Survey – Persyaratan Umum
1.4 Survey periodik poros baling – baling dan tube shaft, baling-baling, baling-baling bebas putar dan sistem lain
Survey periodik dan pengujian poros baling-baling dan tube shaft, baling-baling, baling-baling bebas putar dan sistem lain yang dicantumkan dalam B.1.4 dilaksanakan sebagai berikut:
Bab 3- Survey – Persyaratan Umum C 27 / 44
1.4.1 Poros baling-baling dan tube shaft 1.4.1.1 Survey normal
Persyaratan sesuai penjelasan di B.1.4.1.1. Dibedakan antara: – survey dengan pencabutan poros
– survey tanpa pencabutan poros
1.4.1.1.1 Survey dengan pencabutan poros
Ruang lingkup survey normal terdiri dari:
– pelepasan baling baling dan pasak, jika terpasang, pemeriksaan visual seluruh bagian poros terutama tirusnya, rumah pasak, daerah permukaan bantalan poros, bantalan, dan ulir pengikat baling baling, atau radius lengkungan kopling, pemeriksaan bidang singgung baling- baling
– pengujian tak rusak dengan metode deteksi keretakan yang diakui pada ujung belakang silindris poros dan sekitar sepertiga panjang tirus dari bagian yang terbesar dan daerah rumah pasak, atau radius lengkung kopling untuk kopling pejal. Uji deteksi retak bagian belakang daerah radius lengkung kopling dapat diabaikan untuk kopling pejal dipasang pada ujung poros, lihat juga B.1.4.1.1.1
– pemeriksaan ruang main bantalan dan/ atau celah (wear down) sebelum dilepas dan setelah poros dipasang kembali dengan mencatat nilai yang diukur.
– overhaul perapat minyak poros sesuai instruksi pabrik pembuat (ring perapat, selubung (liner), dll)
1.4.1.1.2 Survey tanpa mencabut poros
Jika diterapkan persyaratan sesuai B.1.4.1.1.2 maka lingkup survey normal untuk sistem pelumasan minyak tanpa pencabutan poros sebagai berikut:
– pemeriksaan terhadap seluruh bagian poros yang terjangkau termasuk hubungan baling-baling ke poros
– pengujian tak rusak dengan metode deteksi keretakan yang diakui pada ujung silindris poros bagian belakang pada daerah sepertiga panjang tirus dari bagian yang terbesar dan daerah rumah pasak untuk baling-baling dengan pasak, atau bagian depan dari tirus belakang pada baling-baling tanpa pasak, atau radius lengkung bagian belakang kopling untuk baling-baling kopling pejal. Uji deteksi retak bagian belakang daerah radius lengkung kopling dapat diabaikan untuk kopling pejal dipasang pada ujung poros, lihat juga B.1.4.1.1.1.
Daerah yang diperiksa harus terbuka secukupnya, jika perlu dengan menggeser poros baling-baling atau menarik baling-baling baling-baling ke belakang.
– Berturut-turut pemeriksaan ruang main bantalan dan celah (wear down) bantalan belakang – overhaul perapat minyak poros sesuai instruksi pabrik pembuat (ring perapat, selubung dll) – pemeriksaan terhadap semua catatan analisa minyak pelumas yang dilaksanakan secara periodik – pemeriksaan terhadap catatan dari konsumsi minyak pelumas dan temperatur bantalan
Jika ditemukan hal yang meragukan maka poros harus dicabut untuk diperiksa secara menyeluruh.
1.4.1.2 Survey modifikasi
Persyaratan sesuai B.1.4.1.2. dibedakan antara:
– survey dengan membuka daerah singgungan poros bantalan belakang – survey tanpa membuka daerah singgungan poros bantalan belakang
28 / 44 C Bab 3- Survey – Persyaratan Umum
Peraturan Klasifikasi dan Survey BKI- 2012
1.4.1.2.1 Survey dengan membuka daerah singgungan poros bantalan belakang
Lingkup survey modifikasi meliputi sebagai berikut:
– menggeser poros untuk memperlihatkan daerah singgungan poros bantalan belakang
– pemeriksaan bantalan depan sejauh memungkinkan dan seluruh bagian poros yang terjangkau termasuk hubungan antara baling baling dan poros
– pemeriksaan dan overhaul perapat minyak sesuai instruksi pabrik pembuat (ring perapat, selubung (liner), dll)
– pemeriksaan ruang main bantalan dan/ atau celah (wear down) poros dengan mencatat hasil pengukuran
– pemeriksaan analisa dan konsumsi minyak pelumas harus masih dalam batas yang diijinkan – untuk baling-baling dengan pasak, pelepasan baling-baling dipersyaratkan untuk pengujian tak
rusak dengan metode deteksi keretakan yang diakui pada sepertiga panjang tirus dari bagian yang besar dan pemeriksaan bidang singgung baling baling.
Jika ditemukan hal yang meragukan, poros harus digeser lebih jauh berturut-turut hingga tercabut seluruhnya.
1.4.1.2.2 Survey tanpa membuka daerah singgungan poros bantalan belakang
Jika persyaratan B.1.4.1.2.2 diberlakukan, maka lingkup survey modifikasi tanpa membuka daerah singgungan poros bantalan belakang sebagai berikut:
– pemeriksaan dan overhaul perapat minyak poros sesuai instruksi pabrik pembuat (ring perapat, selubung dll)
– pemeriksaan ruang main bantalan dan/ atau celah poros dengan mencatat nilai yang diukur – untuk baling-baling dengan pasak, pelepasan baling-baling dipersyaratkan untuk pemeriksaan tak
rusak dengan metode deteksi keretakan yang diakui pada sepertiga panjang tirus dari bagian yang besar dan pemeriksaan bidang singgung baling baling.
Sebagai tambahan pada survey ini harus mencakup hal-hal sebagai berikut:
– pemeriksaan terhadap semua catatan analisa minyak pelumas yang dilaksanakan secara reguler – pemeriksaan terhadap catatan dari pemakaian minyak pelumas dan temperatur bantalan
Jika ditemukan hal yang meragukan, poros harus digeser lebih jauh berturut-turut hingga tercabut seluruhnya.
1.4.1.3 Survey parsial
Persyaratan survey parsial lihat B.1.4.1.3. Survey parsial meliputi hal-hal sebagai berikut: – pemeriksaan perapat minyak terhadap kebocoran
– pemeriksaan ruang main bantalan dan/ atau celah poros dengan catatan nilai yang diukur – pemeriksaan catatan analisa minyak pelumas
– pemeriksaan catatan konsumsi minyak pelumas dan temperatur bantalan Sebagai tambahan, dimana baling-baling dipasang dengan poros tirus berpasak: – pelepasan baling-baling dan pemeriksaan bidang singgung baling-baling
– pemeriksaan tak rusak dengan metode deteksi retak yang disetujui pada bagian silinder ujung belakang poros pada daerah sepertiga panjang tirus dari bagian yang besar dan daerah rumah pasak harus dilaksanakan.
Bab 3- Survey – Persyaratan Umum C 29 / 44
Jika ditemukan hal yang meragukan, poros harus digeser lebih jauh berturut-turut hingga tercabut seluruhnya.
1.4.2 Baling-baling
Baling-baling harus diperiksa secara visual pada kesempatan setiap survey poros baling-baling atau survey tube shaft.
Kerusakan seperti retak, deformasi, akibat kavitasi dll harus dilaporkan dan diperbaiki atas keputusan Surveyor.
Baling-baling kisar terkendali (CPP) harus diperiksa terhadap kebocoran minyak. CPP harus diuji fungsi. Pemeriksaan perawatan sesuai instruksi pabrik pembuat harus dilaksanakan.
1.4.3 Baling-baling bebas putar (Vane wheels)
Lingkup survey harus dengan persetujuan BKI Pusat.
1.4.4 Sistem lainnya
Sejauh dapat dilaksanakan, elemen penggerak dan pengontrol rudder propeller dan steering propeller harus diperiksa melalui bukaan inspeksi. Untuk sistem lain seperti sistem pod propulsion, unit pompa jet, dll lingkup survey harus dengan persetujuan BKI Pusat. Pemeriksaan perawatan sesuai instruksi pabrik pembuat harus dilaksanakan. Uji fungsi harus dilaksanakan.