• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

G. Analisis Hasil Penelitian

2. Statistik Deskriptif Variabel Penelitian

-1 0 1 2 Regre ssion St udentized R esidual

Dependent Variable: LN_DAU Scatterplot

Sumb er: Data Olahan SPSS, 2008

Dari grafik scatter plot terlihat bahwa titik-titik menyebar secara acak dengan tidak adanya pola yang jelas serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka 0 pada sumbu Y. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heterokedesitas pada model regresi, sehingga model ini layak dipakai untuk memprediksi Dana Alokasi Umum berdasarkan masukan variabel independen Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD, dan Lain-lain PAD Yang Sah.

2. Statistik Deskriptif Variabel Penelitian

Ukuran-ukuran statistik deskriptif dapat memberikan gambaran yang cukup bermanfaat dalam melakukan analisa permasalahan.

Variabel dalam penelitian ini terdiri dari Pajak Daerah (Ln_Pajak), Retribusi Daerah (Ln_Retribusi), Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD), Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2), dan Dana Alokasi Umum (Ln_DAU). Statistik deskriptif dari variabel-variabel penelitian ini disajikan pada tabel berikut :

Tabel 4.9 Descriptive Statistics 52 11.53246 13.94019 12.65710 .84309053 52 11.63903 13.72304 12.69916 .61143489 52 8.22951 12.80348 9.8569432 .88276006 52 9.19912 14.11825 11.45558 1.77221359 52 13.15762 17.72731 15.41221 1.60314094 52 Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba BUMD Lain2 PAD Yang Sah Dana Alokasi Umum Valid N (listwise)

N Minimum Maximum Mean Std. Deviation

Sumber: Data Olahan SPSS, 2008

Dari tabel tersebut dapat dijelaskan bahwa:

a. Variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak) memiliki nilai minimum 11,53246 dan nilai maksimum 13,94019. Rata-ratanya 12,65710 dengan standar deviasi 0,84309053.

b. Variabel Retribusi Daerah (Ln_Retribusi) memiliki nilai minimum 11, 63903 dan nilai maksimum 13,72304. Rata-ratanya 12,69916 dengan standar deviasi 0,61143489.

c. Variabel Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) memiliki nilai minimum 8,22951 dan nilai maksimum 12,803348. Rata-ratanya 9,8569432 dengan standar deviasi 0,88276006.

d. Variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) memiliki nilai minimum 9,19912 dan nilai maksimum 14,11825. Rata-ratanya 11,45558 dengan standar deviasi 1,77221359.

e. Variabel Dana Alokasi Umum (LN_DAU) memiliki nilai minimum 13,15762 dan nilai maksimum 17,72731. Rata-ratanya 15,41221 dengan standar deviasi1,60314094.

f. Sampel berjumlah 52.

3. Pengujian Hipotesis

Berdasarkan hasil pengolahan data dengan program statistik SPSS 12, maka diperoleh hasil sebagai berikut:

Tabel 4.10 Model Summaryb .988a .976 .974 .26014054 Model 1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), Lain2 PAD Yang Sah, Bagian Laba BUMD, Retribusi Daerah, Pajak Daerah a.

Dependent Variable: Dana Alokasi Umum b.

Sumber: Data Olahan SPSS, 2008

Pada model summaryb di atas, dapat dilihat bahwa hasil analisa regresi secara keseluruhan memperlihatkan nilai R sebesar 0,988 yang menunjukkan bahwa hubungan (korelasi) antara Dana Alokasi Umum (Ln_DAU) sebagai variabel dependen, dengan variabel indenpendennya yaitu: Pajak Daerah (Ln_Pajak), Retribusi Daerah (Ln_Retribusi), Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD), dan Lain-lain PAD

Yang Sah (Ln_Lain2) sebesar 0,988 atau 98,8%. Hubungan variabel dependen dengan variabel independen sangat erat karena nilai R berada di antara 0,8 – 0,99.

Angka R square atau koefisien determinasi sebesar 0,976 yang mengindikasikan Dana Alokasi Umum (Ln_DAU) sebagai variabel dependen mampu dijelaskan oleh Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD, dan Lain-lain PAD Yang Sah sebagai variabel independen sebesar 97,6%. Sedangkan sisanya sebesar 2,4% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas didalam penelitian ini.

Standard error of estimation yang juga bisa disebut standar deviasi menunjukkan nilai sebesar 0.26014054 yang relatif kecil. Semakin kecil angka ini membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi Dana Alokasi Umum.

Uji hipotesis dilakukan dengan dua tahap yakni uji t (uji parsial) dan uji F (uji simultan).

a) Uji t

Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh antara variabel-variabel independen terhadap variabel-variabel dependen secara individu (parsial). Hasil pegolahan data dengan program statistik (SPSS) untuk uji t ditampilkan pada tabel:

Tabel 4.11 Coefficientsa -6.950 1.480 -4.695 .000 .041 .281 .021 .145 .886 1.175 .249 .448 4.722 .000 .150 .044 .082 3.381 .001 .476 .083 .526 5.703 .000 (Constant) Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba BUMD Lain2 PAD Yang Sah Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.

