• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

H. Struktur Organisasi

9. Pemanfaatan teknologi sebagai perangkat untuk peningkatan produktivitas kerja dan keunggulan kompetitif.

11. Setiap tugas dan operasional perusahaan dilaksanakan dengan cepat tanggap, cepat tindak lanjut, tuntas, berkualitas dan penuh tanggung jawab. 12. Seluruh aktivitas perusahaan harus berorientasi pada peningkatan mutu

dan lingkungan.

E. Strategi Perusahaan

a. Menjalin dan membangun hubungan sinerjik yang efektif dengan mitra strategi untuk mewujudkan peluang bisnis.

b. Melaksanakan manajemen dan penggerakan pasar, sensitif terhadap kecenderungan industri dan penggerakan pasar, serta mencermati pesaing. c. Menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kemampuan-labaan serta

pendapatan dan arus kas.

d. Mematuhi aturan-aturan SHE (Savety, Healty and Environment) yaitu keselamatan, kesehatan dan lingkungan.

e. Melaksanakan keunggulan operasional agar perusahaan menjadi penetapan harga yang efektif (cost effective).

f. Membangun budaya kerja yang kondusif dengan melaksanakan tata nilai dan paradigma baru.

g. Membangun dan mengimplementasikan manajemen sumber daya manusia berbasis kompetensi dan kinerja.

44

F. Komoditi Perusahaan

a. Kelapa Sawit - Minyak Sawit dan Inti Sawit

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menjadikan minyak dan inti sawit sebagai komoditi utama yang memberikan kontribusi besar bagi pendapatan perusahaan, mutu produk minyak dan inti sawit yang dihasilkan Perusahaan sudah dikenal di pasar lokal dan internasional dengan pasokan yang tepat waktu kepada pembeli.

b. Karet - Lateks, CrumbRubber dan RubberSmokeSheet

Di Seantero dunia, Sumatera dikenal sebagai penghasil karet bermutu tinggi, lebih kurang dari 54,000 hektar lahan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) diusahakan untuk menghasilkan karet kualitas terbaik di dunia. mutu produk RSS-1, SIR-10, SIR-20 dan Lateks Pekat mampu menembus pasar Internasional, disejumlah pabrik ban terbesar seperti Bridgestone, Good Year, Firestone, Han Kook dan lainya.

c. Industri Hilir Karet - Rubber Threads, Rubber Dockfender, Rubber

Article, Rubbber Cowmat, Conveyor Belt, Rubber Karlet dan Resin

Pabrik industri hilir karet didirikan pada tahun 1965 untu mengantisipasi perubahan fluktuasi pada karet alam dan persaingan kuat karet PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) sekarang ini memiliki 3 fasilitas pengolahan yang disebut dengan Pabrik Rubber Thread, Pabrik Rubber Article dan Pabrik Cyclized Rubber Resin. Rubber Threads, Rubber Dockfender, Rubber Article, Rubbber Cowmat, Conveyor Belt, Rubber Karlet dan Resin, adalah produk utama pabrik-pabrik tersebut. Produk perusahaan telah menerima Indonesian Industries Standard (SII)

Certificate, international quality certificate ISO 9001 : 2000 dan ISO 14001 : 1996, TUV dan OCOTEX.

Untuk mengelola komoditi di atas, PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan memiliki beberapa daerah bagian perkebunan, antara lain :

Kode Kebun Nama Kebun

00 Kantor Direksi

01 Distrik Manager Labuhan Batu I (DLAB-1) 02 Kebun Sei Meranti (KSMTI)

03 Kebun Sei Daun (KSDAN)

04 Kebun Torgamba (KTORA)

05 Pabrik Kelapa Sawit Sei Meranti (PSMTI) 06 Pabrik Kelapa Sawit Sei Daun (PSDAN) 07 Pabrik Kelapa Sawit Torgamba (PTORA) 08 Kebun Bukit Tujuh (KBUTU)

