• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VII – KESIMPULAN DAN SARAN

Bagan 2.1 Struktur Organisasi PT.Insatama

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 56

2.3 Studi Pembanding

Untuk mendapatkan referensi mengenai bangunan kantor, dan untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dari kantor PT. Insastama, maka dilakukan observasi terhadap kantor lainnya yang dijadikan acuan untuk meningkatkan konsep desain. Berikut ini adalah hasil analisa dari perbandingan tersebut :

Tabel 2.12: Studi Pembanding pada beberapa kantor

Pembanding Kantor PT. Insastama Kantor PT. Wahana

Sentra Niaga Kantor Conclave

Logo Perusahaan

Alamat

Lokasi Jl Raden Saleh 7-7 A, Surabaya, Jawa Timur

Jl. Sentong Asri Blok A No.1, Tandes, Surabaya.

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 57

Eksterior Eksterior kantor PT. Insastama masih perlu untuk diredesain. Warna pada bangunan yang berwarna putih tersebut perlu di cat ulang karena terkena sinar matahari sudah cukup lama. Dapat dilihat bahwa bentuk eksterior kantor tersebut perlu untuk di redesain, agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen. mendominasi pada bagian eksterior ini, sehingga tampak segar dan eye catching. Tampilan eksterior tersebut sangat memvisualkan corporate gedung dengan finishing semen ekspose sangat memberi ciri khas bahwa bangunan tersebut milik Conclave.

Interior : Resepsionis

Resepsionis kantor PT.Insastama masih perlu diredesain. Pada area masuk kantor tersebut hanya menyediakan sebuah meja ber bentuk L dan 2 buah kursi untuk konsumen yang datang.

Terdapat ruang tunggu yang berada disebelah area meja tersebut. dinding dominan putih.

Untuk pemilihan warna pada meja resepsionis yaitu perpaduan coklat tua dan coklat muda. Pemilihan bentuk sofa simple berwarna abu-abu.

Area lobby kantor di dominasi dengan suasana hangat yang berasal dari dinding dengan semen ekspose.

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern hanya dominan berwarna putih, tanpa sedikitpun ornamen ataupun pajangan. Sangat terasa monoton dan membosan kan, sehingga perlu untuk di redesain. Penataan meja juga perlu untuk di kesan fresh. Penataan ruangan tidak terlalu padat dan lebih tertata rapi.

Banyak bukaan jendela besar di dalam ruanganstaff.

Pada ruang staff kantor Conclave memilih penataan meja yang sejajar dengan sistem ruang open space. Pencahayaan kuning memberikan kesan hangat pada ruangan. lemari untuk menimpan berkas, terdapat meja makan dan juga mesin fotokopi. Penataannya masih dapat ditingkatkan.

Dalam satu ruangan semua kegiatan dicampur jadi satu tanpa adanya space ruang. Sehingga jika ada konsumen yang bertemu direktur, akan merasa kurang nyaman dengan adanya meja makan dan mesin fotokopi yang berada dekat pintu masuk furniture. Penataannya juga cukup baik dan ergonomis.

Pemilihan warna dominan cream dan untuk lantai diberi karpet berwarna biru keabu-abuan. Kekurangan nya adalah lantai dengan karpet akan lebih mudah kotor dan pembersihannya lebih sulit jika dibanding kan dengan penggunaan lantai keramik.

Pada ruangan kantor direktur Conclave sangat luas dan nyaman.

Pencahayaan warm white memberikan kesan nyaman.

Didalam ruang tersebut dilengkapi dengan sofa yang berfungsi untuk santai atau melakukan pertemuan dengan klien.

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 59

Interior R. Meeting

Untuk ruang meeting kantor cukup luas, nyaman dan ergonomis, namun penataannya perlu ditingkatkan kembali

Ruang meeting PT.

Wahana Sentra Niaga memiliki kesan modern, ergonomis dan cukup nyaman.

Ruang meeting pada kantor Conclave mengguna kan dinding material bata ekspose, dan juga menggunakan sistem plafon eskpose. depan kantor. Peletakan nya kurang tepat karena mengganggu konsumen yang akan datang.

Pemanfaatan gudang kurang maksimal, sehingga banyak space yang kosong. Sehingga perlu untuk di redesain agar dapat meningkatkan efisiensi ruang kantor. seluruh ruangan, kecuali area kamar mandi. kan pencahayaan alami pada siang hari dan pada malam hari mengguna kan pencahayaan buatan

Penggunaan cahaya alami pada siang hari karena terdapat banyak bukaan pada ruang staff.

