• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumber informasi dan data K3 diidentifikasi dan diakses

B. UNIT KOMPETENSI

IV. Elemen Kompetensi V. Kriteria Unjuk Kerja Memberikan Kontribusi dalam

2.3 Sumber informasi dan data K3 diidentifikasi dan diakses

2.4 Materi komunikasi yang sesuai dikomunikasikan kepada pihak lain.

Membangkitkan isu K3 dengan

pihak lain 3.1 Isu K3 dibangkitkan secara efektif dan dicatat dalam pertemuan-pertemuan 3.2 Isu yang belum selesai dari pertemuan

ditindak lanjuti dalam rentang waktu yang ditetapkan

3.3. Hasilnya dikomunikasikan kepada pihak lain

VI. Batasan Variabel

Pengaturan konsultasi dapat mencakup:

• Proses formal dan informal di tempat untuk tukar menukar informasi dan melihat pada bahaya , risiko dan pengendalian risiko

• Pengaturan untuk memenuhi ketentuan mengenai konsultasi di tempat kerja sesuai dengan perundangan K3 nasional, sektor atau lokal termasuk:

o Komite konsultasi dan perencanaan K3.

o Perwakilan K3 dan wakil serikat pekerja lainnya.

o Pekerja dan para penyelia yang terlibat dalam aktivitas K3 seperti inspeksi dan audit.

o Prosedur untuk melaporkan bahaya dan membangkitkan kesadaran dan kepedulian serta menyampaikan isu K3

o Pertemuan pekerja dan kelompok kerja Pengaturan partisipasi dapat mencakup:

• proses menginformasikan masalah K3 kepada pekerja dan pengandil, mendapatkan masukan mereka dan menawarkan kesempatan kepada para pengandil untuk berpartisipasi dalam mengambil keputusan tentang hal yang mengandung dampak K3 di tempat kerja.

Hambatan dapat mencakup :

• Bahaya dan tingkat berhitung dari tenaga kerja

• Perbedaan budaya yang timbul dari keragaman etnis

• Kecacatan

• Pergantian jadwal shift

• Tempat kerja yang jauh atau lokasi kerja.

• Sebaran geografis para pekerja.

• Akses ke teknologi atau informasi.

• Kerangka waktu yang tidak realistis.

• Budaya tempat kerja yang tidak mendukung

• Kurangnya dukungan dari manajemen

• Lemahnya pendekatan sistematis untuk mengelola K3 di tempat kerja.

Personal terkait dapat mencakup :

• diri sendiri

• manajer dan penyelia.

• serikat pekerja

• perwakilan K3 dan anggota komite Spesialis K3 seperti :

• ergonomis

• Higinies industri

• profesional kesehatan penasehat teknis K3 seperti :

• engineer (perancang, safety, mekanik, sipil, dll)

• pemeliharaan dan petugas pengadaan

• perwakilan K3

Sistem dan prosedur dapat mencakup :

• perencanaan dan sistem komunikasi seperti komite K3, pertemuan dengan perwakilan K3, dll

• sistem komunikasi tertulis seperti penggunaan intranet, e mail, memo, laporan, bulletin, dll

• metode pengumpulan informasi dan laporan seperti survey, inspeksi, wawancara, audit, pencatatan dan penyimpanan arsip

Perangkat dan teknik dapat mencakup :

• proses tempat kerja seperti 'walk through' , survey dan inspeksi

• wawancara dengan pekerja

• suvey dan kotak saran.

• daftar periksa identifikasi bahaya.

• material safety data sheets (MSDSs)

• pengujian informasi dan data yang relevan

• analisa pekerjaan dan sistem

• kaji ulang dari : o rekaman K3

o kejadian dan kecelakaan yang dilaporkan o laporan penyelidikan kecelakaan

o catatan bahan berbahaya dan beracun

• data pabrik dan peralatan pemeliharaan

• kepedulian pekerja melalui sistem pelaporan bahaya

• pertemuan resmi dan informal

Sumber informasi dan data K3 dapat mencakup:

o bahaya, insiden dan laporan kecelakaan o inspeksi tempat kerja

o notulen rapat dari hasil penyelidikan kecelakaan o laporan

o audit

o catatan P3K o MSDS dan catatan

o perundangan, standar, manual pabrik, dan spesiifikasi yang tersedia di tempat kerja

o instansi berwenang (untuk perundangan dan pedoman K3) o standar nasional ataupun internasional

o lembaga industri o kelompokpekerja o serikat pekerja o spesialis K3

o websites, jurnal, buletin dan majalah o manual pabrik lainnya dan spesifikasi Komunikasi dapat dilakukan melalui :

o presentasi

o pertemuan kelompo atau individu o penggunaan penterjemah

o catatan bahaya

o rekaman audit dan inspeksi

o email, memo dan formulir yang disetujui untuk komunikasi VII. Panduan Penilaian

Panduan penilaian ini merupakan acuan dalam melakukan penilaian kompetensi menurut unit kompetensi ini. Panduan ini memuat tinjauan umum mengenai persyaratan penilaian dilanjutkan dengan identifikasi persyaratan khusus yang diperlukan dalam melakukan penilaian.

Pedoman pengujian ini memuat persyaratan umum dan khusus yang diperlukan untuk memenuhi standar kompetensi dalam unit ini

Pedoman pengujian ini merupakan bagian integral dari unit kompetensi ini sehingga harus dipahami dan dijabarkan bersama elemen kompetensi lainnya.

Persyaratan umum kompetensi

Kandidat yang akan menunjukkan kompetensi dalam unit ini harus mampu memperlihatkan dan memperagakan kemampuan dan keahlian berkait dengan pengaturan komunikasi dan konsultasi K3 di tempat kerja secara efektif baik dalam kondisi sebenarnya atau dalam bentuk skenario

Pembuktian khusus yang disyaratkan

Kandidat yang menunjukkan kompetensinya dalam unit ini harus mampu mendemonstrasikan dan membuktikan konstribusinya dalam mengkomunikaikan informasi, data dan saran K3 di tempat kerja menggunakan berbagai cara komunikasi, dan mereka dapat berkonstribusi dalam pengaturan konsultatif untuk mengelola K3 di tempat kerja. Pembuktian memerlukan produk yang dikembangkan untuk proses konsultasi dan pembuktian bagaimana penggunaannya.

Pembuktian dapat dari tempat kerja aktual atau bentuk simulasi atau skenario Persyaratan pembuktian khusus

Persyaratan pengetahuan dan pemahaman mencakup:

• Peran dan tanggung jawab petugas K3

• Perundangan K3, codes of practice, kesepakatan, standar industri dan kebijakan tempat kerja dan prosedur

• Saluran komunikasi yang tersedia dan metoda untuk sumber informasi

• Ketentuan organisasi untuk penyimpanan arsip dan pembukaan informasi dan manajemen.

• Persyaratan keahlian dan atribut mencakup:

- kemampuan berkomunikasi (termasuk berbicara,mendengar, membaca) dalam konsultasi dan presentasi isu K3

- Kemampuan mendukung pihak lain

- Kemampuan manajemen informasi dan ,menyimpan dan mengeluarkan dokumen terkait

Produk yang dapat digunakan sebagai bukti termasuk :

• dokumen yang digunakan untuk memberi informasi dan laporan kepada pihak lain

• email, surat, laporan dan catatan yang dipergunakan untuk konsultasi atau pertukaran informasi

• bahan presentasi powerpoint , poster, notulen rapat, dll

• catatan wawancara dengan kelompok atau individu Proses yang dapat digunakan sebagai bukti termasuk:

• bagaimana informasi dan data K3 dikumpulkan, dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian mengenai isu K3

• bagaimana konsultasi dilakukan terhadap isu K3 kelompok yang timbul dalam forum lain

• bagaimana hambatan ditangani sehingga partisipasi aktif dalam proses konsultasi K3

• bagaimana informasi dari konsultasi K3 digunakan untuk menginformaikan para pengambil keputusan di forum lainnya.

Implikasi sumberdaya untuk penilaian mencakup :

• akses ke sumber informasi di tempat kerja dan personal

• laporan dari pengandil dalam proses konsultasi Validitas dan kelayakan dari eviden memerlukan:

• sekurangnya 2 contoh di mana informasi K3 dikomunikasikan kepada pihak lain di tempat kerja

• sekurangnya satu contoh di mana konstribusi diberikan dalam proses konsultasi

• sekurangnya satu contoh di mana presentasi tentang K3 di tempat kerja dilakukan dalam forum yang lebih luas.

• Apabila penilaian merupakan bagian dari pengalaman belajar, pembuktian perlu dikumpulkan dalam rentang waktu tertentu, mencakup penilaian sumatif dan formatif

• Apabila tersedia akses ke tempat kerja sesungguhnya maka penilaian dapat melalui simulasi berdasarkan aktivitas, skenario, studi kasus,

permainan peran atau aktivitas sesungguhnya terkait dengan proses konsultasi dan komunikasi K3

Asessmen kompetensi terpadu maksudnya : Penilaian Kompetensi terintegrasi adalah :

Bahwa unit kompetensi ini dapat diuji tersendiri atau sebagai bagian terintegrasi dengan unit kompetensi lainnya yang relevan yaitu KKK.00.01.002.01

Konstribusi dalam penyelesaian isu K3 di tempat kerja VIII. Kompetensi Kunci

No. Kompetensi Kunci Tingkat

1. Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 3 2. Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 3 3. Merencanakan mengorganisir aktifitas-aktifitas 3 4. Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok 3 5. Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 2

6. Memecahkan masalah 2

7. Menggunakan teknologi 3