• Tidak ada hasil yang ditemukan

9. STRUKTUR ORGANISASI

General Manager

HSE

Superintendent

HSE Supervisor

Risk & Compliance Management Head Safety Supervisor MLK Safety Officer MSK

.

Uraian Jabatan

1. IDENTIFIKASI

Nama jabatan : Maintenance Dibuat tgl. : 1 Oktober 2009 Superintendent

Perlu di review tgl. : 1 Oktober 2010 Departemen : Plant - Maintenance Lokasi : Site

Pemangku : XXXX Persetujuan

(tanda tangan pemangku):

Melapor pada : Plant Manager Persetujuan

(tanda tangan atasan langsung):

2. TUJUAN JABATAN

Merencanakan dan mengendalikan kegiatan pemeliharaan kilang, (preventive, predictive, dan breakdown) meliputi : alat-alat produksi dan penunjang untuk mencapai kehandalan peralatan pabrik yang efektif dan efisien serta berkualitas.

3. TANGGUNG JAWAB UTAMA

- Membuat rencana kerja dan anggaran di bagian maintenance agar pemeliharaan peralatan produksi pabrik maupun penunjang agar berjalan sesuai rencana, baik waktu maupun anggaran.

- Merencanakan dan mengkoordinir pelaksanaan kegiatan pemeliharaan agar dapat memenuhi kebutuhan operasional dan perawatan pabrik.

- Melakukan monitoring terhadap kegiatan pemeliharaan peralatan pabrik serta modifikasi untuk meminimalisir "downtime" yang tidak terencana.

145 - Mengidentifikasi potensi , mengevaluasi, mendorong serta membina bawahan melalui coaching

dan mentoring agar meningkatkan kompetensi dan kinerja bawahan.

- Meninjau kegiatan di bagian pemeliharaan berjalan sesuai kebijakan dan prosedur keselamatan kerja, meninjau kecelakaan / insiden yang terjadi, dan melakukan tindakan agar keselamatan dan kesehatan kerja dapat tercapai.

4. DIMENSI Dimensi keuangan:

Budget capex dan opex per tahun

Dimensi non-keuangan:

Bawahan langsung : 4 orang Bawahan tidak langsung : 25 orang

5. HUBUNGAN KERJA

Internal (Didalam Perusahaan)

- Proses produksi, koordinasi masalah perbaikan.

- Engineerng, koordinasi untuk pekerjaan-pekerjaan modifikasi.

- Inspeksi, koordinasi untuk pelaksanaan pekerjaan dan kualitas pekerjaan. - HSE kordinasi untuk keselamtan dan kesehatan kerja.

- Procurement kordinasi pengadaan material. - Logistic kordinasi masalah stock material. - Finance

- Accounting - HR/GA

Eksternal (Diluar Perusahaan)

- Vendor, koordinasi masalah pengadaan material yang dibutuhkan. - Kontraktor, kordinasi untuk pelaksanaan perbaikan

- Kondisi pabrik yang baru, dimana masih banyak diperlukan modifikasi guna penyempurnaan operasi pabrik dan hasil produksi

- Jumlah peralatan pabrik yang cukup banyak - Peralatan kerja yang belum memadai

- Sumberdaya manusia yang masih muda dan datang dari berbagai perusahaan perlu bimbingan dan pembinaan yang berkesinambungan untuk menyamakan visi dan misi

7. WEWENANG

- Menetapkan prosedur kerja pemeliharaan.

- Membuat persetujuan dalam pembuatan PR bagian maintenance.

- Menyetujui pembuatan Surat Perintah Kerja Lembur bagian maintenance. - Menyetujui WI di bagian maintenance.

8. SPESIFIKASI JABATAN Pendidikan Formal:

S1 Teknik Mesin / Elektronika / Fisika / Industri pengalaman 3 tahun sebagai Maintenance Superintendent atau 5 tahun sebagai Maintenance Supervisor di industri manufaktur / petrokimia

Pengetahuan / ketrampilan / pelatihan khusus:

- Mengetahui sistim dan prosedur proses kerja di bagian maintenance - Material Knowledge

- Menguasai Bahasa Inggris baik lisan maupun tulisan

- Mampu mengoperasikan komputer, mengusai MS ofice serta aplikasinya - Maintenance & Failure Analysis

- Project Mangement Kompetensi: 9. STRUKTUR ORGANISASI Plant Manager Maintenance Superintendent Maintenance Planning & Control Mechanical Supervisor Instrumentation Supervisor Electrical Supervisor

147

Uraian Jabatan

1. IDENTIFIKASI Nama jabatan : Technology Superintendent Dibuat tgl. : 1 Oktober 2009

Perlu di review tgl. : 1 Oktober 2010 Departemen : Plant - Technical Lokasi : Site

Pemangku : XXX

Persetujuan

(tanda tangan pemangku):

Melapor pada : Plant Manager Persetujuan

(tanda tangan atasan langsung):

2. TUJUAN JABATAN

Merencanakan dan mengendalikan operasional technical support meliputi engineering, plant inspeksi, laboratorium dan kontrol material sehingga pabrik dapat beroperasi dengan baik dengan tingkat reliabilitas yang optimal dan efisien serta sesuai dengan aspek keselamatan, kesehatan, dan lingkungan.

