• Tidak ada hasil yang ditemukan

Subjek gaya belajar Visual Kemampuan Tinggi dengan kode “MO” Pada Tahap I

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN - BAB I daftar pustaka (Halaman 59-63)

HASIL PENELITIAN

E. Deskripsi Hasil Tes Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis

1. Subjek gaya belajar Visual Kemampuan Tinggi dengan kode “MO” Pada Tahap I

a. Data hasil tes dan wawancara kemampuan berpikir kreatif matematis 1) Kefasihan

Hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis pada subjek “MO” dalam menyelesaikan soal nomor 1 dan soal nomor 2 dapat dilihat pada gambar 4.1 dan 4.2 berikut:

Gambar 4.1 Jawaban soal nomor 1

Berdasarkan jawaban yang dihasilkan subjek “MO” mampu mengerjakan soal dengan jawaban yang benar dan gagasan yang ia tuangkan dijelaskan dengan fasih dan lancar dalam menjawabnya. Dapat disimpulkan bahwa subjek “MO” mampu menunjukan indikator kefasihan. Hal ini dijelaskan melalui cuplikan wawancara pula yang dapat dilihat penjelasannya sebagai berikut :

Cuplikan wawancara soal nomor 1

P : untuk disoal pertama bagaimana cara kamu menyelesaikan soal tersebut?

MO : memahaminya itu gini,jumlah uangnya edi itu 1

5 dari keseluruhan itu

jumlahnya 240.000

P : iya, terus selanjutnya?

MO : uangnya nina itu kan setengahnya dari uang Edi jadi uang edi tadi 240.000 itu dibagi 2. Jadi 120.000

P : jadi uang nina 120.000? MO : iya

P : oke selanjutnya untuk menentukan uangnya si Ahmad bagaimana kamu menyelesaikannya?

MO : kalau uangnya Ahmad itu uang keseluruhan dikurang uang Edi dikurang uang Nina

P : terus diperoleh berapa?

MO : hasilnya 840.000 rupiah

P : yakin enggak jawaban kamu benar?

MO : ya yakin, insyaallah.

Cuplikan wawancara soal nomor 2

P : oke selanjutnya untuk nomor 2, apa yang Diketahui dari soal nomor 2?

MO : yang nomor 2 itu Dipta itu pertama beli kawat dengan panjang 31

2 meter

kawat, terus dia membelinya lagi 11

3 meter kawat

P : iya, terus?

MO : kemudian dia menggunakannya 11

4 meter dan 2 1

2 meter kawat.

P : oke, jadi yang ditanya di soal apa?

MO : berapa sisa panjang kawat yang dimilik Dipta

P : oke terus kamu menyelesaikannya gimana?

MO : ini caranya diubah semua ke pecahan biasa

MO : biar gampang nyelesaikannya

P : oh gitu, terus?

MO: terus hasil yang dari 31

2 nya itu 7 2 ditambah yang 1 1 3 nya itu 4 3 dikurang 1 1 4 nya jadi 5 4 ditambah 2 1 2 nya jadi 5 2

P : iya terus selanjutnya gimana lagi?

MO : jadi hasilnya semua yang dibawahnya itu 12

P : apa yang dibawahnya 12?

MO : penyebutnya

P : terus gimana hasilnya?

MO : hasilnya 1312 jadi 1 1 12

Berdasarkan hasil waawancara pada subjek “MO” bahwa ia mampu menjelaskan jawabannya dinomor 1 dengan gagasan-gagasan yang lancar dan fasih dalam memahami soal, dalam menentukan uang Ahmad “MO” dengan cara mencari bagian uang Edi dan uang Nina terlebih dahulu dengan proses perhitungan yang benar sehingga ia mampu menghasilkan jawaban dengan benar pula. Dan untuk disoal nomor 2 dalam menentukan sisa kawat Dipta “MO” mampu mengubah soal cerita kebentuk model matematika dengan tepat dan dalam penyelesaiannya “MO” kemudian mengubah soal dengan cara mengubah kebentuk pecahan biasa dengan tepat. Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam soal nomor 1 dan soal nomor 2 subjek “MO” memenuhi indikator kefasihan.

2) Keluwesan( flexibility)

Hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis pada subjek “MO” menyelesaikan soal nomor 1 dan soal nomor 2 dapat dilihat di jawaban pada gambar 4.1 dan 4.2 diatas. Berdasarkan jawaban yang dihasilkan pada gambar 4.1 dalam menentukan uang Ahmad “MO” tidak memiliki cara lain yang

berbeda dan baru, selain itu dipenyelesaian nomor 2 dalam menentukan sisa kawat Dipta tidak memiliki cara lain pula, dikarenakan subjek “MO” dalam penyelesaiannya hanya menggunakan satu cara saja, hal ini dijelaskan pula melalui data wawancara dibawah ini :

Cuplikan wawancara pada soal nomor 1

P : oke, nah itu kamu menyelesaikan nya selain cara ini ada tidak cara lain yang digunakan?

MO : enggak ada

P : kenapa tidak ada?

MO : enggak tau caranya

P : jadi kamu hanya tau cara ini saja?

MO : iya

Cuplikan wawancara pada soal nomor 2

P : oke, disini kan soalnya disuruh menyelesaikan dengan berbagaimacam cara. Ada tidak di nomor 2 ini cara lain yang kamu gunakan?

Mo : enggak ada

P : tapi kamu tadi sempat mencoret-coret atau memikirkan pakai cara apa gitu?

Mo : enggak, agak susah sih

Berdasarkan hasil wawancara bahwa subjek “MO” dalam mengerjakan soal tersebut mengaku tidak memiliki cara lain untuk menyelesaikannya hal ini dikarenakan ia hanya mengetahui cara yang di tuliskan saja dan ia menganggap susah dalam menyelesaikannya. Artinya dapat disimpulkan bahwa di soal nomor 1 dan soal nomor 2 “MO” tidak mampu menunjukkan indikator keluwesan dalam menyelesaikan soal.

c) Kebaruan (Originality)

Hasil tes kemampuan berpikir kreatif matematis subjek “MO” pada soal nomor 1 dan soal nomor 2 dapat dilihat pada gambar 4.1 dan 4.2. Berdasarkan jawaban yang dihasilkan pada gambar tersebut bahwa subjek “MO” tdalam

menentukan uang Ahmad dan sisa kawat Dipta idak memiliki cara yang baru karena cara yang dihasilkan oleh “MO” merupakan cara yang banyak digunakan oleh subjek lainnya atau cara yang sudah biasa. Hal ini pula dijelaskan melalui data wawancara berikut:

Cuplikan wawancara soal nomor 1

P : oke, nah itu kamu menyelesaikan nya selain cara ini ada tidak cara lain yang digunakan?

MO : enggak ada

P : kenapa tidak ada?

MO : enggak tau caranya

P : jadi kamu hanya tau cara ini saja?

MO : iya

Cuplikan wawancara soal nomor 2

P : oke, disini kan soalnya disuruh menyelesaikan dengan berbagaimacam cara. Ada tidak di nomor 2 ini cara lain yang kamu gunakan?

Mo : enggak ada

P : tapi kamu tadi sempat mencoret-coret atau memikirkan pakai cara apa gitu?

Mo : enggak, agak susah sih

Berdasarkan hasil wawancara subjek “MO” mengkonfirmasi bahwa dalam menyelesaikan soal tersebut ia hanya mengetahui cara itu saja karena untuk menghasilkan cara yang baru ia tidak mengetahui cara lain karena ia menganggap susah dalam menyelesaikannya. Artinya dapat disimpulkan bahwa subjek “MO” tidak mampu menunjukkan indikator kebaruan di penyelesaian soal nomor 1 dan 2.

2. Subjek gaya belajar Visual Kemampuan Tinggi dengan kode “MO” pada

Dalam dokumen BAB I PENDAHULUAN - BAB I daftar pustaka (Halaman 59-63)