BAB III METODOLOGI PENELITIAN
C. Subyek Penelitian
Subyek penelitian ini adalah guru IPA SMP dan SMA berjumlah 44 responden yang ada di Nias Barat.
D. Variabel Penelitian
Dalam penelitian ini hanya terdapat satu variabel yaitu responsifitas guru IPA Sekolah Menengah terhadap budaya siswa di Nias Barat. Variabel ini diukur dengan alat ukur yaitu kuesioner Preservice teachers’ culturally responsive teaching self-efficacy and outcome expectancy beliefs (Siwatu, 2007).
E. Desain Penelitian
1. Kegiatan Penelitian
Kegiatan penelitian yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: a. Peneliti mengajukan kuesioner kepada guru-guru IPA SMP dan
SMA untuk menguji responsifitas guru IPA Sekolah Menengah terhadap budaya siswa secara tidak langsung. Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui tentang tingkat responsifitas yang dilakukan oleh guru IPA terhadap budaya siswa di Nias Barat. Kuesioner ini berupa soal tentang sangat setuju (SS), setuju (S), kurang setuju (KS), dan tidak setuju (TS).
b. Hasil kuesioner tersebut diberi skor setiap pilihan yaitu SS = 5, S =4, KS (2), TS = 1 yang kemudian dianalisis secara statistik dan hasilnya akan dideskripsikan.
2. Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa beberapa pernyataan yang memiliki skor setiap pilihan tentang responsifitas guru IPA terhadap budaya siswa. Data tentang guru IPA tersebut diperoleh dari pilihan-pilihan kuesioner yang telah diisi.
F. Instrumen Penelitian
Penelitian ini menggunakan instrumen dengan kuesioner Preservice teachers’ culturally responsive teaching self-efficacy and outcome expectancy beliefs (Siwatu, 2007). Kuesioner ini adalah sebuah alat ukur yang digunakan untuk menguji sejauh mana tingkat responsifitas guru IPA Sekolah Menengah terhadap budaya siswa di Kabupaten Nias Barat.
Kuesioner asli dalam Bahasa Inggris kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia dan beberapa item kuesioner diubah menjadi tertuju pada guru IPA. Kuesioner ini berjumlah 40 pernyataan dengan beberapa pilihan yaitu SS (sangat setuju), S (setuju), KS (kurang setuju), dan TS (tidak setuju).
Tabel 3.1. Kuesioner Responsifitas Guru IPA terhadap Budaya Siswa
No Pernyataan SS S KS TS
1 Saya beradaptasi untuk mengetahui kebutuhan siswa 2 Saya memperoleh informasi tentang kebutuhan siswa 3 Saya menuntun siswa agar menyukai kerja mandiri atau
berkelompok
4 Saya menuntun agar siswa merasa nyaman bersaing dengan siswa lain
No Pernyataan SS S KS TS
5 Saya mengidentifikasi budaya sekolah (misalnya nilai-nilai, norma dan praktik) yang berbeda dari kebiasaan siswa di rumah
6 Saya menerapkan strategi untuk meminimalkan efek dari ketidakcocokan budaya siswa di rumah dengan budaya di sekolah
7 Saya menilai kegiatan belajar siswa dengan menggunakan berbagai jenis penilaian
8 Saya mendapatkan informasi tentang kehidupan siswa di rumah
9 Saya membangun rasa percaya diri siswa
10 Saya membangun relasi yang positif antara rumah dan sekolah
11 Saya menggunakan berbagai metode pengajaran 12 Saya mengembangkan komunitas kelas pelajar dari
berbagai latar belakang
13 Saya membagi siswa dari berbagai latar belakang supaya proses pembelajaran lebih bermakna
14 Saya menggunakan pengetahuan siswa untuk menambah informasi baru
15 Saya mengidentifikasi bagaimana cara berkomunikasi siswa di rumah dan perbedaannya dengan norma-norma sekolah 16 Saya memperoleh informasi tentang kebiasaan siswa 17 Saya mengajarkan siswa dengan memanfaatkan budaya
siswa
18 Saya melatih siswa dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
19 Saya merancang lingkungan kelas dengan menggunakan berbagai display yang mencerminkan budaya
20 Saya membangun hubungan pribadi dengan siswa 21 Saya memperoleh informasi tentang kelemahan siswa
dalam bidang akademik
22 Saya memberikan pujian untuk keberhasilan siswa dengan menggunakan sebuah frase.
23 Saya mengidentifikasi cara menstandarkan tes IPA untuk menuju mahasiswa
24 Saya berkomunikasi dengan orang tua untuk kemajuan pendidikan siswa
25 Saya mengadakan rapat antara orang tua dengan guru agar tidak terjadi intimidasi dari orang tua
26 Saya membantu siswa untuk mengembangkan hubungan positif dengan teman sekelas
27 Saya merevisi materi pembelajaran untuk menyertakan perwakilan yang lebih baik dari kelompok siswa 28 Saya memeriksa kurikulum dengan kritis untuk
menghindari budaya negatif siswa
29 Saya merancang sebuah pembelajaran yang menunjukan bagaimana budaya penggunaan pembelajaran IPA 30 Saya memodel kelas tugas untuk meningkatkan
keberhasilan belajar IPA
31 Saya berkomunikasi dengan orang tua tentang prestasi IPA siswa
No Pernyataan SS S KS TS
32 Saya membantu siswa menyadari bahwa dirinya penting sebagai anggota dalam kelas
33 Saya mengidentifikasi cara menstandarkan tes agar budaya siswa lebih baik
34 Saya menggunakan referensi belajar untuk mengumpulkan data tentang bagaimana siswa giat belajar
35 Saya menggunakan contoh yang menarik untuk mengetahui berbagai latar belakang budaya siswa
36 Saya menjelaskan konsep-konsep baru kepada siswa dengan menggunakan contoh dari kehidupan sehari-hari 37 Saya memperoleh informasi mengenai minat akademik
siswa
38 Saya menggunakan minat siswa untuk mengembangkan pengetahuan siswa
39 Saya menerapkan pembelajaran koorperatif agar siswa suka bekerja kelompok
40 Saya mendesain instruksi yang sesuai untuk kebutuhan perkembangan siswa
Kuesioner ini terdiri dari 40 item yang berisi tentang pernyataan- pernyataan responsifitas terhadap budaya siswa. Untuk mempermudah analisisnya, setiap item dibagi ke dalam lima aspek responsif berdasarkan peran guru sebagai pembimbing yang dikemukakan oleh Oemar (2007) seperti pada tabel berikut ini.
Tabel 3.2. Pembagian Aspek Responsifitas untuk Setiap Item
No Aspek responsif No. Item
1 Mengumpulkan data tentang siswa 8, 14, 16, 19, 27, 34, 35, 37
2 Mengamati tingkah laku siswa dalam situasi sehari-hari
3, 4, 12, 18, 21, 22, 26, 32, 39, 40
3 Mengenal para siswa yang memerlukan
bantuan khusus 1, 2, 9, 20, 30, 33
4 Mengadakan pertemuan atau hubungan
dengan orang tua siswa 10, 24, 25, 31
5 Menyusun program bimbingan sekolah 5, 6, 7, 11, 13, 15, 17, 23, 28, 29, 36, 38
G. Analisis Data
Hasil jawaban guru-guru dari kuesioner tersebut maka dapat diketahui tentang responsifitas guru-guru IPA Sekolah Menengah terhadap budaya siswa. Data akan dianalisis secara kuantitatif yang kemudian hasilnya akan dideskripsikan. Untuk setiap jawaban kuesioner diberi masing-masing skor yaitu 1 = tidak setuju, 2 = kurang setuju, 4 = setuju, dan 5 = sangat setuju. Kemudian data tersebut dikelompokkan dan dianalisis dalam bentuk data statistik. Dari pengelompokkan data tersebut dideskripsikan berdasarkan keterangan sangat responsif, responsif, kurang responsif, dan tidak responsif.
Data yang diperoleh dapat dianalisis dengan cara: Kuesioner yang terkumpul = 44 lembar
Skor minimal = 40
Skor maksimal = 40 x 5 = 200 Range = 200 – 40 = 160
Interval yang terbagi dalam 4 kelas (sangat responsif, responsif, kurang responsif, tidak responsif) = 160 / 40 = 40.
Tabel 3.3. Analisis Responsifitas Guru IPA terhadap Budaya Siswa
Interval Tally f(x) Keterangan
160 – 199 Sangat responsif
120 – 159 Responsif
80 – 119 Kurang responsif
Kemudian tabel 3.3 dianalisis dengan menggunakan statistik. Hasil tersebut, dapat diambil suatu kesimpulan tentang informasi dari tingkat responsifitas guru IPA Sekolah Menengah terhadap budaya siswa di Kabupaten Nias Barat yaitu sangat responsif, responsif, kurang responsif, dan tidak responsif.
Tabel 3.4. Kualifikasi Responsifitas Guru IPA Sekolah Menengah terhadap Budaya Siswa
Rata-rata Skor (%) Tingkat responsif
≥ 80 Sangat responsif
60 – 79 Responsif
40 – 59 Kurang responsif ≤ 39 Tidak responsif
Berdasarkan hasil yang didapatkan nantinya bisa digunakan untuk mengetahui aspek responsif apa yang sudah diterapkan oleh guru dan yang masih kurang diterapkan oleh guru.
27