AKUNTABILITAS KINERJA
C. SUMBER DAYA
2. Sumber Daya Anggaran a. Anggaran Satuan Kerja
: : : : : 6 21 16 12 1 1 orang orang orang orang orang orang
Tingkat pendidikan pegawai KKP Kelas II Probolinggo dapat dilihat pada Grafik 1 di bawah ini.
Grafik 1
Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014
2. Sumber Daya Anggaran a. Anggaran Satuan Kerja
Dalam DIPA pada tahun 2013 anggaran KKP Kelas II Probolinggo tersedia sebesar Rp.9.747.409.000,- sedangkan DIPA pada tahun 2014 mengalami 3 kali revisi dengan pagu akhir sebesar Rp.9.784.969.000,-. Jumlah anggaran tersebut digunakan untuk belanja yang terdiri dari (tabel 19) :
Magister 10% Sarjana 37% Diploma III 28% SMA/SPK 21% SMP 2% 2%SD
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 75 Tabel 19. Penggunaan Anggaran Satuan Kerja Tahun 2013 dan
2014.
Penggunaan anggaran Tahun 2013 (Rp) Tahun 2014 (Rp) a. Anggaran belanja pegawai 3.161.928.000,- 3.358.654.000,-
- Realisasi belanja pegawai - Pencapaian target
2.926.818.362,- 92,56 %
2.932.272.963,- 87,31 %
b. Anggaran belanja barang 2.566.110.000,- 3.785.094.000,- - Realisasi belanja barang
- Pencapaian target
2.396.295.625,- 93,38 %
3.558.345.998,- 94,01 %
c. Anggaran belanja Modal 4.019.371.000,- 2.641.221.000,- - Realisasi belanja modal
- Pencapaian target
3.796.972.000,- 94,47 %
2.390.143.900,- 90,49 %
b. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)
Target dan pagu PNBP tahun 2013 dan 2014 tertera pada tabel 20 di bawah ini :
Tabel 20. Target dan pagu PNBP tahun 2013 dan 2014.
Tahun 2013 (Rp) Tahun 2014 (Rp) a. Target dan realisasi PNBP
- Target Fungsional PNBP - Realisasi PNBP - Pencapaian target 1.241.548.400,- 3.654.863.726,- 294,38 % 2.620.935.000,- 7.635.682.435,- 291,27 % b. Pagu dan realisasi
penggunaan dana PNBP - Pagu PNBP
- Realisasi penggunaan dana - Pencapaian target 1.067.483.000,- 1.027.789.869,- 96,28 % 2.254.004.100,- 2.136.388.508,- 93,64 %
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 76 3. Sumber Daya Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang ada di KKP Kelas II Probolinggo, meliputi :
a. Sarana Kerja / Bangunan
1) Bangunan gedung kantor milik sendiri, ada 4 lokasi :
a) Di kantor induk Pelabuhan Probolinggo ada 5 unit (639 m2);
b) Di wilayah kerja Tanjung Wangi – Banyuwangi 1 unit (220 m2);
c) Di wilayah kerja Pasuruan 1 unit (250 m2); d) Di wilayah kerja Malang 1 unit (220 m2).
2) Bangunan gedung disiapkan/sewa pengelola pelabuhan : a) Kantor wilayah kerja Panarukan sewa milik PT.
Pelabuhan Indonesia III dengan luas 115 m2 ;
b) Kantor wilayah kerja Paiton menempati ruangan milik PLTU Paiton yang dipakai bersama instansi lain, yaitu perwakilan dari Administrator Pelabuhan dengan luas 58,5 m2 ;
c) Pos Penyeberangan Ketapang Banyuwangi menempati ruangan milik PT. Indonesia Ferry (ASDP) dengan luas ± 24 m2 ;
3) Bangunan rumah negara ada 2 unit :
a) Di kantor induk Pelabuhan Probolinggo 1 unit (Gol. I jabatan tipe C permanen) ;
b) Di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Wangi – Banyuwangi 1 unit (Gol. I non jabatan tipe C permanen). b. Kendaraan
1) Kendaraan Roda 4 (empat) 13 unit : a) Ambulance Ford Ranger
Diterima Desember 2011, keadaan baik dan berada di kantor induk Probolinggo ;
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 77 b) Pick Up Kijang tahun 1995
Bantuan Kanwil Depkes Jatim ; c) Isuzu D-Max
Merupakan transfer dari Pusat, diterima Tahun 2010 ; d) Kijang Station tahun 1996
Bantuan dari Kanwil Kemenkes Jatim ; e) Ambulance L 300
Diterima Tahun 2005, keadaan masih baik dan berada di Wilker Tanjung Wangi ;
f) Avanza Station tahun 2005 ;
g) Isuzu Panther Touring tahun 2007 ;
h) Ambulance Isuzu ELF tahun 2008 (kendaraan khusus); i) Mobil Vector Control Suzuki APV ;
j) All New Nissan Grand Livina 1.5 tahun 2014 ; k) Ambulance Chevrolet Colorado tahun 2014 ; l) Mitsubishi Outlander Sport GL A/T tahun 2014 ; m) Toyota New Hilux Pickup STD m/t tahun 2014. 2) Kendaraan roda 2 (dua) 12 unit :
a) 2 (dua) unit Honda Win tahun 1995 dan Tahun 1996 ; b) 1 (satu) Unit Karisma Tahun 2003 ;
c) 2 (dua) Unit Supra X 100 cc tahun 2004 ; d) 3 (tiga) Unit Supra X 125 cc tahun 2005 ; e) 2 (dua) Unit Supra X 125 cc tahun 2006 ; f) 3 (tiga) Unit Honda Revo 110 cc tahun 2012. 3) Kendaraan Roda Tiga sejumlah 2 (dua) unit :
a) Viar Long Karya 150 cc tahun 2012 ; b) Viar Long Karya 200 cc tahun 2012 ;
4) Peralatan dan Mesin (Alat Kesehatan dan Pengolah Data) Terlampir.
Sarana kantor berupa beberapa alat transportasi (roda dua dan roda empat), dan peralatan penunjang kegiatan teknis maupun
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 78 perkantoran sebagai dukungan dalam pencapaian program yang telah ditetapkan. Dengan adanya sarana dan prasarana yang lengkap dan baik, tentunya akan mempermudah dalam mencapai target di tahun 2014 ini.
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 79 BAB IV
SIMPULAN
Berdasarkan paparan tentang kinerja Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo, bahwa 4 (empat) sasaran strategis telah dilaksanakan sesuai dengan indikator yang ada. Indikator pada tahun 2014 sebanyak 17 indikator. Indikator seksi PRL terdiri dari 8 indikator, seksi UKLW terdiri dari 5 indikator, Indikator seksi PKSE terdiri dari 3 indikator, dan sub bagian tata usaha terdiri dari 1 indikator.
Untuk melihat hasil kinerja pada Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo di bagi menjadi 2 kriteria yaitu indikator yang mencapai 100% dan yang kurang dari 100%. Indikator yang mencapai/diatas 100% sebanyak 14 indikator, sedangkan Indikator yang pencapaiannya dibawah 100% terdapat 3 indikator diantaranya : peningkatan kualitas air bersih / air minum di pelabuhan, pemeriksaan sanitasi alat angkut dalam rangka penerbitan dokumen SSCEC dan SSCC dan terlayaninya jamaah haji dan umroh dengan vaksin meningitis.
Indikator kinerja pada Seksi yang indikator keseluruhan mencapai 100% atau lebih adalah seksi PKSE dan Sub Bagian Tata Usaha. Sedangkan pada seksi PRL dan seksi UKLW masih ada beberapa indikator yang belum mencapai 100%. Pada seksi PRL, indikator peningkatan kualitas air bersih / air minum di pelabuhan tidak tercapai 100% dari target yang ditetapkan. Hal ini disebabkan sarana air bersih di wilayah pelabuhan yang dilakukan pemeriksaan sebagian besar belum di lengkapi dengan sarana desinfeksi (sarana pembubuh chlor) sehingga sampel yang diperiksa di laboratorium sebagian besar tidak memenuhi syarat secara bakteriologis. Indikator lain yang tidak mencapai target 100% di seksi PRL adalah pemeriksaan sanitasi alat angkut dalam rangka penerbitan dokumen SSCC dan SSCEC. Hal ini dikarenakan target penerbitan dokumen SSCC atau SCCEC ditetapkan berdasarkan target yang alat angkut yang diperiksa sanitasinya, sedangkan tidak setiap kapal
LAKIP KKP Kelas II Probolinggo Tahun 2014 80 yang dilakukan pemeriksaan sanitasi juga diterbitkan dokumen SSCC atau SSCEC. Dokumen SSCC diterbitkan hanya setelah kapal dilakukan tindakan penyehatan karena ditemukan tanda kehidupan vektor saat pemeriksaan dan dokumen SSCEC diterbitkan apabila masa berlakunya habis, yaitu 6 (enam) bulan tetapi dengan catatan saat dilaksanakan pemeriksaan sanitasi tidak didapatkan tanda kehidupan vektor diatas kapal.
Pada seksi UKLW indikator terlayaninya jamaah haji dan umroh dengan vaksin meningitis tidak mencapai 100%. Hal ini dikarenakan adanya pengurangan kuota jamaah haji Indonesia dari Pemerintah Arab Saudi pada tahun 2014 sebesar 20%.
Tahun 2014 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) lima tahunan yang tertuang di dalam Rencana Aksi Kegiatan (RAK) 2010-2014. Guna meningkatkan akuntabilitas kinerja KKP Kelas II Probolinggo, maka kecermatan dan ketepatan dalam melakukan perencanaan kegiatan harus ditingkatkan saat penyusunan RAK 2015-2019 dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas indikator kinerja beserta target yang ditetapkan.
Probolinggo, 31 Januari 2015 Kepala Kantor
Rahmat Subakti, S.KM, MHM NIP 196507131988031002
PERNYATAAN PENETAPAN KINERJA TINGKAT SATUAN KERJA
PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014
Dalam rangka mewujudkan manajemen Pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : dr. Bambang N Budiharto S, MM
Jabatan : Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo Selanjutnya disebut pihak pertama
Nama : Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE Jabatan : Direktur Jenderal PP & PL Kementerian Kesehatan RI
Selaku atasan langsung pihak pertama Selanjutnya disebut pihak kedua
Pihak pertama pada tahun 2014 ini berjanji akan mewujudkan target kinerja tahunan sesuai lampiran perjanjian ini dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan. Keberhasilan dan kegagalan pencapaian target kinerja tersebut menjadi tanggung jawab pihak pertama.
Pihak kedua akan memberikan supervisi yang diperlukan serta akan melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja terhadap capaian kinerja dari perjanjian ini dan mengambil tindakan yang diperlukan dalam rangka pemberian penghargaan dan sanksi.
Pihak Kedua
Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE NIP 195509031980121001
Probolinggo, 6 Febuari 2014 Pihak Pertama
dr. Bambang N Budiharto S, MM NIP. 195901261995031001
PENETAPAN KINERJA
UPT DILINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN
Unit Pelaksana Teknis : Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo Tahun Anggaran : 2014
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3)
Meningkatnya kualitas kesehatan lingkungan dan pengendalian risiko lingkungan di pelabuhan
1. Terbebasnya vektor penular penyakit diperimeter area (House Index = 0) dan Buffer Area(House Index < 1) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat.
100 %
2. Meningkatnya pengendalian nyamuk di
pelabuhan sebesar 90% 100 %
3. Kasus penyakit menular bersumber binatang
dikendalikan di pelabuhan / bandara / PLBD 100 %
4. Cakupan tempat pengelolaan makanan
memenuhi syarat kesehatan 100 %
5. Peningkatan kualitas air bersih / air minum di
pelabuhan 100 %
6. TTU memenuhi syarat kesehatan di
pelabuhan 100 %
7. Pemeriksaan sanitasi alat angkut dalam rangka penerbitan dokumen SSCEC dan SSCC
100 %
8. Pelayanan kesehatan lingkungan pada situasi
matra di pelabuhan 100%
Menurunnya kesakitan, kematian, dan risiko kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular langsung termasuk PHEIC
1. Masyarakat pelabuhan yang memanfaatkan
pelayanan kesehatan 100 %
2. Teridentifikasinya angka kesakitan dan kematian serta faktor risiko potensial penyakit jantung, kanker, DM, penyakit metabolik, gangguan kecelakaan, penyakit kronis dan degeneratif lainnya.
