• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

3.5 Teknik Pengumpulan Data

3.5.2 Studi Pustaka

Yaitu mengumpulkan data yang dibutuhkan dengan membaca buku-buku literatur yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas dan data-data serta arsip perusahaan sehingga dapat digunakan sebagai landasan dalam pemecahan masalah yang akan dibahas nantinya

3.6 Teknik Pengolahan dan Analisis Data 3.6.1 Teknik Pengolahan Data

Teknik pengolahan data bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara dan proses untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan. Pada pengolahan data ini ada beberapa hal yang akan dibahas yaitu:

1. Untuk pengujian berat jenis menggunakan persamaan (2.1).

2. Untuk pengujian kadar air menggunakan persamaan (2.5).

3. Untuk penggujian batas atterberg menggunakan persamaan (2.2) dan persamaan (2.3)

4. Untuk penggolahan data memperoleh faktor tunggal keamanan menggunakan software geoslope. Adapun langkah penggolahannya sebagai berikut:

a. New project – creat – add – arah analisis lereng

Membuka program geostudio 2012 dan memilih program SLOPE/W. Selanjutnya akan muncul keyin analyses yang digunakan untuk membuat analisis pada data.

Gambar 3.1 Pengaturan pada keyin analyses.

e. Dipilih metode (mogestern price)

langkah selanjutnya yaitu memilih metode apa yang akan digunakan dalam penelitian, dalam software ini ada beberapa metode yaitu mogestern price, bishop, ordinary, dan janbu.

Gambar 3.2 Mengatur Metode.

f. Langkah selanjutnya adalah mengatur bidang kerja gambar dengan mengatur ukuran halaman, mengatur scale, unit dan mengatur grid untuk mempermudah penggambaran/pemodelan bentuk geometri jalan yang ditunjukan pada gambar

Gambar 3.3 Mengatur Ukuran Halaman.

d. Tampilan menu set unit and scale pada program geostudio SLOPE/W 2012.

Gambar 3.4 Mengatur Skala.

Gambar 3.5 Mengatur Grid.

e. Menggambar geometri penampang lereng seperti pada gambar 3.7.

pada awal pengambaran kita menggunakan menu draw- polyline untuk membuat garis bantu agar memudahkan penggambaran lapisan tanah (region). Setelah selesai menggambar potong melintang lereng dan batas-batas lapisan tanah, selanjutnya menggambar wilayah lapisan tanah pada menu draw-regions dengan mengikuti garis yang telah dibuat sebelumnya.

Gambar 3.6 Menggambar Potongan Melintang Lereng.

g. Memasukan jenis material sesuai regions/wilayah lapisan material tanah pada gambar geometri penampang lereng menggunakan menu draw-material.

Gambar 3.7 Memasukan Jenis Tanah.

i.Memasukan data-data material pada masing-masing lapisan tanah yang dibutuhkan dari uji laboratorium pada menu keyin material, data yang diperlukan yaitu kohesi tanah (c), sudut geser dalam (φ), dan phi.

Gambar 3.8 Memasukan Data Material di Menu Keyin Materials.

j. Draw → slipe surface → entry and exit 14 tarik – 6.14. apply klik gambar .0 – 26,4 done difone → result → start buat nama save

Gambar 3.9 Menggambar Slip Surface

i.Hasil akhir

Gambar 3.10 Hasil Akhir dari Penelitian.

3.6.2 Analisa Data

Setelah semua data di olah selanjutnya dilakukan analisa data. Analisa data dimulai dari :

1. Berat Jenis (Spesifik Gravity), Gs

Salah satu fudamental dari sifat fisik tanah yaitu berat jenis (Gs) dan nilai khas dari berat jenis, antara lain:

Butiran tanah : 2,65-2,72 Air raksa : 13,6 Emas : 19.3

Tabel 3.1 Nilai khas Gs Partikel Tanah

Jenis Tanah Gs

Kerikil, pasir dan lanau 2,65

Lempung non organic 2,70

Lempung organic 2,60

Gambut 1,50 – 2,00

2. Kadar Air (Water Content), W

Kadar air merupakan variabel bebas karna ws konstant untuk kondisi tanah dalam keadaan tetap (steady state).

