• Tidak ada hasil yang ditemukan

TABIR SURYA KOMBINASI OKTILMETOKSISINAMAT DAN TITANIUM DIOKSIDA

SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT Saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Adhana Putri Sihombing

NIM : 091501061

Program Studi : S1- Reguler Farmasi

Judul Skripsi : Pengaruh Penambahan Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) terhadap Efektivitas Krim Tabir Surya Kombinasi Oktilmetoksisinamat dan Titanium Dioksida

Dengan ini menyatakan bahwa skripsi ini ditulis berdasarkan data dari hasil pekerjaan yang saya lakukan sendiri, dan belum pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar kesarjanaan di perguruan tinggi lain, dan bukan plagiat karena kutipan yang ditulis telah disebutkan sumbernya di dalam daftar pustaka.

Apabila dikemudian hari ada pengaduan dari pihak lain karena di dalam skripsi ini ditemukan plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia mendapat sanksi apapun oleh Program Studi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, dan bukan menjadi tanggung jawab pembimbing.

Demikianlah surat pernyataan ini saya perbuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan jika diperlukan sebagaimana mestinya.

Medan, April 2016 Yang membuat pernyataan

Adhana Putri Sihombing 091501061

vii

PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) TERHADAP EFEKTIVITAS KRIM TABIR

SURYA KOMBINASI OKTILMETOKSISINAMAT DAN TITANIUM DIOKSIDA

ABSTRAK

Latar belakang : Minyak kelapa murni atau minyak kelapa virgin (VCO) adalah salah satu minyak nabati yang sering digunakan dalam formulasi kosmetik. Komponen minor dalam VCO terutama polifenol bermanfaat sebagai antioksidan dan antifotooksidan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penambahan VCO terhadap peningkatan efektivitas sediaan tabir surya kombinasi oktilmetoksisinamat (OMC) dan titanium dioksida (TiO2) dengan pengukuran nilai Sun Protection Factor

(SPF) sebagai parameternya.

Metode: Pada penelitian ini minyak VCO diformulasikan dengan variasi konsentrasi 4, 6 dan 8% (F1, F2 dan F3) ditambah dengan senyawa sunscreen yaitu oktilmetoksisinamat dan titanium dioksida (F4, F5, F6 dan F7) ke dalam sediaan krim. Evaluasi sediaan krim dilakukan terhadap homogenitas, tipe emulsi, pH, stabilitas, iritasi kulit, cemaran mikroba, dan efektivitas SPF sediaan secara in vitro. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian One Way Anova untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai SPF yang signifikan diantara semua formula.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh sampel memiliki penampakan yang homogen dengan tipe emulsi m/a, rentang pH pada kisaran 5,97-7,33, tidak menyebabkan iritasi, dan sediaan stabil selama penyimpanan 12 minggu pada suhu kamar, namun angka lempeng total mikroba tidak memenuhi persyaratan karena lebih dari 1x105. Hasil pengujian nilai SPF sediaan krim yang mengandung VCO saja, belum menunjukkan adanya efek perlindungan terhadap matahari. Nilai SPF sediaan F4 (krim OMC dan TiO2 saja) sebesar 9,5718. Sediaan F5 (VCO 4% dengan kombinasi OMC dan TiO2) sebesar 11,7537 dan F6 (krim VCO 6% dengan kombinasi OMC dan TiO2) sebesar 14,3504. Formula ini dapat digunakan secara optimal sebagai tabir surya karena memiliki kategori nilai SPF maksimal yaitu 8-15. Sedangkan, sediaan F7 (krim VCO 8% dengan kombinasi OMC dan TiO2) termasuk kategori ultra karena memiliki nilai SPF > 15 yaitu sebesar 21,7248.

Kesimpulan : Semakin besar konsentrasi VCO yang ditambahkan, maka semakin besar nilai SPF nya. Hal ini menunjukkan bahwa VCO dapat meningkatkan nilai SPF sediaan yang mengandung senyawa oktil metoksisinamat dan titanium dioksida.

ABSTRACT

Background: Virgin coconut oil (VCO) is one of herbal oil that usually be used in cosmetic formulation. Minor components in VCO especially polyphenolic acids can be useful as an antioxidant and antiphotooxidant.

