• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Umum Perusahaan

4.1.3 Struktur Organisasi

Dalam struktur organisasi terdapat kerangka kerja yang menggambarkan hubungan tiap-tiap bagian. Dengan adanya strukrut organisasi yang jelas, maka penerapan manajemen perusahaan akan lebih terarah dengan baik, sehingga sehingga masing-masing bagian dalam organisasi dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan jabatan dan wewenangnya. Struktur organisasi PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara dapat dilihat pada Gambar 4.1:

Sumber : PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (2018)

Gambar 4.1 Struktur Organisasi

4.1.4 Uraian Tugas 1. General Manager

Bertanggung jawab atas seluruh kegiatan seluruh operasional dan kinerja secara umum PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara.

2. Senior Specialist I / Senior Specialist II

Manajemen Risiko Bertanggung jawab mengkoordinasi dan memfasilitasi penyusunan kajian kelayakan dan analisa risiko untuk setiap kegiatan dalam proses bisnis yang dikelola oleh manajemen serta memberikan saran dan rekomendasi, memantau dan mengevaluasi pengelolaan risiko atau mitigasi risiko untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya risiko yang dapat menghambat tercapainya sasaran perusahaan.

3. Senior Specialist I / Senior Specialist II

Manajemen Mutu Bertanggung jawab menjamin berjalannya semua kegiatan di Unit Induk sesuai standar pada sistem manajemen mutu yang ditetapkan.

4. Senior Specialist I / Senior Specialist II Quality Assurance

Memastikan terlaksananya sistem pengendalian dan pengembangan manajemen Asset Pembangkitan (berupa konsultasi, supervisi manajemen keuangan, manajemen teknik, dan manajemen SDM) serta memberikan laporan pengendalian, saran perbaikannya.

5. Senior Officer II / Officer / Assistant Officer Administrasi

Bertanggung jawab atas terlaksananya pengelolaan administrasi Tata Laksana Surat dan Kearsipan (TLSK), mengelola jadwal kegiatan kerja, menyiapkan bahan presentasi sesuai kebutuhan.

6. Senior Specialist II / Analyst

Analisa dan Evaluasi Pengusahaan Bertanggung jawab dalam melakukan kajian, analisa dan evaluasi terhadap pengusahaan sistem penyediaan tenaga listrik termasuk mengenaikelayakan, keandalan, efisiensi, kebutuhan biaya, serta sumber dananyauntuk mencapai target kinerja perusahaan yang telah ditetapkan.

7. Manajer Enginering

Bertugas memastikan berjalannya kegiatan enginering yang dapatmenunjang kinerja Operasi dan pemeliharaan serta memastikanketersediaan spare part tepat waktu, kualitas dan biaya, serta mengelolasistem informasi, untuk mendukung upaya pengusahaan tenaga listrik yangmemiliki efisiensi, mutu dan keandalan yang baik agar target kinerjaperusahaan dapat tercapai.

8. Deputi Manajer Enginering dan Teknologi Informasi

Bertanggung jawab mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan analisaseluruh sistem dan equipment Pembangkit, Reverse dan Rekayasa Pembangkit, kebutuhan Biaya serta Program Reliability Management.

9. Deputi Manajer Perencanaan dan Evaluasi Kinerja

Bertugas Menyusun rencana dan evaluasi kinerja pengusahaanpembangkit, operasi dan pemeliharan, pengelolaan aset, kinerjamanajemen, menyusun rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP)meliputi kebutuhan biaya investasi pembangkit, biaya bahan bakar, biayaoperasi dan biaya pemeliharaan mengacu kepada RUPTL dan RJPP.

10. Supervisor Teknologi Informasi

Bertugas menyusun rencana strategis dan kebijakan teknologi informasi,melaksanakan analisis, perancangan dan pengembangan sertaimplementasi sistem, dan melaksanakan operasional layanan teknologiinformasi.

11. Manajer Produksi

Bertanggung jawab atas perencanaan operasi dan pemeliharaan,pengadaan dan pengendalian bahan bakar & inventory, pembinaan operasidan pemeliharaan, keselamatan ketenagalistrikan, pencapaian target produksi tenaga listrik dengan efisiensi serta mutu dan keandalan yangbaik, serta kepastian jadwal dan ketepatan waktu pemeliharaan asset pembangkit, pencapaian target penjualan tenaga listrik dengan harga yang kompetitif dan berorientasi kepada kebutuhan pelanggan.

12. Deputi Manajer Operasi Pembangkit

Bertugas memantau, menganalisa dan mengevaluasi kegiatan operasi pembangkit, merencanakan strategi kegiatan operasi pembangkit, serta menetapkan SOP pembangkit untuk menjamin ketersediaan tenaga listrik yang handal dan efisien serta tercapainya target kinerja pembangkitan.

13. Deputi Manajer Pemeliharaan Pembangkit

Bertugas memantau, menganalisa dan mengevaluasi kegiatan Pemeliharaan, merencanakan strategi kegiatan Pemeliharaan serta menetapkan SOP Pemeliharaan Pembangkitan untuk menjamin ketersediaan Tenaga Listrik yang handal dan efisien serta tercapainya target Kinerja Pembangkitan.

