• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Penelitian

4.1.1.2 Struktur Organisasi Perusahaan

Organisasi merupakan salah satu alat untuk mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan rasional. Pembentukan organisasi dan pendelegasian wewenang serta tugas merupakan unsur utama dan merupakan alat untuk mencapai kontrol yang baik. Stuktur organisasi perusahaan merupakan gambaran sistematis dari suatu perusahaan yang menunjukkan kedudukan, wewenang dan tanggung jawab

serta tugas yang berbeda-beda dalam suatu organisasi. Struktur organisasi perusahaan mencermikan kebijaksanaan yang ditempuh untuk mengadakan pengawasan terhadap manusia, peralatan dan fasilitas lainnya yang terlihat di dalamnya demi tercapainya tujuan.

Seseorang pimpinan perusahaan harus mempuyai pandangan luas, selain itu pimpinan harus tahu bagaimana mengatur organisasi, menentukan bagian-bagian yang tepat untuk diduduki oleh orang yang tepat. Bentuk organisasi yang dianut oleh suatu perusahaan juga mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan dalam mengorganisir bawahannya, karena itu di dalam menetapkan suatu kebijakan terlebih dahulu harus ditetapkan bentuk organisasi yang akan diterapkan menyesuaikan susunan dan penempatan orang sesuai dengan keahlihannya.

Penetapan struktur organisasi juga berhubungan erat dengan bidang usaha perusahaan dan besar kecilnya perusahaan. Dengan adanya struktur organisasi maka setiap pemimpin dan bawahannya yang ada dalam perusahaan akan mengetahui dengan jelas sampai dimana kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan, batas-batas kekuasaan yang ada padanya, kepada siapa dia harus bertanggung jawab, dan siapa yang harus bertanggung jawab padanya.

Berhasil tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya banyak dibantu oleh organisasi yang baik. Struktur organisasi dan pembagian jabatan-jabatan serta wewenang dalam bidang usaha Rumah Sakit Islam Malahayati Medan adalah berbentuk garis lurus atau lini. Dengan demikian terdapat wewenang langsung antara setiap atasan dan bawahan. Ini berarti bahwa setiap manajer mempunyai wewenang sepenuhnya pada bawahannya, yang melapor hanya pada manajer tersebut, atau aliran wewenang langsung dan tidak langsung.

Gambar 4.1 Struktur Organisasi Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Sumber: Rumah Sakit Islam Malahayati Medan

Berikut ini akan dijelaskan uraian tugas (job description) yang terdapat pada struktur organisasi Rumah Sakit Islam Malahayati Medan.

1. Direktur

Pengertian: Pejabat yang berfungsi sebagai Pimpinan tertinggi Rumah Sakit Islam Malahayati.

Tugas:

a. Menjabarkan Kebijakan Yayasan Rumah Sakit IslamMalahayatidan misi kedalam kebijakan operasional RSIM.

DIREKTUR KA BAG. MEDIS KA BAG. ADM UMUM KA BAG KEUANGAN & AKUNTANSI MARKETING Dokter Jaga KA Penunjang Medis KA Keperawatan KA Personalia KA Rumah Tangga Pembukuan Keuangan ICU HD Satpam Hutang Kasir Kamar Bedah Kamar Bersalin Tana/M eutia PH Atas PH Bawah Ruang Anak U.G.D Radiologi Laboratorium Medical Record Instalasi Gizi Cleaning Service Sandang Maintance Ambulance Logistik Operator Pembelian Piutang Anggaran Pajak Penata Rek. Penagih Verifikasi

b. Melakukan koordinasi pelaksanaan fungsi-fungsi managemen yang meliputi perencanaan, koordinasi, pengorganisasian, penggerakan, pengawasan, budgeting, dan evaluasi oleh wakil direktur dan unit-unit kerja yang langsung dibawah pembinaannya.

c. Mengambil keputusan tertinggi.

d. Melakukan koordinasi penjagaan mutu layanan.

e. Bertanggung jawab atas Terselenggaranya manajemen Rumah Sakit IslamMalahayati secara optimal dan terjaganya mutu Rumah Sakit.

