

% - 4,2 33,3 43,8 18,8 100 3,77 T

F - - 11 54 31 96

Skor - - 33 216 155 404

X1.2

% - - 11,5 56,2 32,3 100

4,21 ST

F - 2 13 66 15 96

Skor - 4 39 264 75 382

X1.3

% - 2,1 13,5 68,8 15,6 100 3,98 T

F - 16 15 50 15 96

Skor - 32 45 200 75 352

X1.4

% - 16,7 15,6 52,1 15,6 100 3,67 T

F - 7 15 55 19 96

Skor - 14 45 220 95 374

X1.5

% - 12,5 11,5 53,1 22,9 100 3,90 T

F - - 16 70 10 96

Skor - - 48 280 50 370

X1.6

% - - 16,7 69,8 13,5 100 3,85 T

F - 3 21 49 23 96

Skor - 6 63 196 115 380

X1.7

% - 3,1 21,9 51,0 24,0 100 3,96 T

F - 2 21 61 12 96

Skor - 4 63 244 60 371

X1.8

% - 2,1 20,8 61,5 15,6 100 3,86 T

F - 6 30 44 16 96

Skor - 12 90 176 80 358

X1.9

% - 6,3 31,3 45,8 16,7 100 3,73 T

F - 17 17 50 12 96

Skor - 36 54 200 50 340

X1.10

% - 17,7 17,7 51,1 12,5 100 3,54 T

Rata-rata Keseluruhan 3,85 T

Sumber: data primer diolah, 2017

Berdasarkan Tabel 5.5 menunjukkan bahwa dari 96 responden yang diteliti, sebagian besar menjawab pada skor 4 dan skor 3 yaitu setuju dan netral.

Dari 10 item pertanyaan/pernyataan, 9 diantaranya memiliki rata-rata pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20) dan 1 item lainnya yaitu pernyataan/pernyataan kedua (X1.2) merupakan item yang memiliki rata-rata tertinggi sebesar 4,21 atau berada pada kategori sangat tinggi (rentang 4,20≤

sampai <5).

Kategori dengan nilai rata-rata tertinggi untuk pernyataan/pertanyaan kedua (X1.2) menjelaskan bahwa perencanaan anggaran yang dilakukan seperti penyusunan DPA sudah berdasarkan KUA-PPAS yang telah disetujui oleh Kepala Daerah dan DPRD. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa indikator

“Keseuaian dengan aturan” menjadi indikator paling dominan mempersepsikan variabel perencanaan anggaran (X1).

Secara rata-rata keseluruhan variabel perencanaan anggaran (X1) memiliki nilai sebesar 3,85 dan berada pada kategori tinggi (rentang 3,40≤

sampai<4,20). Hal ini menunjukkan bahwa variabel perencanaan anggaran dipersepsikan tinggi oleh responden.

Tabel 5.6 Deskripsi item Pertanyaan Variabel Komptensi SDM (X2)

Jawaban Responden

Sangat Tidak Setuju

Tidak

Setuju Netral Setuju Sangat Setuju

Bobot 1 2 3 4 5

Total Rata-rata Ket

F - - - 65 31 96

Skor - - - 260 155 415

X2.1

% - - - 67,7 32,3 100 4,32 ST

F - - 17 69 10 96

Skor - - 51 276 50 377

X2.2

% - - 17,7 71,9 11,4 100 3,93 T

F - - 18 69 9 96

Skor - - 54 276 45 375

X2.3

% - - 18,8 71,9 9,4 100 3,91 T

F - 2 4 74 16 96

Skor - 4 12 296 80 392

X2.4

% - 2,1 4,2 77,1 16,7 100 4,08 T

F - 1 23 68 4 96

Skor - 2 69 272 20 363

X2.5

% - 1,0 24,0 70,8 4,2 100

3,78 T

F - - 19 68 9 96

Skor - - 57 272 45 374

X2.6

% - - 20,8 56,3 13,5 100 3,90 T

F - 1 32 54 9 96

Skor - 2 96 216 45 359

X2.7

% - 1,0 33,3 56,3 9,4 100

3,74 T

F - 3 24 58 11 96

Skor - 6 72 232 55 365

X2.8

% - 3,1 17,7 66,7 12,5 100 3,80 T

F - 10 33 50 3 96

Skor - 20 99 200 15 334

X2.9

% - 8,3 27,1 58,3 6,3 100

3,48 T

Rata-rata Keseluruhan 3,88 T

Sumber: data primer diolah, 2017

Berdasarkan Tabel 5.6 menunjukkan bahwa dari 96 responden yang diteliti, sebagian besar menjawab pada skor 4 dan skor 3 yaitu setuju dan netral.

Dari 9 item pertanyaan/pernyataan, 8 diantaranya memiliki rata-rata pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20) dan 1 item lainnya yaitu pernyataan/pernyataan pertama (X2.1) merupakan item yang memiliki rata-rata tertinggi sebesar 4,32 atau berada pada kategori sangat tinggi (rentang 4,20≤

sampai <5).