Dependent Variable: Dana Alokasi Umum a.

Sumber: Data Olahan SPSS, 2008

Pengujian untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas secara parsial terhadap variabel terikat adalah sebagai berikut :

(1). Pengaruh Pajak Daerah (Ln_Pajak) terhadap Dana

Alokasi Umum (Ln_DAU) diuji dengan menggunakan hipotesis berikut:

Ho: bLn_Pajak = 0, artinya variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

Ha: bLn_Pajak 0, artinya variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak) secara parsial berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

H0 diterima jika t hitung < t tabel untuk = 5% atau nilai pada kolom Sig. > 0,05

Ha diterima jika t-hitung > t tabel untuk = 5% atau nilai pada kolom Sig. < 0,05

♣ Nilai t-hitung untuk variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak) sebesar 0,145. Untuk nilai t-tabel, dimana level of significance ( ) = 0,05 (5%) dan degree of freedom (df) = (n – k) atau (52 – 4), maka dengan menggunakan fungsi TINV di Microsoft Excel, diperoleh t-tabel untuk TINV (0,05;48) adalah sebesar 2.010635.

♣ Nilai t-hitung lebih kecil dari t-tabel (0,145 < 2,011), maka H0 diterima. Dengan melihat nilai signifikansi juga menunjukkan hasil yang sama dimana nilai pada kolom Sig. lebih besar dari 0,05 (0,886 > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa Pajak Daerah secara parsial tidak memiliki berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

(2). Pengaruh Retribusi Daerah (Ln_Retribusi) terhadap Dana Alokasi Umum (Ln_DAU) diuji dengan menggunakan hipotesis berikut:

Ho: bLn_Retribusi = 0, artinya variabel Retribusi Daerah

(Ln_Retribusi) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum

Ha: bLn_Retribusi 0, artinya variabel Retribusi Daerah (Ln_Retribusi) secara parsial berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

Kriteria :

H0 diterima jika t-hitung < t-tabel untuk = 5% atau signifikansi > 0,05

Ha diterima jika t-hitung > t-tabel untuk = 5% atau signifikansi < 0,05

♣ Nilai t-hitung untuk variabel Retribusi Daerah (Ln_Retribusi) sebesar 4,722. Untuk nilai t-tabel, dimana level of significance ( ) = 0,05 (5%) dan degree of freedom (df) = (n – k) atau (52 – 4), maka dengan menggunakan fungsi TINV di Microsoft Excel, diperoleh t-tabel untuk TINV (0,05;48) adalah sebesar 2,011.

♣ Nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (4,722 > 2,011), maka Ha diterima. Dengan melihat nilai signifikansi juga menunjukkan hasil yang sama dimana nilai pada kolom Sig. lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa Retribusi Daerah secara parsial memiliki berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

(3). Pengaruh Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) terhadap Dana Alokasi Umum (Ln_DAU) diuji dengan menggunakan hipotesis berikut:

Ho: bLn_BUMD = 0, artinya variabel Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum

Ha: bLn_BUMD 0, artinya variabel Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) secara parsial berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

Kriteria :

Ho diterima jika t-hitung < t-tabel untuk = 5% atau signifikansi > 0,05

Ha diterima jika t-hitung > t-tabel untuk = 5% atau signifikansi < 0,05

♣ Nilai t-hitung untuk variabel Bagian Laba BUMD ((Ln_BUMD) sebesar 3,381. Untuk nilai t-tabel, dimana level of significance ( ) = 0,05 (5%) dan degree of freedom (df) = (n – k) atau (52 – 4), maka dengan menggunakan fungsi TINV di Microsoft Excel, diperoleh t-tabel untuk TINV (0,05;48) adalah sebesar 2,011.

♣ Nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (3,381 > 2,011), maka Ha diterima. Dengan melihat nilai signifikansi juga menunjukkan hasil yang sama dimana nilai pada kolom Sig. lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa Bagian Laba BUMD secara parsial memiliki berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

(4). Pengaruh Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) terhadap Dana Alokasi Umum (Ln_DAU) diuji dengan menggunakan hipotesis berikut:

Ho: bLn_Lain2 = 0, artinya variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) secara parsial tidak berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum

Ha: bLn_Lain2 0, artinya variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) secara parsial berpengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

Kriteria :

H0 diterima jika t-hitung < t-tabel untuk = 5% atau signifikansi > 0,05

Ha diterima jika t-hitung > t-tabel untuk = 5% atau signifikansi < 0,05

♣ Nilai t-hitung untuk variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) sebesar 5,703. Untuk nilai t-tabel, dimana level of significance ( ) = 0,05 (5%) dan degree of freedom (df) = (n – k) atau (52 – 4), maka dengan menggunakan fungsi TINV di Microsoft Excel, diperoleh t-tabel untuk TINV (0,05;48) adalah sebesar 2,011.