2. Komite Medis Tugas :

a. Memberikan pelayanan terhadap para pasien. b. Memberikan informasi terhadap para pasien.

c. Membantu para pasien dalam mendapatkan perobatan. 3. Kepala Bagian Pelayanan Medis

Pengertian : Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin bidang pelayanan medis.

Tugas :

a. Melaksanakan fungsi managemenuntuk menghasilkan pelayanan rawatjalan dan rawa inap,kamar bedah,kamarbersalin,UGD dan ICU yangprofesional, Islami bermutu serta berhasil dan berdaya guna.

b. Menyusun rencana program pendapatan,anggaran dan belanja tiap unit. c. Merencanakan pengembangan dan penyempurnaan sistem kerjatermasuk

penyusunan standar prosedur berbagai kegiatan unit. d. Merencanakan pengendalian mutu.

e. Merencanakan pengembangan dan peningkatan ketrampilan Sumberdaya manusia dibidang perawatan.

f. Penugasan staf sesuai dengan kualifikasinya. g. Mengadakan rapat koordinasi secara berkala. h. Melakukan pengawasan unit kerja dibawahnya. i. Melakukan evaluasi terhadap hasil kerja.

j. Membuat laporan secara berkala ke Wakil direktur.

k. Bertanggung jawab atas Berjalannya pelayanan medis sesuai denganstandar prosedur.

4. Kepala Bagian Adm. Umum

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi tugas dan wewenang mengelola administrasi umum RSIM.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan kantor yang meliputi: Surat-menyurat dan pengarsipan.

b. Pengembangan SDM RS.

c. Penyampaian informasi yang seluas-luasnya dan sejelas-jelasnya kepada seluruh pegawai.

d. Menerima laporan pekerjaan dari unit-unit yang dibawahnya.

e. Mengawasi dan melakukan pembinaan terhadap unit-unit dibawahnya. f. Melakukan pembinaan seksi dan unit dibawahnya.

g. Memimpin rapat bulanan bagian umum.

h. Bertanggung jawab atas Berjalannya administrasi umum RS dengan baik. 5. Kepala Seksi Keperawatan

Pengertian: Perawat yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin bidang keperawatan.

Tugas:

a. Pelayanan perawatan rawat inap dan rawat jalan.

b. Mengelola dan mengembangkan pelayanan keperawatan secara professional, Islami dan bermutu tinggi.

c. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan Standar asuhan keperawatan. d. Melaksanakan supervise secara berkala atau sewaktu-waktu ke unit

pelayanan keperawatan.

e. Melaksanakan program orientasi bagi tenaga perawat yang baru bekerja di RSIM.

f. Mengadakan pertemuan kepada kepala unit ruangan 1x dalam seminggu atau sewaktu-waktu jika diperlukan.

g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya asuhan keperawatan di RSIM. 6. Kepala Seksi Penunjang Medis

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untukmemimpin bidang penunjang medis.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan penunjang medis secaraprofessional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP (StandarOperasional Perusahaan) bidang penunjang medis.

c. Melaksanakan supervise secara berkala atau sewaktu-waktu ke unitpelayanan penunjang medis.

d. Mengadakan pertemuan kepada kepala unit dibawahnya 1x dalamseminggu atau sewaktu-waktu jika diperlukan.

e. Berhubungan dan menjaga hubungan baik dengan dinas-dinas terkait yang berhubungan dengan bidang penunjang medis.

f. Administrasi dan pelaporan.

g. Bertanggung jawab atas berjalannya bidang penunjang medis diRSIM. 7. Kepala Seksi Personalia

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi tugas dan wewenang mengelola hal-hal yang berhubungan dengan kepegawaian RSIM.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan kantor yang meliputi: Surat-menyurat dan pengarsipan yang berhubungan dengan kepegawaian.