Ruang direktur, pada siang hari menggunakan cahaya buatan, karena tidak ada jendela.

Penggunaan cahaya alami pada siang hari, hanya beberapa ruangan saja yang menggunakan pencahayaan buatan..

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 60

( Halaman ini sengaja dikosongkan )

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 61

BAB III

METODOLOGI DESAIN

Untuk mendapatkan desain dengan hasil yang baik diperlukan metode desain yang tepat dan berurutan. Hal ini berguna memberikan kemudahan dalam pembuktian kebenaran, analisa, dan perbaikan kesalahan dan juga berguna bagi pengembangan selanjutnya.

3.1 Diagram Metode Desain

Pengumpulan Data

Analisis Data

Bagan 3.1 : Diagram Metode Desain Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Observasi Wawancara

Kuisoner

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan Konsep Industrial Modern

Permasalahan :

Identifikasi Masalah, Rumusan Masalah, Batasan Masalah Tujuan dan Manfaat

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 62

3.2 Objek Penelitian

Objek dari penelitian ini adalah kantor cabang PT. Insastama yang berada di Surabaya. Lokasi objek berada di Jl Raden Saleh 7-7 A, Surabaya, Jawa Timur,

3.3 Tahap Pengumpulan Data

Tahap pengumpulan dan pengolahan data ini dilakukan untuk memperoleh bahan laporan sesuai dengan tujuan laporan yang telah ditetapkan. Dalam tahap ini data yang dikumpulkan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

3.3.1 Data Primer

Data primer merupakan data yang didapatkan secara langsung, seperti observasi pada objek ataupun melalui interaksi penulis dengan pihak yang bersangkutan, baik berupa wawancara atau melalui kuisioner. Data ini dibutuhkan agar kita dapat mengerti kondisi lingkungan, isu dan permasalahan yang terdapat pada objek yang sedang diteliti.

1. Observasi

Observasi merupakan teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan langsung untuk memperoleh data yang berkaitan dengan objek desain. Metode obeservasi dilakukan di awal penelitian.Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan penulis dalam laporan ini, penulis mengamati segala sesuatu yang berhubungan dengan kantor.

Observasi berupa pencatatan, peninjauan dan pengamatan terhadap bentuk, material dan interior kantor. Juga mengamati bagaimana serangkaian perilaku dan suasana yang berkenaan dengan kegiatan di kantor. Objek penelitian adalah Kantor PT. Insastama yang terletak di Jl Raden Saleh 7-7 A, Surabaya, Jawa Timur.

2. Wawancara ( Interview )

Wawancara adalah bentuk komunikasi antara dua orang, melibatkan seseorang yang ingin memperoleh informasi dari seseorang dengan mengajukan pertanyaan- pertanyaan berdasarkan tujuan tertentu (Mulyana, 2001).

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 63 Interview atau wawancara yang digunakan oleh penulis dalam laporan ini adalah wawancara terbuka (Opended interview). Wawancara ini dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi yang tidak diperoleh lewat observasi dan mengakuratkan hasil observasi dengan hasil wawancara dengan pihak yang bersangkutan. Melalui wawancara penulis bisa mendapatkan informasi yang intensif sehubungan dengan struktur organisasi kantor serta bagaimana standarisasi kantor yang baik dan benar. Pihak yang menjadi narasumber antara lain yaitu para staff kantor PT. Insastama.

Narasumber : Ibu Sugiowati

Jabatan : Manager Operasional PT. Insastama Tanggal : 18 September 2014

Pukuk : 06.30 WIB

Lokasi : Jl Raden Saleh 7-7 A, Surabaya, Jawa Timur.

Berikut merupakan protokol wawancara terhadap Ibu Sugiowati :

Tabel 3.1 : Tabel Protokol Wawancara dengan Ibu Sugiowati Fokus

Penelitian Perkembangan pada Kantor PT. Insastama Pertanyaan 1. Berapakah jumlah staff di kantor PT. Insastama ?

2. Bagaimana job decription masing-masing staff tersebut?

3. Bagaimana aktivitas dan sistem kerja kantor PT. Insastama ? 4. Fasilitas apa saja yang ada dan disediakan oleh kantor PT.

