BAB VI. BENTUK KONTRAK
SURAT PERINTAH KERJA (SPK)
SATUAN KERJA:
NOM OR DAN TANGGAL SPK: Halaman __ dar i __
PAKET PEKERJAAN: __________
NOM OR DAN TANGGAL DOKUMEN PEM ILIHAN :
NOM OR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL SELEKSI :
SUM BER DANA: [sebagai contoh, cantumkan ” dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggar an ____ untuk mata anggaran kegaiatan __________
WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN:___ (__________) har i kalender/ bulan/ tahun NILAI PEKERJAAN
No. Komponen Biaya
Biaya Langsung Per soni l Biaya Langsung Non- Per sonil Total (Rp)
Kuan titas (Or ang Bulan) Har ga Satu an (Rp) Subtotal (Rp) Kuantitas [ji ka tidak lu mp-sum] Har ga Satu an (Rp) Subtotal (Rp) Jumlah PPN 10% NILAI Terbilang :
INSTRUKSI KEPAD A PENYED IA JASA KONSULTANSI: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian peker jaan yang diper intahkan dalam SPK ini dan hasil peker jaan ter sebut dapat diter ima secara memuaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. Biaya langsung per sonil dihitung ber dasar kan Orang Bulan dengan ketentuan 1 (satu) Orang Bulan sama dengan __ (__________) har i dan 1 (satu) har i sama dengan __ (__________) jam. Jika pek er jaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka w aktu pelaksanaan peker jaan kar ena kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia berkew ajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/ 1000 (satu per ser ibu) dar i biaya Kontrak atau sisa biaya bagian Kontr ak. Selain tunduk kepada ketentuan dalam SPK ini, Penyedia Jasa Konsultansi ber kewajiban untuk mematuhi Syar at Umum SPK ter lampir .
Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen
[tanda tangan dan cap (j ika salinan asl i ini untuk Penyedia Jasa Konsultansi maka r ekatkan materai Rp 6.000,- )]
[nama lengkap] [jabatan]
Untuk dan atas nama Penyedia Jasa Konsultansi __________
[tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuksatuan ker ja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6.000,- )]
[nama lengkap] [jabatan]
Standar Dokumen Pengadaan SYARAT UM UM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1. LINGKUP PEKERJAAN
Penyedia yang ditunjuk berkew ajiban untuk menyelesaikan peker jaan dalam jangka w aktu yang ditentukan, dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai SPK.
2. HUKUM YANG BERLAKU
Keabsahan, inter pr etasi, dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. 3. ITIKAD BAIK
a. Para pihak ber tindak berdsar kan asas sal ing per caya yang disesuaikan dengan hak- hak yang ter dapat dalam SPK. b. Para pelaku setuju untuk melaksanakan per janjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing- masing pihak. c. Apabila selama pelaksanaan SPK, salah satu pihak mer asa dirugikan, maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk
mengatasi keadaan ter sebut. 4. PENYED IA JASA KONSULTANSI M AND IRI
Penyedia ber dasar kan SPK ini ber tanggung jaw ab penuh ter hadap personil ser ta peker jaan yang dilakukan 5. HARGA SPK
a. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dal am SPK sebesar har ga SPK. b. Har ga SPK telah memperhitungkan keuntungan, beban pajak dan bi aya over head serta bi aya asuransi.
c. Ri ncian har ga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dal am Rincian Anggaran dan Bi aya (RAB) (untuk kontrak harga satuan atau kontr ak gabu ngan har ga satuan dan lu mp sum).
6. HAK KEPEM ILIKAN
PPK ber hak atas kepemilikan semua barang/ bahan yang ter kait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diber ikan oleh Penyedia Jasa Konsultansi kepada PPK. Jika diminta oleh PPK maka Penyedia Jasa Konsultansi berkew aj iban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan ter sebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang ber laku. Hak kepemilikan atas peralatan dan bar ang/ bahan yang disediakan ol eh PPK tetap pada PPK, dan semua peralatan ter sebut har us dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak di per lukan lagi oleh Penyedia Jasa Konsultansi. Semua per alatan tersebut har us dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diber ikan kepada Penyedia Jasa Konsultansi dengan penegecualian keausan akibat pemakaian yang w ajar .