09 Distrik Manager Labuhan Batu II (DLAB-2) 10 Kebun Sei Baruhur (KSBAR)

11 Kebun Aek Torop (KATOR)

12 Kebun Sisumut (KSSUT) 13 PIR - Aek Roso (KPARO) 14 PIR - Lokal Selatan (KPSEL)

15 Pabrik Kelapa Sawit Sei Baruhur (PSBAR) 16 Pabrik Kelapa Sawit Aek Roso (PPARO) 17 Pabrik Kelapa Sawit Sisumut (PSSUT) 18 Pabrik Kelapa Sawit Aek Torop (PATOR) 19 Rumah Sakit Sri Torgamba (RSTOR)

20 Distrik Manager Labuhan Batu III (DLAB-3) 21 Kebun Aek Nabara Utara (KANAU)

22 Kebun Aek Nabara Selatan (KANAS) 23 Kebun Rantau Parapat (KRPPT)

24 Kebun Mambang Muda (KMMDA)

25 Kebun Labuhan Haji (KLAJI) 26 Kebun Merbau Selatan (KMSTN) 27 PIR - Lokal Utara (KPUTA)

28 Pabrik Kelapa Sawit Aek Nabara Selatan (PANAS) 29 Rumah Sakit Aek Nabara (RSANS)

30 Rumah Sakit Mambang Muda (RSMMA)

31 Distrik Manager Asahan (DASAH)

46

32 Kebun Sei Dadap (KSDDP) 33 Kebun Pulau Mandi (KPMDI)

34 Kebun Ambalut (KAMBT)

35 Kebun Sei Silau (KSSIL)

36 Kebun Bandar Selamat (KBDSL) 37 Kebun Huta Padang (KHTPD)

38 Pabrik Kelapa Sawit Sei Silau (PSSIL) 39 PIR - Lokal Asahan (KPPLA)

40 Rumah Sakit Sei Dedep (RSDAP)

41 Distrik Manager Simalungun (DSIMA) 42 Kebun Sei Mangkel (KSMKI)

43 Kebun Bangun (KBANG)

44 Kebun Bandar Betsy (KBDY)

45 Pabrik Kelapa Sawit Sei Mangkel (PSMKI)

46 PIR - Lokal Bandar Tinggi Partimbalan (KPBTP)

47 Distrik Manager Deli Serdang I (DDES-1)

48 Kebun Gunung Pamela (KGPMA)

49 Kebun Gunung Manaco (KGMNO)

50 Kebun Silau Dunia (KSDUN)

51 Kebun Gunung Para (KGPAR)

52 Pabrik Kelapa Sawit Rambutan (PRBTN)

53 Distrik Manager Deli Serdang II (DDES-2) 54 Kebun Sei Putih (KSPTH)

55 Kebun Sarang Ginting (KSGGI)

56 Kebun Tanah Raja (KTARA)

57 Kebun Rambutan (KRBTN)

58 Rumah Sakit Sri Pamela (RSPAM)

59 Distrik Manager Tapanuli Selatan (DTAPS)

60 Kebun Hapesong (KHPSG)

61 Kebun Batang Toru (KBGTU)

62 Instalasi Belawan (INBEL)

63 Kebun Aek Roso (KIARO)

G.Gambar Logo dan Makna Logo PT. Perkebunan Nusantara III 4. Gambar Logo PT. Perkebunan Nusantara III

5. Makna Logo PT. Perkebunan Nusantara III

1. Gambar 12 helai daun kelapa sawit disebelah kiri bola dunia dan 7 urat pada daun karet yang berwarna hijau disebelah kanan bola dunia, melambangkan bahwa PTPN III memiliki 12 Paradigma Baru dan 7 Strategi Bisnis, yang saling mendukung agar tecapai tujuan PTPN III, yaitu selalu menjadi Perusahaan Perkebunan terbaik dengan TeamWork

yang Solid dan Inovatif, serta ditunjang dengan Green Teknologi, Green Business dan ramah lingkungan.

2. Gambar 5 garis lintang horizontal dan vertikal yang berwarna biru, melingkari bola dunia, melambangkan bahwa PTPN III memiliki 5 Tata Nilai, dan harus mampu mengimbangi kemajuan teknologi yang berkembang, agar selalu menjadi yang terdepan dalam peningkatan usaha. 3. Gambar 2 Meteor yang mengelilingi bumi sehingga membentuk angka 3,

melambangkan PTPN III bergerak dinamis dengan semangat yang tinggi untuk menguasai pasar global. Meteor yang berwarna putih bermakna

48

produksi Lateks dan produk turunnya sedangkan yang berwarna orange

adalah produksi CPO beserta turunnya, yang memancar tanpa henti untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia.