7. Permasalahan apa yang sering dialami oleh konsumen ataupun staff kantor ?

8. Apa harapan dan keinginan untuk kantor di masa mendatang ? 9. Apakah anda setuju apabila kantor PT. Insastama di desain dengan

konsep modern industrial ?

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 64

3. Kuisioner

Kuisioner dilakukan secara langsung kepada 75 responden, dengan target umur < 25 tahun yang merupakan pegawai negeri ataupun badan swasta.

Kuisioner digunakan untuk mengerti bagaimana opini atau pendapat responden mengenai interior bangunan serta pelayanan suatu kantor. Kuisioner berupa susunan pertanyaan tertulis yang diberikan kepada responden untuk dijawab.

Responden menjawab kuisioner dengan jawaban sebenarnya tanpa ada setting kondisi terlebih dahulu. Dibawah ini adalah penjelasan mengenai pertanyaan penelitian yang diajukan kepada responden dalam bentuk kuisioner:

- Jenis Kelamin

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui presentase segmen pria dan wanita yang diwakili oleh responden yang mengisi kuisioner.

- Umur

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui presentase segmen umur calon konsumen yang diwakili oleh responden yang telah mengisi kuisioner

Tabel 3.2 : Tabel Umur Responden

Umur Jumlah

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui presentase jenis pekerjaan calon konsumen yang berdampak pada klasifikasi segmen kantor.

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 65 Tabel 3.3 : Tabel Pekerjaan Responden

Pekerjaan Responden Jumlah

Pegawai Negeri 12

Pegawai Swasta 63

Jumlah 75

Tabel 3.4 : Tabel Konten Kuisioner pada Responden

Fokus

Penelitian Pandangan responden terhadap desain pada Kantor PT. Insastama Pertanyaan 1. Berapakah jumlah staff di kantor PT. Insastama ?

2. Bagaimana job decription masing-masing staff tersebut?

3. Bagaimana aktivitas dan sistem kerja kantor PT. Insastama ? 4. Fasilitas apa saja yang ada dan disediakan oleh kantor PT.

Insastama ?

5. Konsumen seperti apa saja, yang mengunjungi kantor PT.

Insastama ?

6. Pelayanan apa saja yang diberikan kantor PT. Insastama terhadap konsumen ?

7. Permasalahan apa yang sering dialami oleh konsumen ataupun staff kantor ?

8. Apa harapan dan keinginan untuk kantor di masa mendatang ? 9. Apakah anda setuju apabila kantor PT. Insastama di desain

dengan konsep modern industrial ?

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015 Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 66

3.3.2 Data Sekunder

Data ini diperoleh dari buku, literatur, jurnal, internet, dll yang tidak langsung berhubungan dengan pihak yang menjadi objek desain. Data sekunder didapatkan dari pihak yang tidak berkaitan langsung dan data ini diperlukan untuk menganalisa serta mendukung data primer yang ada.

Data sekunder yang penulis pilih berupa studi literatur atau kajian pustaka, yang merupakan teknik mengumpulkan data teoritis sebagai dasar pemecahan masalah dalam pembahasan. Cara yang dilakukan untuk memperoleh data tersebut adalah dengan mempelajari, meneliti dan menelaah berbagai bahan bacaan (literature). Pencarian data penulis didapat melalui jurnal-jurnal serta contoh-contoh laporan pada website serta buku. Studi literatur, dapat mengantarkan adanya pemecahan permasalahan pada interior kantor terhadap konsumen serta staff kantor. Penulis dapat mencari atau menggali informasi atau pengetahuan yang berhubungan dengan laporan ini.

3.4 Tahap Analisa Data

Setelah semua data penelitian didapatkan, selanjutnya adalah tahapan analisa data. Tahap ini dilakukan untuk mendapatkan hasil dari penelitian ini dengan menganalisa semua data yang telah didapatkan dari tahap pengumpulan data. Setelah data dianalisa, nantinya akan didapatkan hasil dari penelitian ini yakni berupa konsep desain yang sesuai dengan Kantor PT. Insastama berdasarkan penelitian yang telah dilakukan.

3.4.1 Analisa Hasil Observasi

Hasil dari observasi penulis, akan di analisa lebih lanjut mengenai bagaimana kelebihan dan kekurangan dari kantor PT. Insastama.Dari hasil observasi, penulis dapat mengetahui karakteristik dan segmen dari kantor PT.