7. JAD W AL
a. SPK ini ber laku efek tif pada tanggal penandatanganan oleh par a pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SPM K. b. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang ter cantum dalam SPM K.
c. Penyedia har us menyelesaikan peker jaan sesuai jadwal yang ditentukan.
d. Apabila penyedia ber pendapat tidak dapat menyelesaikan peker jaan sesuai jadw al kar ena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melapor kan kejadian ter sebut kepada PPK, maka PPK dapat melakukan penjadw alan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK.
8. ASURANSI
a. Penyedi a wajib menyediakan asur ansi sejak SPM K sampai dengan tanggal selesai nya pemelihar aan u ntuk:
1) semua bar ang dan peral atan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan, pelaksanaan peker jaan, serta p eker ja untuk pelaksanaan peker jaan, atas segala risiko ter hadap kecelakaan, ker usakan, kehilangan, serta ri siko lain yan g tidak dapat diduga; dan
2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya.
b. Besar nya asur ansi sudah diper hitungkan dalam penaw aran dan ter masu k dalam h ar ga SPK.
9. PENUGASAN PERSONIL
Penyedia Jasa Konsultansi tidak diperbolehkan menugaskan per sonil selain per sonil yang telah disetujui oleh PPK untuk melaksanakan peker jaan berdasarkan SPK i ni .
10.PENANGGUNGAN DAN RISIKO
a. Penyedia ber kew ajiban untuk melindungi, membebaskan, dan menanggung tanpa batas PPK beser ta instansinya ter hadap semua bentuk tuntutan, tanggung jaw ab, kewajiban, kehilangan, kerugian, denda, gugatan atau tuntutan hukum , proses pemer iksaan hukum, dan biaya yang dikenakan ter hadap PPK beser ta instansinya (kecuali kerugian yang mendasar i tuntutan ter sebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dar i hal- hal ber ikut terhitung sejak Tanggal M ulai Ker ja sampai dengan tanggal penandatanganan ber ita acar a penyerahan akhir :
1) kehilangan atau ker usakan per alatan dan har ta benda penyedia, dan Per sonil; 2) ci der a tubuh, sakit atau kematian Personil;
Standar Dokumen Pengadaan
3) kehilangan atau ker usakan harta benda, dan cidera tubuh, sakit atau kematian pihak ketiga;
b. Terhitung sejak Tanggal M ulai Ker ja sampai dengan tanggal penandatanganan ber ita acara penyer ahan awal, semua r isiko k ehilangan atau ker usakan Hasil Pekerjaan ini, Bahan dan Per lengkapan mer upakan r isiko penyedia, kecuali ker ugian atau ker usakan ter sebut diakibatkan oleh kesalahan atau k elalaian PPK.
c. Per tanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. 11. PEM ELIHARAAN LINGKUNGAN
Penyedia berkew ajiban untuk mengambil langkah- langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat ker ja dan membatasi gangguan l ingkungan ter hadap pihak ketiga dan har ta bendanya sehubungan dengan pelak sanaan SPK ini.
12. PENGAW ASAN D AN PEM ERIKSAAN
PPK berw enang melakukan pengawasan dan pemer iksaan ter hadap pelaksanaan peker jaan yang dilaksanakan ol eh penyedia. Apabila diper lukan, PPK dapat memer intahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengaw asan dan pemer iksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilak sanakan oleh penyedia.
13. LAPORAN HASIL PEKERJAAN
a. Pemer iksaan peker jaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume peker jaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil peker jaan. Hasil pemer iksaan peker jaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil peker jaan.
b. Untuk kepentingan pengendalian dan pengaw asan pelaksanaan peker jaan, seluruh aktivitas kegiatan peker jaan di lokasi peker jaan dicatat dalam buku har ian sebagai bahan laporan har ian peker jaan yang ber isi r encana dan realisasi pekerjaan har ian.
c. Laporan har ian ber isi:
1) penempatan tenaga ker ja untuk tiap macam tugasnya; 2) jenis, jumlah dan kondisi peralatan;
3) jenis dan kuantitas peker jaan yang dilaksanakan;
4) keadaan cuaca ter masuk hujan, banjir dan per istiwa alam lainnya yang berpengaruh ter hadap kelancaran peker jaan; dan
5) catatan- catatan lain yang ber kenaan dengan pelaksanaan.
d. Laporan har ian dibuat oleh penyedia, apabila diper lukan diper ik sa oleh konsultan dan disetuj ui oleh w akil PPK. e. Laporan mingguan terdir i dar i rangkuman laporan har ian dan ber i si hasil kemajuan fisik peker jaan dalam per iode satu
minggu, ser ta hal- hal penting yang per lu ditonjolkan.
f. Laporan bulanan ter dir i dar i r angkuman laporan mingguan dan ber isi hasil kemajuan fisik peker jaan dalam per iode satu bulan, ser ta hal- hal penting yang per lu ditonjolkan.
g. Untuk mer ekam kegiatan pelaksanaan kegiatan, PPK membuat foto- foto dokumentasi pelaksanaan peker jaan di lokasi peker jaan.
