Tujuan utama Adipura adalah membangun kota yang bersih dan hijau, oleh karena itu strategi menuju adipura harus diarahkan pada tercapainya clean and green city. Menurut (Hitt Michael.A, 2002: 35) strategi merupakan
cara-cara yang sifatnya mendasar dan fundamental yang akan dipergunakan oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan dan berbagai sasarannya dengan selalu memperhitungkan kendala lingkungan yang pasti akan dihadapi. Pemberian pengertian demikian dibatasi oleh dua faktor yang perlu mendapat perhatian pula, yaitu :
1) Untuk melakukan suatu kegiatan apapun, suatu organisasi harus selalu mempergunakan berbagai dana, daya, peralatan dan tenaga manusia.
Oleh karena itu, suatu strategi mutlak memperhitungkan kemampuan organisasi untuk mengembangkan dana, daya, peralatan, sumber daya manusia, baik yang kini dimiliki maupun yang mungkin diperoleh di masa yang akan datang.
2) Tidak ada satupun organisasi yang dapat melepaskan keterkaitannya dengan lingkungan, dengan segala dampaknya, baik positif maupun negatif, atau dengan kata lain, setiap organisasi harus berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu suatu kebijakan dan strategi organisasi harus memuat segi yang paling berpengaruh daripada interaksi tersebut. Dengan demikian sangat jelas bahwa kebijakan dan strategi merupakan suatu pola yang sangat mendasar dari pengembangan dana, daya, peralatan dan sumber daya manusia serta
interaksi dengan lingkungan yang memberikan petunjuk tentang bagaimana suatu organisasi akan menjalankan roda organisasi dalam usaha mencapai tujuan.
Menurut Mc. Nicholas (J. Salusu:1996:101), strategi ialah cara yang terbaik untuk mempergunakan sumber daya manusia, dana, peralatan yang tersedia serta komunikasi untuk mencapai suatu tujuan. Dengan melihat definisi tersebut dapat dikatakan bahwa hal yang paling penting dalam strategi adalah pemanfaatan sumber daya organisasi. Adapun yang termasuk indikator strategi Menurut Mc. Nicholas (J. Salusu:1996:101) adalah :
1.) Sumber Daya Manusia
Merupakan kenyataan yang tidak dapat disangkal bahwa manusia merupakan unsur terpenting dalam setiap organisasi. Dikatakan demikian karena sumber-sumber lain dalam organisasi seperti modal, mesin metode kerja adalah benda mati yang hanya bermakna bagi organisasi apabila digerakkan atau digunakan oleh manusia. Mensyaratkan pula bahwasanya proses sumber dana manusia tidaklah terlepas dari pada pengorganisasian maupun bagaimana kualitas sumber daya manusia itu sendiri. Dengan perilaku positif, manusia akan menjadi kekuatan pembangunan organisasi yang handal. Sebaliknya, dengan perilaku yang negatif, manusia dapat menjadi perusak yang paling efektif bagi perusahaan.
Seperti dimaklumi, dalam suatu organisasi terdapat dua kategori tugas yang harus diselenggarakan dan diselesaikan dengan baik dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi baik yang sifatnya jangka panjang, jangka sedang maupun jangka pendek yaitu tugas pokok dan tugas penunjang. Di
berbagai kalangan manajemen sering terdapat persepsi yang menekankan bahwa satuan-satuan kerja yang bertanggung jawab melaksanakan tugas pokok lebih penting dibandingkan dengan satuan-satuan kerja yang tugas dan kegiatannya bersifat penunjang. Salah satu alasan yang sring dikemukakan ialah bahwa satuan-satuan pelaksana tugas pokoklah yang secara langsung memberikan konstribusi nyata pada pelaksanaan strategi organisasi, seperti perolehan keuntungan dan perwujudan pertumbuhan dan perkembangan organisai.
Analisis terakhir dikatakan bahwa manusia merupakan unsur terpenting yang menentukan berhasil tidaknya perusahaan mencapai tujuan dan mengemban misinya. Oleh karena itu, dalam strategi dibidang manajemen sumber daya manusia harus tergambar dengan jelas segala bentuk dan jenis langkah yang harus diambil pada tingkat manjemen operasional berdasarkan strategi dasar yang menyangkut manajemen sumber daya manusia serta telah ditetapkankan pada tingakt manajemen yang lebih tinggi. Seluruh kegiatan manajemen sumber daya manusia berkisar pada pengorganisasian serta bagaimana kualitas sumber daya manusianya, sehingga mendukung penampilan kinerja organisasi yang memuaskan.