Insastama. Data observasi yang akan di analisa, diantaranya : - Denah Eksisting dan Bentuk bangunan ( eksterior dan interior ) - Karakteristik pengunjung dan staff kantor

- Kebutuhan fasilitas ruang kantor

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 67 3.4.2 Analisa Hasil Wawancara

Dari wawancara yang didapat penulis dengan narasumber, akan dilakukan analisa pada fokus penelitian bagaimana perkembangan kantor PT. Insastama

3.4.3 Analisa Hasil Kuisioner

Setelah mendapatkan semua data hasil kuisioner, maka data tersebut akan diolah dan di hitung berapa jumlah persentase yang di dapatkan. Untuk menghitung persentase jawaban yang di dapatkan dari responden, penulis menggunakan hitungan berdasarkan rumus dari Hartono dalam Azizi (2002 : 37-38) yaitu sebagai berikut :

P = Persentase

F = Frekuensi Jawaban Responden N = Jumlah responden

Dari rumus diatas, N merupakan jumlah responden yang berjumlah 75orang.

Terdapat 6 pertanyaan mengenai identitas responden dan 11 pertanyaan mengenai pendapat responden mengenai konsep yang akan diterapkan pada kantor PT.

Insastama.

F x 100%

P = N

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 68

( Halaman ini sengaja dikosongkan )

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 69

BAB 4

DATA DAN ANALISA

Setelah proses pengambilan data-data dari objek desain dilakukan, dalam proses mendesain sebuah interior bangunan diperlukan tahapan selanjutnya yaitu proses analisa data. Hasil analisa data tersebut akan dijadikan acuan dalam menyelesaikan masalah yang ada dan menentukan solusi.

4.1 Data

Pengumpulan data non fisik dibagi dalam dua tahapan, yaitu pengamatan terhadap kondisi objek desain, pembagian kuisioner kepada pengunjung, dan pembagian kuisioner kepada masyarakat umum. Berikut adalah tabel mengenai variabel permasalahan beserta metode dan data yang diterapkan :

Tabel 4.1: Tabel Variabel Permasalahan beserta metode dan data yang diterapkan

No Permasalahan Metode Penelitian

Observasi Interview Kuisioner 1. Corporate Image PT. 2. Struktur organisasi PT.

Insastama, hal ini 3. Denah eksisting seluruh

ruangan pada kantor,

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 71 4.2 Analisa Data

4.2.1 Data Eksisting

Sesuai dengan keinginan dam harapan pemilik perusahaan, PT. Insastama ingin mengembangkan perusahaan dengan membuka kantor pemasaran di kota Jakarta. Jakarta merupakan pilihan yang tepat sebagai lokasi yang sangat strategis bagi PT. Insastam, karena Jakrta sebagai Central Business District, menjadikan Jakarta sebagai pusat bisnis, politik, dan kebudayaan. Jakarta merupakan tempat berdirinya kantor-kantor pusat BUMN, perusahaan swasta, dan perusahaan asing.

Berikut denah lokasi kantor baru PT. Insastama di Jakarta :

Gambar 4.1 : Denah Lokasi Baru Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Letak kantor tersebut sangat strategis, dekat dengan pusat kota, hotel, perkantoran, stasiun, dan lainnya. Hal ini sangat menguntungkan bagi perusahaan.

Lokasi yang strategis akan membuat masyarakat mengetahui letak kantor. Hal ini dapat meningkatkan daya tarik konsumen serta jumlah kunjungan. Selain itu dapat meningkatkan omset penjualan produk PT. Insastama

Gambar 4.2 : Foto Lokasi Eksisting Baru Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 72

4.2.2 Data Observasi

A. Bentuk Bangunan pada kantor PT.Insastama

-

Gambar 4.3 : Bentuk Fasad Bangunan Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Gambar diatas adalah tampak eksterior bangunan kantor PT.Insastama.

Kantor ini terdiri 4 lantai, dimana pada area depan bangunan digunakan untuk area parkir. Karena terkena sinar matahari sudah cukup lama, warna pada bangunan tersebut perlu untuk di cat ulang. Dapat dilihat bahwa bentuk luar bangunan kantor tersebut perlu untuk di redesain, agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen.