Rentang nilai w : 0 ≤ w ( % ) « ∞

Kadar air alami untuk sebagian besar tanah di bawah 60%, persamaan untuk w,

w = ... (3.1)

3. Batas-Batas Atterbeg

Batas cair dan plastis setiap mineral bervariasi walaupun tipe mineral sama.

1. Tipe “kation tertarik” mempunyai pengaruh lebih besar pada moneral dengan plastis tinggi.

2. Kenaikan valensi kation menurunkan harga batas cair dari expansive clays tetapi berusaha menaikan batas cair dari non expansive mineral.

3. Hydrated halloysite mempunyai PI rendah (tidak umum)

4. Semakin besar plastis semakin besar susut pada waktu mengering.

Tabel 3.2 harga batas atterbeg mineral lempung (Mitchel, 1976)

Mineral Liquid Limit

(%)

Sebagai alternatif untuk kerapatan massa yang dinyatakan dalam bentuk berat satuan isi (unit weight), hal itu di dapatkan berat per volume:

W = ...(3.2)

Atau di dapatkan kerapatan massa kali kecepatan gravitasi:

W = ᵃᵍ...(3.3) ᵍ = 9,8 m/s2

5. Faktor keamanaan lereng

Tabel 3.3 Kriteria FK Pada Lereng Tambang (SRK Consulting,

1. Belum dilakukan pengujian berat jenis tanah dan kadar air tanah dalam terhadap daya dukung lereng.

2. Kondisi lereng yang masih rentan akan longsoran.

3. Perubahan kadar air tanah.

Gambar 3.11 Diagram Alir Penelitian

Tujuan Penelitian

1. Menganalisis spesifik graviti tanah penyusun lereng di disposal Aicj.

2. Menganalisis kadar air di disposall Aicj.

3. Menganalisis faktor keamanan lereng di disposal Aicj.

Hasil 1. Berat jenis tanah penyusun lereng.

2. Kadar air tanah penyusun lereng.

3. Faktor keamanaan lereng.

Pengolahan Data

1. Penggujian sampel tanah di laboratorium dengan empat penggujian, penggujian berat jenis, kadar air, uji atterbeg dengan menggunakan lima persamaan.

2. Dan penggolahan data dari hasil akhir laboratorium yaitu denggan menggunakan software geoslpe .

Sekunder 1. Peta kesampaian daerah 2. Peta geologi

Analisa data dimulai dari berat jenis, kadar air, uji atterbeg dan faktor keamanaan lereng menurut SRK Consulting, 2010 lereng tunggal dengan nilai 1,1 dinyatakan aman, nilai dibawah 1,1 di nyatakan tidak aman.

Pengambilan Data

1.

A A

36 BAB IV

PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

4.1 Pengumpulan Data

Data-data yang didapatkan pada saat penelitian yang dilakukan di PT. Allied Indo Coal Jaya adalah:

4.1.1 Data Primer

1. Sampel Tanah Timbunan

Pengambilan sampel tanah di PT. Allied Indo Coal Jaya tepatnya di lereng disposal area dengan metode sampling random menggunakan bor tangan (handboring) yang terdiri 2 sampel. Sampel tanah dapat dilihat pada gambar 4.1:

Gambar 4.1 Sampel Tanah Timbunan 4.1.2 Data Sekunder

Data sekunder yang diperlukan dalam penelitian ini berguna untuk melengkapi data yang dibutuhkan dalam pengolahan data. Data sekunder didapat dari arsip perusahaan berupa:

1. Peta topografi PT. Allied Indo Coal Jaya

Peta Topografi PT. Allied Indo Coal Jaya didapatkan dari arsip-arsip perusahaan yang digunakan untuk melihat bentuk permukaan daerah penelitian di PT.

Allied Indo Coal Jaya.

2. Peta geologi PT. Allied Indo Coal Jaya

Peta geologi PT. Allied Indo Coal Jaya didapatkan dari arsip-arsip perusahaan yang digunakan untuk melihat formasi batuan yang ada pada daerah penelitian di PT..

Allied Indo Coal Jaya.