Kategori dengan nilai rata-rata tertinggi untuk pernyataan/pertanyaan pertama (X2.1) menjelaskan bahwa kompetensi sumber daya manusia yang menjadi pengelola kegiatan organisasi pemerintah pada dasarnya sudah memahami bahwa DPA-SKPD yang telah disahkan selanjutnya dijadikan pedoman dalam menjalankan kegiatan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa indikator “Knowledge (Pengetahuan)” menjadi indikator paling dominan mempersepsikan variabel kompetensi sumber daya manusia (X2).

Secara rata-rata keseluruhan variabel kompetensi sumber daya manusia (X2) memiliki nilai sebesar 3.88 dan berada pada kategori tinggi (rentang 3,40≤

sampai <4,20). Hal ini menunjukkan bahwa variabel kompetensi sumber daya manusia dipersepsikan tinggi oleh responden.

Tabel 5.7 Deskripsi item Pertanyaan Variabel Komitmen Organisasi (M)

Jawaban Responden

Sangat Tidak Setuju

Tidak

Setuju Netral Setuju Sangat Setuju

Bobot 1 2 3 4 5

Total Rata-rata Ket

F - - 7 69 20 96

Skor - - 24 260 115 397

M.1

% - - 7,3 71,9 20,8 100 4,14 T

F - - 6 76 14 96

Skor - - 18 304 70 392

M.2

% - - 7,3 66,7 17,7 100

4,08 T

F - - 11 67 18 96

Skor - - 33 268 90 391

M.3

% - - 6,3 49,0 21,9 100 4,07 T

F - - 17 56 23 96

Skor - - 51 224 115 390

M.4

% - - 17,7 58,3 24,0 100 4,06 T

F - - 18 65 13 96

Skor - - 54 260 65 379

M.5

% - - 11,5 56,3 18,8 100 3,95 T

F - 17 30 45 4 96

Skor - 34 90 180 20 324

M.6

% - 17,7 31,3 46,9 4,2 100 3,38 S

F - 9 15 62 10 96

Skor - 18 45 248 50 361

M.7

% - 5,2 2,1 74,0 18,8 100 3,76 T

F - 2 17 61 16 96

Skor - 4 51 244 80 379

M.8

% - 2,1 17,7 63,5 16,7 100 3,95 T

Rata-rata Keseluruhan 4,01 T

Sumber: data primer diolah, 2017

Berdasarkan Tabel 5.7 menunjukkan bahwa dari 96 responden yang diteliti, sebagian besar menjawab pada skor 4 dan skor 5 yaitu setuju dan sangat setuju. Dari 8 item pertanyaan/pernyataan, pernyataan/pertanyaan keenam (M6) menjadi item dengan persepsi terendah yang berada pada kategori sedang (rentang 2,60≤ sampai <3,40). Sedangkan 7 item pernyataan/pertanyaan lainnya memiliki rata-rata pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20). Item pertanyaan/pernyataan pertama (M1) merupakan item yang memiliki persepsi rata-rata tertinggi sebesar 4,14.

Kategori dengan nilai rata-rata tertinggi untuk pernyataan/pertanyaan pertama (M1) menjelaskan bahwa pemerintah selaku pengelola anggaran, sangat memperhatikan nilai-nilai pengelolaan anggaran publik dalam menjalankan tanggungjawab penugasan instansi/organisasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa indikator “Kepercayaan yang kuat dan penerimaan terhadap nilai dan tujuan organisasi” menjadi indikator paling dominan mempersepsikan variabel komitmen organisasi (M).

Secara rata-rata keseluruhan variabel komitmen organisasi (M) memiliki nilai sebesar 4,01 dan berada pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20).

Hal ini menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasi dipersepsikan tinggi oleh responden.

Tabel 5.8 Deskripsi item Pertanyaan Variabel Penyerapan Anggaran (Y)

Jawaban Responden

Sangat Tidak Setuju

Tidak

Setuju Netral Setuju Sangat Setuju

Bobot 1 2 3 4 5

Total Rata-rata Ket

F - 5 21 61 9 96

Skor - 10 63 244 45 362

Y.1

% - 5,2 21,9 63,5 9,4 100

3,77 T

F - 1 17 66 12 96

Skor - 2 51 264 60 377

Y.2

% - 1,0 17,7 68,8 12,5 100 3,93 T

Y.3 F - 4 16 71 5 96 3,80 T

Skor - 8 48 284 25 365

% - 4,2 16,7 74,0 5,2 100

F - 1 18 76 1 96

Skor - 2 54 304 5 365

Y.4

% - 1,0 8,3 80,2 10,4 100 3,80 T

F - - 21 57 18 96

Skor - - 63 228 90 381

Y.5

% - - 19,8 59,4 20,8 100 3,97 T

F - 3 20 71 2 96

Skor - 6 60 284 10 360

Y.6

% - 3,1 20,8 74,0 2,1 100 3,75 ST

Rata-rata Keseluruhan 3,84 T

Sumber: data primer diolah, 201

Berdasarkan Tabel 5.8 menunjukkan bahwa dari 96 responden yang diteliti, sebagian besar menjawab pada skor 4 dan skor 3 yaitu setuju dan netral.