♣ Nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (5,703 > 2,011), maka Ha diterima. Dengan melihat nilai signifikansi juga menunjukkan hasil yang sama dimana nilai pada kolom Sig. lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga dapat

disimpulkan bahwa Lain-lain PAD Yang Sah secara parsial memiliki pengaruh terhadap Dana Alokasi Umum.

b) Uji F

Uji F ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara simultan terhadap variabel dependen. Untuk memprediksi pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat secara simultan digunakan hipotesis sebagai berikut:

Ho: bLn_Pajak = bLn_Retribusi = bLn_BUMD = bLn_Lain2 = 0, artinya variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak), variabel Retribusi Daerah (Ln_Retribusi), variabel Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) dan variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) secara bersama-sama (simultan) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Dana Alokasi Umum (Ln_DAU).

Ha: bLn_Pajak bLn_Retribusi bLn_BUMD bLn_Lain2 0, artinya variabel Pajak Daerah (Ln_Pajak), variabel Retribusi Daerah (Ln_Retribusi), variabel Bagian Laba BUMD (Ln_BUMD) dan variabel Lain-lain PAD Yang Sah (Ln_Lain2) secara bersama-sama (simultan) mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel Dana Alokasi Umum (Ln_DAU).

H0 diterima jika F-hitung < F-tabel untuk = 5%, atau nilai pada kolom Sig. > 0,05.

Ha diterima jika F-hitung > F-tabel untuk = 5%, atau nilai pada kolom Sig. < 0,05. Tabel 4.12 ANOVAb 127.892 4 31.973 472.464 .000a 3.181 47 .068 131.073 51 Regression Residual Total Model 1 Sum of

Squares df Mean Square F Sig.

Predictors: (Constant), Lain2 PAD Yang Sah, Bagian Laba BUMD, Retribusi Daerah, Pajak Daerah

a.

Dependent Variable: Dana Alokasi Umum b.

Sumber: Data Olahan SPSS, 2008

♣ Dari tabel di atas diketahui nilai F-hitung sebesar 472,464 dengan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, dengan menggunakan fungsi FINV di Microsoft Excel diperoleh F-tabel untuk FINV (0,05;4;47) sebesar 2,570. Nilai F-hitung > F-tabel (472,464 >2,570) maka dapat disimpulkan Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD, dan Lain-lain PAD Yang Sah secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap Dana Alokasi Umum (Ln_DAU). Hasil yang sama juga ditunjukkan dengan melihat nilai signifikansi pada kolom Sig. dimana nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05).

Coefficientsa -6.950 1.480 -4.695 .000 .041 .281 .021 .145 .886 1.175 .249 .448 4.722 .000 .150 .044 .082 3.381 .001 .476 .083 .526 5.703 .000 (Constant) Pajak Daerah Retribusi Daerah Bagian Laba BUMD Lain2 PAD Yang Sah Model 1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta Standardized Coefficients t Sig.

Dependent Variable: Dana Alokasi Umum a.

Sumber: Data Olahan SPSS, 2008

Berdasarkan tabel Coefficientsa di atas, pada kolom Unstandardized Coefficients bagian B, maka dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:

Y = -6,95 + 0,041X1 + 1,175X2 + 0,15X3 + 0,476X4

Dimana:

Y = Ln_DAU (Dana Alokasi Umum yang telah ditransformasi) X1 = Ln_Pajak (Pajak Daerah yang telah ditransformasi)

X2 = Ln_Retribusi (Retribusi Daerah yang telah ditransformasi) X3 = Ln_BUMD (Bagian Laba BUMD yang telah ditransformasi) X4 = Ln_Lain2 (Lain-lain PAD yang Sah yang telah ditransformasi)

♣ Nilai Constant (a) = -6,95; nilai konstanta ini menunjukkan bahwa jika Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Bagian Laba BUMD, dan Lain-lain PAD Yang Sah diabaikan maka Dana Alokasi Umum akan menurun sebesar 6,95 (695%).

♣ Nilai b1 = 0,041; setiap penambahan Pajak Daerah sebesar 100% akan meningkatkan Dana Alokasi Umum sebesar 4,1% dengan asumsi variabel lain dianggap tetap (X2, X3, dan X4 = 0) atau ceteris paribus.

♣ Nilai b2 = 1,175; setiap penambahan Retribusi Daerah sebesar 100% akan meningkatkan Dana Alokasi Umum sebesar 117,5% dengan asumsi variabel lain dianggap tetap (X1, X3, dan X4 = 0) atau ceteris paribus.

♣ Nilai b3 = 0,15; setiap penambahan Bagian Laba BUMD sebesar 100% akan meningkatkan Dana Alokasi Umum sebesar 15% dengan asumsi variabel lain dianggap tetap (X1, X2, dan X4 = 0) atau ceteris paribus.

♣ Nilai b4 = 0,476; setiap penambahan Lain-lain PAD Yang Sah sebesar 100% akan meningkatkan Dana Alokasi Umum sebesar 47,6% dengan asumsi variabel lain dianggap tetap (X1, X2, dan X3

= 0) atau ceteris paribus.

Dokumen terkait