• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1. Deskripsi Obyek Penelitian

4.1.4. Struktur Organisasi PT. Bursa Efek Indonesia (BEI)

Dalam menjalankan kegiatan usaha, Bursa efek Indonesia tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dibidang pasar modal. Pembinaan dan pengawasan terhadap Bursa Efek Indonesia dilakukan oleh Badan Pelaksana Pasar Modal (BAPEPAM). Kekuasaan tertinggi di PT. Bursa Efek Indonesia sesuai anggaran dasar perusahaan terletak pada Rapat Umum Pemegang Saham. Dalam struktur organisasi PT. Bursa Efek Indonesia juga terdapat Dewan Komisaris, yang bertugas dan berfungsi melakukan pengawasan terhadap kelancaran jalannya perseroan.

PT. Bursa Efek Indonesia mempunyai direksi sebanyak 4 orang yaitu satu orang Direktur yang membawahi beberapa divisi operasional. Dalam menjalankan tugasnya Direktur Utama dibantu oleh tiga komite yang terdiri dari Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek, Komite Pencatatan dan Komite Disiplin Anggota Bursa.

4.1.5. Gambaran Umum Perusahaan 4.1.5.1. PT. Bank Mandiri (persero)

PT. Bank Mandiri (persero) Tbk didirikan pada tanggal 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank milik Pemerintah yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia dan Bank Pembangunan Indonesia, digabungkan ke dalam Bank Mandiri. Keempat Bank tersebut telah turut

membentuk riwayat perkembangan perbankan di Indonesia dimana sejarahnya berawal pada lebih dari 140 tahun yang lalu.

4.1.5.2. PT. Bank Rakyat Indonesia (persero)

PT. Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk didirikan pada tanggal 16 Desember 1895 dan merupakan salah satu bank terbesar dan tertua di Indonesia. Sebagai bank pemerintah, BRI banyak berperan sebagai ujung tombak Pemerintah dalam pembangunan perekonomian nasional. Pemerintah kemudian mengubah nama BRI menjadi Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) pada 1960. Berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968, Pemerintah menetapkan kembali nama Bank Rakyat Indonesia sebagai bank umum, kemudian berdasarkan Undang-undang Perbankan No. 7 tahun 1992, BRI berubah nama dan status badan hukumnya menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) dan fokus pada bisnis di segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

4.1.5.3. PT. Bank Central Asia

PT. Bank Central Asia Tbk didirikan pada tahun 1955 dan mulai beroperasi pada tanggal 21 Februari 1957 dan berkantor pusat di Jakarta. Pada tahun 1980an, BCA mengembangkan berbagai produk dan layanan maupun penerapan teknologi informasi, seperti menerapkan on line system untuk jaringan kantor cabang dan meluncurkan Tabungan Hari Depan (Tahapan) BCA. Tahun 2000 keatas BCA memperkuat dan

mengembangkan produk dan layanan, terutama perbankan elektronik serta menyelesaikan pembangunan mirroring IT system guna memperkuat kelangsungan usaha dan meminimalisasi risiko operasional.

4.1.5.4. PT. Bank Negara Indonesia (persero)

PT. Bank Negara Indonesia (persero) Tbk didirikan pada tahun 1946 dan merupakan bank pertama yang dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah Indonesia. Pada awalnya BNI berfungsi sebagai bank sentral Republik Indonesia yang baru merdeka sebelum menjadi bank komersial di tahun 1955. Setelah hampir 65 tahun melayani negeri, BNI saat ini terus melangkah dengan mengutamakan praktik perbankan yang sehat untuk memastikan pertumbuhan pada masa mendatang serta peningkatan nilai bagi pemegang saham, nasabah dan pemangku kepentingan lainnya.

4.1.5.5. PT. Bank CIMB Niaga

PT. Bank CIMB Niaga Tbk didirikan pada tanggal 26 September 1955 dengan nama Bank Niaga. Pada dekade awal berdirinya, fokus utama adalah pada membangun nilai-nilai inti dan profesionalisme di bidang perbankan. Pada bulan Mei 2008 Bank Niaga melakukan merger dengan CIMB group dan berubah nama menjadi Bank CIMB Niaga dan pada tanggal 1 November 2008 LippoBank secara resmi bergabung ke dalam Bank CIMB Niaga dan diikuti dengan pengenalan logo baru kepada masyarakat luas. Bank CIMB Niaga menawarkan nasabahnya layanan

perbankan yang komprehensif di Indonesia dengan menggabungkan kekuatan di bidang perbankan ritel, UKM, dan korporat dan juga layanan transaksi pembayaran.

4.1.5.6. PT. Bank Pan Indonesia

PT. Bank Pan Indonesia Tbk didirikan tahun 1971 dan menjadi bank pertama yang menjadi perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta pada tahun 1982. Agar tetap kompetitif, Bank Pan Indonesia menerapkan pendekatan yang progresif terhadap bisnis. Kekuatan permodalan dan strategi pertumbuhan PaninBank diperkokoh pada 1999 melalui Technical Assistance Agreement dengan ANZ Banking Group (ANZ) yang mengambil alih 30% saham Bank pada waktunya. Kemitraan ini memperkuat fokus untuk melakukan ekspansi menjadi bank nasional di pasar komersial dan konsumer.

4.1.5.7. PT. Bank Internasional Indonesia

PT. Bank Internasional Indonesia Tbk didirikan 15 Mei 1959. Setelah mendapatkan ijin sebagai bank devisa di tahun 1988, BII mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang Bursa Efek Indonesia atau BEI) pada tahun 1989. Dejak menjadi perusahaan publik, BII telah tumbuh sebagai salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. BII bergerak di bidang perbankan, Konsumer UKM & Komersial dan Korporasi.