3. Peta situasi kesampaian daerah PT. Allied Indo Coal Jaya

Peta kesampaian daerah PT. Allied Indo Coal Jaya didapatkan dari arsip-arsip perusahaan yang digunakan untuk melihat rute perjalanan yang dapat di lalui dari Kota Padang menuju kedaerah penelitian di PT. Allied Indo Coal Jaya

4.2 Pengolahan Data

4.2.1 Pengujian Sampel Tanah

Pada saat pengujian sampel tanah dilaboratorium dilakukan 3 kegiatan pengujian, yaitu pengujian berat jenis (Gs), pengujian batas cair (LL), dan pengujian batas plastis (PL). pengolahan dari ketiga kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pengujian Berat jenis (Gs)

Pada pengujian berat jenis tanah dilakukan langkah-langkah seperti yang telah dijelaskan pada Bab 3, dan untuk pengolahan menggunakan persamaan 2.1. Hasil perhitungan pengujian berat jenis tanah dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Sampel 1 (clay)

= 2.10

b. Sampel 2 (sandstone)

=

=

=

= 2.28

Tabel 4.1 Hasil Rekapitulasi Data Pengujian Berat Jenis Tanah (Gs) Spesifik Gravity

Sampel 1 (clay) Sampel 2 (sandstone)

2.10 2.28

2. Pengujian Indeks Plastisitas (IP)

Untuk mendapatkan nilai indeks plastisitas (IP) menggunakan persamaan 2.4, dan dilakukan 2 pengujian. kadar air, yaitu pengujian Liquid Limit (LL) dan Plastis Limit (PL).

a. Pengujian Liquid Limit (LL)

Pada pengujian Liquid Limit (LL) dilakukan langkah-langkah seperti yang telah dijelaskan pada Bab 3, dan untuk pengolahan menggunakan persamaan 2.2. Data perhitungan pengujian Liquid Limit (LL) dapat dilihat pada gambar berikut:

i. Sampel 1 (clay)

ii. Sampel 2 (sandstone)

3. Pada Pengujian Plastis Limit (PL)

Pada pengujian Plastis Limit (PL) dilakukan langkah-langkah seperti yang telah dijelaskan pada Bab 3, dan untuk pengolahan menggunakan persamaan 2.2. Data perhitungan pengujian Plastis Limit (PL) dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Sampel 1 (clay) W =

=

=

= 27,27 %

b. Sampel 2 (sandstone)

=

= x 100%

= 4.65 %

Tabel 4.2 Hasil Rekapitulasi Data Pengujian Plastis Limit

Plastis Limit

Sampel 1 (clay) Sampel 2 (sandstone)

27.27 % 4.65 %

Sehingga didapatkan nilai Indeks Plastisitas (IP) dapat dilihat pada tabel 4.3:

Tabel 4.3 Nilai Indeks Plastisitas (IP) Sampel 1 (clay)

Indeks Plastisitas (IP)

LL PL

34 24.33

9.67

Sampel 2 (sandstone)

Indeks Plastisitas (IP)

LL PL

33.9 26.69

4.21

4.2.2 Perhitungan Nilai Cohesi

Dari hasil pengujian sampel tanah yang telah dilakukan, dimasukkan ke persamaan 2.3 untuk mendapatkan nilai cohesi dapat diuraikan sebagai berikut:

C = 0,105 + 0,008 (IP) + 0,009 (LL) Sampel 1(clay)

= 0,105 + 0,008 ( 9.67) + 0,009 (34)

= 0,105 + 0,08 + 0,30

= 0,48 ton/m2 (8,1kpa)

Sampel 2 (sandstone)

= 0,105 + 0,008 (4.21) + 0,009 (33.9)

= 0,105 + 0,03 + 0,31

= 0,444 ton/m2 ( 4,45 kpa)

Tabel 4.4 Hasil Rekapitulasi Data Perhitungan Cohesi (C) Cohesi ©

Sampel 1 (clay) Sampel 2 (sandstone)

81 kpa 4,45 kpa

4.2.3 Perhitungan Nilai Sudut Geser Dalam

Dari hasil pengujian sampel tanah yang telah dilakukan, dimasukkan ke

persamaan 2.4 untuk mendapatkan nilai sudut geser dalam diuraikan sebagai berikut:

Φ = 3,857 – 1,415 (IP) + 0.064 (PL) Sampel 1(clay)

Φ = 3,857 – 1,415 (9.67) + 0,064 (24.33)

= 3,857 – 13,68 + 1,56

=11,38

Sampel 2 (sandstone)

Φ = 3,857 – 1,415 (4.21) + 0.064 (33.9)

= 3,857 – 6,27 + 2,17

= 4,58

Tabel 4.5 Hasil Rekapitulasi Data Perhitungan Sudut Geser Dalam (φ) Sudut Geser Dalam (φ)

Sampel 1 (clay) Sampel 2 (sandstone)

11.38 4,58

4.2.4 Perhitungan Faktor Keamanan (FK)

1. Pengolahan Data Menggunakan Software Geostudio 2012 dengan Metode Mogenstren-orice.

Untuk mendapatkan nilai faktor keamanan, peneliti menggunakan Software Geostudio 2012 dengan Metode Mogenstren-price Langkah-langkah dan pengolahan data menggunakan Software Geostudio 2012 dapat dilihat pada bab 3. Software

Geostudio 2012 dengan Metode Mogenstren-price digunakan untuk mencari nilai FK pada lereng disposal..

a. Lereng disposal

. Diketahui tinggi lereng 6 m, kemiringan 40°. Diketahui hasil pengujian di laboratorium bahwa nilai berat jenis tanah sampel 1(clay) sebesar 2.10 dan sampel 2 (sandstone) sebesar 2.28, nilai cohesi sampel 1(clay) sebesar 81dan sampel 2 (sandstone) sebesar 4.45 dan nilai sudut geser dalam sampel 1(clay) sebesar 11.38 dan sampel 2 (sandstone) sebesar 4.58 . asil pengolahan data dengan metode Morgenstren-price pada lereng disposal dapat dilihat pada gambar 4.2:

Gambar 4.2 Hasil Nilai FK dengan Metode Morgenstren-price Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software geostudio 2012 dengan metode Mogenstren-price di dapatkan nilai FK 2.571, maka bisa disimpulakan bahwa lereng tersebut di nyatakan aman karena menurut SRK Consulting , 2010 (tabel 3.3) tentang ketetapan kriteria FK pada lereng tambang dengan jenis lereng tunggal nilai FK yang aman adalah diatas 1.1.

36 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Dari penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Berdasarkan pengujian sampel di laboratorium didapatkan nilai berat jenis material (spesifik gravity ) tanah untuk lereng sandstone sebesar 2,28.

2. Berdasarkan pengujian sampel di laboratorium di dapatan nilai kadar air sampel 1 material clay sebesar 34% dan kadar air sampel 2 material sandstone sebesar 39,9%

3. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan software geostudio 2012 dengan metode mogenstren-price didapatkan nilai faktor keamanaan untuk lereng disposal sebesar 2.571 dan dapat disimpulkan bahwa lereng tersebut disposal sampel 1 material clay sebesar 2,10 dan untuk sampel 2 material

5.2 Saran

Saran yang diberikan yaitu:

1. Sebaiknya kepada peneliti selanjutnya agar lebih teliti dalam pengambilan data di lapangan, dan lebih teliti dalam melakukan perhitungan hasil yang di dapat setelah melakukan pengujian sampel di laboratorium.

2. Perlu dilakukan perhitungan dan penanganan kelongsoran agar faktor keamaan lereng lebih aman/stabil.

Lampiran 1

DATA UJI SPESIFIK GRAVITY (Gs)

DI LABORATORIUM MEKANIKA TANAH STTIND PADANG

Pengujian : sampel 1 (clay) Alat : piknometer, tungku listrik, cawan.

Tgl pengujian : 16 september 2019

Spesifik Gravity

Satuan

Pikno kosong (M1) 101.1 Gram

Berat pikno + tanah kering (M2) 151.9 Gram

Berat pikno + tanah kering + air (M3) 375.5 Gram

Berat pikno + air (M4) 348.8 Gram

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT )

Pengujian : sampel 2 (sandstone) Alat : piknometer, tungku listrik, cawan.

Tgl pengujian : 16 september 2019

Spesifik Gravity

Satuan

Pikno kosong (M1) Gram 101.1

Berat pikno + tanah kering (M2) Gram 146.2

Berat pikno + tanah kering + air (M3) Gram 374.2

Berat pikno + air (M4) Gram 348.8

Spesifik gravity %

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT )

DI LABORATORIUM MEKANIKA TANAH STTIND PADANG

Pengujian : sampel 1 (clay) Alat : cassagrande, oven.

Tgl pengujian :19 september 2019

Batas cair (LL)

Nomor cawan Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Satuan

Banyaknya pukulan 30 21 26

Berat cawan (M1) 14.1 14.0 14.1 Gram

Berat cawan + tanah basah (M2) 19.9 19.3 18.6 Gram

Berat cawan + tanah kering (M3) 18.6 17.9 17.4 Gram

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT)

Batas cair (LL)

Nomor cawan Sampel 1 Sampel 2 Sampel 3 Satuan

Banyaknya pukulan 34 24 28

Berat cawan (M1) 14.0 14.1 14.1 Gram

Berat cawan + tanah basah (M2) 18.6 18.3 18.5 Gram

Berat cawan + tanah kering (M3) 17.4 17.4 17.1 Gram

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT)

DATA UJI BATAS PLASTIS (PLASTIS LIMIT)

DI LABORATORIUM MEKANIKA TANAH STTIND PADANG

Pengujian : sampel 1 (clay) Alat : plat kaca, oven, neraca

Tgl pengujian : 20 september 2019

Batas Plastis

Nomor cawan 1 2 3 Satuan

Berat cawan (M1) 14.1 14.0 14.1 Gram

Berat cawan + tanah basah (M2) 15.5 18.5 15.1 Gram

Berat cawan + tanah kering (M3) 15.2 18.3 14.8 Gram

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT)

Batas Plastis

Nomor cawan 1 2 3 Satuan

Berat cawan (M1) 14.1 14.0 14.1 Gram

Berat cawan + tanah basah (M2) 18.9 14.7 14.8 Gram

Berat cawan + tanah kering (M3) 18.5 14.5 14.6 Gram

Mengetahui : Pendamping Pengujian

(Refky Adi Nata, ST.,MT)

Dokumentasi Lapangan

Gambar.1. Kondisi lereng dilapangan.

Gambar.2. Pengambilan sampel dilapangan.

Lampiran VI Peta Geologi PT. AICJ

Lampiran VII Peta Kesampaian daerah

Agrifa H.V.D Sianipar dan Rudi Iskandar, 2014. Alternatif Perkuatan Lereng pada Ruas Jalan Medan – Berastagi Desa Sugo km 25±200. Jurnal Teknik Sipil, Volume 3, No 2. Pg 1-16.

Bambang Surendro, 2015. Mekanika Tanah.

E. Sutarrman, 2013. Konsep dan Aplikasi Mekanika Tanah.

Heldys Nurul Siska dan Yuku Achmad Yakin, 2016. Karakteristik Sifat Fisis dan Mekanis Tanah Lunak di Gedebage. Jurnal Teknik Sipil Itenas, volume 2, No 4. Pg 44-55

Irwandy Arif, 2016. Geoteknik Tambang.

Rama Indra K dkk, 2015. Analisis Stabilitas Lereng dan Perencanaan Soilnailing dengan Sofware Geostudio 2007. Jurnal Fondasi, Volume 4, No 1. Pg 1-12.

Riko Ervil dkk, 2013. Buku Panduan Penulisan dan Ujian Skripsi. Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang.

Rosmiaty A Bella dkk, 2015. Identifikasi Kerusakan Konstruksi Akibat Potensi Pengembangan Tanah Lempung Ekspansi di Desa Oebelo. Jurnal Teknik Sipil, volume IV, No 2.

Sueno Winduhotomo dkk, 2013. Analisis Geologi Teknik Kegagalan Lereng pada Pembangunan Embung di Kawasan Cagar Alam Geologi Karang Sambung.

