• Tidak ada hasil yang ditemukan

TABEL ANALISA MANAJEMEN PENGELOLAAN PROGRAM CSR BAKTI KATARAK 2015

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 44-50)

No. Manajemen Pengelolaan Program CSR Aktifitas 1 Perencanaan (planning)

d. Mengadakan meeting rutin guna membahas progress persiapan kegiatan CSR yang sedang berlangsung

e. Membuat media cetak yang berisikan publikasi kegiatan CSR yang akan diselanggarakan.

f. Membuat draft siaran pers program CSR

g. Mempersiapkan undangan untuk media cetak dan online

h. Mempersiapkan team dokter pembicara untuk press conference pada saat program CSR berlangsung. i. Membuat rencana role kegiatan CSR

j. Mempersiapkan goodybag dan kelengkapannya untuk press conference

2 Implementasi

(implementation)

d. Mendata peserta press conference dan pasien yang akan menjalani operasi katarak gratis

e. Menyambut dan mendata tamu media f. Mengadakan press conference

g. Melaksanakan Operasi bedah Katarak bagi para pasien yang kurang mampu

h. Mengadakan tour guide rumah sakit bagi para tamu media

i. Mengadakan ramah tamah bersama Tamu Media dan pejabat rumah sakit JEC

3 Evaluasi

(evaluation)

a. Melakukan mapping media

b. Menghitung jajak pendapat para pasien yang turut berpartisipasi dalam kegiatan CSR

d. Membahas report kegiatan dalam meeting guna mencari solusi untuk beberapa point yang mungkin belum terlaksana pada hari-H kegiatan berjalan.

Tabel 4.5. Manajemen Pengelolaan Program Bakti Katarak 2015 Jakarta Eye Center

4.3 Pembahasan

Sepak terjang JEC dalam mengembangkan program CSR di Jakarta Barat tentunya merupakan tugas dan tanggung jawab yang terus dibenahi dari tahun ke tahun. Hal ini mengingat predikat JEC sebagai rumah sakit mata terbaik dan terlengkap, dimana dalam hal ini JEC mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat dalam hal menangani gangguan kesehatan mata. Dapat disimpulkan bahwa bentuk tanggung jawab sosial JEC yang telah sesuai dengan struktur perencanaannya, tentunya akan mendapat perhatian yang baik dari masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa peranan perkembangan JEC selama ini tidak terlepas dari peranan program CSR yang diselenggarakan bagi masyarakat ibukota, khususnya di Jakarta Barat.

Seperti yang telah dikemukakan oleh Ibu Mubadiyah sebagai Kepala Divisi Marketing and Communications JEC, bahwa program CSR dan beberapa program lainnya, seperti seminar, press conference, campaign, dan program-program sosialisasi lainnya. Merupakan bagian yang terus diperhatikan dan selalu di inovasikan agar masyarakat semakin mengetahui JEC tidak hanya sebagai rumah sakit mata, tetapi juga

pusat edukasi yang menumbuhkan kepedulian masyarakat akan kesehatan mata. Karena program CSR yang baik dan terus dipelihara, akan mampu memberikan reputasi yang baik pula bagi JEC di mata masyarakat.

Dalam hasil wawancara dengan beberapa pihak terkait dan melalui perencanaan kegiatan CSR yang biasa diselenggarakan oleh JEC, peneliti menilai bahwa disamping memanajemen program CSR dengan baik, JEC juga menjalankan strategi Public Relations untuk membantu proses pengelolaan setiap event dan kegiatan CSR yang akan dijalankan. Berikut adalah analisis strategi Public Relations Jakarta Eye Center yang ditinjau berdasarkan strategi Public Relations menurut Rosady Ruslan, antara lain:

1) Publications

Dalam setiap fungsi dan tugas Public Relation JEC salah satu diantaranya adalah menyelengarakan publikasi atau menyebarluaskan informasi melalui berbagai media tentang aktivitas atau kegiatan Jakarta Eye Center yang pantas untuk diketahui oleh public. Dalam hal ini, tugas public relation Jakarta Eye Center adalah menciptakan berita untuk mencari publisitas melalui kerjasama dengan pihak pers/wartawan dengan tujuan mengembangkan reputasi Jakarta Eye Center sebagai wujud perusahaan yang diwakilinya.

2) Event

Kegiatan merancang sebuah event yang bertujuan untuk memperkenalkan produk dan layanan gangguan kesehatan mata yang disediakan oleh Jakarta Eye

Center,serta berusaha mendekatkan diri ke publik untuk lebih jauh lagi dapat mendapatkan opini publik yang positif juga merupakan strategi yang digunakan oleh praktisi public relations Jakarta Eye Center. Berikut beberapa jenis event yang dikelola oleh praktisi public relations Jakarta Eye Center :

a) Calendar event, yang meliputi kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Jakarta Eye Center pada waktu tertentu, seperti menyambut hari raya Idul Fitri, Natal dan Tahun baru serta Hari Ulang Tahun Jakarta Eye Center dan sebagainya.

b) Special events, yang terdiri dari event atau acara ajang yang sifatnya khusus dana dilaksanakan pada moment tertentu diluar acara rutin dari program kerja PR, beberapa contohnya seperti peluncuran teknologi baru Operasi Bedah tanpa pisau bedah (Bladeless Cataract Surgery), pembukaan kantor cabang JEC di Cibubur, dan sebagainya.

c) Momment event, yang mana acara ini lebih bersifat momentum atau lebih khusus lagi, misalnya event menyambut 20 tahun JEC, 30 tahun JEC, dan seterusnya setiap 5 tahun sekali.