3. TANGGUNG JAWAB UTAMA

- Merencanakan program kerja dan anggaran biaya bagian technical (material, inspection, engineering dan laboratorium) guna menunjang kelancaran operasional pabrik.

- Merencanakan dan mengkoordinir kegiatan bagian technical agar dapat menjamin operasional pabrik yang berkelanjutan.

menjaga kehandalan, serta meningkatkan efisiensi maupun produktivitas pabrik.

- Mengeluarkan rekomendasi hasil dari monitoring dan evaluasi data operasional sehingga peralatan dan proses produksi berjalan lancar menghasilkan produk yang bermutu.

- Mengidentifikasi potensi , mengevaluasi, mendorong serta membina bawahan melalui coaching dan mentoring agar meningkatkan kompetensi dan kinerja bawahan.

- Meninjau kegiatan di bagian Technical berjalan sesuai kebijakan dan prosedur keselamatan kerja, menyelidiki kecelakaan / insiden yang terjadi, dan melakukan tindakan agar keselamatan dan kesehatan kerja dapat tercapai.

4. DIMENSI

Dimensi keuangan:

Anggaran biaya produksi : Sesuai Opex dan Capex

Dimensi non-keuangan:

Bawahan langsung : 4 orang Bawahan tidak langsung : 19 orang

5. HUBUNGAN KERJA

Internal Perusahaan (Di dalam lingkungan Perusahaan) - Finance : koordinasi anggaran biaya

- BSS Procurement LS : koordinasi pengadaan material.

- HR & GA : koordinasi urusan personal, sarana dan prasarana kerja.

- Production Superitendent : koordinasi berkaitan operasional produksi ethanol dan plant realibility.

- Maintenance Superitendent : koordinasi berkaitan dengan pemeliharaan, perbaikan mesin dan modifikasi.

Eksternal Perusahaan (Di luar lingkungan Perusahaan) - Vendor peralatan : berkoordinasi masalah teknis.

- Instansi pemerintah : Sertifikasi

6. MASALAH DAN TANTANGAN KERJA

- Kesinambungan operational produksi. - Design plant yang tidak memadai.

- Kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia. - Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

149

7. WEWENANG

- Memutuskan layak / tidak operasi peralatan produksi - Memutuskan boleh / tidak perubahan proses produksi - Memberi persetujuan dalam pembuatan PR bagian technical

- Menyetujui pembuatan Surat Perintah Kerja Lembur bagian technical. - Menyetujui WI di bagian technical

8. SPESIFIKASI JABATAN

Latar belakang pendidikan dan pengalaman:

S1 Teknik Kimia pengalaman 3 tahun sebagai Engineering / Techincal Superintendent atau 5 tahun sebagai Engineering Supervisor / Senior Process Engineer di pabrik ethanol (chemical / petrochemical industry)

Pengetahuan / Ketrampilan:

- Memahami dan menguasai pengetahuan technical.

- Menguasai program komputer terutama MS. Office beserta aplikasinya. - Bisa berbahasa Inggris lisan dan tertulis.

Kompetensi:

- Memiliki kemampuan manajerial dan memimpin - Memiliki kemampuan berpikir konseptual - Memiliki daya analisis yang tinggi.

- Mengerti masalah proses dan utillity di industri pengolahan ethanol.

- Mampu berkomunikasi dengan baik.

9. STRUKTUR ORGANISASI Plant Manager Maintenance Superintendent Technology Superintendent Laboratory Supervisor Inspector Supervisor Warehouse Supervisor Operation Superintendent Process Engineering Supervisor

Uraian Jabatan

1. IDENTIFIKASI

Nama jabatan : Electrical Supervisor Tanggal : 01 Oktober 2009 Perlu di review tgl : 01 Oktober 2010

Departemen : Plant – Maintenance Lokasi : Site

Pemangku :

XXX Persetujuan

(tanda tangan pemangku)

:

Melapor pada : Maintenance Superintendent Persetujuan

(tanda tangan atasan langsung)

:

2. TUJUAN JABATAN

Merencanakan dan mengkoordinir pemeliharaan peralatan Electrical, sesuai program (preventive / predictive), maupun kebutuhan, agar peralatan pabrik berjalan sesuai jadwal dan menunjang kelancaran produksi.