b. Menerima dan menyeleksi pegawai baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c. Penyampaian informasi yang seluas-luasnya dan sejelas-jelasnya kepada seluruh pegawai.

d. Pelaporan, pencatatan dan pengawasan pegawai yang mendapat layanan kesehatan di RSIM dan yang dirujuk ke spesialis sesuai dengan SOP.

e. Menerima keluhan dan saran dari pegawai untuk disampaikan kepada atasan.

f. Membuat Surat Peringatan kepada pegawai yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan dengan berkoordinasi dengan kepala bagian.

g. Membuat daftar gaji, slip gaji.

h. Pencatatan dan pelaporan rekap kehadiran pegawai setiap bulannya. i. Melakukan pembinaan anggota unit dibawahnya.

j. Memimpin rapat bulanan seksi personalia.

k. Bertanggung jawab atas berjalannya pengeloaan kepegawaian RSIM dengan baik.

8. Kepala Seksi Rumah Tangga

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untukdiberi tugas dan wewenang mengelola bidang Rumah Tangga RS.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan bidang rumah tangga yang meliputi:pemesanan, pembelian dan maintenance barang-barang di Rumah Sakit Islam Malahayati.

b. Menerima laporan pekerjaan dari unit-unit yang dibawahnya. c. Melakukan pembinaan unit dibawahnya.

d. Memimpin rapat bulanan seksi Rumah Tangga.

e. Bertanggung jawab atas berjalannya bidang rumah tangga RS denganbaik. 9. Kepala Bagian Keuangan dan Akuntansi

Pengertian : Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untukdiberi tugas dan wewenang mengelola keuangan RS.

a. Perencanaan,pengembangan, pengorganisasian dan pengolahan,pengawasan keuangan sesuai dengan SOP yang ditetapkan.

b. Mengawasi unit-unit dibawahnya.

c. Mengkoordinasikan keadaan keuangan dengan kebutuhan pembelian barang.

d. Administrasi dan pelaporan.

e. Membina anggaota unit dibawahnya.

f. Memimpin rapat bulanan bagian keuangan dan akuntansi.

g. Bertanggung jawab atas berjalannya pengelolaan keuangan RSdengan baik.

10. Sub. Bagian Pembukuan

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi tugas dan wewenang sebagai adm. keuangan di RS.

Tugas;

a. Membuat pembebanan biaya honor dokter sesuai jadwal. b. Membuat laporan Pajak Honor Dokter dan lainnya c. Mengarsip tanda lunas pembayaran Pajak Dokter d. Membuat / mengetik Perincian Obat dan Laboratorium e. Mengarsip berkas sesuai dan tanggung jawabya.

f. Bertanggung jawab atas berjalannya Adm. keuangan RS dengan baik 11. Sub. Bagian Penagihan

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi tugas dan wewenag sebagai penagih rekening di RS.

a. Membuat billing perusahaan serta membukukannya. b. Melengkapi bukti-bukti pendukung penagihan. c. Merekap dokumen penagihan ke perusahaan.

d. Melakukan penagihan sesuai jadwal yang ditentukan. e. Fotocopy dokumen-dokumen penagihan.

f. Mengarsipkan berkas yang berhubungan dengan penagihan. g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya fungsi penagih rekening RS dengan baik.

12. Kepala Unit, yaitu terdiri dari: A. Kepala Unit Pembukuan

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratanuntuk diberi tugas dan wewenang mengelola bagian pembukuanRSIM.

Tugas:

a. Mencatat pasien masuk dan pasien pulang.

b. Mencatat, membukukan dan memeriksa hutang honor dokter. c. Memeriksa lapran stock obat.

d. Membuat Laporan Keuangan.

e. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian pembukun RSdengan baik. 13. Kepala Unit Gawat Darurat

Pengertian: Perawat professional yang diberi wewenang dan tanggung jawab dalam mengatur serta mengendalikan pelayananperawatan dI UGD. Tugas:

a. Merencanakan jumlah dan kategori tenaga perawatan sertatenaga lain sesuai dengan kebutuhan.

b. Merencanakan jumlah dan jenis peralatan keperawatan yangdiperlukan sesuai dengan kebutuhan.

c. Merencanakan dan menentukan jenis dan asuhan keperawatanyang akan diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan pasien.

d. Mengatur dan mengorganisasian seluruh kegiatan pelayanan diUGD e. Menyusun dan mengatur daftar dinas tenaga keperawatan sesuaidengan

kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

f. Melaksanakan program orientasi kepada perawat untukmelaksanakan asuhan keperawatan sesuai standard.

g. Mengkoordinasi seluruh kegiatan yang ada dengan carabekerjasama dengan berbagai pihak yang terlibat didalampelayanan UGD.

h. Mengadakan pertemuan berkala dengan perawat UGD untukmenginformasikan standard/ketentuan baru.

i. Menyusun permintaan rutin meliputi kebutuhan alat, obat, linenyang diperlukan di UGD.

j. Mengatur dan mengkoordinasikan pemeliharaan peralatan agarselalu dalam keadaan siap pakai.

k. Melaporkan kepada bagian maintenance, apabila terdapatkerusakan barang maupun kerusakan bagunan UGD.

l. Memepertanggung jawabkan pelaksanaan inventarisasiperalatan m. Mendampingi dokter memeriksa pasien dan mencatat instruksidokter. n. Pembinaan perawat di ruang UGD.

o. Administrasi dan pelaporan.

p. Bertanggung jawab atas berjalannya pelayanan dan asuhankeperawatan di UGD sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

14. Kepala Unit ICU

Pengertian: Perawat yang memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan untuk diberi tugas dan wewenang untuk mengelola ruangan dan perawatan Intensif.

Tugas:

a. Pengendalian dan pengawasan mutu pelayanan keperawatan di ICU. b. Perencanaan, pengembangan, pengelolaan, dan pelaksanaanpelayanan

keperawatan yang maksimal sesuai dengan SOP yangtelah ditetapkan. c. Penggunaan, pemilihan peralatan medis yang ada di ICU.

d. Menjaga peralatan di ICU dengan baik dan selalu dalamkeadaan siap pakai.

e. Melaporkan ke bagian maintenance jika ada kerusakan peralatan

f. Pengembangan dan penyempurnaan SOP dan kebijakan yang berlaku diruang intensif.

g. Pembinaan perawat di ICU.

h. Menyediakan dan memastiakan ketersediaan obat-obatan di ICUsesuai dengan SOP.

i. Membuat daftar dinas perawat ICU. j. Administrasi dan pelaporan.

k. Bertanggung jawab atas berjalannya pelayanan dan asuhankeperawatan di ICU sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

15. Kepala Unit Laboratorium

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untukmelaksanakan dan pengawasan unit laboratorium.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan bagian laboratoriumsecara professional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagianlaboratorium. c. Merencanakankebutuhan tenaga.

d. Merencanakan kebutuhan reagensia. e. Pembinaan amggota unit laboratorium. f. Administrasi dan pelaporan.

g. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian laboratorium diRSIM 16. Kepala Unit Satpam

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi kewenangan menjaga keamanan dan ketertiban di RSIM.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan bidang keamanan dan ketertiban.

b. Menerima surat-surat dari luar dan menyampaikan kepada ka.siepersonalia.

c. Menerima laporan dari anggota unit satpam. d. Menjaga keamanan dan ketertiban Rumah Sakit. e. Membantu perawat mengangkat pasien.

f. Menertibkan pegawai yang melanggar peraturan Rumah sakitdan melaporkannya kepada Ka.Sie Personalia untukditindaklanjuti.

g. Mengatur perparkiran Rumah Sakit.

h. Mencatat dan melaporkan pegawai yang keluar RS pada jamkerja. i. Betanggung jawab atas keamanan dan ketertiban RSIM.

17. Kepala Unit Gizi

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin unit Gizi.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan bagian gizi secaraprofessional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagian gizi. c. Merencanakan kebutuhan tenaga.

d. Merencanakan kebutuhan bahan-bahan yang akan dimasak.

e. Mengkoordinir dan mengawasi makanan yang akan diberikankepada pasien.

f. Mengawasi penyajian makanan yang akan diberikan kepadapasien g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian gizi di RSIM. 18. Kepala Unit Kamar Bedah

Pengertian: Perawat yang mampu bertanggung jawab sepenuhnya terhadap segala sesuatu mengenai Kamar Bedah.

Tugas:

a. Pengendalian dan pengawasan mutu pelayanan keperawatan di kamar bedah

b. Perencanaan, pengembangan, pengelolaan, dan pelaksanaan pelayanan keperawatan yang maksimal sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan c. Penggunaan, pemilihan peralatan medis yang ada di kamar bedah. d. Menjaga dan memastikan kamar bedah dalamkeadaan steril

e. Menjaga peralatan di kamar bedah dengan baik dan selalu dalam keadaan siap pakai.

f. Melaporkan ke bagian maintenance jika ada kerusakan peralatan. g. Pengembangan dan penyempurnaan SOP dan kebijakan yang berlaku di

kamar bedah.

h. Pembinaan perawat di kamar bedah.

i. Menyediakan dan memastikan ketersediaan obat-obatan di kamar bedah sesuai dengan SOP.

j. Membuat daftar dinas perawat di kamar bedah.

k. Melaporkan kepada personalia jika dijumpai perawat yang tidak melaksanakan tugas sesuai SOP.

l. Administrasi dan pelaporan.

m. Bertanggung jawab atas berjalannya pelayanan dan asuhan keperawatan di ruang rawat inap sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan

19. Kepala Unit Maintenance

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi kewenangan menjalankan tugas dan pengawasan maintenance di RSIM.

Tugas:

a. Menjaga inventarisasi barang elektronik RSIM.

b. Menjamin barang-barang elektronik di RSIM dalam keadaanbaik dan siap pakai.

c. Menjamin barang-barang non elektronik dalam keadaan baikdan siap pakai.

d. Melakukan pengecekan/service barang-barang elektronikmaupun non elektronik.

e. Bertanggung jawab atas kegiatan pertukangan di RSIM.

f. Bertanggung jawab atas pengawasan dan pelaksanaanmaintenace RSIM.

20. Kepala Unit Radiologi

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin unit Radiologi.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan radiologi secaraprofessional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagianradiologi. c. Merencanakan kebutuhan tenaga.

d. Merencanakan kebutuhan-kebutuhan yang berhubungan denganlayanan radiologi.

e. Memberikan layanan radiologi baik kepada pasien rawat inapmaupun rawat jalan.

g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian radiologi di RSIM. 21. Kepala Unit Ambulance

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi kewenangan menjalankan fungsi koordinasi dengan supir ambulance di RSIM.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan bidang keamanan dan ketertiban.

b. Menerima surat-surat dari luar dan menyampaikan kepada ka.sie personalia

c. Menerima laporan dari anggota unit satpam. d. Menjaga keamanan dan ketertiban Rumah Sakit. e. Membantu perawat mengangkat pasien

f. Menertibkan pegawai yang melanggar peraturan Rumah sakit dan melaporkannya kepada Ka.Sie Personalia untuk ditindaklanjut.

g. Mengatur perparkiran Rumah Sakit.

h. Mencatat dan melaporkan pegawai yang keluar RS pada jam kerja. i. Bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban RSIM

22. Kepala Unit Gudang

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratanuntuk diberi kewenangan menjalankan tugas dan pengawasan gudangdi RSIM. Tugas:

a. Setiap 1 x dalam seminggu melaporkan stok barang kepadaka.sie rumah tangga.

b. Membuat permintaan barang yang akan dibeli sesuai dengankebutuhan. c. Mencatat pemasukan dan pengeluaran barang dari gudang.

d. Bertanggung jawab atas Barang-barang yang ada di gudang dandiruang ATK RSIM.

23. Kepala Unit Kamar Bersalin

Pengertian: Bidan yang mampu bertanggung jawab sepenuhnya terhadap segala sesuatu mengenai ruang bersalin.

Tugas:

a. Pengendalian dan pengawasan mutu pelayanan keperawatan diKamar bersalin.

b. Melaporkan kondisi pasien yang berada di kamar bersalinkepada dokter spesialis kebidanan.

c. Perencanaan, pengembangan, pengelolaan, dan pelaksanaanpelayanan keperawatan yang maksimal sesuai dengan SOP yangtelah ditetapkan. d. Penggunaan, pemilihan peralatan medis yang ada di kamarbersalin. e. Menjaga peralatan di kamar bersalin dengan baik dan selaludalam

keadaan siap pakai.

f. Melaporkan ke bagian maintenance jika ada kerusakanperalatan.

g. Pengembangan dan penyempurnaan SOP dan kebijakan yangberlaku dikamar bersalin.

h. Pembinaan bidan di Kamar bersalin.

i. Menyediakan dan memastikan ketersediaan obat-obatan dikamar bersalin sesuai dengan SOP.

k. Merawat dan melaporkan keadaan neonatus kepada dokterspesialis anak.

l. Administrasi dan pelaporan.

m. Bertanggung jawab atas Berjalannya pelayanan dan asuhankeperawatan di kamar bersalin sesuai dengan SOP yang telahditetapkan.

24. Kepala Unit Medical Record

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin unit Medical Record.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan bagian medical record secara professional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagian Medical Record.

c. Merencanakan kebutuhan tenaga.

d. Merencanakan kebutuhan-kebutuhan ATK yang berhubungan dengan medicalrecord.

e. Pencatatan jumlah pasien rawat inap maupun rawat jalan.

f. Bertanggung jawab atas pelaporan RS kepada Dinas Kesehatan Kota. g. Menjaga dan memastikan kerahasiaan catatan medis pasien.

h. Pembinaan anggota.

i. Administrasi dan pelaporan indikator RS.

j. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian medical record di RSIM 25. Kepala Unit Ruang Rawat Inap

Pengertian: Perawat yang mampu bertanggung jawab sepenuhnyaterhadap segala sesuatu mengenai ruang rawat inap.

Tugas:

a. Pengendalian dan pengawasan mutu pelayanan keperawatan diruang rawat inap.

b. Perencanaan, pengembangan, pengelolaan, dan pelaksanaanpelayanan keperawatan yang maksimal sesuai dengan SOP yangtelah ditetapkan. c. Penggunaan, pemilihan peralatan medis yang ada di ruang rawat inap. d. Menjaga peralatan di ruang rawat inap dengan baik dan selaludalam

keadaan siap pakai.

e. Melaporkan ke bagian maintenance jika ada kerusakan peralatan.

f. Pengembangan dan penyempurnaan SOP dan kebijakan yangberlaku di ruang rawat inap.

g. Pembinaan perawat di ruang rawat inap.

h. Menyediakan dan memastikan ketersediaan obat-obatan diruang rawat inap sesuai dengan SOP.

i. Membuat daftar dinas perawat di ruang rawat inap.

j. Melaporkan kepada personalia jika dijumpai perawat yang tidakmelaksanakan tugas sesuai SOP.

k. Administrasi dan pelaporan.

l. Bertanggung jawab atas berjalannya pelayanan dan asuhan keperawatan di ruang rawat inap sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan.