H. Struktur Organisasi PT. Perkebunan Nusantara III Medan (terlampir) I. Tugas, Wewenang, Tanggung Jawab

Berikut ini adalah beberapa tugas, wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing divisi dalam pengelolaan perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Direktur Utama

Fungsi utamanya ialah mengarahkan, memberdayakan seluruh sumber daya perusahaan secara optimal untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan.

Sasaran utama dari Direktur Utama ini adalah :

a. Terciptanya perusahaan kelas dunia yang berbasis Agribisnis dengan skor Baldrige minimum 750.

b. Tercapainya Net Profit Margin (NPM) 15% dan Return On Asset

(ROA) 20%.

Adapun tugas utama dari Direktur Utama ini adalah :

a. Membangun perusahaan kelas dunia yang berbasis Agribisnis.

b. Melaksanakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) di semua jurusan.

c. Meningkatkan nilai perusahaan melalui pelaksanaan The Business Success Model seperti tercermin dalam Indikator Kerja Utama (IKU).

d. Mengajukan forto folio business perusahaan yang memberikan keuntungan dan nilai tambah.

e. Mensukseskan pelaksanaan sistem manajemen ISO 9000, ISO 14000 dan SMK3.

f. Menetapkan sistem sarana dan prasarana informasi melalui Teknologi Informasi (TI) yang terintegrasi dan berbasis data base, serta memberdayagunakan secara optimal.

2. Direktur Produksi

Fungsi utamanya adalah mengelola dan memberdayakan sumber daya produksi optimal, sarana dan prasarana sehingga tercapai kinerja bidang produksi secara optimal.

Sasaran utama dari Direktur Produksi ini adalah :

a. Tercapainya komposisi umur tanaman, kelapa sawit (TBM 16% dan TM 80%), peremajaan tanaman terhadap kelapa sawit/karet 4% setiap tahun dan komposisi komoditi tanaman sawit 7% serta tanaman karet 30%.

b. Produktivitas tanaman kelapa sawit sebesar 25 ton TBS/Ha/Thn dan produktivitas tanaman keras sebesar 1600KgKK/Ha/Thn.

c. Tersedianya kapasitas oleh PKS minimum 90% untuk 30 ton TBS/Jam dan 83% untuk ton/jam dengan tingkat efisiensi sebesar 91-93% dan kapasitas pabrik karet. Sesuai permintaan dan tidak kapasitas tersedia. d. Tersedianya rendemen CPO sebesar 24% dan inti sawit sebesar 5%. e. Tercapainya kualitas hasil olah produksi sesuai standar.

50

f. Tercapainya harga pokok (harga pokok kebun) 65% terhadap harga jual.

g. Terwujudnya proses produksi standar ISO 9000, ISO 14000 dan SMK3.

Adapun tugas utama dari Direktur Produksi adalah :

a. Menetapkan dan mewujudkan sasaran strategis di bidang produksi. b. Menetapkan upaya strategis di bidang produksi.

c. Menetapkan sistem kerja (work system) bidang produksi untuk mewujudkan operasi yang sempurna (operation excellence).

d. Menterjemahkan kebutuhan pasar menjadi pelaksanaan operasional bidang produksi.

e. Melaksanakan program sertifikat ISO 9000, ISO 14000 dan SMK3. f. Mengendalikan biaya produksi pada tingkat yang lebih efisien.

g. Mensukseskan pelaksanaan sistem manajemen ISO 9000, ISO 14000 serta SMK3.

h. Menetapkan sistem sarana dan prasarana informasi melalui Teknologi Informasi (TI) yang terintegrasi dan berbasis data base, serta memberdayagunakan secara maksimal.

3. Direktur

Fungsi utamanya adalah mengelola dan memberdayakan sumber daya keuangan secara tepat guna, sehingga tercapainya arus kas (cash flow), dan biaya operasional perusahaan yang efektif dan efisien.

a. Tercapainya harga yang efektif (cost effectiveness) pada tingkat harga pokok (FOB)^80% dari nilai penjualan, dan tercapainya Asset Turn Over (ATO) sebesar 1,1 kali.

b. Terpeliharanya solvabilitas pada tingkat DER^40:60. c. Terpeliharanya likuiditas pada tingkat ^ 150%. Adapun tugas utama dari Direktur Keuangan adalah :

a. Menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas perusahaan.

b. Melaksanakan Asset Assessment secara berkesinambungan untuk memberdayakan asset potensial.

c. Memonitor dan mengevaluasi biaya produksi (harga pokok FOB) melalui pemanfaatan Based Costing (ABC).

d. Mengkoordinasi dan memberikan penghargaan dan penyusunan RKAP/RKO dan RPJ.

e. Mencari sumber dana bagi pertumbuhan perusahaan.

f. Membuat laporan manajemen intern dan laporan keuangan konsolidasian.

g. Menjalin hubungan yang harmonis dengan pelanggan (Stake Holders). h. Membangun sarana dan prasarana informasi manajemen keuangan

melalui Teknologi Informasi (TI) yang terintegrasi berbasis data base, serta memberdayagunakan secara maksimal.

i. Memelihara Cash reserve Requirment minimum 2 (dua) bulan kebutuhan dana operasional.

52

4. Direktur Pemasaran

Fungsi utamanya adalah menglola dan memberdayakan sumberdaya dan pengadaan secara optimal, sehingga tercapainya kepuasan pelanggan dan pemasok.

Sasaran utama dari Direktur Pemasaran ini adalah :

a. Tercapainya peningkatan nilai pemasaran sebesar 10% setiap bulan. b. Terwujudnya kepuasan pelanggan dengan kepuasan pelanggan 80%. c. Tercapainya Account Receivable (A/R) turn over ^ 14 hari.

d. Tercapainya Finishet Good inventory turn over 16 kali. e. Tercapainya inventory turn over 8 kali.

f. Tercapainya Economic Order Quantity 2 kali (pupuk) dan 4 kali (barang lainnya).

g. Tercapainya kepuasan pemasok pada tingkat 70%. Adapun tugas utama dari Direktur Pemasaran adalah :

a. Menetapkan dan mengevaluasi upaya strategi dan kebijakan pemasaran serta pengadaan barang dan jasa.

b. Mencari dan membina hubungan dengan mitra bisnis (pemasok dan pelanggan) serta mitra aliansi.

c. Menetapkan sistem pengendallian persediaan hasil produksi serta bahan baku dan pelengkap.

d. Menetapkan pedoman harga barang jasa.

e. Menetapkan kebijakan dalam menyiasati perkembangan pasar dan perilaku pesaing (market intelligensi).

f. Menginformasikan kebutuhan pasar secara berkesinambungan kepada Direktur Produksi.

g. Merancang proses bisnis dan work system bidang pemasaran dan bidang pengadaan barang dan jasa untuk mewujudkan operasional yang sempurna (operational excellence).

h. Memasarkan produk dengan biaya pemasaran yang efisien, nilai pemasaran optimal dan tercapainya kepuasan pelanggan.

i. Melaksanakan pengadaan barang dan jasa secara efektif dan efisien, serta memudahkan pembinaan pemasok.

j. Mengendalikan biaya pemasaran dan biaya pengadaan pada tingkat yang efisien.

k. Mensukseskan pelaksanaan sistem manajemen pada tingkat yang efisien.

l. Menetapkan sistem sarana dan prasarana informasi melalui Teknologi (TI) yang terintegrasi dan berbasis data base, serta memberdayagunakan secara maksimal.

5. Direktur Sumber Daya Manusia

Fungsi utamanya adalah mengelola dan memberdayakan sumber daya manusia dan sarana pendukung lainnya sehingga tercapainya kinerja bidang SDM yang optimal.