3. TANGGUNG JAWAB UTAMA

- Mengevaluasi kondisi peralatan Elektrikal, sesuai program maupun kebutuhan, agar dapat beroperasi dengan baik dan optimal.

151

- Memonitor dan menganalisa permintaan (maintenance order) untuk peralatan Elektrikal sesuai program maupun kebutuhan, dan mengkoordinir rencana dan kegiatan pemeliharaan guna menjamin peralatan dapat beroperasi kembali dengan waktu singkat.

- Mengevaluasi kebutuhan material peralatan Elektrikal untuk program pemeliharaan maupun sesuai kebutuhan sehingga dapat dilakukan dengan tepat waktu.

- Mengevaluasi pelaksanaan program pemeliharaan untuk peralatan Elektrikal, maupun kebutuhan perbaikan / modifikasi yang telah dilakukan agar memastikan peralatan dapat berfungsi dengan baik sesuai permintaan (maintenance order).

- Memonitor dan mengevaluasi progres permintaan (maintenance order) untuk peralatan Elektrikal, mereview laporan kerja sehingga dapat digunakan sebagai data pemeliharaan yang handal.

- Mengidentifikasi potensi , mengevaluasi, mendorong serta membina bawahan melalui coaching dan mentoring untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja bawahan,

- Menerapkan kebijakan dan prosedur keselamatan kerja di bagian Technical, menyelidiki kecelakaan / insiden yang terjadi, dan melakukan tindakan agar keselamatan dan kesehatan kerja dapat tercapai.

4. DIMENSI Dimensi keuangan:

Budget opex per tahun.

Dimensi non-keuangan:

Bawahan langsung : 1 orang Bawahan tidak langsung : 3 orang

5. HUBUNGAN KERJA

Internal (Didalam Perusahaan)

- Proses produksi, koordinasi masalah perbaikan.

- Engineering, koordinasi untuk pekerjaan-pekerjaan modifikasi.

- Inspeksi, koordinasi untuk pelaksanaan pekerjaan dan kualitas pekerjaan. - HSE, kordinasi untuk keselamatan dan kesehatan kerja.

- Procurement, koordinasi pengadaan material. - Logistic, koordinasi masalah stock material. - Finance

- Accounting - HR/GA

Eksternal (Diluar Perusahaan)

- Vendor, koordinasi masalah pengadaan material yang dibutuhkan - Kontraktor, koordinasi untuk pelaksanaan perbaikan

- Jumlah peralatan pabrik yang cukup banyak. - Peralatan kerja yang belum memadai.

- Sumber daya manusia yang masih muda dan datang dari berbagai perusahaan perlu bimbingan dan pembinaan yang berkesinambungan untuk menyamakan visi dan misi.

7. WEWENANG

- Menutup Maintenance Order

- Membuat PR untuk pengadaan material - Membuat Surat Perintah Kerja Lembur - Membuat WI di bagian Elektrikal

8. SPESIFIKASI JABATAN Pendidikan Formal:

- D3 Teknik Listrik dgn pengalaman min. 2 tahun atau SMA IPA / STM Elektro dengan pengalaman min. 5 tahun sebagai Electrical Teknisi di industri manufaktur / petrokimia.

Pengetahuan / ketrampilan / pelatihan khusus:

- Mengetahui sistim dan prosedur proses kerja di bagian Elektrikal - Menguasai Control System DCS

- Menguasai Basic System PLC & UPS - Menguasai bahasa Inggeris

- Mampu mengoperasikan komputer, mengusai MS office serta aplikasinya. - Material knowledge Kompetensi: - Result Orientation. - Team Work - Problem Solving - Customer Focus 9. STRUKTUR ORGANISASI Maintenance Superintendent Maintenance Planning & Control Supervisor

Mechanical Supervisor Electrical Supervisor Electrical Foreman Instrumentation Supervisor

153

Uraian Jabatan

1. IDENTIFIKASI

Nama jabatan :

Finance Supervisor Dibuat tgl. : 1 Oktober 2009 Perlu di review tgl. : 1 Oktober 2010

Departemen : Commercial Lokasi : Site

Pemangku : XXX

Persetujuan

(tanda tangan pemangku):

Melapor pada : Commercial Manager Persetujuan

(tanda tangan atasan langsung):

2. TUJUAN JABATAN

Melakukan pengaturan, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan kegiatan budget & reporting, general accounting, disbursemen & asset, finance support & kasir guna memastikan ketersediaan dana operasional pabrik dan pembelian feedstock, serta memastikan laporan keuangan / manajemen lainnya tersedia dengan akurat dan tepat waktu.

