PELAKSANAAN PENELITIAN
A. Gambaran Singkat SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono Kabupaten
6. Struktur Orgaisasi Komite SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono
Tahun ajaran 2009/2010
1. Ketua : Suraji 2. Sekertaris : 1. Musahat.
2. Sri Mumi, S.Pd. 3. Bendahara : Kabul
4. Anggota : 1. Sardi 5. Harini, S.Pd 2. Sutopo 6. Jumali 3. Muhadi 7. Suroso 4. Agus Sufyan 8. Dahini. B. Deskripsi Persiklus
1. Deskripsi Siklus I a. Perencanaan
r
JO
1) Membuat membaca materi yang akan disampaiakan.
2) Membuat Rencana Pembelajaran.
3) Membuat lembar pengamatan untuk melihat kondisi belajar mengajar.
a) Lembar pengamatan untuk siswa : - Keaktifan dalam bertanya.
- Keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas.
- Keaktifan siswa dalam waktu mengerjakan di papan tulis.
b) Lembar observasi untuk guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
- Proses Kegiatan Belajar Mengajar. - Metode yang digunakan.
- Cara penyampaian konsep. - Cara mengaktifkan kelas.
c) Lembar observasi.
- Untuk mengetahui apakah siswa tertarik dengan topik pembelajaran dengan metode demonstrais
- Apakah siswa aktif dalam mengikuti proses kegiatan mengajar?
- Apakah siswa antusias terhadap tugas yang diberikan - Apakah siswa dapat mengerjakan tugas dengan baik?
b. Pelaksanaan Tindakan
1) Kegiatan Awal
a) Mengucapkan salam
b) Berdoa bersama
c) Absen kelas
d) Apersepsi materi yang akan dismapakaian
2) Kegiatan inti
a) Guru menjelaskan bacaan dan gerakan shalat fardhu
b) Guru menjelaskan materi macam-macam shalat lima waktu atau fardhu
c) guru bersama murid mempraktikkan bacaan dan gerakan shalat fardhu
d) guru mengamati gerakan serta bacaan shalat fardhu yang sedang dilakukan anak-anak dan guru memberikan tugas praktik kepada siswa.
3) Kegiatan Penutup
b) Berdo’a bersama
7 O
c) Salam penutup
d) Pengamatan
Selama pembelajaran langsung dilakukan pengamatan untuk
mengetahui pengaruh kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan penguasaan dan hasil belajar. Pada pembelajaran ini siswa yang mengikuti sebanyak 32 siswa.
Untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki tiap siswa dan penguasaan bahan pelajaran tentang ibadah shalat fardhu, dilakukan pengamatan. Dalam pelaksanaannya pengamatan ini terfokus pada gerakan serta bacaan shalat fardhu siswa dan kemampuan menjawab soal yang diberikan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
Tabel V hasil pengamatan kemampuan sisa menjawab soal, bacaan dan gerakan Sholat Fardhu pada siklus I:
Nomor Absen Nama Kemampuan Jumlah Kognitif Psikomoto rik 1 WAHYU 55 40 95 2 JOKO SUPRIYANTO 55 40 95 3 M. ZAENUDIN 80 60 140
4 M. ALIF 50 35 85 5 NURYSNTO 55 35 90 6 M. FUROFI 55 45 100 7 ZAINAL MAHMUD 55 35 90 8 ZAINAL MILLAH 55 40 95 9 AGUS SUPROYONO 55 35 90 10 WIBOWO TRISNO 50 35 85 11 HERMAWAN 50 35 85 12 WAHID WIBOWO 55 50 95 13 AHMAD RIFA’I 65 50 115
14 RIZKI IRA WAN 55 40 95
15 NASIHATUL IMAN 55 35 90 16 RUDDI 55 40 95 17 ITA LUKMANA 50 45 95 18 MAYASARI 50 35 85 19 WIWID AMROINI 50 35 95 20 SITI SHOLEKHAH 90 65 145 21 NURI LISTIAWATI 55 40 95 22 KHOIRUL LATIFAH p 55 45 100 23 LAILATUL HASANAH 55 40 95 24 PUJINUR LESTARI 60 55 115 25 UMI UMIYATI 60 55 115 26 I^RIN PUJI 60 50 110 27 QOIRIYAH 55 40 95 28 MIRATUL LAYALl 55 35 90 24 DWILWSTARI 55 45 100 LISTIORINI 60 50 110 31 NUNIK HARIYANTI 65 45 110 32 SOFIATUN 60 40 100 Ratk-rata 57,3 42,65 99,53
abel VI diatas dapat diketahui kemampuan kognitif siswa yaitu kemampuan dalam menjawab soal yang diberikan guru dan kemampuan psikomotorik yaitu kemampuan dalam mempraktikkan bacaan serta gerakan shalat fardhu untuk mengetahui prestasi belajar siswa. Hasil rata-rata pada kemampuan kognitif mencapai 57.3, rata- rata kemampuan seluruh siswa pada kemampuan psikomorotik adalah 42,65 dan rata-rata iumlah keseluruhan dari kemampuan kognitif dan psikom otorik adalah 99,53.
e) Refleksi
Hasil belajar dari siklus I ini belum menunjukkan basil yang memuaskan, nilai bacaan dan gerakan shalat fardhu serta nilai rata-rata soal tertulis masih rendah yaitu di bawah 50%. Hal ini disebabkan kurangnya perhatian siswa terhadap penjelasan guru, banyak siswa yang masih sibuk dengan kepentingan sendiri, dan belum aktif dalam proses pembelajaran. Ada 2 siswa yang memperoleh nilai bagus dalam kemampuan kognitif namun pada kemampuan psikomotorik masih kurang. Maka dari itu untuk meningkatkan basil belajar penguasaan bacaan dan gerakan shalat siswa perlu adanya perencanaan yang lebih baik serta tindakan pada siklus selanjutnya.
a) Lembar pengamatan untuk siswa : - Keaktifan dalam bertanya.
- Keaktifan siswa terhadap tugas yang diberikan. - Keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas.
- Keaktifan siswa dalam waktu mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan
b) Lembar observasi untuk guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
- Proses Kegiatan Belajar Mengajar - Metode yang digunakan.
- Cara penyampaian konsep. - Cara mengelola kelas c) Lembar observasi.
- Untuk mengetahui apakah siswa tertarik dengan topik pembelajaran dengan metode demonstrasi.
- Apakah siswa aktif dalam mengikuti proses kegiatan mengajar?
- Apakah siswa dapat mengerjakan tugas dengan baik? d) Mempersiapkan alat pendukung yang akan digunakan.
e) Memberikan penjelasan kepada siswa tentang cara mengerjakan b. P< laksanaan Tindakan 1) Kegiatan Awal a) Mengucapkan salam b) Berdo’a bersama c) Absensi kelas
d) Apersepsi materi sholat fardhu
2) Kegiatan Inti
a) Guru mengajarkan materi pelajaran sesuai dengan rancangan pembelajaran.
b) Merefleksi kembali pelajaran yang telah lalu, kemudian mengarahkan tentang cara dalam mengikuti proses belajar.
c) Guru memberi penjelasan metode demonstrasi
d) Siswa diminta untuk memperhatikan dan menyelesaikan tugas menghafal dan mempraktekan gerakan sholat lima waktu.
e) Murid menunjukkan tugas dengan satu persatu maju untuk memperlihatkan kepada guru.
b) Doa penutup
c) Salam
c. P« ngamatan
Selama pembelajaran langsung dilakukan pengamatan untuk m sngetahui pengaruh kegiatan pembelajaran dalam meningkatkan penguasaan dan hasil belajar. Pada pembelajaran ini siswa yang m mgikuti sebanyak 32 siswa.
Untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki setiap siswa dan penguasaan bahan pelajaran ibadah shalat fardhu, dilakukan pengamatan. Dalam pelaksanaan pengamatan ini terfokus pada ge rakan serta bacaan shalat fardhu siswa dan kemampuan m myelesaikan tugas yang diberikan untuk meningkatkan prestasi be lajar
Tabel VI hasil pengamatan kemampuan sisa menjawab soal, be caan dan gerakan Sholat Fardhu pada siklus II
Norm >r Nama Kemampuan yang Dinilai Jumlah Abse n Kognitif Psikomotorik
1 WAHYU 60 45 105
2 JOKO SUPRIYANTO 65 45 110
4 M. ALIF 60 45 105 5 NURYSNTO 60 45 100 6 M. FUROFI 80 55 135 7 ZAINAL MAHMUD 60 40 100 8 Z A INAL MILLAH 60 45 105 9 AGUS SUPROYONO 60 40 100 10 WIBOWO TRISNO 60 40 100 11 HERMAWAN 60 40 100 12 W ^H D WIBOWO 60 45 105 13 a AHMAD RIFA’I 70 55 125 14 RIZKIIRAWAN 60 45 105 15 NASIHATUL I MAN 60 40 100 10 RUDDI 60 55 115 17 ITA LUKMANA 60 55 115 18 MAYASARI 60 40 100 1*9 WIWID AMROINI 60 40 100 2D SITI SHOLEKHAH 100 70 170 H NURILISTIAWATI 60 45 105 22 KHOIRUL LATIFAH 60 50 110 2! LAILATUL HASANAH 60 45 105 2H PUJINUR LESTARI 65 60 125 25 UMI UMIYATI 80 60 140 26 V RIRIN PUJI 65 60 120 27 QOIRIYAH 60 50 110
2& MIRATUL LAYALI 60 50 n o
29 DWI LWSTARI 60 50 110
LISTIORINI 100 65 165
31 NUNIK HARIYANTI 65 50 115
3^ SOFIATUN 65 45 n o
gerakan sholat fardhu untuk mengetahui presasi belajar siswa. Hasil rata-rata pada kemampuan kognitif mencapai 65, 62 rata-rata kunampuan seluruh siswa pada kemampuan psikomotorik adalah 4< ',06 dan rata-rata jumlah keseluruhan dari kemampuan kognitif s(rta psikomotorik adalah 114,6.
Rsfleksi
Hasil dari siklus II dalam pembelajama ibadah sholat fardhu dongan mengunakan metode demonstrasi menunjukan adanya komajuan dibandingkan dengan siklus I. Dalam siklus II ini siswa lcbih aktif dalam mengikuti proses pembelajaran karena didukung d ;ngan metode yang menarik dan menyenangkan. Nilai kemampuan k Dgnitif bertamban 8, 28 nilai kemampuan psikomotorik bertambah 6.41 dan jumlah rata-rata kemampuan kognitif dan psikomotori b;rtambah 15,07. hal ini menunjukan ada kenaikan yang berarti setelah n lengunakan metode demonstrasi dalam pembelajam. Namun beberapa s swa ada yang belum aktif dan berkonsentrasi terhadap pembelajaran, sjhingga hasil yang dicapai pada siklus II belum sesuai dengaan apa >ang diharapkan sebanyak 70%. Pada siklus selanjutnya guru perlu 1 ;bih memperhatikan kondisi belajar anak didiknya.
3. Siklu:: III a. Perencanaan
1) Menentukan indicator dalam penugasan 2) Membuat Rencana Pembelajaran.
3) Membuat lembar pengamatan untuk melihat kondisi belajar mengajar.
a) Lembar pengamatan untuk siswa : - Keaktifan dalam bertanya.
- Keaktifan siswa terhadap tugas yang diberikan. - Keaktifan siswa dalam mengeijakan tugas.
- Keaktifan siswa dalam waktu mengerjakan dan menyelesaikan tugas yang diberikan
b) Lembar observasi untuk guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
- Proses Kegiatan Belajar Mengajar - Metode yang digunakan.
- Cara penyampaian konsep. - Cara mengelola kelas c) Lembar observasi.
- Untuk mengetahui apakah siswa tertarik dengan topik pembelajaran dengan metode demonstrasi.
- Apakah siswa aktif dalam mengikuti proses kegiatan mengajar?
mengerjakan
b. Pelaksanaan tindakan
1) Kegiatan Awal
a) Salam pembuka
b) Absensi siswa
c) Apersepsi materi yang lalu
2) Kegiatan Inti
a) Guru mengulang kembali materi sholat fardhu
b) Guru mengarahkan siswa agar memperhatikan keterangan dari guru setelah itu Guru mengarahkan siswa untuk memperhatikan tugas yang telah dibuat teman yang lain.
c) Sesuai metode demonstrasi dalam pelaksanaan pembelajaran guru mengajak siswa untuk pergi ke mushola untuk mendemonstrasikan serta mempraktekkan bacaan serta gerakan dalam sholat fardhu
3) Kegiatan penutup
a) Guru memberi penjelasan mengenai tujuan mendemonstrasikan gerakan sholat.
b) Guru memberikan kesimpulan
c) Mengucapkan salam
c. Pengamatan
Selama pembelajaran berlangsung guru melakukan per gamatan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dalam me lingkatkan penguasaan dan hasil belajar. Pada pembelajaran ini siswa yang mengikuti sebanyak 32 siswa. Untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki tiap siswa dan penguasaan bahan pelajaran tentang ibadah shalat fardhu, dilakukan pengamatan. Pengalaman yang dilakukan terfokus pada gerakan serta bacaan sha at fardhu siswa dan kemampuan menyelesaikan tugas yang diborikan untuk meningkatkan prestasi belajar.
Tabel VII hasil pengamatan kemampuan sisa menjawab soal, bacjian dan gerakan Shalat Fardhu pada siklus II
Nomor Nama Kemampuan
Jumlah Kognitif Psikomotori
k
1 WAHYU 65 55 120
6 M. FUROFI 80 60 140 7 ZAINAL MAHMUD 65 50 115 8 ZAINAL MILLAH 65 50 115 9 AGUS SUPROYONO 65 45 110 10 WIBOWO TRISNO 65 45 110 11 HERMAWAN 65 55 120 12 WAHID WIBOWO 65 50 115 13 AHMAD RIFA’I 70 60 130
14 RIZKI IRA WAN 65 50 115
15 NASIHATUL IMAN 65 45 110 16 RUDDI 65 60 125 17 ITA LUKMANA 65 60 125 18 MAYASARI 65 45 110 19 WIWID AMROINI 65 45 110 20 SITI SHOLEKHAH 80 75 155 21 NURI LISTLAWATI 65 50 115 22 KHOIRUL LATIFAH 65 55 120 23 LAILATUL HASANAH 65 50 115 24 PUJINUR LESTARI 65 65 130 25 UMI UMIYATI 80 65 145 26 RIRIN PUJI 70 60 130 27 QOIRIYAH 65 55 120 28 MIRATUL LAYALI 70 55 125 29 DWI LWSTARI 65 55 120 30 LISTIORINI 90 70 160 31 NUNIK HARIYANTI 70 55 125 32 SOFLATUN 70 50 120
Rata-i ata 68,75 54,84 123,90
Pada tabel VII dapat diketahui kemampuan kognitif siswa
yaitu kemampuan dalam menjawab soal yang diberikan guru dan kenampuan psikomotorik yaitu kemampuan dalam mempraktikkan bacaan serta gerakan sholat fardhu untuk mengetahui prestasi belajar sis\ Hasil rata-rata pada kemampuan kognitif 68,75 rata-rata ken ampuan seluruh siswa pada kemampuan psikomotorik adalah 54,14 dan rata-rata jumlah keseluruhan dari kemampuan kognitif serta psikomotorik 123,90
d. Refleksi
Hasil dari siklus III dalam pelaksanaan pembelajaran ibadih sholat fardhu dengan mengunakan metode demonstrasi menunjukkan hasil yang sesuai harapan yaitu tercapainya ketuntasan belajar mencapai 75%, sebagai hasil tindaka perbaikan dari siklus I dan siklus II. Siswa lebih serius dalam m enjikuti kegiatan pembelajaran sehingga siswa dapat memahami pelajaran yang telah disampaikan yang dibuktikan terjaci kenaikan rata-rata disetiap siklusnya. Berdasarkan hasil terse! ut maka dapat disimpulakan bahwa pembelajaran dengan meng inakan metode demonstrasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas III SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono Kabupaten Batang Tahun ajaran 2009/2010.
A. Pembahasan
Bcrdasarkan hasil penelitian dapat diketahui kemampuan kognitif dan
psikomoiorik siswa, nilai siswa selalu mengalami kenaikan pada tiap siklusnya. Kenaikan tersebut dapat dilihat dari table di bawah ini.
Tabel VIII.
Menunjukkan hasil kemampuan kognitif dan psikomotorik siswa.
Siklus I Siklus II Siklus III
No Nama Kemampuan Kemampuan Kemampuan
K ognitif Psikom otorik K ogn itif Psikom otorik K ognitif Psikom otorik
1 WAHYU 55 40 60 45 65 55 2 JOKO SUPRIYANTO 55 40 65 45 70 50 3 M. ZAENUD [N 80 60 85 65 80 70 4 M. ALIF 50 35 60 45 65 50 5 NURYSNTO 55 35 60 45 75 45 6 M. FUROFI 55 45 80 55 80 60 7 ZAINAL MAHMUD 55 35 60 40 65 50 8 ZAINAL MI LLAH 55 40 60 45 65 50 9 AGUS SUPROYONO 55 35 60 40 65 45 10 WIBOWO1RISNO 50 35 60 40 65 45 11 HERMAWAN 50 35 60 40 65 55 12 WAHID WIBOWO 55 50 60 45 65 50 13 AHMAD RIFA’I 65 50 70 55 70 60
15 NASIHATUL [MAN 55 35 60 40 65 45
16 RUDDI 55 40 60 55 65 60
17 ITA LUKMANA 50 45 60 55 65 60
18 MAYASARI 50 35 60 40 65 45
19 WIWID AMRDINI 50 35 60 40 65 45
20 SITI SHOLEK HAH 90 65 100 70 80 75
21 NURI LISTLA WATI 55 40 60 45 65 50
22 KHOIRUL LATIFAH 55 45 60 50 65 55 23 LAILATUL HASANAH 55 40 60 45 65 50 24 PUJINUR LE STARI 60 55 65 60 65 65 25 UMIUMIYATI 60 55 80 60 80 65 26 RIRIN PUJI 60 50 65 60 70 60 27 QOIRIYAH 55 40 60 50 65 55 28 MIRATUL LAYALI 55 35 60 50 70 55 29 DWI LWSTARI 55 45 60 50 65 55 30 LISTIORINI 60 50 100 65 90 70 31 NUNIK HARIYANT1 65 45 65 1 50 70 55 32 SOFIATUN 60 40 65 45 70 50 57,3 42,65 65,65 49,06 68,75 54,84 signifik psikom
3ada tebel di atas dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan yang an dari setiap siklusnya. Nilai rata-rata kemampuan kognitif dan atorik selalu teijadi peningkatan.
E erdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa, teijadi kenaikan rata- rata di setiap siklusnya. Berdasarkan refleksi proses siklus I, siklus II, dan siklus II tersebut, bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran dapat ireningkatkan prestasi belajar siswa kelas III SD Negeri II Wanar Kecama:an TersonoTahun ajaran 2009/2010. keberhasilan tersebut didukung karena ada dukungan guru, perhatian dan pemberian hadiah, pujian, peringalan, dan penguatan terhadap siswa.
Oalam siklus ke III dan evaluasi yang diberikan oleh guru, sebagian besar s swa banyak yang telah menguasai dan tuntas belajar sesuai dengan rancan§ an penelitian yaitu terjadinya ketuntasan belajar mencapai 70%. Maka tindakan siklus III dipandang telah berhasil dengan demikian hipotesis tindakan dapat tercapai.
BABY
PENUTUP
A. Kesimpulan
! ietelah penulis mengadakan penelitian di lokasi yang kami laksanakan di SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono, maka akan penulis sajikan kesimpi lannya. Adapun kesimpulan yang penulis maksudkan, hanyalah merupakan suatu gambaran singkat tentang hasil penelitian upaya peningk atan prestasi belajar melalui Metode Demonstrrasi dalam Ibadah Shalat Fardhu pada siswa kelas III SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono Tahun ^ 008/2009. Adapun kesimpulannya adalah :
1. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, terjadi peningkatan nila rata-rata yang signifikan dari beberapa siklus yang dilakukan. Adamn nilai rata-rata pada Siklus I pada Kemampuan Kognitif adalah 57,3, nilai rata-rata pada Kemampuan Psikomotorik adalah 42,65. Pada Sikl is II rata-rata nilai Kognitif naik menjadi 65,62. Rata-rata nilai Psikomotorik naik menjadi 49,06, berarti terjadi peningkatan sebesar 8,21 pada kemampuan kognitif dan 6,41 pada kemampuan psikomotorik sisw a. Nilai rata-rata pada siklus III juga mengalami peningkatan lebih baik yaitu kemampuan k o g n itif m eningkat m enjadi 68,75 dan keiram puan psikomotorik menjadi 54,84 berarti ada peningkatan sebesar 3,13 pada kemampuan kognitif dan 5,78 pada kemampuan psikomotorik.. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan dari beb< ;rapa tahapan dari siklus tersebut.
