• Tidak ada hasil yang ditemukan

Stres Kerja Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017

BAB IV HASIL PENELITIAN

4.4 Stres Kerja Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017

Stres kerja adalah gejala-gejala stres kerja yang dialami oleh seorang guru akibat dari tekanan dalam pekerjaan, ketidakseimbangan antara kemampuan dengan tuntutan pekerjaan serta lingkungan kerja. Pengukuran stres kerja menggunakan kuesioner stres kerja yang memiliki 27 pernyataan; 9 pernyataan untuk gejala psikologis, 8 pernyataan untuk gejala fisiologis, dan 10 pernyataan untuk gejala perilaku, yang disebarkan kepada 80 orang sampel yaitu seluruh guru yang mengajar di SMA Negeri 17 Medan. Berikut distribusi frekuensi jawaban tentang stres kerja :

1. Gejala Psikologis

Tabel 4.8 Distribusi Frekuensi Jawaban Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 Tentang Stres Kerja Gejala Psikologis

Pernyataan SS S TS STS menjalankan pekerjaan saya sebagai seorang guru

11. Saya mudah merasa bosan, ketika sedang melakukan koreksi jawaban ujian harian siswa

14. Saya bersemangat untuk memulai kegiatan belajar mengajar di kelas

17. Saya merasa tertekan dengan tuntutan untuk dapat mengajar murid-murid saya yang bermasalah

22. Walaupun kemampuan saya dalam melaksanakan tugas mengajar terbatas, tapi saya tetap berusaha bangga dengan diri saya

24. Saya mengalami ketegangan yang luar biasa saat mempersiapkan murid-murid saya dalam menghadapi ujian akhir sekolah

SS = Sangat Sesuai, S = Sesuai, TS = Tidak Sesuai, STS = Sangat Tidak Sesuai Dari Tabel 4.8 dapat diketahui distribusi jawaban guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 tentang stres kerja gejala psikologis.

a. Pada pernyataan pertama, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 39 orang (48,8%).

b. Pada pernyataan keempat, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 49 orang (61,2%).

c. Pada pernyataan ketujuh, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 47 orang (58,8%).

d. Pada pernyataan kesembilan, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sangat sesuai yaitu sebanyak 50 orang (62,5%).

e. Pada pernyataan kesebelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 43 orang (53,8%).

f. Pada pernyataan keempatbelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 43 orang (53,8%).

g. Pada pernyataan ketujuhbelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 55 orang (68,8%).

h. Pada pernyataan keduapuluhdua, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 54 orang (67,5%).

i. Pada pernyataan keduapuluhempat, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 52 orang (65,0%).

Dari penjelasan di atas diketahui bahwa pada gejala psikologis, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai pada pernyataan ketujuhbelas (saya merasa tertekan dengan tuntutan untuk dapat mengajar murid-murid saya yang bermasalah) yaitu sebanyak 55 orang (68,8%).

2. Gejala Fisiologis

Tabel 4.9 Distribusi Frekuensi Jawaban Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 Tentang Stres Kerja Gejala Fisiologis

Pernyataan SS S TS STS

n % n % n % n %

2. Jantung saya berdebar-debar bila mengingat murid-murid yang akan mempersiapkan ujian 5. Denyut jantung saya tetap normal walaupun banyak tugas yang harus diselesaikan

12. Saya merasa kelelahan bila sedang memulai tahun ajaran baru dan mengahadapi siswa-siwa baru

15. Walaupun saya merasa lelah setelah seharian mengajar di sekolah, saya masih dapat tidur dengan nyenyak

19. Saya jarang mengalami sakit kepala walaupun sedang banyak pekerjaan dalam menghadapi tahun ajaran baru 21. Saya tiba-tiba merasa pusing saat menghadapi murid di kelas yang bermasalah

dengan nilai-nilai pelajarannya 25. Saya merasa sulit tidur setelah mendapat teguran dari kepala sekolah

27. Saya mudah berkeringat secara berlebihan ketika sekolah saya menerima kunjungan dari tim monitoring dan evaluasi sertifikasi guru

SS = Sangat Sesuai, S = Sesuai, TS = Tidak Sesuai, STS = Sangat Tidak Sesuai Dari Tabel 4.9 dapat diketahui distribusi jawaban guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 tentang stres kerja gejala fisiologis.