3) News

Dalam menciptakan berita, sebagai praktisi public relations Jakarta Eye Center juga berupaya menciptakan berita melalui press release, news letter, bulletin dan lain-lain. Untuk itu disini dituntut kemampuan menulis untuk menciptakan publisitas yang menarik. Salah satu news yang dijalankan oleh public relations Jakarta Eye Center dapat dilihat dalam newsletter dan bulletin Eye Sight yang diterbitkan setiap 3 bulan

sekali. Disamping itu JEC juga menerbitkan press release dan brosur untuk setiap kegiatan dan event yang sedang berjalan.

4) Community involvement

Sikap peduli terhadap komunitas adalah salah satu contoh kerterlibatan tugas sehari-hari seorang praktisi public relations dalam mengadakan kontak siosial dengan kelompok masyarakat tertentu guna menjaga hubungan baik dengan pihak organisasi atau lembaga yang diwakilinya. Salah satu kegiatan yang telah dijalankan oleh Jakarta Eye Center dalam rangka peduli kesehatan dapat ditemui dalam program Bakti Sosial untuk screening mata anak-anak di Kandank Jurang Dik Doank

5) Corporate Image

Merupakan fungsi utama dari public relations, yaitu memberikan informasi kepada public yang dapat menarik perhatian, sehingga diharapkan dapat memperoleh tanggapan berupa citra positif demi kelangsungan hidup reputasi perusahaan. Dalam kaitannya dengan beberapa program yang dijalankan oleh praktisi public relations Jakarta Eye Center untuk membangun reputasi dan citra adalah dengan memberikan beberapa inforasi melalui brosur-brosur yang berisikan edukasi kaitannya dengan layanan kesehatan mata bagi masyarakat. Dan untuk penghargaan Corporate Image, JEC pernah meraih award Corporate Image di tahun 2015 dari lembaga survey Independen bekerjasama dengan majalah marketing.

6) Lobbying and negotiation

Keterampilan untuk melobi melalui pendekatan pribadi dan kemampuan bernegosiasi merupakan skill yang perlu dimiliki oleh seorang praktisi public relations.

Tujuan lobi sendiri adalah untuk mencapai kesepakatan atau memperoleh dukungan dari individu dan lembaga yang berpengaruh terhadap kelangsungan bisnis perusahaan. Seperti yang dijalankan oleh praktisi public relations Jakarta Eye Center dalam hal lobby dan negosiasi kegiatannya berfokus pada kerjasama dalam bidang kesehatan mata, misalnya bekerjasama dengan pihak asuransi. Dimana public relations melakukan lobby dan negosiasi agar JEC dapat masuk ke dalam daftar rumah sakit yang disediakan oleh perusahaan asuransi tersebut.

7) Social Responsibility,

Memiliki tanggung jawab social dalam aktifitas public relations menunjukan bahwa perusahaan memiliki keperdulian terhdap masyarakat. Dalam kaitannya dengan hal ini, tentunya akan meningkatkan citra dan reputasi perusahaan di mata publik. Saat ini JEC menjadikan kegiatan social sebagai aktifitas sekaligus tanggung jawab yang harus dilakukan. Bentuknya beragam seperti salah satunya adalah program CSR Bakti Katak JEC 2015 yang digelar bertepatan dengan hari penglihatan sedunia (Worldsight Day), mengadakan screening mata bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar, dan masih banyak kegiatan lainnya.

Kemampuan JEC dalam memberikan layanan berkelas dunia, juga menjadi bagian dari manajemen dalam meningkatkan reputasi sebagai rumah sakit mata terbaik di Indonesia. Tidak hanya ditinjau dari teknologi alat yang dimiliki oleh JEC, pengalaman dokter dalam bidang penanganan spesialis mata juga menjadi tolok ukur

manajemen dalam membangun dan meningkatkan reputasi JEC sebagai rumah sakit mata terpercaya dalam menangani kesehatan mata.

Pada dasarnya dalam sebuah program CSR terdapat tiga segi yang saling berhubungan, yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan yang saling terintegrasi atau biasa disebut dengan triple bottom line. Dalam kaitannya dengan peningkatan keuntungan, perusahaan harus melihat cara membangun reputasi perusahaan melalui program-program yang dijalankan dalam setahun. Sebenarnya dengan adanya program-program CSR ini dapat membangun reputasi sekaligus meningkatkan profit. Disinilah yang sebenarnya merupakan tugas public relations didalam membangun reputasi perusahaan (corporate image). Ketika publik menilai bahwa reputasi perusahaan bagus maka profit akan sendirinya diperoleh melalui penjualan produk atau layanan jasa perusahaan

Predikat reputasi yang telah dimiliki oleh JEC sebagai rumah sakit mata terbaik dan berkelas dunia tentunya menjadi tugas bagi team Marketing & Communications beserta jajaran staf divisi lainnya didalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penanganan kesehatan mata. Karena dengan adanya nilai reputasi yang positif dimata masyarakat tentunya JEC dapat lebih mengembangkan potensi dan kualitas pelayanan, maupun teknologinya.

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 44-50)

Dokumen terkait