14. W AKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN
a. Kecuali SPK diputuskan lebih aw al, penyedia ber kewajiban untuk memul ai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal M ulai Kerja, dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan pr ogram mutu, serta menyelesai kan pekerj aan selambat- lambatn ya pada Tan ggal Penyelesai an yan g ditetapkan dal am SPM K.
b. Jika peker jaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bu kan akibat Keadaan Kahar atau Peri stiw a Kompensasi atau kar ena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.
c. Jika keterlambatan ter sebut semata- mata disebabkan oleh Peri stiw a Kompensasi maka PPK dikenakan kewaji ban pembayar an ganti r ugi . Denda atau ganti ru gi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Par a Pi hak untuk diperpanjan g. d. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dal am ketentuan ini adalah tanggal penyelesai an semua pekerjaan.
15. SERAH TERIM A PEKERJAAN
a. Setelah peker jaan selesai 100% (seratus per seratus), penyedia mengajukan permintaan secara ter tulis kepada PPK untuk penyer ahan peker jaan.
b. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, PPK menugaskan Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan.
c. Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan melakukan penilaian ter hadap hasil peker jaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila ter dapat kekurangan- kekurangan dan/ atau cacat hasil peker jaan, penyedia wajib memperbaiki/ menyelesaikannya, atas per intah PPK.
d. PPK mener ima peker jaan setelah selur uh hasil peker jaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diter ima oleh Pejabat Pener ima Hasil Peker jaan.
e. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus per seratus) setelah peker jaan selesai. 16. PERPAJAKAN
Penyedia Jasa Konsultansi ber kewajiban untuk membayar semua pajak, bea, r etr ibusi, dan pungutan lain yang dibebankan oleh hukum yang ber laku atas pelaksanaan SPK. Semua pengeluaran per pajakan ini dianggap telah termasuk dalam ni lai SPK. 17. HUKUM YANG BERLAKU
Standar Dokumen Pengadaan 18. PENYELESAIAN PERSELISIHAN
PPK dan Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk ber upaya sungguh- sungguh menyelesaikan secara damai semua per selisihan yang timbul dar i atau ber hubungan dengan SPK ini atau inter pr etasinya selama atau setelah pelaksanaan peker jaan ini. Jika perseli sihan tidak dapat diselesaikan secara musyaw ar ah maka per selisihan akan diselesaikan melal ui ar bitr ase, mediasi, konsi liasi , atau pengadi lan neger i dalam w ilayah huk um Republik Indonesia.
19.PERUBAHAN SPK
a. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK.
b. Per ubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh par a pihak, meliputi:
1) per ubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup peker jaan dalam SPK;
2) per ubahan jadw al pelaksanaan peker jaan akibat adanya per ubahan peker jaan;
3) per ubahan harga SPK akibat adanya per ubahan peker jaan dan/ atau per ubahan pelaksanaan peker jaan. c. Untuk kepentingan per ubahan SPK, PA/ KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan kontrak atas usul PPK. 20.PERPANJANGAN W AKTU
a. Jika ter jadi Per istiw a Kompensasi sehingga penyelesaian peker jaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia ber hak untuk meminta per panjangan Tanggal Penyelesaian ber dasarkan data penunjang. PPK ber dasar kan per timbangan Pengaw as Peker jaan memper panjang Tanggal Penyelesaian Peker jaan secara ter tulis. Per panjangan Tanggal Penyelesaian har us dilakukan melalui adendum SPK jika per panjangan ter sebut mengubah M asa SPK. b. PPK dapat menyetujui per panjangan w ak tu pelaksanaan setelah melakukan penelitian ter hadap usulan ter tulis yang
diajukan oleh penyedia. 21. PERISTIW A KOM PENSASI
a. Per i stiw a Kompensasi dapat diber ikan kepada penyedia dalam hal sebagai ber ik ut: 1) PPK mengubah jadw al yang dapat mempengar uhi pelaksanaan peker jaan; 2) keter lambatan pembayaran kepada penyedia;
3) PPK tidak member ikan gambar- gambar , spesifikasi dan/ atau instruk si sesuai jadwal yang dibutuhkan; 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadw al;
5) PPK menginstr uksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ter nyata tidak ditemukan kerusakan/ kegagalan/ penyimpangan;
6) PPK memer intahkan penundaan pelaksanaan peker jaan;
7) PPK memer intahkan untuk mengatasi kondisi ter tentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK; 8) ketentuan lain dalam SPK.