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untukmemimpin unit Hemodialisa.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan bagian hemodialisasecara professional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagianhemodialisa. c. Merencanakan kebutuhan tenaga.

d. Merencanakan kebutuhan-kebutuhan yang berhubungan dengan layanan hemodialisa.

e. Memastikan alat/mesin hemodialisa dalam keadaan siap pakai.

f. Memberikan layanan hemodialisa kepada pasien rawat inap maupun rawat jalan.

g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian hemodialisa diRSIM. 27. Kepala Unit Kamar Obat / Farmasi

Pengertian: Seorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk memimpin unit Gizi.

Tugas:

a. Mengelola dan mengembangkan pelayanan bagian kamar obat secara professional, Islami dan bermutu tinggi.

b. Merencanakan dan menyusun kebijaksanaan SOP bagian kamar obat c. Merencanakan kebutuhan tenaga.

e. Mengawasi dan mencatat pemasukan dan pengeluaran obat dari kamar obat.

f. Mencatat obat-obatan yang digunakan pegawai yang rawat inap maupun rawat jalan.

g. Administrasi dan pelaporan.

h. Bertanggung jawab atas berjalannya bagian kamar obat di RSIM. 28. Kepala Unit Sandang

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi kewenangan menjalankan tugas dan pengawasan sandang di RSIM. Tugas:

a. Menjaga inventarisasi sandang RSIM.

b. Membuat daftar kebutuhan sandang yang dibutuhkan. c. Mengawasan pemakaian sandang di RSIM.

d. Menjamin dan mengawasi penggunaan linen pasien dan menjamin selalu dalam keadaan bersih.

e. Mengawasi bagian pencucian linen.

f. Menjamin ketersediaan linen pasien di RSIM.

g. Bertanggung jawab atas Pengawasan penggunaan barang sandang RSIM

29. Kepala unit Operator

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratanuntuk diberi kewenangan menjalankan tugas dan pengawasanoperator di RSIM. Tugas:

b. Menghubungi dokter atau instansi terkait melalui telepon.

c. Menerima telepon dari luar dan mengalihkan kepada ruangan yang dihubungi.

d. Pencatatan dan pelaporan pemakainan telepon diluar dari kepentingan Rumah Sakit.

e. Pembinaan anggota operator.

f. Bertanggung jawab atas penggunaan telepon RSIM. 30. Kepala Unit Cleaning Service

Pengertian: Seseorang yang memiliki dan memenuhi persyaratan untuk diberi kewenangan menjalankan fungsi koordinasi dengan anggota kebersihannya sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman di RSIM.

Tugas:

a. Penyelesaian pekerjaan bidang kebersihan seluruh ruangan di RSIM. b. Mengkoordinasikan petugas kebersihan dalam pelaksanaan tugasnya. c. Menyapu, mengepel lantai seluruh ruangan RSIM.

d. Mengelap seluruh kaca yang ada di RSIM.

e. Selalu menjaga dan mengontrol kebersihan di lingkungan RSIM. f. Mengangkat dan membuang sampah ditempat yan telah ditentukan. g. Membantu perawat dalam hal mengangkat pasien.

h. Mengecek dan mengantar oksigen ke ruangan yang membutuhkan. i. Membuat daftar dinas petugas kebersihan.

j. Melaporkan kepada personalia jika dijumpai petugas kebersihan yang tidak menjalankan tugas sesuai dengan yang ditetapkan.

k. Bertanggung Jawab atas kebersihan di RSIM.

4.1.2 Analisis Deskriptif

Analisis deskriptif dalam penelitian ini akan mendeskripsikan data karakteristik responden berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama bekerja dan bagian/departemen. Analisis deskriptif adalah statistik yangdigunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul.

4.1.2.1 Deskripsi Karakteristik Responden

Dari kuesioner yang disebarkan, diperoleh gambaran umum mengenai karakteristik responden. Karakteristik responden dapat dilihat pada tabel-tabel

Dokumen terkait