a. Pada pernyataan kedua, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 45 orang (56,2%).

b. Pada pernyataan kelima, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 49 orang (61,2%).

c. Pada pernyataan keduabelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 52 orang (65,0%).

d. Pada pernyataan kelimabelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 56 orang (70,0%).

e. Pada pernyataan kesembilanbelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 51 orang (63,8%).

f. Pada pernyataan keduapuluhsatu, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 45 orang (56,2%).

g. Pada pernyataan keduapuluhlima, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 59 orang (73,8%).

h. Pada pernyataan keduapuluhtujuh, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 54 orang (67,5%).

Dari penjelasan di atas diketahui bahwa pada gejala fisiologis, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai pada pernyataan keduapuluhlima (saya merasa sulit tidur setelah mendapat teguran dari kepala sekolah) yaitu sebanyak 59 orang (73,8%).

3. Gejala Perilaku

Tabel 4.10 Distribusi Frekuensi Jawaban Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 Tentang Stres Kerja Gejala Perilaku

Pernyataan SS S TS STS

n % n % n % n %

3. Saya tidak mengikuti rapat yang diadakan sekolah 6. Saya belajar untuk mendisiplinkan diri dalam menyelesaikan setiap teman-teman sekantor dan murid-murid saya tidak seakrab dulu lagi

16. Saya menghindari menga takan perkataan yang tidak menyenangkan para murid meskipun pikiran saya sedang penat

18. Apabila pikiran saya sedang penat karena pekerjaan sekolah, saya melampiaskan dengan tidak menghiraukan para murid di

20. Saya dapat mengen dalikan kemarahan jika ada murid-murid saya yang bermasalah

23. Pekerjaan saya dalam memberikan penilaian raport menuntut tanggung jawab yang besar, namun hal tersebut membuat saya lebih produktif

26. Saya tidak mau melibatkan diri dalam menyelesaikan masalah

SS = Sangat Sesuai, S = Sesuai, TS = Tidak Sesuai, STS = Sangat Tidak Sesuai Dari Tabel 4.10 dapat diketahui distribusi jawaban guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017 tentang stres kerja gejala perilaku.

a. Pada pernyataan ketiga, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 42 orang (52,5%).

b. Pada pernyataan keenam, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 44 orang (55,0%).

c. Pada pernyataan kedelapan, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 50 orang (62,5%).

d. Pada pernyataan kesepuluh, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 48 orang (60,0%).

e. Pada pernyataan ketigabelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 59 orang (73,8%).

f. Pada pernyataan keenambelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 60 orang (75,0%).

g. Pada pernyataan kedelapanbelas, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 52 orang (65,0%).

h. Pada pernyataan keduapuluh, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 47 orang (58,8%).

i. Pada pernyataan keduapuluhtiga, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai yaitu sebanyak 56 orang (70,0%).

j. Pada pernyataan keduapuluhenam, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab tidak sesuai yaitu sebanyak 53 orang (66,2%).

Dari penjelasan di atas diketahui bahwa pada gejala perilaku, guru SMA Negeri 17 Medan lebih banyak menjawab sesuai pada pernyataan keenambelas (saya menghindari mengatakan perkataan yang tidak menyenangkan para murid meskipun pikiran saya sedang penat) yaitu sebanyak 60 orang (75,0%).

Stres kerja guru SMA Negeri 17 Medan dikategorikan berdasarkan rumus statistik menurut Sunyoto dan Setiawan (2013) sebagai berikut :

𝑝 = Nilai Tertinggi –Nilai Terendah

Banyak Kategori = 108 − 27

3 = 27 Kategori Stres Rendah = 27 - 53

Kategori Stres Sedang = 54 - 80 Kategori Stres Tinggi = 81 – 108

Berdasarkan rumus statistik di atas, kategori stres kerja guru SMA Negeri 17 Medan dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 4.11 Distribusi Frekuensi Kategori Stres Kerja Guru SMA Negeri 17 Medan Tahun 2017

Stres Kerja Frekuensi (n) Persentase (%) Rendah selebihnya berada pada kategori sedang yaitu sebanyak 28 orang (35,0%).