Pembahasan tentang strategi dibidang sumber daya manusia kiranya menunjukkan dengan jelas bahwa strategi tersebut sangat penting peranannya dalam upaya penampilan positif dari organisasi dimata berbagai pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu harus mendapat perhatian serius dari pemerintah bahwasanya strategi dibidang sumber daya manusia merupakan hal yang penting dipenuhi apakah itu mengenai pengorganisasian maupun kualitas dari SDM.
2.) Modal atau Anggaran
Baik buruknya satu rencana yang telah disusun sesungguhnya tidak dapat dilihat hanya dari susunan rencana tersebut. Ia hanya dapat melihat sejauh mana manjemen bersedia mengalokasikan dana/penganggaran dana dan sumber dana organisasi yang memungkinkan pelaksanaan rencana tersebut dalam rangka pencapaian hasil yang diharapkan untuk dicapai. Bahkan sesungguhnya dapat dikatakan bahwa apabila tidak ada kesediaan manajemen untuk mengalokasikan dana dan daya tertentu, suatu rencana tidak akan ada artinya sama sekali karena tidak akan ada kegiatan pelaksanaan. Yang ada hanyalah lembaran-lembaran kertas yang mengandung janji dan harapan, bukan tindakan operasional. Salah satu bentuk kesediaan manajeman untuk alokasikan dana daya ialah melalui anggaran.
Strategi dibidang keuangan/modal yaitu harus mampu menentukan arah pengunaan dana yang tersedia untuk mendukung tujuan yang ingin dicapai baik untuk jangka panjang, jangka menengah maupun jangka pendek. Tidak kalah penting untuk mendapatkan perhatian dalam merumuskan dan menentukan strategi dibidang keuangan ialah kebijaksanaan manajemen puncak dalam pendelegasian wewenang maupun penggunaan dana untuk mengambil keputusan dibidang permodalan.
Anggaran modal berhubungan dengan keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dana dan sumber dananya dan penganggaran modal adalah seluruh proses untuk menganalisis proyek untuk memutuskan apakah proyek bersangkutan akan dimasukkan kedalam anggaran
modal. Pentingnya Modal atau Anggaran Beberapa alasan mengapa modal atau anggaran mempunyai hal yang sangat penting bagi organisasi antara lain:
1. Dana yang dikeluarkan akan terikat untuk jangka waktu yang panjang 2. Investasi tetap menyangkut harapan terhadap hasil yang ingin dituju
dimasa yang akan datang
3. Pengeluaran untuk keperluan tersebut, biasanya meliputi jumlah yang sangat besar dan sulit untuk kembali maka dari itu tujuan untuk menuju adipura harus tercapai
4. Kesalahan dalam pengambilan keputusan mengenai pengeluaran modal akan mengakibatkan kerugian besar maka dari itu perlua ada yang yang namanya penggunaan dana yang seefektif dan seefisien mungkin serta tepat sasaran.
3.) Peralatan dan Teknologi
Teknologi merupakan sumber daya yang paling banyak berpengaruh terhadap ketidakseimbangan organisasi. Ia adalah unsur yang paling dinamis, yang memaksa para pengambil keputusan untuk terus-menerus memantau perkembangan serta dampaknya yang menguntungkan dan yang merugikan, serta melihat aspek mana dari teknologi itu yang langsung berpengaruh dan mana yang tidak. Namun, tidak begitu mudah untuk dapat memahami karakter dari ligkungan itu. Ada beberapa rintangan seperti diamati oleh Ketchen Jr. D et al. (2009) yaitu : a) Persepsi manusia yang kompleks, terutama dalam menyeleksi,
mengorganisasikan,dan menginterprestasikan gejala-gejala lingkungan
kedalam suatu gambaran yang bulat, sesuai dengan keadaan lingkungan yang sebenarnya.
b) Karakteristik dari teknologi yaitu sifat dinamisnya. Perubahannya yang cepat menyulitkan para ahli, terutama kaum awam untuk mengerti makna dari semuanya itu sehingga tidak jarang mengancam pembuat keputusan sendiri.
c) Sejauh mana perkembangan logis dan dari teknologi itu tidak dapat diduga. Komputer misalnya, dulu seolah-olah hanya milik para ahli dan peneliti, sekarang sudah menjadi milik kebanyakan orang dalam waktu yang begitu singkat.
Beberapa hal yang perlu dicari dalam bidang teknologi, ialah tentang biaya yang disediakan pemerintah untuk keperluan penelitian dan pengembangan, perlindungan hak paten, dan produk-produk teknologi baru. Manajemen Teknologi merupakan persoalan tersendiri dan menjadi tanggung jawab dari para ahli strategi, para eksekutif, dan tidak dapat diserahakan kepada eselon bawah begitu saja.