b. Jika Per istiw a Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/ atau keter lambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti r ugi dan/ atau member ikan perpanjangan waktu penyelesaian peker jaan. c. Ganti r ugi hanya dapat dibayarkan jika ber dasar kan data penunjang dan per hitungan kompensasi yang diaj ukan ol eh
penyedia kepada PPK, dapat dibuktikan ker ugian nyata akibat Per istiwa Kompensasi.
d. Per panjangan waktu penyelesaian peker jaan hanya dapat diber ikan jika berdasarkan data penunjang dan per hitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK, dapat dibuktikan per lunya tambahan waktu akibat Per istiw a Kompensasi.
e. Penyedia tidak berhak atas ganti r ugi dan/ atau per panjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk member ikan per ingatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Per i stiw a Kompensasi. 22.PENGHENTIAN D AN PEM UTUSAN SPK
a. Penghentian SPK dapat dilakukan karena peker jaan sudah selesai atau ter jadi Keadaan Kahar .
b. Dalam hal SPK dihentikan, maka PPK w ajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi peker jaan yang telah dicapai, termasuk biaya langsung demobilisasi per sonil.
c. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK.
d. M enyimpang dar i Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Per data, pemutusan SPK melalui pember itahuan ter tulis dapat dilakukan apabila:
1) penyedia lalai/ ci dera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan;
2) penyedia ber ada dalam keadaan pailit;
3) denda keter lambatan pelaksanaan peker jaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima per seratus) dar i har ga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa peker jaan;
4) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana ter cantum dalam SPK;
5) penyedia terbukti melakukan KKN, kecurangan dan/ atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berw enang; dan/ atau
6) pengaduan tentang penyimpangan prosedur , dugaan KKN dan/ atau pelanggaran per sai ngan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang ber wenang.
e. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda; dan/ atau
Standar Dokumen Pengadaan
f. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan kar ena PPK ter libat penyimpangan pr osedur , melakukan KKN dan/ atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan, maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan per undang- undangan.
23.PEM BAYARAN
a. pembayaran prestasi hasil peker jaan yang di sepakati dilakukan oleh PPK, dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan diser tai laporan kemajuan hasil peker jaan;
2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/ sistem ter min/ pembayaran secara sekaligus];
3) pembayaran har us dipotong denda (apabila ada) dan pajak;
b. pembayar an terakhir hanya dilakukan setelah peker jaan selesai 100% (seratus per ser atus) dan Ber ita Acara penyerahan peker jaan diterbitkan.
c. PPK dalam kur un w aktu 7 (tujuh) har i kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dar i penyedia har us sudah mengajukan surat per mintaan pembayar an kepada Pejabat Penandatangan Sur at Per intah M embayar (PPSPM ).
d. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran, tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayar an. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan pr estasi sementara dengan mengesampingkan hal- hal yang sedang menjadi perselisihan.
24.D ENDA
Penyedia berkew ajiban untuk membayar sanksi finansial ber upa Denda sebagai akibat wanpr estasi atau cider a janji terhadap kew ajiban- kewajiban penyedia dalam SPK ini. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran pr estasi peker jaan penyedia. Pembayaran Denda tidak mengur angi tanggung jaw ab kontraktual penyedia.
25. PENGALIHAN D AN/ ATAU SUBKONTRAK
Penyedia Jasa Konsultansi dilarang untuk mengalihkan dan/ atau mensubkontr akkan sebagian atau selur uh peker jaan. Pengal ihan selur uh peker jaan hanya diperbolehkan dalam hal per gantian nama Penyedia Jasa Konsultansi, baik sebagai akibat pelebur an (merger) , k onsolidasi, pemisahan, atau akibat lainnya.
26. LARANGAN PEM BERIAN KOM ISI
Penyedia Jasa Konsultansi menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan ker ja PPK telah atau akan mener ima komisi dalam bentuk apapun (gratifikasi) atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dar i SPK ini. Penyedia Jasa Konsultansi menyetujui bahw a pelanggar an syarat ini mer upakan pelanggaran yang mendasar ter hadap SPK ini.
Standar Dokumen Pengadaan