• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTRUMENTASI DAN KESELAMATAN KERJA

SET POINT

6.1.3 Syarat Perancangan Pengendalian

Beberapa syarat penting yang harus diperhatikan dalam perancangan pabrik antara lain :

1. Tidak boleh terjadi konflik antar unit, di mana terdapat dua pengendali pada satu aliran.

2. Penggunaan supervisory computer control untuk mengkoordinasikan tiap unit

pengendali.

3. Control valve yang digunakan sebagai elemen pengendali akhir memiliki opening position 70 %.

4. Dilakukan pemasangan check valve pada pompa dengan tujuan untuk

menghindari fluida kembali ke aliran sebelumnya. Check valve yang dipasangkan pada pipa tidak boleh lebih dari satu dalam one dependent line. Pemasangan

check valve diletakkan setelah pompa.

5. Seluruh pompa yang digunakan dalam proses diletakkan di permukaan tanah

dengan pertimbangan syarat safety dari kebocoran.

6. Pada perpipaan yang dekat dengan alat utama dipasang flange dengan tujuan untuk mempermudah pada saat maintenance.

Tabel 6.1 Daftar penggunaan instrumentasi pada pra rancangan pabrik pembuatan metanol dari gasifikasi batubara

No Nama alat Instrumentasi Kegunaan

1 Reaktor

TC Mengontrol temperatur dalam reaktor

PC Mengontrol tekanan dalam reaktor

LC Mengontrol tinggi cairan dalam

reaktor

2

Tangki Cairan dan

Penampung Sementara LI

Menunjukkan tinggi cairan dalam tangki

3 Tangki Gas PI Menunjukkan tekanan dalam tangki

4

Heat Exchanger,

Heater, Condensor, dan Cooler

5 Absorber

TC Mengontrol temperatur dalam

absorber

PI Mengontrol tekanan dalam absorber

FC Mengontrol laju alir cairan

6 Ekspander

FC Mengontrol laju alir gas dalam pipa

PC Mengontrol tekanan dalam ekspander

7 Pompa FC Mengontrol laju alir cairan dalam pipa

8 Kompresor

PC Mengontrol tekanan gas dalam pipa

FC Mengontrol laju alir gas dalam pipa

9 Stripper

FC Mengontrol laju alir bahan dalam

stripper

PI Menunjukkan tekanan dalam tangki

TC Mengontrol suhu dalam stripper

10

Membran / Air Separation Unit

(ASU)

FC Mengontrol laju alir bahan pada air

separation unit (ASU)

11 Belt conveyor Weight Sensor

12 Bucket elevator Weight Sensor

13 Screw conveyor Weight Sensor

Contoh jenis-jenis instrument yang digunakan pada pra-rancangan pabrik pembuatan metanol dari gasifikasi batubara adalah:

1. Reaktor

Reaktor merupakan tempat berlangsungnya reaksi antara bahan-bahan yang digunakan. Salah satu fungsi reaktor dalam pabrik ini adalah sebagai tempat terjadinya reaksi antara karbondiksida dan hidrogen. Instrumentasi pada reaktor mencakup flow controller (FC), pressure controller (PC) dan temperature controller (TC).

TC Reaktor PC FC Gambar 6.3 Reaktor 2. Tangki Cairan

Pada tangki penyimpanan ini dilengkapi dengan pengendali ketinggian yang berfungsi untuk mengontrol ketinggian cairan di dalam tangki. Prinsip kerja dari pengendali ketinggian ini adalah dengan menggunakan pelampung sehingga isi tangki dapat terlihat dari posisi jarum penunjuk di luar tangki yang digerakkan oleh pelampung. Jika isi tangki tinggal sedikit, maka tangki diisi dengan

menggunakan pompa yang dilengkapi dengan katup yang berfungsi sebagai

pengendali aliran. Isi tangki dipompakan ke ruang proses dengan menggunakan pompa yang dilengkapi dengan katup yang dihubungkan ke ruangan pengendali dan katup by pass yang dapat digerakkan secara manual untuk mengantisipasi jika katup yang dihubungkan ke ruangan pengendali rusak.

Bahan masuk

Tangki

LI

Gambar 6.4 Tangki Cairan

3. Tangki Gas

Pada tangki penyimpanan ini dilengkapi dengan pengendali tekanan (PI) yang berfungsi untuk mengontrol tekanan gas di dalam tangki agar tetap dalam kondisi stabil sehingga tidak terjadi bahaya seperti meledaknya tangki.

PI

Gambar 6.5 Tangki Gas

4. Cooler, Heater, Heat Exchanger, dan Kondensor

Temperature control (TC) berfungsi untuk mengatur besarnya suhu di dalam

Cooler, Heater, Heat Exchanger, dan Kondensor dengan cara mengatur banyaknya air pendingin/steam yang dialirkan. Jika temperatur di bawah kondisi yang diharapkan (set point), maka valve akan terbuka lebih besar dan jika temperatur di atas kondisi yang diharapkan maka valve akan terbuka lebih kecil.

Air pendingin masuk

Produk keluar Air pendingin keluar

Umpan masuk

Gambar 6.6 Cooler dan Heater

5. Absorber

Instrumentasi pada absorber meliputi flow controller (FC). Flow controller (FC) berfungsi untuk mengatur laju alir gas dan MEA masuk dengan mengatur bukaan katup aliran bahan.

Gambar 6.7 Absorber

6. Ekspander

Instrumentasi pada Ekspander mencakup Pressure controller (PC) yang

berfungsi mengendalikan dan menyesuaikan tekanan sesuai dengan yang diinginkan dengan mengatur bukaan katup aliran masuk.

P C

Gambar 6.8 Ekspander

7. Pompa

Variabel yang dikontrol pada pompa adalah laju aliran . Untuk mengetahui laju aliran pada pompa dipasang pengendali aliran (FC). Jika laju aliran pompa lebih besar dari yang diinginkan, maka secara otomatis katup (control valve) masukan akan menutup atau memperkecil pembukaan katup. Demikian pula jika laju aliran pompa lebih kecil dari yang diinginkan, maka secara otomatis katup masukan pompa akan memperbesar pembukaan katup.

Gambar 6.9 Pompa FC Pompa FC FC

8. Kompresor

Instrumentasi pada kompresor mencakup Pressure controller (PC) yang

berfungsi mengendalikan dan menyesuaikan tekanan sesuai dengan yang diinginkan dengan mengatur bukaan katup aliran keluar.

Gambar 6.10 Instrumentasi pada Kompresor

9. Stripper

Instrumentasi pada Stripper meliputi flow controller (FC) yang berfungsi untuk mengatur laju alir bahan masuk dengan mengatur bukaan katup aliran.

PI TC Stripper FC FC Gambar 6.11 Stripper 10.Bucket Elevator

Instrumentasi pada Bucket Elevator meliputi weight censor yang berfungsi untuk mendeteksi berat bahan yang masuk ke suatu alat produksi. Pada bucket elevator ini bahan dibawa dari sumber yang berada di tempat yang lebih rendah ke alat yang tempatnya lebih tinggi.

Gambar 6.12 Bucket Elevator

11.Membran (ASU)

Instrumentasi pada Membran meliputi flow controller (FC) yang berfungsi untuk mengatur laju alir gas masuk dengan mengatur bukaan katup aliran gas.

Gambar 6.13 Membran (ASU)

12. Belt Conveyor

Instrumentasi pada Bucket Elevator meliputi weight censor yang berfungsi untuk mendeteksi berat bahan yang masuk ke suatu alat produksi.

Gambar 6.14 Belt Conveyor

13. Screw conveyor

Instrumentasi pada Screw conveyor meliputi weight censor yang berfungsi untuk mendeteksi berat bahan yang masuk ke suatu alat produksi.

Gambar 6.15 Screw Conveyor

Dokumen terkait