4. Komunikasi
Komunikasi merupakan proses penyampaian ide-ide atau gagasan-gagasan dan akses informasi serta proses penyampaian atau komunikasi pemerintah kepada masyarakat. Oleh karenanya, komunikasi pemerintah menjadi suatu yang sangat penting. Komunikasi antar manusia, sebagai salah satu pembentuk konstruksi komunikasi pemerintahan, dimaksudkan sebagai jalan untuk memahami interaksi antar manusia. Kemudian, dalam hubungan itu komunikasi
dijadikan sebagai alat untuk mengontrol. Jadi jika seseorang hendak mencari dan menemukan makna suatu perilaku dan nilai aspirasi manusia, dalam hal ini rakyat yang diperintah, ia harus berkomunikasi dengan rakyat tersebut.
Pemerintah diasumsikan sebagai komunikator dan masyarakat sebagai komunikan, namun bila menunjuk pada komunikasi model cilcular, masyarakatpun dapat menjadi memberikan ide atau gagasan pada pemerintah atau sering dikatakan proses timbal balik terhadap setiap kebijakan/ pesan pemerintah terhadap rakyat. Pemerintah saat ini menggunakan komunikasi sebagai alat untuk mencapai tujuan, dan persamaan persepsi diantara masyarakat dan pemerintah terhadap suatu kebijakan.
Poin penting untuk diperhatikan para komunikator adalah:
1. Komunikator yang mampu membimbing komunikan untuk percaya bahwa dia adalah orang yang berkemampuan dalam melakukan pekerjaan yang ditanganinya
2. Kegagalan atau keberhasilan dapat dilihat dari karekteristik komunikatornya yakni kreadibilitas yang mencakup kompetensi dan keterpercayaan,daya tarik, dan kekuatan lainnya
3. Suksesnya komunikator ditentukan oleh kemampuan dalam mengadakan pilihan yang akan meningkatkan ethosnya dimata komunikan. Untuk mendukung ethos tersebut, Seorang komunikator harus mempunyai persiapan yang matang yaitu mengkaji kembali laporan dari bawahan yang akan dikomunikasikan kepada komunikan dan kesungguhan bahwa apa yang disampaikannya adalah sebuah pekerjaan dilaksanakan dalam waktu dekat
secara jangka pendek maupun jangka panjang, ketulusan yaitu niat baik sebagai bentuk tanggung jawab serta kepercayaan, ketenangan, keramahan dan kesederhanaan.
4. Memperlihatkan Kewenangan, Integritas, dan tanggung jawab
Proses komunikasi pemerintahan diindonesia saat ini seakan tersendat rakyat seakan sudah hilang kepercayaan terhadap pemerintah. Begitupun pemerintah yang seakan tidak tanggap terhadap segala suara rakyat.
Masalah dalam hal komunikasi haruslah ada solusi. Solusi dibutuhkan dalam rangka perbaikan dimasa yang akan datang. Untuk komunikasi yang lebih efektif, sebaiknya pihak elit ada yang berinisiatif turun kebawah, dengan melakukan pendekatan kualitatif dan rakyat bisa mengkomunikasikan keatas melalui wakil-wakilnya yang memiliki kemampuan tawar menawar ataupun lobbyng, sengan catatan perilaku lembaga representatif ini tetap berakar pada konstituenya yang tidak justru berubah begitu mereka terpilih menjadi wakil rakyat. (http:www.
komunikasipemerintah. Parta Winata. html) D. Kerangka Pikir
Strategi yang digunakan oleh pemerintah Kabupaten Takalar Menuju Adipura yaitu : (1) Sumber Daya Manusia (SDM) (2) Modal atau anggaran (3) Peralatan dan Teknologi (4) Komunikasi. Sebagai faktor pendukung diantaranya:
(1) Komiten semua pihak (Stakeholders) (2) Menjalin kemitraan dengan pihak BUMD,BUMN dan pihak swasta (3) Peningkatan peran serta masyarakat. Adapun faktor penghambat adalah (1) Belum optimalnya sistem penanganan sampah (2) Masih kurangnya sosialisasi terhadap warga pendatang (3) Keterbatasan SDM
masyarakat dalam menggunakan akses teknologi (4) Strategi optimalisasi melalui pemetaan lokasi pantau dan lokasi strategi. Memahami lebih jelas tentang Strategi Pemerintah Daerah meraih Adipura di Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar dapat dilihat melalui bagan kerangka pikir berikut: