UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Marini Panjaitan
Nomor Induk Mahasiswa : 131524053 Program Studi : Ekstensi Farmasi
Judul Skripsi : Formulasi Gel Pengharum Ruangan Menggunakan Karagenan Dan Natrium Alginat Dengan Minyak Nilam Sebagai Fiksatif
Dengan ini menyatakan bahwa skripsi ini ditulis berdasarkan data dari hasil pekerjaan yang saya lakukan sendiri, dan belum pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar kesarjanaan di perguruan tinggi lain, dan bukan plagiat karena kutipan yang ditulis telah disebutkan sumbernya di dalam daftar pustaka. Apabila di kemudian hari ada pengaduan dari pihak lain karena didalam skripsi ini ditemukan plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia menerima sanksi apapun oleh Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara, dan bukan menjadi tanggung jawab pembimbing.
Demikianlah surat pernyataan ini saya perbuat dengan sebenarnya untuk dapat digunakan jika diperlukan sebagaimana mestinya.
Medan, April 2016 Yang membuat pernyataan,
Marini Panjaitan 131524053
Latar Belakang:Gel pengharum ruangan yang beredar di pasaran kebanyakan mengandung bahan sintetis terutama bahan pewangi dan fiksatifnya. Hal ini dapat menjadi masalah terhadap kesehatan dan lingkungan, oleh karena itu perlu dikembangkan produk gel pengharum ruangan yang ramah lingkungan dan baik untuk kesehatan dengan memanfaatkan minyak atsiri alami.
Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mencari formula gel terbaik dari kombinasi karagenan dan natrium alginat sebagai pembawa, untuk mencari konsentrasi pewangi terbaik dari minyak lemon, dan mencari konsentrasi terbaik dari minyak nilam sebagai fiksatif.
Metode Penelitian: Penelitian ini terdiri dari 2 tahap, yaitu penelitian orientasi dan penelitian utama. Penelitian orientasi dilakukan untuk mendapatkan gel terbaik dari kombinasi karagenan dan natrium alginat konsentrasi 3% dengan berbagai perbandingan yaitu 70:30, 60:40, 50:50, 40:60, 30:70 dan untuk mendapatkan pewangi terbaik dengan memvariasikan konsentrasi minyak lemon yaitu 2%, 4%, 6%, 8%. Penelitian utama dilakukan untuk mencari konsentrasi terbaik dari minyak nilam sebagai fiksatif dengan memvariasikan minyak nilam dengan berbagai konsentrasi yaitu 1%, 1,5%, 2%, 2,5%. Pengujian yang dilakukan adalah uji organoleptik, uji kestabilan gel, uji hedonik, uji penguapan zat cair dan uji ketahanan wangi.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi gel terbaik adalah kombinasi karagenan dan natrium alginat konsentrasi 3% dengan perbandingan 70:30. Wangi yang paling disukai adalah produk dengan campuran minyak lemon 8% dan minyak nilam 1%. Total persentase penguapan zat cair terkecil yaitu terdapat pada ruangan biasa yaitu 34,19% dan gel pengharum ruangan yang penurunan susut bobot yang lebih cepat yaitu pada ruangan kipas angin yaitu 84,86%. Gel pengharum ruangan yang memiliki ketahanan wangi terbaik adalah minyak nilam konsentrasi 1%.
Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah kombinasi karagenan dan natrium alginat konsentrasi 3% dengan perbandingan 70:30 dapat diformulasi sebagai basis gel, konsentrasi minyak lemon yang terbaik sebagai pewangi yaitu 8% dan konsentrasi minyak nilam yang memiliki ketahanan wangi terbaik yaitu 1%.
Kata Kunci: Gel Pengharum Ruangan, Minyak lemon, Minyak Nilam, Karagenan, Natrium Alginat
FORMULATION OF AIR FRESHENER GEL USING CARRAGEENAN AND SODIUM ALGINATE WITH
PATCHOULI OIL AS FIXATIVE AGENT
ABSTRACT
Background:Conventional air freshener gel mostly contains synthetic materials, especially the fragrance and the fixative agent. It can potentially harms human health and environment, therefore it is necessary to develop a product that is more friendly to environment and safe for human by using natural essential oil.
Purpose: The purpose of this study was to find the best ratio of carrageenan and sodium alginate as a carrier, to find the best concentration of lemon oil as fragrance, and to find the best concentration of patchouli oil as fixative.
Methods:This study consisted of two phases, there were orientation study and main study. The orientation study was conducted to find the best gel by combination of carrageenan and sodium alginate in concentration 3% by some ratio, there were 70:30, 60:40, 50:50, 40:60, 30:70 and to find the best fragrance by various concentrations of lemon oil, there were 2 %, 4%, 6%, 8%. The main study was conducted to find the best concentration of patchouli oil as a fixative agent by various concentrations, there were 1%, 1.5%, 2%, 2.5%. Conducted tests were organoleptic test, gel stability test, hedonic test, evaporation of liquid test and fragrant endurance test.
Results: The results showed that the best gel formula is combination carrageenan and sodium alginate by ratio 70:30. Product containing 1% of patchouly oil and 8% of lemon oil showed the most preferred aroma. The lowest product weight loss was at the usual room by 34.19% and the highest product weight loss was at room with fan by 84.86%. The most effective concentration of patchouli oil in binding fragrance was 1%.
Conclusion: The conclusion from this study are the combination of carrageenan and sodium alginate in concentration 3% by ratio 70:30 can be formulated is the best as carrier of air freshener gel, the best concentration of lemon oil as a fragrance was 8% and the best concentration of patchouli oil as a fixative was 1%. Keywords:Air Freshener Gel, Lemon Oil, Patchoul Oil, Carrageenan, Sodium
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
SURAT PERNYATAAN ... v
ABSTRAK ... vi
ABSTRACT ... vii
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... xi
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Hipotesis ... 4 1.4 Tujuan Penelitian ... 4 1.5 Manfaat Penelitian ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5
2.1 Gel Pengharum Ruangan ... 5
2.2 Karagenan ... 8
2.3 Natrium Alginat ... 10
2.6 Propilen Glikol ... 14
2.7 Natrium Benzoat ... 15
BAB III METODE PENELITIAN ... 16
3.1 Jenis Penelitian ... 16
3.2 Lokasi Penelitian ... 16
3.3 Alat dan Bahan ... 16
3.3.1 Alat ... 16
3.3.2 Bahan-bahan ... 16
3.4 Prosedur Penelitian ... 17
3.5 Formulasi Sediaan Gel Pengharum Ruangan ... 18
3.6 Prosedur Pembuatan Gel Pengharum Ruangan ... 20
3.7 Prosedur Pengujian ... 21
3.7.1 Pengujian organoleptik ... 21
3.7.2 Uji kestabilan gel ... 21
3.7.3 Uji hedonik atau kesukaan ... 22
3.7.4 Uji penguapan zat cair ... 22
3.7.5 Ketahanan wangi produk pengharum ruangan ... 23
3.8 Analisis Data ... 23
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 25
4.1 Pengujian Organoleptik ... 25
4.1.1 Pemilihan gel terbaik ... 25
4.1.2 Uji aroma terbaik ... 26
5.2 Saran ... 40 DAFTAR PUSTAKA ... 41 LAMPIRAN ... 43
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
2.1 Beberapa zat pewangi sintetis dan tanda keracunannya ... 5
3.1 Formula standar ... 18
3.2 Formula orientasi pemilihan gel dari 5 formula ... 19
3.3 Formula orientasi pemilihan konsentrasi minyak lemon ... 19
3.4 Formula sediaan pengharum ruangan ... 20
4.1 Hasil pemilihan gel terbaik (orientasi) ... 25
4.2 Hasil uji aroma terbaik ... 27
4.3 Hasil uji kestabilan gel ... 28
4.4 Data nilai uji kesukaan (hedonic test) ... 30
4.5 Penurunan bobot gel pengharum pada ruangan biasa ... 32
4.6 Penurunan bobot gel pengharum ruangan pada ruangan AC ... 33
4.7 Penurunan bobot gel pengharum pada ruangan kipas ... 34
4.8 Persentase total penguapan zat cair ... 35
2.2 Proses pembentukan gel alginat ... 10
4.1 Penurunan bobot gel pengharum pada ruangan biasa ... 33
4.2 Persentase penguapan zat cair pada ruangan biasa ... 34
4.3 Penurunan bobot gel pengharum pada ruangan AC ... 35
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran Halaman
1 Bagan alir pembuatan basis gel ... 43
2 Bagan alir pembuatan gel pengharum ruangan ... 44
3 Gambar minyak lemon ... 45
4 Gambar minyak nilam ... 45
5 Lembar penilaian uji kesukaan (hedonic test) ... 46
6 Rumus perhitungan nilai uji kesukaan ... 47
7 Tabel hasil uji kesukaan (hedonic test) ... 48
8 Perhitungan hasil uji kesukaan (hedonic test) ... 49
9 Tabel penurunan bobot gel pengharum ruangan ... 53
10 Perhitungan persen total penguapan zat cair ... 54
11 Contoh lembar penilaian uji ketahanan wangi ... 56
12 Hasil uji ketahanan wangi pada ruangan biasa ... 57
13 Hasil uji ketahanan wangi pada ruangan AC ... 77