4.1.5.8. PT. Bank Permata

PT. Bank Permata Tbk dibentuk pada tahun 2002 sebagai hasil merger lima bank di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yaitu PT Bank Bali Tbk, PT Bank Universal Tbk, PT Bank Prima Express, PT bank Artamedia dan PT Bank Patriot. Pada tahun 2004, PT Astra International Tbk dan Standard Chartered Bank mengambil alih Permata Bank dan melakukan perombakan organisasi secara menyeluruh. Permata Bank membangun reputasi atas dasar pelayanan prima dan produk keuangan yang inovatif, kenyamanan dan keamanan bagi nasabah didukung oleh sistem teknologi informasi dan pengelolaan risiko yang canggih serta sumber daya manusia dan kepemimpinan yang unggul.

4.1.5.9. PT. Bank OCBC NISP

PT. Bank OCBC NISP Tbk (sebelumnya dikenal sebagai Bank NISP, selanjutnya disebut Bank OCBC NISP) merupakan bank keempat tertua di Indonesia dan didirikan pada tanggal 4 April 1941 di Bandung dengan nama NV Nederlandsch Indische Spaar En Deposito Bank. Bank OCBC NISP melayani segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan menjadi bank umum pada tahun 1967, bank devisa pada tahun 1990.

4.1.5.10. PT. Bank Artha Graha Internasional

PT. Bank Artha Graha Internasional Tbk didirikan berdasarkan Akta No. 12 tanggal 7 September 1973 dengan nama PT. Inter-Pacific Financial Corporation. Bank Artha Graha Internasional melakukan kegiatan sebagai bank pada umumnya yaitu menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan, meliputi giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya, dan lain sebagainya.

4.1.5.11. PT. Bank Victoria International

PT. Bank Victoria International Tbk didirikan sejak tahun 1992 dan memulai kegiatan operasionalnya sebagai bank umum sejak 5 Oktober 1994. Bank Victoria terus mengukuhkan eksistensi sebagai bank retail dalam persaingan di dunia perbankan nasional. Dengan fokus pada segmen ritel, Bank Victoria berusaha memenuhi kebutuhan nasabah dengan pemberian kredit konsumsi dalam bentuk Victoria KKB (Kredit Kendaraan Bermotor), Victoria KMG (Kredit Multi Guna), Victoria KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan Victoria KPS (Kredit Pemilikan Strata). Selain itu juga aktif menyalurkan kredit ke dunia usaha baik berupa kredit korporasi maupun komersial melalui kredit UMKM antara lain Victoria KI (Kredit Investasi), Victoria PRK (Pinjaman Rekening Koran).

4.1.5.12. PT. Bank Mayapada Internasional

PT. Bank Mayapada Internasional Tbk didirikan pada tanggal 10 Januari 1990. Bank Mayapada fokus dalam melayani debitur dengan skala menengah kebawah (Small Medium Enterprise/SME) yaitu dengan mengembangkan Mayapada Mitra Usaha (MMU) sebuah segmen bisnis yang dirancang khusus untuk debitur-debitur SME.

4.1.5.13. PT. Bank Windu Kentjana International

PT. Bank Windu Kentjana International Tbk merupakan bank hasil penggabungan (merger) antara PT Bank Multicor Tbk dan PT Bank Windu Kentjana (BWK). Sesuai Akta No. 172 tanggal 28 November 2007, Bank Windu Kentjana International Tbk resmi lahir pada tanggal 8 Januari 2008. Bank Windu fokus dalam peningkatan penyaluran kredit, khususnya pada sektor UMKM dan konsumsi.

4.1.5.14. PT. Bank Bumi Arta

PT. Bank Bumi Arta Tbk didirikan pada tanggal 3 Maret 1967. Bank Bumi Arta ditingkatkan statusnya menjadi bank devisa pada tanggal 20 Agustus 1991 dengan persetujuan dari Bank Indonesia. Bank Bumi Arta memberikan pelayanan yang sama yang dilakukan pada bank-bank pada umumnya.

4.1.5.15. PT. Bank Himpunan Saudara 1906

PT. Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk didirikan pada tahun 1906 dengan nama Vereeniging Himpoenan Soedara oleh para saudagar batik dan kulit di Bandung dan sekitarnya, dengan tujuan utama untuk menyalurkan usaha jasa keuangan secara simpan pinjam. Pada bulan April 1992 PT Bank Tabungan Himpunan Saudara (HS) 1906 berubah menjadi PT. Bank HS 1906.

4.1.5.16. PT. Bank Capital Indonesia

PT. Bank Capital Indonesia Tbk didirikan tanggal 20 April 1989 dengan nama PT Bank Credit Lyonnais Indonesia yang merupakan bank campuran antara Credit Lyonnais SA, Perancis, salah satu bank terbesar di Perancis dengan PT Bank Internasional Indonesia Tbk, Jakarta, salah satu bank terbesar di Indonesia.

4.1.5.17. PT. Bank Swadesi

PT. Bank Swadesi Tbk didirikan tahun 1968 dengan nama Bank Pasar Swadesi. Pada tahun 1989, Bank Swadesi berubah status menjadi bank umum dan dalam upaya memenuhi kebutuhan dan perkembangan transaksi nasabah maka Bank Swadesi meningkatkan statusnya menjadi bank devisa pada tahun 1994.

Dokumen terkait