1. Peningkatan perencanaan dan informasi
2. Peningkatan urusan, organisasi dan hubungan masyarakat
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram | Rencana Aksi 57 3. Peningkatan pengelolaan keuangan
4. Peningkatan urusan kepegawaian dan umum
Rencana aksi kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram ini dilakukan melalui siklus perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan penilaian dan pertanggungjawaban.
Dalam mendukung penyelenggaraan rencana aksi kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram tahun 2010-2014 diperlukan dana sebagai mana terlampir (Lampiran 2).
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram | Rencana Aksi 58
BAB VI
PEMANTAUAN DAN PENILAIAN
Pemantauan dimaksudkan untuk mensinkronkan kembali keseluruhan proses kegiatan agar sesuai dengan rencana yang ditetapkan dengan perbaikan segera agar dapat dicegah kemungkinan adanya penyimpangan ataupun ketidaksesuaian yang berpotensi mengurangi bahkan menimbulkan kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran. Untuk itu, pemantauan diarahkan guna mengidentifikasi jangkauan pelayanan, kualitas pengelolaan, permasalahan yang terjadi serta dampak yang ditimbulkannya.
Penilaian rencana aksi kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram bertujuan untuk menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram selama 5 tahun ke depan.
Penilaian dimaksudkan untuk memberikan bobot atau nilai terhadap hasil yang dicapai dalam keseluruhan pentahapan kegiatan, untuk proses pengambilan keputusan apakah suatu program atau kegiatan diteruskan, dikurangi, dikembangkan atau diperkuat. Untuk itu penilaian diarahkan guna mengkaji efektifiktas dan efisensi pengelolaan program dan kegiatan.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram | Rencana Aksi 59 Penilaian kinerja program pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan dan kegiatan di dalamnya dilaksanakan berdasarkan indikator kinerja (Lampiran 1) yang telah ditetapkan dalam pencapaian sasaran.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram | Rencana Aksi 60 BAB VII
PENUTUP
Rencana Aksi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram tahun 2010 -2014 ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian upaya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram dalam kurun waktu lima tahun sehingga hasil pencapaiannya dapat diukur dan dipergunakan sebagai bahan penyusunan laporan kinerja tahunan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram.
Semoga upaya Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram sampai dengan tahun 2014 dapat lebih terarah dan terukur. Dalam kaitannya dengan pengukuran kinerja dan sebagai masukan bagi perencanaan selanjutnya, Renstra Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram 2010-2014 ini akan dievaluasi pada pertengahan (2012) dan akhir periode 5 tahun (2014) sesuai ketentuan yang berlaku.
Penyusunan Renstra Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram 2010-2014 melibatkan seluruh pemegang program terkait. Kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan Rencana Aksi ini diucapkan terima kasih. Tentunya Rencana Aksi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram tahun 2010-2014 ini dapat dilaksanakan dan mencapai tujuannya, bila dilakukan dengan dedikasi yang tinggi dan kerja keras dari segenap aparatur kesehatan di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram | Rencana Aksi 61 Demikian Rencana Aksi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram sebagai bahan dalam penyusunan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan. Kami menyadari didalam penyusunan rencana aksi ini masih banyak kekurangan oleh karena itu kami mengharapkan umpan balik serta tindak lanjut, demi peningkatan Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram dimasa yang akan datang
KEPALA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II MATARAM
dr. H. Ananto Prasetya Hadi Nip 19710924 200112 1 001
Lampiran 1
Matriks Kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Mataram Tahun 2010-2014
No. Program/ Kegiatan Outcome/Output Indikator
Target 2010 2011 2012 2013 2014 1 Pembinaan Surveilans, Imunisasi, Karantina dan Kesehatan Matra Meningkatnya pembinaan di bidang imunisasi dan karantina kesehatan
1. Persentase faktor resiko potensial PHEIC yang terdeteksi di pintu negara 2. Persentase penanggulangan KLB <24
jam
3. Persentase terlaksananya penanggulangan faktor risiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra
4. Persentase alat angkut yang diperiksa sesuai standar kekarantinaan 5. Persentase bebas vektor penular
penyakit di perimeter area (House Index = 0) dan buffer area (House Index <1) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat 6. Persentase setiap kejadian PHEIC di
wilayah episenter pandemi dilakukan tindakan karantina ≤ 24 jam setelah ditetapkan oleh pemerintah.
70 68 60 70 100 100 80 73 65 80 100 100 100 80 70 100 100 100 100 90 75 100 100 100 100 100 80 100 100 100 2 Pengendalian Penyakit Menular Langsung Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular langsung
1. Persentase kasus baru TB paru (BTA positif) yang ditemukan
2. Persentase penduduk kelompok umur 15-24 tahun yang memiliki
pengetahuan komprehensif tentang HIV- AIDS 73 65 75 75 80 85 85 90 90 95
No. Program/ Kegiatan Outcome/Output Indikator
Target
2010 2011 2012 2013 2014
3. Prosentase Jumlah penduduk berumur 15 tahun atau lebih yang menerima konseling dan testing HIV di wilayah kerja 30 40 50 60 70 3 Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Meningkatnya pencegahan dan penanggulangan penyakit bersumber binatang
1. Persentase kasus suspect flu burung yang ditemukan, ditangani sesuai standar
2. Persentase Wilayah kerja yang melakukan mapping vektor 3. Angka House Indek (HI) di daerah
perimeter
4. Angka House Indek (HI) di daerah perimeter
5. Persentase KLB DBD yang dilaporkan dan ditanggulangi di wilayah kerja 100 40 0 <1 100 100 50 0 <1 100 100 70 0 <1 100 100 80 0 <1 100 100 100 0 <1 100 4 Penyehatan Lingkungan Meningkatnya penyehatan dan pengawasan kualitas lingkungan
1. Persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat 2. Persentase penduduk yang
menggunakan jamban sehat di pelabuhan
3. Persentase cakupan tempat-tempat umum yang memenuhi syarat kesehatan
4. Persentase cakupan tempat pengolahan makanan yang memenuhi syarat kesehatan
85 64 80 55 90 67 90 60 95 69 95 65 100 72 100 70 100 75 100 75
No. Program/ Kegiatan Outcome/Output Indikator Target 2010 2011 2012 2013 2014 5 Pengendalian Penyakit Tidak Menular Meningkatnya pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular
1. Persentase wilayah kerja yang melakukan pembinaan
pencegahan dan penanggulangan penyakit tidak menular (SE, deteksi dini, KIE dan penanganan kasus)
40 50 60 70 80
6. Dukungan
Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Meningkatnya dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada Program Pengendalian Penyakit dan
Penyehatan Lingkungan
1. Jumlah Wilayah kerja yang ditingkatkan sarana dan prasarananya 65 65 65 65 65 7. Penyelenggaraan PP dan PL di Pintu Gerbang Negara Terkendalinya seluruh kondisi potensial untuk melakukan cegah tangkal penyakit di pelabuhan, Bandar Udara dan PLBD (Pos Lintas Batas Darat)
Terkendalinya seluruh kondisi potensial untuk melakukan cegah tangkal penyakit di pelabuhan, Bandar Udara dan PLBD (Pos Lintas Batas Darat)
Lampiran 2
Matriks Pendanaan Kantor Kesehatanh Pelabuhan Kelas II Mataram, 2010-2014
No. Program/Kegiatan Prioritas Alokasi Anggaran Baseline Kegiatan Prioritas
(dalam ribuan rupiah) Total Alokasi
2010 2011 2012 2013 2014
I. Pengendalian Penyakit dan
Penyehatan Lingkungan
2,491,268 2,653,909 4,369,111 4,370,500 4,763,700
1. Pembinaan Surveilans, Imunisasi dan Karantina dan Kesehatan Matra
647,994 397,394 1,265,381 1,345,200 1,457,200 5,113,169
2. Pengendalian Penyakit Menular Langsung
26,020 19,627 237,797 423.000 512,300 1,218,744
3. Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang
127,560 103,818 138,192 201,500 225.600 796,670
4. Penyehatan Lingkungan
145,640 389,361 44,720 398.500 415,700 1,393,921,
5. Pengendalian Penyakit Tidak Menular
12,500 72,450 45,929 122,400 155,300 408,579
6. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya pada Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.