• Tidak ada hasil yang ditemukan

Surah Al -Kahfi ayat 99

HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1. Hasil

99. Surah Al -Kahfi ayat 99

ٍۜزِ ىََِْٛ٠َُُْۜٙعْعَثۜبَْٕوَشَرَٚ

ۜۙۜبًعَّْجُُْْٰٕۜٙعََّجَـِۜسُّْٛصٌاِۜٝـَۜخِفُٔ ٍٚۜطْعَثِْٟۜـُۜطُّْٛ ٠

/wa taraknā ba'ḍahum yauma`iżiy yamụju fī ba'ḍiw wa nufikha fiṣ-ṣụri fa jama'nāhum jam'ā/”Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Yakjuj dan Makjuj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya.”

100. Surah Al -Kahfi ayat 100

ۜۙۜبًظ ْشَعۜ َْٓ٠ِشِف ٰىٌٍٍِّْۜزِ ىََِْٛ٠َُۜ ََٕٙجۜبَىْضَشَعََ

/wa 'araḍnā jahannama yauma`iżil lil-kāfirīna 'arḍā/”Dan Kami perlihatkan (neraka) Jahanam dengan jelas pada hari itu kepada orang kafir,”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: kata ِ بَىْضَشَعََ

/wa 'araḍnā / “Kami perlihatkan” ini terdapat pronomina persona kedua jamak (mutakalim) yang ditandai dengan بوۜ /nā/ “kami”. Pronomina ini mengacu pada

“Allah” yang berada diluar teks yang berarti eksofora, ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

101. Surah Al -Kahfi ayat 101

ۜ ِْٞشْوِرۜ َْٓعٍۜءۤبَطِؼِْٟۜـُُُُْٕۜٙ١ْعَاۜ ْذَٔبَوۜ َْٓ٠ِز ٌا بًعَّْعۜ َْ ُْٛعْ١ِطَزْغَ٠ۜ َلّۜاُْٛٔبَوَٚ

/allażīna kānat a'yunuhum fī giṭā`in 'an żikrī wa kānụ lā yastaṭī'ụna sam'ā/”(yaitu) orang yang mata (hati)nya dalam keadaan tertutup (tidak mampu) dari memperhatikan tanda-tanda (kebesaran)-Ku, dan mereka tidak sanggup mendengar.”

102. Surah Al -Kahfi ayat 102

ًۜلُّضُٔۜ َْٓ٠ِشِف ٰىٌٍَُِْۜ ََٕٙجۜبَْٔذَزْعَاۜ ب ِٔاَْۗۜءۤبَ١ٌَِْٚاۜ ُِْْٟٔٚدۜ ِِِْْٓۜٞدبَجِعۜاَُْزِخَزَٔۜ َْْاۜا ُْٚشَفَوۜ َْٓ٠ِز ٌاۜ َتِغَذَـَا /a fa ḥasiballażīna kafarū ay yattakhiżụ 'ibādī min dụnī auliyā`, innā a'tadnā jahannama lil-kāfirīna nuzulā/”Maka apakah orang kafir menyangka bahwa mereka (dapat) mengambil hamba-hamba-Ku menjadi penolong selain Aku? Sungguh, Kami telah menyediakan (neraka) Jahanam sebagai tempat tinggal bagi orang-orang kafir.”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: kata ۜ اَُْزِخَزَٔ/

yattakhiżụ /”mereka mengambil” merupakan fi‟il mudari‟ yang memiliki kata ganti yang tersembunyi yaitu مٌُ /him/”mereka” dan ketiga pronomina ini mengacu pada kata اُْٚشَفَوَْۜۜٓ٠ِز ٌا /allażīna kafarụ/” orang yang kafir” dan ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

103. Surah Al -Kahfi ayat 103

ْۜۗۜ ًلّبَّْعَاۜ َْٓ٠ِشَغْخَ ْلّبِثُُْۜىُئِّجًََُِْْٕٔۜ٘ۜوُق /qul hal nunabbi`ukum bil-akhsarīna a'mālā/”Katakanlah (Muhammad),

“Apakah perlu Kami beritahukan kepadamu tentang orang yang paling rugi perbuatannya?”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: Kata ۜ َِهبَق /qāla/“dia berkata” merupakan fi‟il mudari‟ yang memiliki kata ganti yang tersembunyi yaitu ٌُ /huwa/ dan terdapat pronomina persona ketiga tunggal (gā`ib) didalamnya. Pronomina ini mengacu pada ”Muhammad” yang berada diluar teks yang berarti eksofora, ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

104. Surah Al -Kahfi ayat 104

بًعُْٕصۜ َْ ُِْٕٛغْذُ٠ِْۜمٍَُوَاۜ َُْْٛجَغْذَ٠ِْۜمٌَُۜٚۜبَ١ُّْٔذٌاِۜحٰٛ١َذٌْاِۜٝـِْۜمٍُُْٕعَسۜ ًَظۜ َْٓ٠ِز ٌَا /allażīna ḍalla sa'yuhum fil-ḥayātid-dun-yā wa hum yaḥsabụna annahum yuḥsinụna ṣun'ā/”(Yaitu) orang yang sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia, sedangkan mereka mengira telah berbuat sebaik-baiknya.”

Pada ayat di atas terdapat 3 (tiga) pronomina persona yaitu: kata ِْمٍُُْٕعَس/

sa'yuhum /”perbuatan mereka” pronomina ini mengacu pada kata ۜ ًَظۜ َْٓ٠ِز ٌَا /allażīna ḍalla /” orang yang sia-sia perbuatannya” dan ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

105. Surah Al -Kahfi ayat 105

بًٔ ْصَِٚۜخَّٰ١ِمٌْاَََْۜٛ٠ِْۜمٍَُىُُْۜ١ِمُٔۜ َلَـِْۜمٍُُىبَمْعَاۜ ْذَطِجَذَـۜ ِٖٗ ىۤبَمٌَِِْٚۜمٍِِّثَسِۜذٰ٠ٰبِثۜاُْٚشَفَوۜ َْٓ٠ِز ٌاَۜۜهِ ىٌُٰۤٚا /ulā`ikallażīna kafarụ bi`āyāti rabbihim wa liqā`ihī fa ḥabiṭat a'māluhum fa lā nuqīmu lahum yaumal-qiyāmati waznā/”Mereka itu adalah orang yang mengingkari ayat-ayat Tuhan mereka dan (tidak percaya) terhadap pertemuan dengan-Nya. Maka sia-sia amal mereka, dan Kami tidak memberikan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari Kiamat.”

Pada ayat di atas terdapat 3 (tiga) pronomina persona yaitu: kata ۜ ِْمٍِِّثَس /rabbihim /” Tuhan mereka”, kata ۜ ِْمٍُُىبَمْعَا/ a'māluhum /”perbuatan mereka”, dan kata ۜ ِْمٍَُى/ lahum /”bagi mereka” pronomina ini mengacu pada kata اُْٚشَفَوۜ َْٓ٠ِز ٌا /allażīna kafarụ/” orang yang kafir” dan ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

106. Surah Al -Kahfi ayat 106

اًُٚضٍُُِْٟ٘ۜعُسَِْٟٚۜزٰ٠ٰاۜا ُْٚزَخ راَٚۜاُْٚشَفَوۜبَِّثُُۜ ََٕٙجِْۜمٌُُؤۤاَض َجَۜهٌِ ٰر /żālika jazā`uhum jahannamu bimā kafarụ wattakhażū āyātī wa rusulī huzuwā/”Demikianlah, balasan mereka itu neraka Jahanam, karena kekafiran mereka, dan karena mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai bahan olok-olok.”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: kata ِْمٌُُؤۤاَض َج /jazā`uhum /” balasan mereka” pronomina ini mengacu pada kata اُْٚشَفَوۜ َْٓ٠ِز ٌا /allażīna kafarụ/” orang yang kafir” dan ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