Shale t Fardhu.
3. Dalam penelitian yang penulis lakukan bahwa Ada Peningkatan Prestasi Belajar Melalui Metode Demonstrasi Dalam Ibadah Shalat Fardhu pada Siswa kelas III Semester II SD Negeri II Wanar kecamatan
B. Saran
Daii hasil penelitian yang diperoleh dan dari uraian sebelumnya agar proses belajar mengajar Agama Islam lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal bagi siswa, maka saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adala i sebagai berikut:
1. Untu k Guru
a. I fntuk melaksanakan metode demonstrasi memerlukan persiapan yang c ukup matang, sehingga guru harus mampu menentukan atau memilih t apik yang benar-benar bisa diterapkan dengan metode tersebut dalam f roses belajar mengajar sehingga diperoleh hasil yang optimal.
b. Dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa, guru hendaknya bbih sering melatih siswa dengan berbagai metode pembelajaran, walau dalam taraf yang sederhana, dimana siswa nantinya dapat i nenemukan pengetahuan barn, memperoleh konsep dan keterampilan, sehingga siswa berhasil atau mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya.
00
2. UntikSiswa.
a. >iswa hendaknya menggunakan pembelajaran melalui pendekatan detode demonstrasi merupakan cara yang tepat untuk mengajarkan holat.
iiswa hendaknya selalu mengikuti pembelajaran dengan baik dan elalu melaksanakan apa yang diperintahkan guru dalam metode ini 3. Unti ik Peneliti.
Perlu adanya penelitian yang lebih lanjut, karena hasil penelitian mi anya dilakukan di SD Negeri II Wanar Kecamatan Tersono Tahun Pela aran 2009/2010.
Al-Jazairi, Abu Bakar Jabir. 2004. Ensiklopedi Muslim, Jak arta: Darul Falah Arifin, Zainil. 1988. Evaluasi Instruksional Prinsip Teknik Prosedur, Bandung :
Remadja Karya
Arsyad. A zlar. 1997. Media Pengajaran, Jakarta : Rajawali Press
Ash Shiddicqy, Tengku Muhammad Hasbi. 2001. Pedoman Shalat, Semarang, Pust ika Rizki Putra
Asnawir dan Usman, M. Basyiruddin. 2002. Media Pembelajaran , Jakarta, Cipv tat Pers
Djamarah, syaiful Bahri dan Aswan, Zain. 2006. Strtegi Belajar Mengajar,
Jakarta : Rineka Cipta
Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Kamus Umum Bahsa Indonesia, Jakarta : Bala i Pustaka
Echols, John M dan Hassan Shadily. 2005. Kamus Inggris-Indonesia, Jakarta : Grairedia
Hasan, Iqbal. 2004. Analisis Data Dengan Statistik, Jakarta, Bumi Aksara Pers Muhammad ‘Uwaidah, Syaikh Kamil. 2004. Fiqih Wanita, Jakarta : Pustaka Al-
Kau :sar
Munjahid. 2007. Strategi Menghafal A l-Q ur’an 10 bulan khatam, Yogyakarta : Idea Press
Departemei. Agama. 2004. Psikologi Pendidikan untuk PNS Proyek Pembibitan C.alon Tenaga Kependidikan
Rusyan, Taarani. 1989. Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung : Ren.adja Kar)a
Slameto. 1991. Belajar dan Faklor-Faklor yang Mempengaruhi, Jakarta : Rincka Cipla
Sriyanti, Lilik. 2009. Psikologi Pendidikan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Saktiga
Soetomo. 993. Dasar-Dasar Interaksi Belajar Mengajar, Surabaya : Usaha Nasional
Syah, M uhbbin. 1995. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru, Bandung : Rosda Kirya
Zain, Aswan dan Saiful Bahri Jamarah. 2003. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Rin jka Cipta
Mata Pelajai an Satuan Pend idikan Kelas/Seme: .ter
Materi Pemltelajaran Pokok Sub-Materi! 'embelajaran