• Tidak ada hasil yang ditemukan

J urnal dan B uku B esar

LAPORAN PENERIMAAN (RECEIVING REPORT):

A. Surat Bukti:

1. Cek Dikeluarkan Pembeli – Debitur (Toko Buku Anjasmara):

C E K (CEQUE):

Cek Nomor 298 Cek Nomor 298

A/C Nomor 113 A/C Nomor 113 Semarang, 7 Agustus 2017

Semarang, 7 Agustus 2017

Untuk : Penerbit Buku PT BANK RESTUMU Abidin Arifani

Pindahan : Rp3.500.000 Atas penyerahan cek ini bayarlah kepada ---Setoran 1.260.000 Penerbit Buku Abidin atau yang menyerahkan Jumlah Rp4.760.000

Penarikan 1.200.000 Uang sejumlah : Satu juta dua ratus ribu S a l d o Rp3.560.000 rupiah ==========

Rp1.200.000,00 Toko Buku Anjasmara

Pertinggal (Stub) Cek (Cheque)

2. Kuitansi Dibuat Penjual – Kreditur Penerima Uang (Penerbit Buku Abidin):

KUITANSI (RECEIPTS) MODEL TEMBUSAN:

ABIDIN ARIFANI Nomor Kuitansi : 1945

PENERBIT BUKU Diterima dari : Toko Buku Anjasmara Jalan Borobudur Utara No. 388 Semarang

BUKU AGAMA Uang sejumlah : Satu juta dua ratus ribu rupiah BUKU ILMIAH Untuk membayar : Faktur No. 175 per 8 Juli 2017

Semarang, 7 Agustus 2017

Rp1.200.000,00 Moh. Hafid

B. Jurnal Umum Dua Lajur:

1. Jurnal Pembeli – Debitur (Toko Buku Anjasmara):

2017

Agt. 7 - Hutang usaha Rp1.200.000

Kas Rp1.200.000 2. Jurnal Penjual – Kreditur (Penerbit Buku Abidin):

2017

Agt. 7 - Kas Rp1.200.000

Piutang usaha Rp1.200.000

2.2.1.2. Prosedur Penjualan Barang Dagangan

Kegiatan penjualan barang merupakan kelanjutan dari setiap pesanan yang diterima dari pembeli. Pesanan pada pedagang eceran dilakukan secara lisan. Sedangkan pesanan pada perusahaan manufaktur, pedagang besar, serta perusahaan pengangkutan dan pengiriman biasanya dilakukan secara tertulis.

Pedagang eceran menyiapkan nota penjualan (sales ticket) jika menjual dengan kredit, dan dibuat rangkap tiga. Lembar pertama diserahkan kepada pembeli, lembar kedua diteruskan kepada bagian akuntansi unttuk digunakan sebagai dasar pencatatan, sedang lembar ketiga dapat digunakan sebagai catatan pribadi bagian penjualan, atau untuk tujuan lain perusahaan.

Perusahaan manufaktur, perdagangan besar, perusahaan pengangkutan dan pengiriman biasanya menerima pesanan tertulis dari pembeli atau dapat pula melalui salesman yang ditunjuk perusahaan.

Setelah pesanan disahkan oleh bagian kredit kemudian diteruskan pada bagian pembuatan nota (billing department) untuk dibuatkan fakturnya.

Faktur penjualan dibuat paling sedikit rangkap dua, lembar asli diberikan kepada pembeli, sedang lembar tembusan diteruskan kepada bagian akuntansi untuk digunakan sebagai dasar pencatatan dalam jurnal penjualan. Sering pula disisihkan beberapa lembar faktur tembusan lainnya. Misalnya bagian kredit memerlukan sehelai faktur tembusan untuk digunakan dalam penyelesaian pelunasan faktur, bagian pengiriman memerlukan satu lembar untuk keperluan pengepakan dan pengiriman barang, atau bagian gudang memerlukan faktur untuk dasar perhitungan keluarnya barang.

2.2.1.3. Laporan pada Pembeli

Laporan pada pembeli (statement to customers) adalah laporan yang dibuat oleh penjual untuk para langganannya, yang berupa ikhtisar perubahan tagihan penjual kepada langganannya. Laporan ini berupa ikhtisar berkala, yang menunjukkan saldo piutang awal periode, jumlah yang didebet dan yang dikredit selama periode yang bersangkutan, serta saldo akhir. Laporan pada pembeli seperti ini sangat berguna bagi pembeli untuk dibandingkan dengan rekening Utang Usaha (Accounts Payable) dalam buku besarnya.

Surat muat (bill of lading) adalah suatu instrumen yang diberikan oleh perusahaan pengangkutan kepada pengirim barang sebagai surat tanda bahwa telah terjadi penerimaan barang yang diangkut dan persetujuan untuk menyampaikannya.

Surat muat biasanya dibuat rangkap tiga. Lembar pertama disebut lembar asli (original), lembar kedua disebut perintah pengiriman (shipping order), dan lembar ketiga disebut peringatan (memorandum). Lembar asli ditandatangani oleh pengirim (shipper) dan pengangkut (carrier) serta merupakan tandaterima pengiriman (shipper’s receipt) dari pengangkut dan bukti persetujuan untuk mengangkut barang. Perintah pengiriman ditandatangani oleh pengirim dan disimpan oleh pengangkut sebagai bukti perintah. Peringatan adalah lembar tambahan, ditandatangani oleh pengirim dan pengangkut serta disimpan oleh pengirim. Pengirim adalah pihak yang mengirimkan barang.