107. Surah Al -Kahfi ayat 107

ۙۜ ًلُّضُِٔۜطَْٚدْشِفٌْاۜ ُذَّٰٕجِْۜمٍَُىۜ ْذَٔبَوِۜذ ٰذٍِ ّٰصٌاۜاٍَُِّٛعَٚۜإَُِْٰٛاۜ َْٓ٠ِز ٌاۜ ِْا /innallażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti kānat lahum jannātul-firdausi nuzulā/”Sungguh, orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, untuk mereka disediakan surga Firdaus sebagai tempat tinggal,”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: kata ۜ ِْمٍَُى /lahum /”bagi mereka” pronomina ini mengacu pada kataۜ اٍَُِّٛعَٚۜ إَُِْٰٛاۜ َْٓ٠ِز ٌاۜ

ِۜذ ٰذٍِ ّٰصٌا/allażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti/” orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan” dan ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

108. Surah Al -Kahfi ayat 108

ًۜلَِّٛدۜبٍَْىَعۜ َُْْٛؽْجَ٠ۜ َلّۜبٍَِْٕفۜ َْٓ٠ِذٍِ ٰخ /khālidīna fīhā lā yabgụna 'an-hā ḥiwalā/”mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin pindah dari sana.”

Pada ayat di atas terdapat 2 (dua) pronomina persona yaitu: kata ي /hu/"nya" yang melekat pada kata ۜبٍَِْٕف/ fīhā / ” di dalamnya” dan kata ۜبٍَْىَع /'an-hā/ ”daripadanya” pronominal ini mengacu pada kata ِۜطَْٚدْشِفٌْاۜ ُذَّٰٕج / jannātul-firdausi /” surga Firdaus” pada ayat 107, ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

109. Surah Al -Kahfi ayat 109

اًدَذَِۜ ٍِْٖٗضِِّۜثۜبَْٕئِجٌََِّْْٟۜٛٚۜثَسۜ ُذ ٍَِّٰوَۜذَفَْٕرۜ َْْاًَْۜجَلُۜشْذَجٌْاَۜذِفٌََِّْٕٟۜثَسِۜذ ٍَِّٰىٌِّۜاًداَذُِِۜشْذَجٌْاۜ َْبَوْۜٛ ٌِْۜوُق /qul lau kānal-baḥru midādal likalimāti rabbī lanafidal-baḥru qabla an tanfada kalimātu rabbī walau ji`nā bimiṡlihī madadā/”Katakanlah (Muhammad), “Seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, maka pasti habislah lautan itu sebelum selesai

(penulisan) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: Kata ۜ َِهبَق /qāla/“dia berkata” merupakan fi‟il mudari‟ yang memiliki kata ganti yang tersembunyi yaitu ٌُ /huwa/ dan terdapat pronomina persona ketiga tunggal (gā`ib) didalamnya. Pronomina ini mengacu pada ”Muhammad” yang berada diluar teks yang berarti eksofora, ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

110. Surah Al -Kahfi ayat 110

ْۜنِشْشُ٠ۜ َلّ ٚۜبًذٌِبَصۜ ًلََّعًَّْْۜعَ١ٍَْـِّٖۜٗثَۜسَۜءۤبَمٌِۜاُْٛجْشَ٠ۜ َْبَوۜ ََّْٓـۜ ٌذِدا ٌٌِٰٚۜٗاُُْۜىٌُِٰٙاۜ بَّ َٔاۜ ٌَِٟاۜٝ ٰدُْٛ٠ُُْۜىٍُْضٌِِّۜشَشَثۜ بََٔاۜ بَّ ِٔاِْۜوُق اًذَدَاۜ ِّٖٗثَسِۜحَدبَجِعِث /qul innamā ana basyarum miṡlukum yụḥā ilayya annamā ilāhukum ilāhuw wāḥid, fa mang kāna yarjụ liqā`a rabbihī falya'mal 'amalan ṣāliḥaw wa lā yusyrik bi'ibādati rabbihī aḥadā/”Katakanlah (Muhammad),

“Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang telah menerima wahyu, bahwa sesungguhnya Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Maka barangsiapa mengharap pertemuan dengan Tuhannya maka hendaklah dia mengerjakan kebajikan dan janganlah dia mempersekutukan dengan sesuatu pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”

Pada ayat di atas terdapat 1 (satu) pronomina persona yaitu: Kata ۜ َِهبَق /qāla/“dia berkata” merupakan fi‟il mudari‟ yang memiliki kata ganti yang tersembunyi yaitu ٌُ /huwa/ dan terdapat pronomina persona ketiga tunggal (gā`ib) didalamnya. Pronomina ini mengacu pada ”Muhammad” yang berada diluar teks yang berarti eksofora, ini dinamakan anafora karena yang diacu lebih dahulu dituturkan sebelum pronominanya.

b. Pronomina Demonstratif

Adapun pronomina demostratif pada surah Al-kahfi ditemukan sebanyak 14 (empat belas) kata, yakni sebagai berikut:

1. Pada ayat 6 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata ازٌ/hażā/“ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata ازٌ/hażā/ “ini” mengacu kepada kata َِتٰزِنْىا /kitāba/”Kitab (Al-Qur'an)” pada ayat 1 dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

2. Pada ayat 15 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata

ِِء ۤ َلاُإ ٌٰ/hā`ulā`i/ “ini” merupakan pronomina demonstratif jamak yang menunjukkan jarak dekat. Kata ِِء ۤ َلاُإ ٌٰ /hā`ulā`i/ “ini” mengacu kepada ِبَىُم َُْق /qaumuna/ “kaum kami” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

3. Pada ayat 19 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata ِ يِزٌٰ

/hāżihī/ “ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata ِ يِز ٌٰ /hāżihī/ “ini” mengacu kepada ِِقِسََ

/wariqi/ “uang perak” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

4. Pada ayat 31 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َِلِ ىٰۤىَُا /ulā`ika/ “Mereka itu” merupakan pronomina demonstratif jamak yang menunjukkan jarak jauh. Kata َِلِ ىٰۤىَُا /ulā`ika/ “Mereka itu” mengacu kepada kata ِِذ ٰحِي ّٰصىاِ اُُيِمَعََِ ا ُُْىَمٰاِ َهِْٔزَىا /allażīna āmanụ wa 'amiluṣ-ṣāliḥāti/

“mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan” yang terdapat pada ayat 30, dan pronomina ini dinamakan anafora karena yang diacu dituturkan sebelum pronominanya.

5. Pada ayat 35 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata ازٌ/hażā/“ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata ازٌ/hażā/ “ini” mengacu kepada kata ِ ًَزَى َج /jannatahụ/” kebunnya” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

6. Pada ayat 44 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َِۜلِىبَىٌُ

/hunālika/ “disana” merupakan pronomina demonstratif jamak yang menunjukkan jarak jauh. Ini mengacu kepada kata ُۜخَ٠ َلٌَّْٛا / walāyatu /

”pertolonga itu” dan pronomina ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

7. Pada ayat 54 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata اِ زٌٰ

/hāża/ “ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata اِ ز ٌٰ /hāża/ “ini” mengacu kepada ِْٰۜاْشُمٌْا /qur`ān/” Al-Qur'an” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

8. Pada ayat 59 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َِلْيِر /tilka/“itu” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak menengah. Kata َِلْيِرِ /tilka/“itu” mengacu kepada ٜ ٰشُمٌْاۜ / qurā /

”negeri” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

9. Pada ayat 62 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata اِ زٌٰ

/hāża/ “ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata اِ ز ٌٰ /hāża/ “ini” mengacu kepada بَوِشَفَس /safarinā/” perjalanan kita“ dan ini dinamakan anafora karena yang diacu dituturkan sebelum pronominanya.

10. Pada ayat 78 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata ازٌ/hażā/“ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata ازٌ/hażā/ “ini” mengacu kepada ُۜقاَشِـ / firāqu /” perpisahan” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

11. Pada ayat 82 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َۜهٌِ ٰر / żālika /”itu” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak menengah. Kata َۜهٌِ ٰرِ / żālika /”itu” mengacu kepada

ًُْۜ٠ِْٚأَر / ta`wīlu /” keterangan” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

12. Pada ayat 98 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata اِ زٌٰ

/hāża/ “ini” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak dekat. Kata اِ ز ٌٰ /hāża/ “ini” mengacu kepada بًِْدَس / radmā /” dinding”dan ini dinamakan anafora karena yang diacu dituturkan sebelum pronominanya.

13. Pada ayat 105 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َِلِ ىٰۤىَُا /ulā`ika/ “Mereka itu” merupakan pronomina demonstratif jamak yang menunjukkan jarak jauh. Kata َِلِ ىٰۤىَُا /ulā`ika/ “Mereka itu” mengacu kepada kata اُْٚشَفَوۜ َْٓ٠ِز ٌا /allażīna kafarụ/” orang yang kafir” dan pronomina ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

14. Pada ayat 106 ditemukan 1 (satu) pronomina demonstratif yaitu: kata َۜهٌِ ٰر / żālika /”itu” merupakan pronomina demonstratif tunggal yang menunjukkan jarak menengah. Kata َۜهٌِ ٰرِ / żālika /”itu” mengacu kepada

ِْمٌُُؤۤاَض َج /jazā`uhum /” balasan mereka” dan ini dinamakan katafora karena yang diacu dituturkan setelah pronominanya.

c. Pronomina Komparatif

Adapun pronominal komparatif pada surah Al-kahfi sejumlah 14 (empat belas) kata yakni sebagai berikut:

1. Pada ayat 7 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ ُِهَس ْحَا /`ahsanu/ “terbaik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan dari perbuatan baik diantara mereka.

2. Pada ayat 12 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ّ ٰص ْحَا /aḥṣā/ “lebih tepat menghitung” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan siapa yang lebih tepat dalam menghitung berapa lama mereka berada dalam gua.

3. Pada ayat 15 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ُِمَيْظَا /aẓlamu/“lebih zalim” merupakan referensi pronomina komparatif yang

menunjukkan suatu perbandingan siapa yang perbuatannya lebih zalim dibandingkan dengan orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah.

4. Pada ayat 19 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ُِمَيْعَا / a'lamu / “lebih mengetahui” merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan antara Allah dan para pemuda di dalam gua mengenai berapa lama mereka berada disana.

5. Pada ayat 21 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ُِمَيْعَا / a'lamu / “lebih mengetahui” merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan antara Allah dan orang yang berkuasa mengenai pengetahuan mereka tentang pemuda di dalam gua.

6. Pada ayat 22 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ُِمَيْعَا / a'lamu / “lebih mengetahui” merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan antara Allah dan orang yang berselisih mengenai jumlah pemuda di dalam gua.

7. Pada ayat 26 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ُِمَيْعَا / a'lamu / “lebih mengetahui” merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan antara Allah dan orang yang berselisih mengenai pengetahuan mereka tentang berapa lama pemuda di dalam gua.

8. Pada ayat 30 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ َِهَس ْحَا /`ahsana/ “lebih baik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan dalam perbuatan yang dilakukan oleh manusia manakahyang lebih baik.

9. Pada ayat 36 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ اًشَْٕخ /`khairan / “lebih baik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan tentang imbalan yang akan didapatkan.

10. Pada ayat 39 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ َِوَقَا /`aqalla / “lebih sedikit” yang merupakan referensi pronomina komparatif

yang menunjukkan suatu perbandingan tentang harta kekayaan yang dimiliki.

11. Pada ayat 40 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ اًشَْٕخ /`khairan / “lebih baik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan tentang imbalan yang akan didapatkan.

12. Pada ayat 44 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ اًشَْٕخ /`khairan / “lebih baik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan tentang pahala dan kebaikan yang akan didapatkan.

13. Pada ayat 46 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ۜ اًشَْٕخ /`khairan / “lebih baik” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan tentang amal dengan harta dunia.

14. Pada ayat 57 terdapat 1 (satu) pronomina komparatif yaitu: kata ٍَُُْۜظَا / aẓlamu /” lebih zalim” yang merupakan referensi pronomina komparatif yang menunjukkan suatu perbandingan tentang amal buruk yang dilakukan orang-orang yang tidak mengimani Allah.

B. Substitusi

Adapun kohesi gramatikal substitusi pada surah Al-Kahfi ditemukan berjumlah 4 (empat) yakni sebagai berikut:

1. Pada ayat 17 terdapat 1 (satu) subsitusi yaitu: kata َِلِى ٰر /żālika/ “itulah”

merupakan substitusi karena kata ini menggantikan tugas suatu kata dari

ِ حَُ ْجَفِ ِْٓفِْمٌََُِ ِهبَمِّشىاِ َداَرِْمٍُُضِشْقَرِ ْذَثَشَغِاَرِاََِ ِهِْٕمَْٕىاِ َداَرِْمٍِِفٍَْمِ ْهَعُِسََاَضَرِ ْذَعَيَطِاَرِاِ َسْمَشىا

ِ ًُْىِّم /asy-syamsa iżā ṭala'at tazāwaru 'ang kahfihim żātal-yamīni wa iżā garabat taqriḍuhum żātasy-syimāli wa hum fī fajwatim min-h/” matahari ketika terbit, condong dari gua mereka ke sebelah kanan, dan apabila matahari itu terbenam, menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas di dalam (gua) itu.”

2. Pada ayat 20 terdapat 1 (satu) subsitusi yaitu: kata ۜ اًِرِا /iżan/ “jika demikian” merupakan substitusi karena kata ini menggantikan tugas suatu kata dari ِْمٍِِزَيِمِ ِْٓفِ ْمُم َُْذِْٕعُٔ / yu'īdụkum fī millatihim /“memaksamu kembali kepada agama mereka”.

3. Pada ayat 23 terdapat 1 (satu) subsitusi yaitu: kata َِلِى ٰر/żālika/ “itu”

merupakan substitusi karena kata ini menggantikan tugas suatu kata dari

ِ ءْْ۟بَشِى /lisyai`in/ “sesuatu”.

4. Pada ayat 27 terdapat 1 (satu) subsitusi yaitu: kata بَم /mā/ “apa”

merupakan substitusi karena kata ini menggantikan tugas suatu kata dari

ِِةبَزِمِ ْهِمِ َلَْٕىِا /kitābi rabbik/ “Kitab Tuhanmu” fungsi dari substitusi ini adalah untuk kepraktisan bahasa, agar orang yang hatinya telah Kami lalaikan bahasa lebih singkat dan mudah untuk dipahami.

C. Konjungsi

Adapun kohesi gramatikal konjungsi ditemukan pada hampir seluruh surah Al-Kahfi dengan jumlah keseluruhan 257 (dua ratus lima puluh tujuh) terdiri dari:

ٚ /wa/ “dan” menunjukkan makna tambahan berjumlah 126 ؾ /fa/ “lalu” untuk menunjukkan tertib dan runtun berjumlah 55

ٚﺃ /aw/ “atau” untuk menunjukkan makna pilihan berjumlah 3 لّ /lā/ “tidak” untuk menidakkan berjumlah 21

ُص /Śumma/ “kemudian” untuk tertib dan tenggang waktu berjumlah 5

َﺃ /am/ “atau” untuk meminta menegaskan berjumlah 3

َْۜٓ٠ِز ٌا /allażīna/ “yang” merupakan isim mausul berjumlah 7

ْۜرِا /`Iż/ “ketika” menunjukkan waktu bersamaan berujumlah 9

ۜ لِّا/‟illa/ “kecuali” menunjukkan perbandingan perbedaan berjumlah 8 ة /bi/ “dengan” menunjukkan makna kondisi berjumlah 20

3.2. Kohesi Gramatikal yang Paling Dominan Pada Surah Al-Kahfi

Setelah melihat hasil analisi sebelumnya maka di dapati data bahwa kohesi gramatikal yang paling dominan pada surah Al-Kahfi adalah kohesi gramatikal referensi persona dengan jumlah 261 (dau ratus enam puluh satu) kata.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait