PERENCANAAN STRATEJIK DAN PERJANJIAN KINERJA
TERWUJUDNYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR YANG MANDIRI DAN MADANI BERBASIS PADA
8. Strategi dan Kebijakan Daerah a Nilai-Nilai Luhur
Nilai-nilai luhur merupakan sikap dan perilaku yang berlaku di masyarakat dalam kehidupan sehari- hari yang mendukung proses pembangunan dalam
pencapaian Visi-Misi Kabupaten OKU TIMUR. Dengan dukungan nilai luhur tersebut, kita berkeyakinan akan dapat mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten OKU TIMUR menuju masyarakat yang sejahtera. Nilai-nilai luhur masyarakat kabupaten OKU TIMUR adalah sebiduk sehaluan, gotong royong dan pekerja keras.
b. Analisis Lingkungan Organisasi
Perencanaan stratejik instansi pemerintah memerlukan integrasi antara keahlian sumber daya manusia dan sumber daya lain agar mampu memenuhi keinginan stakeholders dan menjawab tuntutan perkembangan lingkungan strategis, baik nasional maupun global.Oleh karena itu, analisis terhadap lingkungan organisasi baik internal maupun eksternal merupakan langkah yang sangat penting dalam memperhitungkan kekuatan (strenghts), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan tantangan/kendala (threats) yang ada. Analisis terhadap unsur-unsur tersebut sangat penting dan menentukan dalam rangka pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan.
Untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantanganorganisasi tersebut digunakan Metode Analisis SWOT. Hasil analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1) Analisis Lingkungan Internal (ALI) :
• Keunggulan komparatif produk unggulan daerah,khususnya bidang Pertanian dan Pertambangan.
• Tersedianya sumber daya alam, baik dalam jumlah maupun kualitas yang baik.
• Kondisi kehidupan beragama yang selaras.
• Adanya komitmen yang kuat dari Pimpinan Daerah dalam usaha percepatan pembangunan di Kabupaten OKU TIMUR.
• Keberadaan jalur transportasi berupa jalan lintas tengah sumatera dan jalur kereta api.
• Keberadaan bendung perjaya untuk irigasi dan pariwisata.
• Kelemahan (Weaknesses)
• Lemahnya daya saing komoditas unggulan daerah.
• Kuantitas dan kualitas angkatan kerja masih rendah.
• Partisipasi masyarakat dalam pembangunan
daerah masih rendah.
• Budaya transparansi di lingkungan pemerintahan masih rendah.
• Kondisi infrastruktur jalan masih banyag yang
belum optimal.
2) Analisis Lingkungan Eksternal (ALE)
• Peluang (Opportunities)
• Manfaat yang bisa diperoleh dari dibukanya perdagangan bebas dan kerjasama regional
kawasan Asia Tenggara dengan ditandai dibukanya AFTA 2004.
• Dampak positif dari perkembangan Ilmu dan
Teknologi.
• Paradigma baru demokratisasi yang ditandai dengan agenda-agenda reformasi di segala sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
• Ancaman (Threats)
• Makin terbukanya jaringan perdagangan
bebas mengakibatkan terdesaknya produk unggulan daerah.
• Persaingan dengan daerah-daerah lainnya
dalam bidang ekonomi dan jasa.
• Dampak negatif belum sepenuhnya pulih perekonomian nasional dari krisis moneter beberapa tahun yang lalu.
c. Faktor-Faktor Kunci Keberhasilan
Faktor penentu keberhasilan ini ditetapkan berdasarkan analisis faktor lingkungan Kabupaten OKU TIMUR baik secara internal maupun eksternal melalui pendekatan SWOT. Analisis selanjutnya dilakukan untuk menentukan tingkat urgensi dan dampak potensial serta skala prioritas berbagai peluang dan ancaman yang mungkin terjadi.
Faktor-faktor kunci keberhasilan yang telah dirumuskan sebagai berikut :
• Letak geografis yang strategis dimanfaatkan secara optimal.
• Kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang cukup dan bermoral.
• Kesadaran masyarakat terhadap hukum meningkat.
• Sumber daya alam dikelola secara optimal. • Pemberdayaan koperasi dan UKM.
• Adanya komoditas pertanian dan perkebunan rakyat unggulan dan produk turunannya.
• Sarana dan prasarana yang memadai.
• Kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup
bersih dan sehat meningkat
d. Tujuan Daerah
Untuk mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan, diperlukan penetapan tujuan organisasi. Tujuan menyatakan kegiatan apa yang akan diselesaikan dan kapan dilakukan yang merupakan implementasi atau penjabaran dari pernyataan Misi dan merupakan
result (hasil) yang ingin dicapai dalam kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan.
Tujuan ini dikembangkan berdasarkan kriteria : Akseptabilitas, yaitu dapat diterima oleh seluruh
stakeholders
Fleksibilitas, yaitu mudah disesuaikan dengan tuntutan perubahan
Dapat diukur Pendorong kinerja
Kesesuaian dengan Visi dan Misi Mudah dipahami
Berdasarkan uraian di atas, maka Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR menetapkan 9 (sembilan) tujuan, dengan penjabaran antara lain sebagai berikut :
• Mewujudkan peningkatan kualitas kinerja dan profesionalisme aparatur pemerintrah daerah yang efektif, efisien, bersih dan demokratis dengan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
• Mewujudkan peningkatan perekonomian daerah yang berbasis pada pembangunan ekonomi pertanian masyarakat.
• Mewujudkan peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan, peningkatan prestasi olahraga dan peningkatan SDM tenaga kerja.
• Mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan
masyarakat, kesehatan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat, perempuan dan anak.
• Mewujudkan peningkatan sarana prasarana infrastruktur daerah dan sarana penunjang lainnya.
e. Sasaran Daerah
Fokus utama sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber daya daerah dalam kegiatan organisasi/Pemerintah Kabupaten. Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tahunan, semesteran atau bulanan.
Sasaran merupakan bagian integral dalam proses perencanaan stratejik Pemerintah Kabupaten. Berdasarkan pengertian tersebut, maka Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR menetapkan 29 sasaran Pembangunan antara lain sebagai berikut :
1. Terciptanya kelembagaan pemerintahan yang efisien dan efektif berbasis teknologi informasi.
2. Terwujudnya pengelolaan akuntabilitas keuangan daerah dan pengawasan aparatur.
3. Terselenggaranya pengelolaan keuangan daerah yang efisien dan efektif dengan dukungan optimalisasi penerimaan daerah
4. Terwujudnya pengelolaan aset daerah dan kekayaan daerah.
5. Terwujudnya perencanaan pembangunan yang menjadi acuan seluruh aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. 6. Terwujudnya pemenuhan pangan masyarakat OKU
TIMUR dan mewujudkan Sumsel sebagai lumbung pangan nasional.
7. Terwujudnya peningkatan produksi komoditas unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
8. Terwujudnya masyarakat yang berpendidikan tinggi dan semakin meningkatnya mutu pendidikan.
9. Terwujudnya peningkatan prestasi pemuda dan olahraga.
10. Terwujudnya pelayanan bidang kependudukan dan kualitas tenaga kerja yang dapat bersaing sesuai dengan kebutuhan pasar.
11. Terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera. 12. Meningkatnya pelayanan keluarga berencana.
13. Meningkatnya derajat kesehatan lingkungan.
14. Meningkatnya pemberdayaan masyarakat desa dan perlindungan sosial.
f. Kebijakan Daerah
Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan program/kegiatan guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan, serta visi dan misi.
Kebijakan Pemerintah Kabupaten OKU TIMUR adalah:
i. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN UMUM