UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN
SURAT PERNYATAAN
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Lia Khairunnissa
NIM : 141524018
Program Studi : S1 Ekstensi Farmasi
Judul Skripsi : Formulasi Sediaan Krim Sari Buah Mangga (Mangifera indica L.)
sebagai Pelembab Kulit
Dengan ini menyatakan bahwa skripsi ini ditulis berdasarkan data dari hasil
pekerjaan yang saya lakukan sendiri dan bukan plagiat karena kutipan yang ditulis
telah disebutkan sumbernya di dalam daftar pustaka.
Apabila dikemudian hari ada pengaduan dari pihak lain karena di dalam skripsi ini
ditemukan plagiat karena kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia menerima
sanksi apapun oleh Program Studi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas
Sumatera Utara dan bukan menjadi tanggung jawab pembimbing.
Demikian surat pernyataan ini saya perbuat dengan sebenarnya untuk dapat
digunakan jika diperlukan sebagaimana mestinya.
Medan, Agustus 2016 Yang membuat pernyataan
Lia Khairunnissa NIM 141524018
vii
FORMULASI SEDIAAN KRIM SARI BUAH MANGGA
(Mangifera indica L.) SEBAGAI PELEMBAB KULIT
ABSTRAK
Latar Belakang: Buah mangga (Mangifera indica L.) mengandung sukrosa, air
86%, protein 0,60%, lemak 0,10%, gula total 11,8%, serat 1,1%, mineral 0,3%, vitamin A 4800 U.I, vitamin B1 0,04%, vitamin B2 0,05%, vitamin C 13%, vitamin E 3,02%, asam nikotinat 0,3%. Gugus hidroksi dalam struktur sukrosa menyebabkan terikatnya air dari udara atau lingkungan sehingga dapat mereduksi penguapan air dalam kulit.
Tujuan: Untuk memformulasikan sari buah mangga sebagai pelembab dalam
bentuk sediaan hand cream.
Metode: Sari buah mangga dibuat dengan cara daging buah dihaluskan dengan juicer dan ditambahkan natrium metabisulfit 0,1% sebagai antioksidan kemudian
dipekatkan dengan freezer dryer pada suhu -40° C dan tekanan 2 atm. Sediaan dibuat dalam bentuk krim tipe m/a dengan konsentrasi sari buah mangga 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%. Sediaan ini dibandingkan dengan sediaan krim yang mengandung gliserin 2% dan blanko. Uji mutu fisik yang dilakukan pada masing-masing sediaan adalah homogenitas, pH, stabilitas, tipe emulsi, dilakukan juga uji iritasi sediaan dan kemampuan sediaan untuk melembabkan kulit pada 18 orang relawan dengan menggunakan moisture-checker.
Hasil: Hasil pengujian menunjukkan bahwa sari buah mangga dapat
diformulasikan ke dalam sediaan hand cream m/a, membentuk sediaan yang homogen, memiliki pH 5,55-7,04, serta tetap stabil selama penyimpanan 12 minggu. Tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Sari buah mangga mampu untuk melembabkan kulit. Semakin tinggi konsentrasi sari buah mangga semakin baik pula kemampuannya untuk melembabkan kulit. Dari hasil uji kelembaban, diperoleh bahwa krim yang mengandung sari buah mangga 2,5% memiliki kemampuan melembabkan yang hampir sama dengan krim yang mengandung gliserin 2%.
Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sari buah mangga
yang terbaik sebagai pelembab adalah konsentrasi 10% melembabkan kulit selama 4 minggu sebesar 14,4%, dan dapat diformulasikan dalam krim tipe m/a.
Kata kunci: Sari buah mangga, krim, pelembab kulit
viii
FORMULATION OF CREAM MANGO FRUIT JUICE
(Mangifera indica L.) AS SKIN MOISTURIZING AGENT
ABSTRACT
Background: Mango contains sucrose, water 86%, protein 0.60%, lipid 0.10%,
sugars total 11.8%, fiber 1.1%, minerals 0.3%, vitamin A 4800 U.I, vitamin B1 0.04%, vitamin B2 0.05%, vitamin C 13%, vitamin E 3,02%, nicotinat acid 0.3%. Hydroxy groups in the structure of sucrose causes the bound water in the skin.
Objectives: To formulate mango fruit juice as a moisturizing in hand cream. Methods: Mango fruit juice was made by flesh of the fruit mashed with a juicer
and added 0.1% sodium metabisulfite as an antioxidant then concentrated with freezer dryer at a temperature of -40° C and a pressure of 2 atm. Mango fruit juice was formulated as o/w hand cream in concentration 2.5%, 5%, 7.5% and 10%. The ability to moisturizing skin of mango fruit juice were compared to cream preparations containing 2% glycerin and blank preparations. Physical quality test to each preparation were homogeneity, pH, stability, emulsion type, irritation test preparations and ability of preparations to moisturize the skin in 18 volunteers by using moisture-checker.
Results: The results showed that the mango fruit juice could be formulated into
hand cream type o/w, preparations was homogeneous, pH 5.55-7.04, and remained stable after 12 weeks storage. Not irritating to the skin. Mango fruit juice was able to moisturize skin. Increasing concentration of mango fruit juice affect the increase ability to moisturize the skin. From the results of skin moisture test, found that a cream containing mango fruit juice 2.5% had a moisturizing capabilities similar to a cream containing glycerin 2%.
Conclusion: The results of this study show that the best mango fruit juice as
moisturizer was in concentration of 10% to moisturise the skin for 4 weeks 14.4%, and can be formulated in a o/w cream.
Key words: Mango fruit juice, cream, skin moisturizer
ix
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT ... vi
ABSTRAK ... vii
ABSTRACT ... viii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xiii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar Belakang ... 1 1.2 Perumusan Masalah ... 3 1.3 Hipotesis ... 3 1.4 Tujuan Penelitian ... 4 1.5 Manfaat Penelitian ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5
2.1 Uraian Tanaman Buah Mangga ... 5
2.1.1 Buah mangga ... 5
2.1.2 Taksonomi buah mangga ... 7
2.1.3 Kandungan buah mangga ... 7
2.2 Kulit ... 9
x 2.2.1 Struktur kulit ... 9 2.2.2 Fungsi kulit ... 10 2.2.3 Klasifikasi kulit ... 11 2.3 Krim ... 12 2.4 Pelembab Kulit ... 13
BAB III METODE PENELITIAN ... 15
3.1 Alat-alat yang Digunakan ... 15
3.2 Bahan-bahan yang Digunakan ... 15
3.3 Teknik Pengambilan Sampel ... 15
3.4 Identifikasi Sampel ... 16
3.5 Sukarelawan ... 16
3.6 Prosedur Kerja ... 16
3.6.1 Pembuatan sari buah mangga ... 16
3.6.2 Formula standar hand cream ... 17
3.6.3 Formula dasar krim yang dimodifikasi ... 17
3.6.4 Pembuatan dasar krim ... 17
3.6.5 Pembuatan sediaan krim ... 18
3.7 Penentuan Mutu Fisik Sediaan ... 19
3.7.1 Pemeriksaan homogenitas ... 19
3.7.2 Pengamatan stabilitas sediaan ... 19
3.7.3 Penentuan pH sediaan ... 19
3.7.4 Penentuan tipe emulsi sediaan ... 20
3.8 Uji Iritasi terhadap Sukarelawan ... 20
3.9 Penentuan Kemampuan Sediaan untuk Mengurangi
Penguapan Air dari Kulit ... 20
xi
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 22
4.1Hasil Identifikasi Sampel ... 22
4.2Hasil Pembuatan Sari Buah Mangga ... 22
4.3 Hasil Pembuatan Dasar Krim ... 22
4.4 Penentuan Mutu Fisik Sediaan ... 22
4.4.1 Homogenitas sediaan ... 23
4.4.2 Stabilitas sediaan ... 23
4.4.3 pH sediaan ... 25
4.4.4 Tipe emulsi sediaan ... 26
4.5 Hasil Uji Iritasi ... 27
4.6 Kemampuan Sediaan untuk Melembabkan Kulit ... 28
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 33
5.1 Kesimpulan ... 33
5.2 Saran ... 33
DAFTAR PUSTAKA ... 34
LAMPIRAN ... 36
xii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
2.1 Kandungan zat gizi buah mangga ... 8
3.1 Formula krim pelembab ... 18
3.2 Evaluasi hasil pengukuran kelembaban kulit dengan skin analyzer-moisture checker ... 21
4.1 Data pengamatan terhadap homogenitas sediaan dengan menggunakan objek gelas ... 23
4.2 Data pengamatan terhadap stabilitas sediaan pada saat selesai dibuat, penyimpanan selama 1, 4, 8 dan 12 minggu ... 24
4.3 Data pengukuran pH sediaan pada saat selesai dibuat ... . 25
4.4 Data pengukuran pH sediaan pada penyimpanan 12 minggu ... 25
4.5 Data penentuan tipe emulsi sediaan ... 26
4.6 Data uji iritasi terhadap kulit sukarelawan ... 27
4.7 Hasil pengukuran kelembaban sebelum pemakaian sediaan, hari 7, 14, 21 dan 28 ... 29
4.8 Persentase peningkatan kelembaban kulit pada hari 7, 14, 21 dan 28 ... 31
4.9 Evaluasi hasil pengukuran kelembaban kulit dengan skin analyzer-moisture checker ... 32
xiii