Purpose: The aim of this study was to evaluated VCO protective propertise against sun exposure. Its influence to increase effectiveness of sunscreen preparations containing octylmethoxycinnamate (OMC) and titanium dioxide (TiO2) combination, by measuring the Sun Protection Factor (SPF) value as its parameter.

Methods: In this study, VCO had been formulated with various concentrations of 4, 6, and 8% (F1, F2 and F3) combined with sunscreen compounds were octylmethoxycinnamate and titanium dioxide (F4, F5, F6 and F7) into cream preparations. Evaluations conducted on cream homogeneity, emulsion type, pH, stability, skin irritation, microbial contamination, and in vitro determination of SPF preparations.Then it tested in One Way Anova to see whether there was any significant difference of SPF values in those formulas.

Result: The evaluation results showed that all the samples had a homogeneous appearance with emulsion type m/a, in range of 5.97 – 7.33 pH range, non-irritated, and a stable dosage during 12 weeks of storage at room temperature except total plate count of microbes didn’t fulfill the requirements because more than 1x105. In vitro determination of SPF cream preparation containing only VCO hadn’t shown any optimal effect protection against the sun. The value of SPF F4 cream (containing only OMC and TiO2) was 9.5718, F5 cream (VCO 4% combined OMC and TiO2) was 11.7537 and F6 (VCO 6% combined OMC and TiO2) was 14.3504. These formula could be used for optimal as a sunscreen because it had the maximum SPF value in category 8-15. While F7 (VCO 8% combined OMC and TiO2) cream was been ultra category because it had SPF > 15 that’s equaled to 21.724.

Conclusion: The greater concentration of VCO was added, increased its SPF value. This indicated that VCO could boost SPF values of octylmethoxycinnamate and titanium dioxide in sunscreen preparation.

Key words: Sunscreen Creams, VCO, octylmethoxycinnamate, Titanium Dioxide, SPF.

INFLUENCE OF VIRGIN COCONUT OIL ON THE EFFECTIVITY OF SUNSCREEN CREAMS CONTAINING OCTYLMETHOXYCINNAMATE

ix DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ... iv

SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT ... vi

ABSTRAK ... vii

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xii

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 4 1.3 Hipotesis ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 4 1.5 Manfaat Penelitian ... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6

2.1 Uraian Minyak Kelapa Murni ... 6

2.2 Sedian Krim ... 9

2.3 Penyinaran Matahari dan Efeknya pada Kulit ... 10

2.4 Mekanisme Perlindungan Alami Kulit ... 12

2.5 Bahan Tabir Surya ... 13

2.5.1 Oktilmetoksisinamat... 15

2.5.2 Titanium dioksida ... 16

2.7 Sun Protection Factor ... 18

BAB III METODE PENELITIAN ... 21

3.1 Alat ... 21

3.2 Bahan ... 21

3.3 Sukarelawan ... 21

3.4 Prosedur Pembuatan Krim ... 22

3.4.1 Formula krim tabir surya ... 22

3.4.2 Pembuatan sediaan krim tabir surya ... 22

3.5 Penentuan Mutu Fisik Sediaan ... 24

3.5.1 Penentuan homogenitas sediaan ... 24

3.5.2 Pengamatan stabilitas sediaan ... 24

3.5.3 Penentuan pH sediaan ... 24

3.5.4 Penentuan tipe emulsi ... 24

3.5.5 Uji iritasi terhadap sukarelawan ... 25

3.5.6 Uji total cemaran mikroba ... 25

3.5.7 Penentuan nilai SPF sediaan ... 26

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 27

4.1 Organoleptis Sediaan ... 27

4.2 Mutu Fisik Sediaan ... 27

4.2.1 Homogenitas sediaan ... 27

4.2.2 Stabilitas sediaan ... 27

4.2.3 pH sediaan ... 29

4.2.4 Tipe emulsi sediaan ... 31

xi

4.2.6 Total cemaran mikroba ... 32

4.2.7 Nilai Sun Protection Factor (SPF) sediaan ... 34

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 38

5.1 Kesimpulan ... 38

5.2 Saran ... 38

DAFTAR PUSTAKA ... 39

Dokumen terkait