100 %
3. Terlayaninya jemaah haji dan umroh dengan
vaksin meningitis 100 %
4. Terlayaninya kesehatan kerja di pelabuhan
5. Terlayaninya kesehatan matra di pelabuhan 100 %
Meningkatnya kemampuan pelaksanaan SKD, karantina kesehatan dan penanggulangan KLB
1. Terselenggaranya sistem SE, SKD, dan penanggulangan KLB di lingkungan pelabuhan
100 %
2. Alat angkut yang diperiksa sesuai dengan
standar kekarantinaan 100 %
3. Penerbitan dokumen kesehatan 100% Meningkatnya dukungan
administrasi dan manajemen
1. Terlaksananya dukungan manajemen, administrasi, sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tugas teknis sesuai tupoksi
100 %
Jumah Anggaran Kegiatan Tahun 2014 : Rp. 9.784.969.000,00
Pihak Kedua
Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE NIP 195509031980121001
Probolinggo, 6 Febuari 2014 Pihak Pertama
dr. Bambang N Budiharto S, MM NIP. 195901261995031001
RENCANA KINERJA TAHUNAN UNIT PELAKSANA TEKNIS
DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN
Unit Pelaksana Teknis : Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Probolinggo Tahun Anggaran : 2014
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target
(1) (2) (3)
Meningkatnya kualitas kesehatan lingkungan dan pengendalian risiko lingkungan di pelabuhan
1. Terbebasnya vektor penular penyakit diperimeter area (House Index = 0) dan Buffer Area(House Index < 1) di lingkungan pelabuhan, bandara dan pos lintas batas darat.
100 %
2. Meningkatnya pengendalian nyamuk di
pelabuhan sebesar 90% 100 %
3. Kasus penyakit menular bersumber binatang
dikendalikan di pelabuhan / bandara / PLBD 100 %
4. Cakupan tempat pengelolaan makanan
memenuhi syarat kesehatan 100 %
5. Peningkatan kualitas air bersih / air minum di
pelabuhan 100 %
6. TTU memenuhi syarat kesehatan di
pelabuhan 100%
7. Pemeriksaan sanitasi alat angkut dalam rangka penerbitan dokumen SSCEC dan SSCC
100 %
8. Pelayanan kesehatan lingkungan pada situasi
matra di pelabuhan 100%
Menurunnya kesakitan, kematian, dan risiko kecacatan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular langsung termasuk PHEIC
1. Masyarakat pelabuhan yang memanfaatkan
pelayanan kesehatan 100 %
2. Teridentifikasinya angka kesakitan dan kematian serta faktor risiko potensial penyakit jantung, kanker, DM, penyakit metabolik, gangguan kecelakaan, penyakit kronis dan degeneratif lainnya.
100 %
3. Terlayaninya jemaah haji dan umroh dengan
vaksin meningitis 100 %
4. Terlayaninya kesehatan kerja di pelabuhan
5. Terlayaninya kesehatan matra di pelabuhan 100 % Meningkatnya kemampuan
pelaksanaan SKD, karantina kesehatan dan penanggulangan KLB
1. Terselenggaranya sistem SE, SKD, dan penanggulangan KLB di lingkungan pelabuhan
100 %
2. Alat angkut yang diperiksa sesuai dengan
standar kekarantinaan 100 %
3. Penerbitan dokumen kesehatan 100% Meningkatnya dukungan
administrasi dan manajemen
1. Terlaksananya dukungan manajemen, administrasi, sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tugas teknis sesuai tupoksi
100 %
Probolinggo, 6 Febuari 2014 Pihak Pertama
dr. Bambang N Budiharto S, MM NIP. 195901261995031001