Dari 6 item pertanyaan/pernyataan, seluruhnya memiliki rata-rata pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20). Item pertanyaan/pernyataan pertama (Y5) merupakan item yang memiliki rata-rata tertinggi sebesar 3,97. Hal tersebut menunjukkan bahwa pelaksananaan kegiatan sudah sesuai dengan program kegiatan yang direncanakan, dengan kata lain bahwa indikator konsistensi pelaksanaan, berdasarkan jenis kegiatan dan waktu pelaksanaan menjadi indikator yang paling dominan dalam mempersepsikan variabel penyerapan anggaran (Y).

Secara rata-rata keseluruhan variabel penyerapan anggaran (Y) memiliki nilai sebesar 3.84 dan berada pada kategori tinggi (rentang 3,40≤ sampai <4,20).

Hal ini menunjukkan bahwa variabel komitmen organisasi dipersepsikan tinggi oleh responden.

5.3 Uji Kualitas Data 1. Uji Validitas

Penelitian yang dilaksanakan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian (disajikan pada lampiran 1) yang menggunakan skala likert dengan poin 1 sampai dengan 5, pilihan jawaban dari sangat tidak setuju (STS) hingga sangat setuju (SS). Sebelum data penelitian yang telah diperoleh dari jawaban

pertanyaan/pernyataan kuisioner dapat digunakan untuk analisis selanjutnya, maka diperlukan adanya pengujian validitas dan reliabilitas instrumen penelitian.

Pengujian validitas dengan korelasi pearson, instrumen dinyatakan valid apabila nilai korelasi (r) ≥ 0.3 (Ghozali, 2013). Hasil uji validitas setiap variabel secara lengkap disajikan pada lampiran IV dan teringkas pada Tabel 5.5 berikut ini.

Tabel 5.9 Hasil Uji Validitas Instrumen Penelitian

Variabel Item Korelasi Kesimpulan

X1.1 0.657 Valid

X1.2 0.613 Valid

X1.3 0.671 Valid

X1.4 0.692 Valid

X1.5 0.659 Valid

X1.6 0.513 Valid

X1.7 0.671 Valid

X1.8 0.589 Valid

X1.9 0.767 Valid

Perencanaan Anggaran (X1)

X1.10 0.777 Valid

X2.1 0.508 Valid

X2.2 0.449 Valid

X2.3 0.638 Valid

X2.4 0.646 Valid

X2.5 0.421 Valid

X2.6 0.356 Valid

X2.7 0.329 Valid

X2.8 0.644 Valid

Kompetensi Sumber Daya Manusia (X2)

X2.9 0.653 Valid

M.1 0.481 Valid

M.2 0.354 Valid

M.3 0.480 Valid

M.4 0.588 Valid

M.5 0.555 Valid

M.6 0.751 Valid

M.7 0.827 Valid

Komitmen Organisasi (M)

M.8 0.732 Valid

Y.1 0.656 Valid

Y.2 0.666 Valid

Y.3 0.762 Valid

Y.4 0.787 Valid

Y.5 0.572 Valid

Penyerapan Anggaran (Y)

Y.6 0.715 Valid

Sumber: data primer diolah, 2017

Tabel 5.9 di atas menunjukkan nilai korelasi semua item pertanyaan/pernyataan dari semua variabel pada kuesioner memiliki nilai di atas atau lebih besar sama dengan 0.03 (≥0.3). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan/pernyataan telah memenuhi syarat validitas.

2. Uji Reliabilitas

Tahapan berikutnya disajikan pengujian reliabilitas instrumen penelitian.

Instrumen penelitian dinyatakan reliabel jika nilai cronbach alpha di atas atau lebih besar sama dengan 0.6 (≥0.6). Hasil uji realibilitas secara lengkap disajikan pada Lampiran IV dan teringkas pada Tabel 5.6 berikut ini.

Tabel 5.10 Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian

Variabel Alpha Cronbach Keterangan

Perencanaan Anggaran (X1) 0.875 Reliabel

Kompetensi Sumber Daya Manusia (X2) 0.656 Reliabel

Komitmen Organisasi (M) 0.761 Reliabel

Penyerapan Anggaran (Y) 0.772 Reliabel

Sumber: data primer diolah, 2017

Tabel 5.10 di atas menunjukkan nilai cronbach alpha kelima variabel penelitian memilki nilai di atas atau lebih besar sama dengan 0.6 (≥0.6). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian telah memenuhi persyaratan valid dan reliabel, sehingga data yang diperoleh dari instrumen penelitian (kuesioner) dapat digunakan untuk analisis pada tahapan selanjutnya.

Dokumen terkait