Proseding Geotrknologi. Pg 42-

LEMBAR KONSULTASI

Nama : Dara Reski

NPM : 1510024427030

Program Studi : Teknik Pertambangan

Judul :“Analisis specific gravity untuk melihat daya dukung lereng disposal PT. Allied Indo Coal Jaya (AICJ) Parambahan Kec. Talawi Kota Sawahlunto Sumatera Barat ”.

No Tanggal Saran/Perbaikan Paraf

1

1. Periksa kembali relevansi jurnal dengan penelitian kita.

2. Gunakan jurnal tentang geoslope untuk pengolahan data nanti.

3. Rumus-rumus pengujian masukan dalam tinjau pustaka.

1. Periksa kembali istilah asing.

2. Jurnal hubungan sudut geser dalam ditambahkan.

1. Kutipan pada latar belakang diperbaiki.

2. Relevansi terhadap penelitian diperbaiki.

3. Cari keterangan lengkap jurnal-jurnal.

1. Acc seminar review jurnal.

5

1. Lengkapi peta geologi, peta topografi dan peta kesampaian daerah.

2. Buat form pengambilan data lapangan dan pengujian labor.

3. Samakan bagan alir dengan kerangka konseptual.

1. Form yang dibuat uji kadar air, uji plastis limit, uji liquid limit, uji spesifik grafity (GS) dan uji berat isi.

2. Masukan teori tentang uji berat isi.

3. Masukan teori tentang geoslope.

1. Perbaiki teknik pengumpulan data.

2. Pada oengolahan data dijelaskan secara rinci.

3. Pada analisa data dijelaskan acuan analisanya apa.

4. Untuk faktor keamanaan, berat jenis dan kadar air tanah cari acuan / standarnya.

1. Cari acuan analisa data untuk 5 pengujian

2. Cari permen 1827 tentang Fk.

3. Periksa simbol rumus masing-masing dan samakan dengan form pengambilan data.

9

4. Periksa kembali spasi penulisan.

1. Perbaiki simbol berat jenis.

2. Perbaiki langkah prosedur plastis limit dan liquid limit.

3. Perbaiki prosedur kadar air dan bobot isi tanah.

4. Periksa kembali alat dan bahan yang digunakan.

5. Masukan pada lampiran alat dan bahan yang digunakan.

1. Acc seminar proposal

1. Perhitungan masing-masing diurutkan

1. Hindari halaman kosong.

2. Lampirkan peta geologi, topografi dan peta iup PT.AICJ.

3. Gambar pada lampiran diberi nomor masing-masing.

15

1. Perbaiki faktor keamanaan:

masukan material yang dibahas yaitu clay dan sandstone.

2. Perbaiki format data pada lampiran (tabel-tabel).

3. Perbaiki hasil geoslope buat keterangan dan legenda lengkap.

4. Samakan bahasa tujuan dengan kesimpulan.

1. Buat abstrak berisi pendahuluan,tujuan, metode, hasil, tidak lebih dari 200 kata.

2. Buat juga abstrak dalam inggris.

3. Perbaiki kesimpulan untuk rata kiri kanan.

1. Acc sidang komprehensif.

1. Perbaiki kesimpulan sesuai tujuan poin 4 dihapus.

5. Perbaiki bagan alir dan kerangka konseptual.

9 23 Maret 20120 1.Acc jilid

Pembimbing 1

Refky Adi Nata, ST,.MT NIDN : 1028099002

BIODATA WISUDAWAN

No. Urut : -

Nama : Dara Reski, ST

Jenis Kelamin : Perempuan

Tempat/Tgl Lahir : Solok, / 14 Juni 1996

NPM : 1510024427030

Program Studi : Teknik Pertambangan Tanggal Lulus : 07 Desember 2019

IPK : 3.36

Predikat Lulus : Sangat Memuaskan

Judul Skripsi : Analisis Spesific Gravity untuk melihat daya dukung lereng disposal PT. Allied Indo Coal Jaya (AICJ) Parambahan Kec. Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

Dosen Pembimbing : 1. Refky Adi Nata, ST., MT 2. Rusnoviandi, ST., MM Asal Sekolah : SMA Swasta SDI Silungkang Nama Orang Tua

Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

No. Hp / Telp : 082386835195 Email : [email protected]

Dokumen terkait