Sasaran utama dari Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) ini adalah : a. Terwujudnya jumlah tenaga kerja sesuai dengan rasio yang ditetapkan. b. Terwujudnya Competence Level Index (CLI) :10

54

c. Terwujudnya Employee Satisfaction Index (ESI) : 75%

d. Terwujudnya lingkungan kerja yang aman pada tingkat masalah terkecil (Zero Conflict) kecelakaan terkecil (Zero Accident).

Adapun tugas utama dari Direktur Pemasaran adalah :

a. Menetapkan kebuhuan SDM (kompetensi, kualitas dan waktu) sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

b. Menetapkan sistem kerja (work system) bidang SDM untuk mewujudkan operasional excellence.

c. Melaksanakan mapping personil secara periodik.

d. Menetapkan dan melaksanakan sistem pendidikan dan pelatihan. e. Menetapkan dan melaksanakan sistm penilaian kerja.

f. Menetapkan sistem kompensasi dan remunerasi. g. Menetapkan sistem rekruitmen karyawan. h. Menetapkan sistem jenjang karir karyawan.

i. Menetapkan program peningkatan kesejahteraan (Quality of life). j. Menetapkan sistem survey kepuasan karyawan.

k. Menetapkan kebijakan untuk memenuhi aspek legal peusahaan. l. Menjalin hubungan yang harmonis dengan pelanggan (Stake Holders). m. Menetapkan kebijakan dan mengevaluasi pelaksanaan bina

lingkungan.

n. Mengendalikan biaya pembinaan SDM secara efisien.

o. Mensukseskan pelaksanaan sistem manajemen ISO 9000, ISO 14000, dan SMK3.

6. Bagian Pemasaran

Fungsi utama bagian pemasaran adalah membantu Direktur Pemasaran dalam merencanakan dan melaksanakan pemasaran produk dengan nilai pemasaran yang optimal dengan biaya pemasaran yang efisien.

Adapun tugas-tugas Bagian Pemasaran adalah :

a. Menyusun proses bisnis (work system) bidang pemasaran untuk mewujudkan operasi yang sempurna (operasional excellence).

b. Membuat melaksanakan dan mengevaluasi kebijakan serta program bidang Pemasaran.

c. Membina hubungan dengan pelanggan yang menghasilkan efek sinergis.

d. Melakukan survey tingkat kepuasan pelanggan secara periodik. e. Melaksanakan anallisa dan promosi.

f. Memonitor dan mengendalikan persediaan produksi secara berkesinambungan dalam melaksanakan pemasaran secara tepat waktu (on time deliver).

g. Melaksanakan kegiatan pemasaran secara efisien dan efektif dengan harga yang optimal.

h. Melaksanakan pengiriman hasil produksi ke gudang penyimpanan di pelabuhan dan memonitor pengiriman kepada pelanggan.

i. Menjaga kualitas dan kuantitas hasil produksi di gudang penyimpanan. j. Melakasanakan penagihan hasil pemasaran secara tepat waktu.

k. Melakasanakan sistem penilaian karya untuk seluruh karyawan di bagiannya.

56

7. Kepala Bagian

Adapun tugas-tugas Kepala Bagian, adalah:

a. Melaksanakan rancangan, pemeliharaan, monitoring, analisa dan evaluasi serta pengembangan dengan memberdayakan sumber daya informasi untuk menghasilkan Kinerja Informasi secara lengkap (Full Performance Information).

b. Sasarannya untuk menciptakan INFORMASI berbasis WEB dengan menggunakan aplikasi terintegrasi pada semua bidang, mudah digunakan oleh setiap user, aman, data terkini, akurat, tanpa kegagalan akses, online dan merupakan sarana Komunikasi Data, Suara (VoIP) serta Gambar (Video Conference).

c. Merumuskan Rencana Induk Pengembangan Sistem Teknologi Informasi Perusahaan (Corporate Information Technology System). d. Menyusun Laporan Manajemen sesuai dengan tugas pokok

manajemen.

e. Berwenang menandatangani surat-surat/memorandum yang ditujukan kepada Bagian yang bersifat rutin dan memparaf (Fiat) Surat Direksi baik ke dalam maupun ke luar yang berhubungan dengan Bagian Perancanaan dan Teknologi Informasi.

Dokumen terkait