B. Desain Interior pada kantor PT.Insastama

Gambar 4.4 : Area Resepsionis Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 73 Pada gambar 4.4 kantor PT.Insastama tidak memiliki area resepsionis seperti pada umumnya. Pada area masuk kantor tersebut hanya menyediakan sebuah meja berbentuk L dan 2 buah kursi untuk konsumen yang datang. Terdapat ruang tunggu yang berada disebelah area meja tersebut.

Gambar 4.5 : Ruang Staff Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Pada gambar 4.5 merupakan ruang staff pada kantor PT.Insastama. Jika dibandingkan antara luas ruang dengan banyaknya staff serta furniture yang berada dalam ruang tersebut, dirasa perlu ditata kembali agar lebih ergonomis.

Penataan jarak antar meja juga dirasa belum ergonomis, sehingga ruang terasa padat dan kurang luas.

Gambar 4.6 : Ruang Direktur Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Pada gambar 4.6 adalah ruang direktur PT. Insastama. Pada ruangan kantor direktur tersebut selain meja kerja dan lemari untuk menimpan berkas, terdapat meja makan dan juga mesin fotokopi. Area makan khusus untuk direktur

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 74

dilengkapi dengan kulkas dan dining set. Mengenai penataan layout ruang kurang baik dan ergonomis. Dalam satu ruangan semua kegiatan dicampur jadi satu tanpa adanya space ruang. Sehingga jika ada konsumen yang bertemu direktur, akan merasa kurang nyaman dengan adanya meja makan dan mesin fotokopi yang berada dekat pintu masuk tersebut.

Gambar 4.7 : Interior Ruang Meeting Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

Untuk ruang meeting kantor cukup luas dan ergonomis, namun penataannya perlu ditingkatkan kembali agar lebih rapi. Dapat dilihat bahwa terdapat kursi berjumlah 12 dan meja berbentuk oval. Dalam ruang tersebut juga terdapat 2 meja, satu untuk moderator, dan satu lagi untuk tempat meletakkan dispenser, serta terdapat sebuah storage untuk meletakkan alat-alat kantor yang dibutuhkan pada saat meeting.

C. Karakteristik pengunjung dan staff kantor

- Target : - Perusahaan-perusahaan kecil hingga besar ( CV, PT, dsb ) - Perusahaan baik negeri ataupun swasta

- Digunakan untuk proyek pembangunan nasional ( konstruksi bangunan, konstruksi jembatan, dll )

- Digunakan untuk proyek otomotif dan teknis mesin - Usia : Dewasa

- Gender : Pria dan Wanita

- Strata sosial : Universal segala kelas. Melayani konsumen baik pada strata menengah ke atasa ataupun menengah kebawah

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 75 D. Analisa Aktifitas

Tabel 4.2: Tabel Aktivitas Umum Staff dan Pimpinan Kantor

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Tabel 4.3: Tabel Aktivitas Umum Pengunjung Kantor

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 76

Tabel 4.4: Tabel Aktivitas Khusus Staff dan Pimpinan Kantor

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

Tabel 4.5 : Tabel Aktivitas Khusus Pengunjung Kantor

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

E. Analisa Kebutuhan Ruang

Setelah mengetahui bagaimana dan apa saja aktivitas yang dilakukan oleh pimpinan, staff ataupun pengunjung, penulis dapat mengetahui kebutuhan ruang serta kebutuhan furniture. Berikut ini adalah data kebutuhan ruang serta kebutuhan furniture yang di perlukan pada konsep desain kantor PT. Insastama.

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 77 Tabel 4.6 : Tabel Kebutuhan Ruang

Desain Interior Kantor PT. Insastama dengan konsep Industrial Modern

| 78

Sumber : Dok. Pribadi Penulis, 2015

F. Analisa Alur dan Sirkulasi

Gambar 4.8 : Area Masuk Kantor PT. Insastama Sumber : Dok. Pribadi Penulis

LAPORAN TUGAS AKHIR INTERIOR - RI 141501 Nikita Bunga Pratiwi - 3412100098

| 79 Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni pada area masuk, hendaknya tidak langsung tersaji area kosong yang merupakan area jika produk datang. Sesuai dengan hasil observasi penulis, banyak alur dan sirkulasi ruangan kantor PT. Insastama yang harus dibenahi. Hendaknya pada area masuk langsung tersaji meja security, meja resepsionis dan ruang tunggu.

Dokumen terkait