14. Deputi Manajer Logistik dan Energi Primer

Bertugas memantau, mengevaluasi dan mengendalikan kontrak, pemakaian material, pemakaian energy primer dan pelumas setiap unitpembangkit serta menyusun strategi supply chain material dan energy primer yang baik dan optimal untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas dan keandalan pembangkit.

15. Manajer Keuangan

Bertanggung jawab menjamin terlaksananya pengelolaan manajemen keuangan yang mencakup, perencanaan, penyediaan dan pengendalian anggaran investasi dan operasi, aliran kas pendapatan, aliran kas pembiayaan dan terselenggaranya laporan keuangan sesuai dengan kaidah perusahaan dan prinsip-prinsip akutansi yang berlaku umum sehingga mampu mencapai efektifitas pengelolaan keuangan dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja perusahaan.

16. Deputi Manajer Anggaran dan Keuangan

Bertugas menganalisis dan mengkoordinasikan perencanaan, pengelolaan,dan pengendalian sumber daya keuangan secara efektif dan efisien dalam mendukung operasional perusahaan untuk mencapai visi dan misi perusahaan berdasarkan RKAP yang telah ditetapkan, peraturan-peraturan perusahaan, kebijakan, serta peraturan-peraturan terkait yang berlaku.

17. Supervisor Pengendalian Keuangan

Bertugas mengkoordinasikan, mengevaluasi, dan memonitor perencanaan, pengelolaan, dan pengendalian sumber daya keuangan secara efektif danefisien dalam mendukung operasional perusahaan untuk mencapai visi dan misi perusahaan berdasarkan RKAP yang telah ditetapkan, peraturan-peraturan

perusahaan, kebijakan, serta peraturan-peraturan terkait yang berlaku.

18. Supervisor Pengendalian Anggaran

Bertugas mengkoordinasikan, mengevaluasi, dan memonitor pengendalian serta pengelolaan anggaran Operasi dan Investasi secara efektif dan efisien berdasarkan RKAP yang telah ditetapkan serta mengkoordinasikan penyusunan RKAP.

19. Deputi Manajer Akuntansi

Bertanggung jawab atas terlaksananya proses penyusunan Laporan Keuangan sesuai dengan kebijakan perusahaan dan standar pelaporan yang berlaku untuk mendukung Laporan Keuangan yang akuntable, akurat,wajar dan tepat waktu.

20. Supervisor Akuntansi Aktiva Tetap dan PDP

Bertanggung jawab atas terlaksananya proses akuntansi Aktiva Tetap dan Pekerjaan Dalam Pelaksanaan sesuai dengan kebijakan perusahaan dan standar pelaporan yang berlaku untuk mendukung Laporan Keuangan yang akurat, wajar dan tepat waktu.

21. Supervisor Akuntansi Umum dan Biaya

Bertanggung jawab atas terlaksananya proses akuntansi biaya sesuai dengan kebijakan perusahaan dan standar pelaporan yang berlaku untuk mendukung Laporan Keuangan yang akurat, wajar dan tepat waktu.

22. Manajer SDM Dan Umum

Bertanggung jawab menjamin terlaksananya pengelolaan sumberdaya manusia melalui pengembangan organisasi, pengembangan SDM, remunerasi dan hubungan industrial untuk mendukung kelancaran kerja organisasi.

23. Deputi Manajer Pengembangan SDM

Bertanggung jawab terlaksanya rekrutmen pegawai, pengembangan pegawai, pengelolaan karir dan kinerja pegawai.

24. Deputi Manajer Administrasi SDM

Bertanggung jawab dalam mengelola kegiatan, merencanakan, mengevaluasi, menganalisis dan membina pengelolaan administrasi SDM yang tertib, akurat, dan cepat, sehingga dapat memberikan semaksimal mungkin pemenuhan kebutuhan/kesejahteraan pegawai sesuai dengan ketentuan.

25. Supervisor Hubungan Industrial dan Pengawasan Tenaga Kerja

Bertanggung jawab atas proses kegiatan tata usaha kepegawaian berjalan sesuai dengan Ketentuan.

26. Supervisor Administrasi SDM

Bertanggung jawab atas pelaksanaan fasilitas kesejahteraan pegawai dan pensiun termasuk mengelola fasilitas kesehatan, biaya kesehatan, sesuai ketentuan.

27. Deputi Manajer Hukum dan Hubungan Masyarakat

Bertanggung jawab atas berjalannya kelancaran kedinasan Sub Bidang Hukum, analisis, evaluasi, dan gagasan atas suatu produk hukum, penyelesaian permasalahan hukum yang yang timbul dalam kegiatan Perusahaan baik di dalam maupun di luar Pengadilan, pengoptimalan, serta mengkoordinasi pembinaan hukum di lingkungan Perusahaan.

28. Deputi Manajer Administrasi Umum dan Fasilitas

Bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan pengelolaan administrasiumum

(kesekretariatan, umum dan rumah tangga), pengelolaan fasilitas kantor, aset non instalasi dan sarana kerja serta keamanan dan K3 untuk kelancaran pelaksanaan operasional perusahaan.

4.2 Teknik Analisis Data

Dokumen terkait