Soal 2.6:

Pada tanggal 31 Juli 2017 Penerbit Buku Abidin Arifani di Jalan Singosari III/12 Semarang 50241 harus membuat laporan kepada pembeli produknya, yaitu Toko Buku Anjasmara di Jalan Borobudur Utara Nomor 388 Semarang dan informasi yang dapat diperoleh dari Penerbit Buku Abidin Arifani:

2017

Juli 1 – Saldo utang anda atau piutang kami Rp1.800.000,00 5 – Diterima per kas tagihan kami Rp1.800.000,00 8 – Faktur Nomor 175 sebesar Rp1.200.000,00

15 – Faktur Nomor 204 sebesar Rp2.100.000,00 16 – Nota debet Nomor 24–biaya angkut Rp20.000,00 20 – Nota kredit Nomor 16–retur buku Akuntansi Rp90.000,00 25 – Nota kredit Nomor 20– pengurangan harga Rp60.000,00 Diminta: Membuat laporan untuk pembeli, Toko Buku Anjasmara.

Penyelesaian Soal 2.6:

Laporan pada Pembeli: Laporan Pada Pembeli:

LAPORAN PERUBAHAN PIUTANG:

PENERBIT BUKU ABIDIN ARIFANI

Jalan Singosari III/12 Semarang 50241. Telepon (024) 8314376 LAPORAN PERUBAHAN PIUTANG

Kepada Semarang, 31 Juli 2017 Toko Buku Anjasmara

Jalan Borobudur Utara Nomor 388 S e m a r a n g

Bersama ini dikirimkan laporan perubahan piutang kami atas Toko Buku Anjasmara:

1 = Rp1.000,00

============================================================

Tanggal Keterangan Debet Kredit Saldo (Tambah) (Kurang) (Debet) 2017

Juli 1 S a l d o Rp1.800 5 Diterima tunai Rp1.800

8 Faktur No. 175 Rp1.200 1.200 15 Faktur No. 204 2.100 3.300 16 Nota debet No. 24

(Biaya angkut) 20 3.320 20 Nota kredit No. 16

(Retur buku-buku) 90 3.230 25 Nota kredit No. 20 (Reduksi harga) 60 3.170 Bagian Akuntansi: Dina MANAJER PENERBITAN

Moh. Hafid

2.2.1.4. Macam-Macam Surat Muat

Surat muat ada dua macamnya, yaitu surat muat langsung (straight) dan atas perintah (order). Surat muat langsung (straight bill of lading) digunakan untuk mengangkut barang yang dijual dengan kredit.

Pembeli dapat secara langsung menerima barang dari pengangkut tanpa menunjukkan surat muat.

Surat muat perintah (order bill of lading) digunakan apabila pengirim menginginkan untuk menerima sejumlah harga penjualan sebelum pengangkut menyerahkan barang kepada pembeli. Cara yang ditempuh adalah dengan menyertakan suatu wesel setelah melihat (a sight draft) pada surat muat atas perintah, serta untuk membayar terlebih dahulu pada bank setempat atau bank yang terdekat. Setelah pembeli membayar sejumlah nominal wesel, kemudian bank menyerahkan surat muat kepada pembeli, setelah itu baru mendapatkan barang dari pengangkut.

Dengan cara demikian maka pengirim barang dapat mengawasi barang dagangannya sampai saat pembayaran.

2.2.1.5. Pembebanan Biaya Tambahan pada Pembeli

Pembebanan biaya tambahan pada pembeli dilaksanakan dengan memakai nota debet (debit memorandum, or debit memo). Nota debet adalah suatu dokumen yang dikeluarkan oleh pihak penjual yang ditujukan kepada pihak pembeli sebagai pemberitahuan bahwa suatu debet telah dicatat di dalam buku penjual seperti apa yang tercantum dalam dokumen.

Apabila perusahaan menjual barang dengan syarat loko (free on board/FOB shipping point) dan telah membayar terlebih dahulu biaya angkut untuk keperluan pembeli dan pada saat menyiapkan faktur belum diketahui berapa jumlahnya, maka dari pihak penjual mengeluarkan nota debet untuk jumlah pengangkutan yang telah dibayar lebih dahulu tersebut. Nota debet juga dapat digunakan apabila terdapat kekeliruan dalam menyiapkan faktur asli sebagai akibat adanya pembebanan biaya tambahan. Nota debet dibuat oleh penjual rangkap dua. Lembar yang asli dikirimkan kepada pembeli, sedangkan lembar tembusannya disimpan oleh penjual. Nota ini merupakan dasar pencatatan baik bagi pembeli maupun bagi penjual.

Setelah menerima nota debet dari penjual, pembeli mencatat dalam jurnal pada sisi kredit rekening Hutang Usaha – Nama Penjual (Accounts Payable – the Vendor) dan mendebet rekening yang sesuai (appropriate account), misalnya rekening Biaya Angkut Pembelian (Transportation in, Freight in, or Freight Inward).

Soal 2.7:

Pada tanggal 16 Juli 2017 Toko Buku Anjasmara di Jalan Borobudur Utara nomor 388 Semarang menerima nota debet nomor 24 sebesar Rp20.000,00 dari penerbit buku Abidin Arifani di Jalan Singosari III/12 Semarang 50241, sebagai pembebanan biaya angkut buku yang dikirim pada 15 Juli 2017.

Diminta : A. Membuat nota debet untuk penjual, yaitu Penerbit Buku Abidin Arifani untuk dikirim ke pihak pembeli, yaitu toko buku Anjasmara.

B. Mencatat di dalam jurnal umum dua lajur.

Penyelesaian Soal 2.7: