STRATEGI PELAKSANAAN A. STRATEGI PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN
Esselon 4 Esselon 3 Esselon 2 Jenjang
1 Survey Kepuasan Pelanggan Mei 204 November 204 2 Audit Internal Mei 204 Desember 204
3 Rapat Tinjauan Manajemen Juli 2014 Januari 2015 4 Audit Eksternal Juli 2014 Januari 2015
Kegiatan survey kepuasan pelanggan bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan di setiap bagian RRJ. Pada semester 1 target kepuasan pelanggan sebesar 80% tidak tercapai, sedangkan periode 2 target kepuasan pelangan 80% tercapai. Dari survey juga diketahui beberapa keluhan customer untuk ditindaklanjuti. Rapat tinjauan manajemen (RTM) membahas pencapain sasaran mutu yang telah ditetapkan pada RTM sebelumnya. Hasil dari Kaji Ulang Manajemen ISO tersebut, digunakan sebagai bahan introspeksi dan perbaikan manajemen. Perbaikan manajemen ditujukan untuk memberikan dampak yang positif pada pelayanan.
2) Penyusunan Dokumen ISO 17025
Pada tahun 2014 dilakukan pelatihan tentang pemahaman ISO 17025 yang diikuti oleh seluruh pejabat struktural, peneliti dan litkayasa yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh personel mengenai klausul-klausul yang diatur dan hal-hal yang wajib dipenuhi dalam ISO 17025. Kegiatan pelatihan pemahman ISO 17025 dilakukan secara in house training yang diberikan oleh narasumber dari LPPT UGM pada tanggal 24-26 November 2014.
Ruang lingkup yang direncanakan sebagai laboratorium terakreditasi ISO 17025 adalah:
- Uji Kadar Sari larut air - Uji kadar sari larut etanol - Uji Kadar abu total
- Uji Kadar Abu tidak larut asam - Uji Kandungan curcumin pada kunyit
Laporan Tahunan 2014
48
- Uji kandungan curcumin pada temulawak - Uji sinensetin
- Uji Asiatikosida - Uji Andrographolid - Uji Cemaran mikroba 3) Tata Kelola Bahan Baku JAMU
Sistem pengelolaan bahan JAMU diarahkan untuk menjadi Bulog JAMU dalam menjaga kesinambungan ketersediaan penyediaan bahan yang berkualitas secara kuantitas memadai dan kontinyuitasnya juga terjaga. Kegiatan tata kelola bahan baku JAMU di tahun 2014 yaitu:
a) Peningkatan pasokan TO: pengaturan kebun produksi B2P2TOOT, optimalisasi pembinaan petani, community
empowerment.
b) Manajemen pengelolaan bahan baku: pengadaan software aplikasi gudang dan studi banding ke Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian.
Gambar 13.Kunjungan kerja dari Nippon Foundation (NF) Jepang dalam rangka progress report pelaksanaan kegiatan community empowerment di Desa Sukorejo Kecamatan Sambirejo Kabupaten Sragen pada tanggal 4-5 November 2014
Laporan Tahunan 2014
49 c. Dokumen Ilmiah dan Etik
B2P2TOOT mengemban tugas pokok dalam pelaksanaan penelitian dan pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, dalam penjabaran tugas tersebut maka dilaksanakan penelitian dan pengembangan tanaman obat sesuai dengan area penelitian yang ditetapkan dalam agenda riset Balai Besar Litbang, yaitu bioprospektif, standarisasi tanaman, pengembangan teknologi farmasi dan khasiat keamanan obat tradisional. Pelaksana kegiatan Litbang TO dan OT diemban oleh seluruh staf peneliti yang tentunya dibantu oleh tenaga litkayasa dan didukung sepenuhnya oleh tim administrasi (kesekretariatan). Sebagai wadah peneliti di B2P2TOOT dibentuk Panitia Pembina Ilmiah (PPI) yang bertugas mengkoordinasi kegiatan ilmiah untuk berperan aktif dalam kegiatan ilmiah secara regional, nasional dan international untuk peningkatan kompetensi.
d. Dokumen Perencanaan dan Evaluasi
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi B2P2TOOT menyelenggarakan fungsi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi penelitian dan pengembangan di bidang tanaman obat dan obat tradisional. Keempat fungsi ini merupakan bagian dari manajemen yang saling berkaitan untuk mencapai visi dan misi institusi. Perencanaan bermanfaat sebagai petunjuk/pedoman, mencakup tujuan dan sasaran yang ingin dicapai, untuk menilai keberhasilan kegiatan juga perlu dilakukan evaluasi dengan membandingkan realisasi masukan (input), keluaran (output) dan hasil (outcome) terhadap rencana dan penetapan standar. Evaluasi dapat dilakukan dengan menilai produk yang dihasilkan dari suatu rangkaian kegiatan sebagai dasar mengambil keputusan tentang keberhasilan atau langkah langkah yang harus dilakukan dalam tindakan selanjutnya.
e. Layanan Perkantoran
Layanan Perkantoran menjalankan fungsi dalam pemberian gaji, tunjangan, penyelanggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran. Pembayaran gaji dan tunjangan ditujukan untuk 81 PNS dan 7 CPNS.
f. Dokumen Keuangan, Kekayaan Negara dan Tata usaha
Kegiatan pertemuan dalam rangka perbaikan pengelolaan SAI, sosialisasi terkait SAI, pengelolaan hibah dan pengelolaan BMN
Laporan Tahunan 2014
50
dilaksanakan antara satker dan unit terkait baik vertikal maupun horisontal.
g. Dokumen Informasi, Dokumentasi dan Diseminasi
Pengelolaan Dokumen Informasi, Dokumentasi dan Diseminasi dilakukan untuk upaya penyebarluasan informasi tentang IPTEK di bidang TOJA kepada kalangan akademisi, bisnis, pemerintah terkait dan masyarakat luas utnuk memberikan stimulus pada kemajuan dan pengembangan Iptek TOJA.
1) JAMU Digital Repository
Workshop JAMU Digital Repository pada 27-30 Oktober 2014 diikuti sebanyak 23 peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Kementerian Kesehatan, Lembaga Litbang, Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit yang memiliki Klinik JAMU. B2P2TOOT merupakan instansi yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan JAMU
Digital Repository di Indonesia.
Gambar 14. Zaky Irvan, Librarian WHO sedang memberrikan paparan mengenai JAMU Digital Repository kepada peserta workshop.
Laporan Tahunan 2014
51
2) Peran B2P2TOOT pada Kegiatan Internasional
a) B2P2TOOT berpartisipasi pada ASEAN Task Force of Traditional Medicine (ATFTM) dalam “Workshop For Developing Common
Guidelines and Establishing An ASEAN Model On Medicinal Plant Garden”yang diselenggarakan oleh Pusat Kerjasama Luar Negeri
Kementerian Kesehatan di Solo pada tanggal 21-23 April 2014. Para Delegasi juga melakukan field visit ke kebun tanaman obat B2P2TOOT, Research Station Tlogodlingo.
b) dr. Danang Ardiyanto (Koordinator Rumah Riset JAMU B2P2TOOT) menjadi Delegasi Indonesia (Pembicara) pada
ASEAN Network for Drugs, Diagnostics, Vaccines and Traditional Medicines Innovation (ASEAN-NDI) Community of Practice (CoP) on Traditional Medicine Meeting, yang diselenggarakan oleh
ASEAN-NDI di Filipina pada 26-27 Juni 2014. Materi yang disampaikan pada pertemuan tersebut adalah Paparan tentang situasi terkini tentang penelitian dan pengembangan obat tradisional di Indonesia.
Gambar 15. dr. Danang Ardiyanto (berdiri kedua dari kanan) berfoto bersama peserta ASEAN-NDI Community of Practice (CoP) on Traditional Medicine Meeting.
Laporan Tahunan 2014
52
c) Kepala B2P2TOOT menjadi Focal Point ATFTM pada “5th
Conference on Traditional Medicine in ASEAN Countries” dan “5th ASEAN Task Force on Traditional Medicine (ATFTM) Meeting”
yang diselenggarakan oleh Department of Traditional Medicine,
Ministry of Health Myanmar pada tanggal 8-13 Agustus 2014.