Dinas Pendapatan Kota Medan dahulu hanya satu unit kerja yang kecil yaitu Sub-Bagian Penerimaan pada bagian keuangan dengan tugas pokoknya mengelola bidang penerimaan/pendapatan daerah. Mengingat pada saat itu potensi
pajak maupun retribusi daerah di kota medan belum begitu banyak, maka dalam sub-bagian penerimaan tidak terdapat seksi atau urusan.
Dengan peningkatan perkembangan pembangunan dan laju pertumbuhan penduduk serta Potensi Pajak/Retribusi Daerah Kota Medan, maka melalui Peraturan daerah Kota Medan, Sub-Bagian tersebut di atas ditingkatkan menjadi bagian dengan nama bagian IX yang tugas pokoknya mengelola penerimaan dan pendapatan daerah. Bagian IX tersebut terdiri dari beberapa seksi dengan pola pendekatan secara sektoral pungutan daerah.
Pada tahun 1978 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor : KUPD-7, tahun 1978, tentang penyeragaman Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Propinsi dan Kabupaten/Kotamadya di seluruh Indonesia, maka pemerintah Kota Medan menetapkan Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 1978 tentang Struktur Organisasi dinas Pendapatan daerah Kotamadya Medan sebagaimana dimaksudkan dalam Instruksi Mendagri dimaksud. Struktur Organisasi dinas Pendapatan daerah yang baru ini dipimpin oleh seorang Kepala dinas yang terdiri dari 1 (satu). Bagian Tata Usaha, dengan 3 (tiga) Urusan dan 4 (empat) seksi dengan masing-masing seksi terdiri dari 3 (tiga) subseksi.
Seiring dengan meningkatnya pembangunan dan pertumbuhan wajib pajak/retribusi daerah, struktur Organisasi Dinas Pendapatan selama ini dibentuk
dengan membagi pekerjaan berdasarkan sektor jenis pungutan maka pola tersebut perlu dirubah secara fungsional.15
Dengan keputusan Menteri dalam Negeri Nomor 973-442, tahun 1988, tanggal 26 Mei 1988 tentang sistem dan prosedur Perpajakan/Retribusi daerah dan Pendapatan daerah lainnya serta Pajak Bumi dan Bangunan di 99 Kabupaten/Kota dan surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 061/1861/PUOD, tanggal 2 Mei 1988 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan Nomor 12 Tahun 1978 tentang Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Kotamadya Medan menjadi Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 16 Tahun 1990 tentang susunan Organisasi dan Tata Kerja dinas Pendapatan Kotamadya Daerah TK.II Medan.
Dalam perkembangan selanjutnya dengan keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah nomor 50 Tahun 2000, tentang Pedoman susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten/Kota, maka Pemerintah Kota Medan membentuk Organisasi dan Tata Kerja dinas-dinas daerah dilingkungan Pemerintah Kota Medan sebagaimana diatur dan ditetapkan dalam Peraturan daerah Kota Medan Nomor 4 tahun 2001, sehingga Peraturan daerah Kotamadya Daerah TK II Medan Nomor 16 tahun 1990 dinyatakan tidak berlaku dan diganti dengan SK. Walikota Medan Nomor 25 tahun 2002 tentang Susunan Organisasi Dinas Pendapatan daerah Kota Medan.
15 H. Siswanto Sunarno, 2012, Hukum Pemerintahan Daerah Di Indonesia, Sinar Grafika, Jakarta, h.5
Sebagai unsur pelaksana Pemerintah Kota Medan dalam bidang pungutan pajak, retribusi daerah dan pendapatan daerah lainnya. Dinas Pendapatan daerah di pimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dan bertanggung jawab kepada kepala daerah melalui sekretaris daerah, terdiri dari 1 (satu). Bagian Tata Usaha dengan 4 (empat) sub bagian dan 5 (lima) Sub Dinas dengan masing-masing 4 (empat) seksi serta kelompok jabatan fungsional.
Adapun yang memimpin Dinas Pendapatan sejak Bagian IX/Pendapatan sampai dengan saat ini adalah :
1. Aminuddin Yusuf 2. Achmad Purba
3. Drs. Mahluddin Lubis 4. Drs. H. Bahauddin Nasution 5. Drs. H. Amansyah Nasution 6. Drs. H. A. Daim Siregar 7. Drs. H. Azwar S.Msi
8 Drs. H. Basyrul Kamali, MM 9. Drs. H. Ramli, MM
10. Drs. H. Dzulmi Eldin S,Msi 11. Lahum SH,MM
12. Drs. H, Randiman Tarigan, MAP
13. Drs. H. Syahrul Harahap, MAP 14. Drs. M. Husni SE, Msi
Dinas merupakan unsur pelaksana pemerintah daerah, yang dipimpin oleh Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sekretaris Daerah.
Dinas Pendapatan Daerah mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah di bidang pendapatan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.
Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana dimaksud di atas, Dinas Pendapatan Daerah menyelenggarakan fungsi :
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang pendapatan, b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidangpendapatan,
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang pendapatan, d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2003 khusus untuk Dinas Pendapatan Kota Medan telah ditetapkan Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pendapatan Kota Medan Beserta Struktur Organisasi melalui Surat Keputusan Walikota Nomor : 1 Tahun 2010 Tentang Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Pendapatan Daerah Kota Medan.
Adapun Struktur Organisasi Dinas Pendapatan Kota Medan adalah sebagai berikut:
1) Kepala Dinas
2) Bagian Tata Usaha, terdiri dari :
a. Sub Bagian Umum.
b. Sub Bagian Keuangan.
c. Sub Bagian Kepegawaian.
d. Sub Bagian Perlengkapan.
3) Sub Dinas Program terdiri dari:
a. Seksi Penyusunan Program.
b. Seksi Pemantauan dan Pengendalian.
c. Seksi Pengembanga Pendapatan d. Seksi Evaluasi dan Pelaporan.
4) Sub Dinas Pendataan Dan Penetapan, terdiri dari :
a. Seksi Pendataan Dan Pendaftaran.
b. Seksi Seksi Penetapan.
c. Seksi Pengolahan Data Dan Informasi.
d. d. Seksi Penerimaan
5) Sub Dinas Penagihan, terdiri dari:
a. Seksi Pembukuan Dan Verifikasi.
b. Seksi Penagihan Dan Perhitungan.
c. Seksi Retribusi.dan Pemindahbukuan.
d. Seksi Pertimbangan dan Keberatan.
6) Sub Dinas Bagi Hasil Pendapatan, terdiri dari:
a. Seksi Bagi Hasil Pajak.
b. Seksi Bagi Hasil Bukan Pajak.
c. Seksi Penatausahaan Bagi Hasil Pendapatan Pajak dan Non Pajak.
d. Seksi Peraturan Perundang-Undangan Dan Pengkajian Pendapatan.
7) Sub Dinas Retribusi dan Pendapatan lain - lain terdiri dari :
a. Seksi Penatausahaan Retribusi dan Pendapatan Lain - Lain b. Seksi Penerimaan Lain – Lain
c. Seksi Penerimaan BUMD dan Pendapatan Lain – Lain.
d. Seksi Legalisasi Pembukuan Surat – Surat Berharga.
8) Seksi Penerimaan Unit Pelaksana Teknis (UPT).
9) Kelompok Jabatan Fungsional.
Peta Jabatan Perda kota Medan No. 3 tahun 2009
Tanggal 11 Februari 2013
Kepala Dinas : M. Husni, SE, M.Si (19680705 199503 1 002)
Sekretaris : Drs. Muazzad Zein
Kasubbag Keuangan : Delisah, S.Sos
Kasubbag Umum : Fitriati Hasibuan
Kasubbag Peny. Program : Ilham Nur, SE
Bidang Pendataan dan Penetapan Kepala Bidang : Drs. Nawawi
Kasi. Pendataan dan Pendaftaran : Benny Sinomba Siregar, SE
Kasi. Pemeriksaan : Linda Mora, SSTP
Kasi. Penetapan : Ali Fitri Harahap, SE
Kasi. Pengolahan Data dan Informasi : Popy Maya Syafira, SP. MM
Bidang Penagihan
Kepala Bidang : Hj. Yusdarliana, S.Sos
Kasi. Pembukuan dan Verifikasi : Hardy Faisal Siregar, S.Sos
Kasi. Penagihan dan Perhitungan : Sutan Partahi P, SH
Kasi. Pertimbangan dan Restitusi : Syahruddin Siregar, SE
Bidang Bagi Hasil Pendapatan Kepala Bidang : Zakaria, S.Kom, MM
Kasi. Bagi Hasil Pajak : Azhar M. Tanjung, S.Sos
Kasi. Bagi Hasil Bukan Pajak : Mutiara F.A. Manullang, SSTP
Kasi. Penata Usahaan Bagi Hasil : M. Amri Harahap, S.Sos
Kasi. Peraturan Perundang-undangan dan Pengkajian Pendapatan : A.
Untung Lubis, S.Sos
Bidang Pengembangan Pendapatan Daerah Kepala Bidang : Drs. H. Empani Lubis
Kasi. Pengembangan Pajak : T. Dahrisan, SE
Kasi. Pengembangan Retribusi : Yuni Firbriyanti, S.Sos
Kasi. Pengembangan Pendapatan Lain-lain : Wan Azmi, AP, MAP
Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Kepala UPT I : Edral Hasyim Harahap,S.Sos Kasubag TU : Yafrialdi
Kepala UPT II : M. Hadeli Sundhana, SE, Msi Kasubag TU : Ronald F.I. Tarigan, SE
Kepala UPT III : Hasanal Haris Harahap, SSTP Kasubag TU : Khairunsyah, SH
Kepala UPT IV : Andi Yan Wahyudi, S.Sos, MAP Kasubag TU : Respawan Lubis
Kepala UPT V : Sofyan Effendi Hasibuan, SE Kasubag TU : Drs. Hardi Putra
Kepala UPT VI : Kiky Zulfikar, S.Sos, Msi
Kasubag TU : Muhammad Amsar, SE, MM Kepala UPT VII : Satria Rizal
Kasubag TU : Deddy Wilistyan, SE
PAJAK HIBURAN