• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Banding Proyek Sejenis • Taman Budaya Sumatera Utara •Taman Budaya Sumatera Utara

BAB III ELABORASI TEMA

DAFTAR PUSTAKA

4. Fasilitas Penunjang a.Pengelola

2.4.5. Studi Banding Proyek Sejenis • Taman Budaya Sumatera Utara •Taman Budaya Sumatera Utara

Nama : Taman Budaya Sumatera Utara Lokasi: Medan, Sumatera Utara

Total Luas Tapak: 8.216 m2 Total Luas Bangunan:

Taman Budaya Sumatera Utara atau lebih dikenal dengan sebutan singkat TBSU, secara institusional merupakan instansi pemerintah yang bidang tugasnya berkenaan dengan pembangunan nasional Indonesia dibidang kebudayaan pada tingkat propinsi.

- Pentas terbuka atau Open Stage.

Bangunan pentas terbuka sesuai dengan namanya berada di alam terbuka, terletak pada bagian barat kompleks Taman Budaya Sumatera Utara, tepat di depan Sanggar Teater dengan posisi menghadap jalan Perintis Kemerdekaan.

- Gedung Utama atau Teater Tertutup

Gedung Utama atau Teater Tertutup merupakan Gedung pertunjukan Utama dengan kapasitas 600 orang. Terletak pada jalur tengah areal dan memanjang ke belahan barat. Gedung ini dilengkapi dengan sebuah pentas, perangkat tata lampu dan soundsystem, umumnya menjadi pilihan utama tempat mempergelarkan berbagai cabang seni, seperti teater, tari, musik dan sastra. 11

- Gedung Pameran

Gedung Pameran biasanya digunakan untuk menggelar kegiatan seni rupa, termasuk seni pahat, keramik dan kerajinan.Terletak di bagian tengah areal Taman Budaya Sumatera

Gbr. 13.TBSU

Gbr. 14.Pentas TBSU

Utara, selain selalu digelar pameran karya-karya para seniman Sumatera Utara juga pernah dipamerkan karya seniman-seniman dari jakarta.

Selain gedung-gedung diatas, terdapat juga gedung yang lainnya yaitu : Gedung Sanggar Musik, Gedung Sanggar Tari, Gedung Sanggar Teater, Perpustakaan, dan Musholla

Taman Ismail Marzuki Nama : Taman Ismail Marzuki Lokasi: Jakarta

Total Luas Tapak: ± 9 Ha Total Luas Bangunan:

Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki yang populer disebut Taman Ismail Marzuki (TIM) berlokasi dijalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat, merupakan sebuah pusat sini terletak modern, balai pameran, galeri, gedung arsip, dan bioskop.

Acara-acara seni dan budaya dipertunjukkan secara rutin di pusat kesenian ini, termasuk pementasan drama, tari, wayang, musik, pembacaan puisi, pameran lukisan dan pertunjukan film. Berbagai jenis kesenian tradisional dan kontemporer, baik yang merupakan tradisi asli Indonesia maupun dari luar negeri juga dapat ditemukan di tempat ini. Nama pusat kesenian ini berasal dari nama pencipta lagu terkenal Indonesia,

Gbr. 16. Patung Ismail Marzuki

Fasilitas:

Graha Bhakti Budaya

Graha Bhakti Budaya (GBB) adalah Gedung Pertunjukan yang besar, mempunyai kapasitas 800 kursi, 600 kursi berada di bawah dan 200 kursi di balkon. Panggung GBB berukuran 15m x 10m x 6m. Gedung ini dapat dipergunakan untuk gedung pertunjukan konser musik, teater baik tradisional maupun modern, tari, film, dan dilengkapi dengan tata cahaya, sound sistem akustik, serta pendingin ruangan.

Galeri Cipta II dan Galeri Cipta III

Galeri Cipta II (GC II) adalah ruang pameran yang lebih besar dari Galeri Cipta III (GC III). Kedua ruang tersebut dapat dipergunakan untuk pameran seni lukis, seni patung, diskusi dan seminar, dan pemutaran film pendek. Gedung ini dapat memuat sekitar 80 lukisan dan 20 patung serta dilengkapi dengan pendingin ruangan, tata cahaya khusus, tata suara serta panel yang dapat dipindah-pindahkan.

Teater Kecil/Teater Studio

Merupakan gedung pertunjukan yang dipersiapkan untuk 200 orang. Gedung ini mempunyai banyak fungsi seperti seni pertunjukan teater, musik, pembacaan puisi, seminar,dll. Teater Kecil mempunyai ukuran panggung 10m x 5m x 6m. Gedung ini juga dilengkapi sistem akustik, tata cahaya dan pendingin ruangan.

Teater Halaman (Studio Pertunjukan Seni)

Dipersiapkan untuk pertunjukan seni eksperimen bagi seniman muda teater dan puisi, mempunyai kapasitas penonton yang fleksibel.

Plaza dan Halaman

TIM mempunyai areal parkir yang cukup luas yang merupakan lahan serba guna dan dapat dipergunakan untuk berbagai pertunjukkan kesenian open air.

MIE Center For The Arts, Jepang

Nama : MIE Center For The Arts

Lokasi : Jepang

Total luas tapak : 669.782,60 sq. ft. Total luas bangunan : 233.495,90 sq. ft. Total lantai bangunan : 498.431 sq. ft.

Struktur : Stell Framed Reinforced

Fasilitas MIE Center For The Arts : Mie Prefecture Fine Art Center

a. Grand Auditorium

Grand auditorium memiliki system akustik yang baik sehingga dapat digunakan untuk konser musik klasik, drama, tari bahkan seminar. Pada auditorium ini menggunakan panggung proscenium. Dengan kapasitas 1.903 kursi.

b. Middle Auditorium

Middle Auditorium ini menggunakan panggung gaya proscenium. Jarak antara penonton dengan panggung dekat dimana bermaksud untuk meningkatkan keintiman ruang. Fungsi auditorium ini bervariasi seperti untuk drama, opera, balet, seminar, upacara, konser. Dengan kapasitas 968 kursi.

c. Theater Rehesearsal Room

Fungsi teater ini adalah sebagai tempat untuk berkreasi dan berpresentasi. Dengan kapasitas 300 kursi dan luas 347 m2.

d. Cultural Promotion Zone

Cultural Promotion Zone ini mengakomodasi gallery, cultural information corner dan conference room. Gallery adalah ruang untuk presentasi dan ekhsibisi berbagai aktifitas-aktifitas kreatif termasuk seni, fotografi dan crafts. Pada gallery ini walaupun mendapatkan pencahayaan alami, tetap dilengkapi dengan cahaya buatan. Cultural Information Corner menyediakan informasimengenai acara-acara seni berskala domestic dan internasional.

Gbr. 18. Mie Center For The Arts

Gbr. 19. grand auditorium

MIE Prefectual Library

Fasilitas ini terdiri dari sebuah ruang terbuka, ruang baca dengan koleksi 100.000 buku dan data, area buku anak-anak, area material local dan browsing corner. Library ini juga memiliki ruang baca untuk para penyandang cacat .

MIE Prefectual Lifelong Learning Center

Adalah sebuah ruang yang memiliki fasilitas dan peralatan mutakhir dimana berkonsep ‘siapa saja dapat berlajar kapansaja dan dimana saja’.

MIE Prefecture Women’s Center

MIE Prefecture Women’s Center mendukung kemandirian dan partisipasi wanita di lingkungan masyarakat.

Art Tower Mito, Jepang

Nama : Art Tower Mito

Lokasi : Jepang

Total luas tapak : 13.941 m2 Total luas bangunan : 6.873,91 m2 Total lantai bangunan : 22.432,1 m2

Struktur : Reinforced Concrete Steel Frame

Arsitek : Arata Isozaki

Fasilitas nya adalah sebagai berikut :

Tower

Spiral Tower ini dibagun setinggi 100 m diatas ATM Plaza dengan maksud untuk memperingati ulang tahun kota Mito ke-100 sebagai sebuah kota resmi (1989). Merupakan symbol perubahan masa lampau menuju masa depan dan tradisi menuju kreasi.

Tower ini terdiri dari 28 tetrahedron yang saling bertumpukan satu sama lain. Ke-57 permukaan segitiga dilapisi panel titanium, dimana ditata dengan arah yang berbeda-beda untuk merefleksikan perubahan cahaya dan pemandangan lingkungan sekitar dari berbagai arah/cara, dengan maksud memberi inspirasi pada imajinasi yang memandangnya.

Gbr. 21. Art Tower Mito

Concert Hall ATM (kapasitas 620-680 kursi)

Concert Hall ATM berbentuk seperti arena dengan kursi-kursi mengelilingi panggung heksagonal. Langit-langit pada concert hall ini dimana didukung oleh 3 kolom marble raksasa, memiliki suatu sound reflectingdisk yang khusus sehingga dapat mengatur waktuuntuk merefleksikan bunyi yang akan diterima oleh penonton. Concert Halll ini memilki akustik yang baik dan atmosfir yang nyaman.

Contemporary Art Gallery

Contemporary art gallery ini terdiri dari 9 ruang pamer yang masing-masing berbeda dalam ukuran, pencahayaan dan proporsi. Pengunjung dapat merasakan perbedaan pencahayaan dan hubungan fisik yang ditawarkan setiap ruang.

Plaza

Pengunjung dapat relaks di plaza. Berbagai acara misalnya free market dan konser-konser ruang terbuka sering diadakan di plaza.

Entrance Hall

Entrance Hall merupakan entrance lobby untuk pengunjung yang ingin melihat konser, drama, dan ekhsibisi. Dirancang dengan style European Chruch, ruang tinggi ini memperlihatkan sebuah organ pada lantai 2.

Museum Shop Conterpoint

Toko yang menjual katalog-katalog ekhsibisi yang tengah berlangsung, kartu telepon, poster, postcard, buku dan sebagainya.

Gbr. 23. denah galeri

Gbr. 25. Entance Hall

Gbr. 26. Museum

ACM Theater

ACM Theater berbentuk duodecagonal dimana terdapat 3 deret kursi yang mengelilingi panggung thrust. Dalam theater ini penonton dan para aktor sama-sama berada pada jarak yang dekat. Panggung dapat dibagi menjadi 10 bagian, dimana dapat diatur ketinggiannya dengan menggunakan stage elevator.

Conference Hall

Eksterior Conference Hall adalah komposit dari bentuk prisma segi empat dan slinder dan pada interiornya terdapat semacam dinding tirai. Luas 222,3 m2 dan kapasitas 78 kursi.

The Lowry Visual and Performing Arts Center

Nama : The Lowry Visual and Performing Arts

Center

Lokasi : Manchester, England

Arsitek : Michael Wilford

Struktur : Stainless stell and glass facade Fasilitas nya adalah sebagai berikut :

Gallery untuk pameran dan koleksi seni kota Salford, Lowry study center, Gallery anak-anak, Teater Lyric dengan kapasitas

1730 kursi dan teater di luar bangunan yang berkapasitas 450 kursi, ruang latihan, dan sarana penunjang lainnya seperti bar, retail, ruang medis.

The Lowry Visual and Performing Arts Center terletak di atas kaki jembatan museum perang Libeskind. Proyek ini merupakan proyek yang direncanakan secara bertahap karena bangunan tersebut berada di site yang berbentuk segitiga. The Lowry Visual and Performing Arts Center adalah kombinasi antara teater dan galeri di Inggris. Lowry Center berada di pelabuhan kapal bersejarah di Manchester, berdekatan dengan Stadion tua Trafford. Bangunan ini selesai dibangun pada tahun 2000 dan biaya pembangunan nya sebesar 21 milyar poundsterling.

Gbr. 27.ACM Theater

The Lowry Visual and Performing Arts Center memiliki panggung terbesar di kawasan Inggris setelah London. Pada entrance bangunan terdapat kanopi yang terdiri dari kombinasi stainless steel, metal dan kaca geometris yang berpendar pada malam hari.

Groundplan

Potongan

gambar diatas adalah tampak dari samping bangunan tersebut, sedangkan yang disamping adalah salah satu sudut eksteriornya.

Gambar disebelah merupakan teater lyric yang berkapasitas 1730 kursi. Dan lobby yang permainan dengan warna.

Gambar disamping merupakan salah satu bagian

lobby pada bangunan yang lebih banyak memakai kaca dan baja ringan.

Gbr. 29.eksterior The lowry Visual and Performing Arts

Gbr. 31. interior The Lowry Visual and Performing Arts C

Gbr. 30 Interior Galeri

Gbr. 32.Ground Plan

EXPERIMENTAL MEDIA & PERFORMING ARTS CENTER Nama : Experimental Media & Performing Arts Center

Lokasi : New York

Total lantai bangunan : 220.000 sq foot

Arsitek : Nicholas Grimshaw

Fasilitas : Atrium, Gedung Konser dengan kapasitas 1200 kursi, Teater dengan kapasitas 400 kursi, Studio dengan luas 3.500 sq foot, Studio dengan luas 2.500 sq foot, Tempat penginapan untuk seniman, Ruang latihan, Ruang untuk latihan murid, Ruang pendukung, Ruang rekaman dan editing, Ruang produksi, fasilitas digital broadcasting.

Experimental Media & Performing Arts Center dirancang untuk menjadi tempat orkestra papan atas yang dapat mengakomodasi presentasi-presentasi yang menggunakan alat-alat elektronik. Concert hall di konfigurasikan secara sederhana menggunakan konstruksi kayu dan batu. Dindingnya pada bagunan bawah terbuat dari kayu dan pada bagian atas terbuat dari batu pracetak dan dirancang menurut difusi akustik. Langit-langit yang merupakan fitur yang paling inovatif di konser hall terbuat dari panel-panel yang ketebalannya kurang dari 1 mm, didukung oleh jaringan kabel baja. Bahan-bahan panel tersebut dapat merefleksikan suara dengan frekuensi tinggi, dan dapat ditembus oleh suara rendah dan menengah, yang memang dibuat untuk mendukung kegiatan para pemusik. Plafond pada ruangan ini memakai bahan yang sejenis dengan dinding yang bergelombang. Experimental Media & Performing Arts Center memiliki panggung yang besar dan fasilitas yang jarang digunakan yang dikhususkan untuk seniman yang eksperimental.

Bagian interior di Experimental Media & Performing

Arts Center Maket bangunan dan persfektif

bangunan&Potongan arsitektural bangunan

BAB III

ELABORASI TEMA