• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumber Daya Perusahaan A. Aspek Fisik dan Biofisik

D. Departemen Sumberdaya Manusia (Human Resource Dapartmen) dan Umum

4.1.3. Sumber Daya Perusahaan A. Aspek Fisik dan Biofisik

Data-data mengenai aspek fisik dan biofisik diperoleh melalui observasi lapang secara langsung, wawancara dengan pihak pengelola serta perolehan data melalui dinas-dinas Kabupaten Bogor yang terkait. Aspek fisik dan biofisik ini antara lain terdiri dari lokasi, luas, aksesbilitas, iklim, topografi, jenis tanah, hidrologi, vegetasi dan satwa view.

a. Lokasi, Luas dan Aksesibilitas

Kebun Wisata Pasirmukti berlokasi di Jalan Raya Tajur – Pasirmukti KM. 4 Citeureup, terletak diantara tiga desa yaitu Desa Tajur, Pasir Mukti dan Gunung Sari. Secara administratif, Kebun Wisata Pasirmukti termasuk ke dalam wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Luas keseluruhan dari kawasan ini adalah 65 hektar, tetapi hanya seluas 15 hektar yang saat ini dikembangkan sebagai area wisata.

Secara geografis Kebun Wisata Pasirmukti terletak antara 6o30 33.59”-6o30’48.08” Lintang Selatan dan 106o

5432.06” Bujur Timur dengan batas wilayah sebelah selatan yaitu jalan raya Tajur – Pasirmukti, sebelah utara dan timur berbatasan langsung dengan sungai Cileungsi, serta sebelah barat berbatasan dengan permukiman penduduk Desa Pasirmukti. Lokasi Kebun Wisata Pasirmukti dapat ditempuh menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Akses terdekat untuk mencapai Kebun Wisata Pasirmukti dari Jakarta maupun Bogor adalah melalui jalan

Program Studi Agribisnis 51 Tol Jagorawi dengan waktu tempuh kurang lebih 60 menit. Dari arah Jakarta, kendaraan dapat keluar di Gerbang Tol Gunung Putri atau Gerbang Tol Citeureup – Cibinong menuju Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Kendala yang dihadapi adalah ketika melewati pasar tradisional Citeureup yang dipenuhi oleh angkutan umum yang menutupi ruas jalan serta jalan yang masih dalam kondisi rusak. Setelah melewati pasar Citeureup, jalan menuju Kebun Wisata Pasirmukti kurang lebih 4 km atau dapat ditempuh selama 10 menit. Pintu masuk Kebun Wisata Pasirmukti terdapat di sebelah kiri jalan dan terdapat sebuah penanda berupa replika jeruk kasturi sebagai maskot Kebun Wisata Pasirmukti. Gambar pintu masuk Kebun Wisata Pasirmukti dapat dilihat pada gambar 1.

Gambar 1. Pintu masuk Kebun Wisata Pasirmukti b. Topografi dan Jenis Tanah

Ketinggian Kebun Wisata Pasirmukti 150 – 200 mdpl. Topografi Kebun Wisata Pasirmukti relatif bervariasi dari mulai datar, landai sampai cukup curam dengan kemiringan lahan mulai dari 0-3%, 3-8%, 8-15% sampai 15-25%. Secara spesifik klasifikasi tanah di Kebun Wisata Pasirmukti cenderung berbatu, memiliki pH tanah 4 – 5,5 dan tingkat kesuburan rendah.

Program Studi Agribisnis 52 Menurut Badan Plelaksanaan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Bogor jenis tanah di wilayah administrative Kecamatan Citeureup secara keseluruhan adalah latosol dengan ketebalan jenis tanah ini antara 130 – 500 mm, batas horizon jelas, warna merah, cokelat sampai kuning dengan tekstur tanah liat dan struktur remah, daya menahan air cukup baik dan mampu menahan erosi.

c. Iklim

Berdasarkan data yang diperoleh pada stasiun klimatologi Bendungan Cibongas, Babakan Madang, Kecamatan Citeureup kawasan Kebun Wisata Pasirmukti memiliki curah hujan rata -rata terendah pada bulan Agustus yaitu sebesar 191,8 mm dan tertinggi pada bulan Januari sebesar 553,667 mm. rata-rata curah hujan di Kebun Wisata Pasirmukti dapat dilihat pada gambar 2. Kebun Wisata Pasirmukti memiliki suhu rata – rata setiap harinya sebesar 26oC dengan kelembaban udara rata – rata sebesar 70% (Sumber : Badan Meteorologi dan Geofisika Dramaga, Bogor, 2011).

Program Studi Agribisnis 53 d. Hidrologi

Kebun Wisata Pasirmukti memiliki jenis tanah dengan kemampuan resapan air rendah, namun kawasan ini memiliki curah hujan yang sangat tingi. Oleh karena itu, pihak pengelola membuat sebuah kolam sedalam 10 m yang digunakan untuk menampung air hujan. Kolam mini merupakan kolam reservoir dimana air dikumpulkan dan disimpan yang kemudian digunakan untuk kepentingan pengairan tanah dan penyiraman tanaman. Selain itu, terdapat kurang lebih 14 titik mata air di kawasan ini. Air dari seluruh titik mata air tersebut kemudian dikumpulkan dan diolah melalui water treatment sebagai pasokan air bersih untuk kebutuhan kamar mandi dan toilet.

e. Vegetasi dan Satwa

Vegetasi di kawasan Kebun Wisata Pasirmukti cukup beragam. Tanaman hias banyak terdapat dibeberapa titik terutama di area penerimaan dan pelayanan wisata seperti saung dan basecamp, pondok lobi – lobi, nursery, area sekitar kamar mandi dan toilet, penginapan, restaurant serta front office. Tanaman yang paling dominan terlihat di area tersebut adalah tanaman yang memiliki fungsi untuk meningkatkan kualitas estetika. Tanaman tersebut diantaranya adalah tanaman penutup tanah yaitu Sri Rezeki (Aglaonema, sp), Bromelia (Bromelia, sp), Adam Hawa (Rhoeo discolor), Lidah Mertua (Sansevieria, sp), Peace Liliy (Spathiphyllum, sp). Dari jenis tanaman semak antara lain Varigated Carribbean Agave (Agave Angustifolia), Balancing (Dieffienbachia, sp), Soka (Ixora, sp), Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa), Patah Tulang, (Pedilanthus tithymaloides), Teh – tehan (Acalypha macrphylla), Lengkuas Merah, (Alpinia purpurata), Pangkas Kuning (Durantha, sp), Kembang Sepatu

Program Studi Agribisnis 54 (Hibiscus, sp). Tanaman perdu yang terlihat antara lain Puring (Codiaeum, sp), Euphorbia (Euphorbia, sp), Pisang Hias, (Heliconia, sp), Nolina (Beaucarnea recurvata), Hanjuang (Cordyline, sp), Drasena (Dracena, sp) dan Lolipop (Pachystachys lutea). Terdapat pula beberapa jenis tanaman merambat seperti Bugenvil (Bougainvillea, sp) dan Daun Pilo (Philodendrum, sp).

Pada area pintu masuk menuju area parker juga terdapat vegetasi yang berfungsi sebagai tanaman pengarah diantaranya beberapa jenis palem – paleman seperti Palem Raja (Roystonea regia). Pada area penyangga vegetasi yang dominan adalah berbagai macam tanaman buah antara lain pohon duku (Lansium domesticum), manggis (Garcinia mangostana), Rambutan (Nephelium lapacceum), dan Mangga (Mangifera indica). Tanaman tersebut hanya berfungsi sebagai kebun produksi. Pada area wisata agro terdapat beberapa photon peneduh seperti pohon Ki Hujan (Samannea saman). Selain itu juga terdapat beberapa pohon seperti Bunga Kupu Kupu (Bauhinia purpurea), Pohon Saputangan (Maniltoa grandiflora), Candle Tree (Parmentiera cereifera), Kayu Manis (Cinnamomun burmanii) yang digunakan sebgai tanaman peneduh serta tanaman yang digunakan sebagai salah satu atraksi wisata karena keunikannya masing – masing.

Jenis satwa yang berada di Kebun Wisata Pasirmukti dibedakan menjadi satwa liar dan satwa yang dipelihara. Satwa liar yang berada di kawasan ini antara lain serangga, katak, burung. Sedangkan satwa yang dipelihara terdiri dari berbagai macam unggas, ternak kecil dan besar, ikan air tawar, ular, kadal, kura – kura, musang dan landak. Jenis unggas yang dipelihara antara lain ayam bekantan, angsa, bebek, itik, entok dan tiktok. Hewan ternak yang dipelihara di kawasan ini adalah

Program Studi Agribisnis 55 kambing, domba, kerbau dan kelinci. Di dalam Kebun Wisata Pasirmukti terdapat kurang lebih lima kolam ikan atau kolam pancing yang berisi ikan mas, ikan gurame dan ikan bawal serta ikan arwana yang dipelihara di dalam akuarium. Berbagai jenis ular dan kadal dipelihara untuk kepentingan kegiatan wisata.

f. Arsitektural

Konsep desain kawasan Kebun Wisata Pasirmukti berciri khas budaya Sulawesi Utara yang digabungkan dengan lanskap pertanian. Budaya Sulawesi Utara sangan terlihat jelas dari bentuk arsitektur bangunan yang ada di kawasan ini berupa bangunan khas Minahasa berupa rumah panggung yang dibangun di atas tiang – tiang balok. Material kayu dan bebatuan sangan dominan digunakan pada bangunan. Untuk penggunaan tanaman di taman disekitar bangunan berkesan tropis dan alami. Arsitektural bangunan dan lanskap Kebun Wisata Pasirmukti disajikan pada gambar 3.

Gambar 3. Arsitektural bangunan dan lanskap Kebun Wisata Pasirmukti g. Visual Lanskap

Kondisi eksisting pemandangan di Kebun Wisata Pasirmukti sangat potensial. Dengan topografi lahan yang berbukit dan bergelombang pada kawasan ini maka terdapat beberapa viewing point dimana melalui lokasi tersebut maka dapat terlihat

Program Studi Agribisnis 56 kawasan persawahan, perkebunan, sungai Cileungsi serta pemandangan alam bukit kapur yang berada ti dak jauh dari Kebun Wisata Pasirmukti. Pemandangan alam dan Kebun Wisata Pasirmukti dapat dilihat pada gambar 4.

Gambar 4. Pemandangan alam bukit kapur dan sungai cileungsi

Dokumen terkait