- Konsolidasi dan memeriksa rencana kerja dan anggaran tahunan perusahaan dari semua departemen, guna penyusunan laporan anggaran perusahaan.

- Koordinasi dan memeriksa laporan realisasi biaya masing-masing departemen serta melakukan analisa pemakaian anggaran.

- Memeriksa ketersediaan dana dan mengajukan permintaan pengadaan dana untuk kebutuhan operasional rutin dan pembelian feedstock sehingga tidak ada hambatan dalam operasional perusahaan.

- Memeriksa laporan keuangan bulanan dan laporan lainnya (laporan piutang, laporan kemitraan, capex, opex, proyek, laporan pembelian singkong, laporan pengisian dana kas) sebagai laporan manajemen yang akurat dan tepat waktu.

- Memeriksa hasil akhir laporan audit internal maupun eksternal guna memastikan kebenarannya. - Menyusun prosedur kerja untuk Finance sesuai aturan perusahaan dan memperbaharuinya apabila

dibutuhkan agar dapat menjaga keteraturan kegiatan operasional.

- Menyiapkan kebutuhan data dan dokumen keuangan/lainnya tersedia dengan lengkap dan benar.

- Mengidentifikasi potensi , mengevaluasi, mendorong serta membina bawahan melalui coaching dan mentoring agar meningkatkan kompetensi dan kinerja bawahan.

- Memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai aspek HSE agar keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dapat terpenuhi.

4. DIMENSI

Dimensi keuangan:

Petty Cash : Rp 20 juta per hari Cash on Hand Feedstock : Rp 800 juta per hari

Dimensi non-keuangan:

Bawahan langsung : 6 orang Bawahan tidak langsung : 0 orang

5. HUBUNGAN KERJA

Internal Perusahaan (Di dalam lingkungan Perusahaan)

- Production; menentukan alokasi biaya produksi sesuai dengan anggaran yang ditentukan.

- Supply Chain; koordinasi pembayaran feedstock, penerimaan piutang kemitraan dan pembayaran fee agen dan kemitraan serta menentukan alokasi biaya sesuai dengan anggaran yang ditentukan.

- HR & GA; koordinasi urusan personalia dan penyediaan sarana dan prasarana kerja. - HSE; Koordinasi keselamatan kerja

155

Eksternal Perusahaan (Di luar lingkungan Perusahaan)

- BSS-MDI; BSS-Finance, BSS-Finance Local Support, BSS-Procurement Local Support - Corporate Finance-MDI,

- External Auditor - Internal Auditor

- Lembaga/ Perusahaan Swasta Terkait: Supplier, Asuransi, dan Bank.

6. MASALAH DAN TANTANGAN KERJA

- Alokasi anggaran yang sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan

- Koordinasi dengan BSS-Finance dalam hal penyiapan laporan keuangan dan pembayaran.

- Koordinasi dengan Supply Chain dalam hal pembayaran feedstock dan laporan pembelian dan hutang piutang - Koordinasi dengan Corporate Finance-MDI dalam hal penyediaan kebutuhan dana operasional dan Laporan

Cash flow

7. WEWENANG

- Memeriksa laporan BSS Local Support – Finance

- Menyetujui pembayaran petty cash dan memeriksa kembali pengisian petty cash

- Mengalokasikan anggaran dalam batasan wewenang yang telah ditetapkan; termasuk di dalamnya mengeluarkan uang yg sudah dianggarkan.

- Mereview usulan Jurnal Adjustment - Membuat usulan pembuatan PR keuangan - Membuat Surat Perintah Kerja Lembur - Mengusulkan WI untuk bagian keuangan

8. SPESIFIKASI JABATAN

Latar belakang pendidikan dan pengalaman:

- Pendidikan S1 Akuntansi dengan pengalaman minimal 3 tahun sebagai Staf Akuntansi dan minimal 2 tahun sebagai Supervisor Finance / Akunting.

Pengetahuan / Ketrampilan:

- Menguasai pembuatan dan analisa laporan keuangan dan cash flow - Memahami aspek-aspek pendanaan dan anggaran

- Mampu mengoperasikan komputer minimal Ms. Office - Menguasai baha Inggris lisan dan tulisan

Kompetensi:

- Mampu bekerja dengan teliti dan detail, khususnya dalam hal angka (numeric) - Mempunyai daya analisa, komunikatif dan team work

10. STRUKTUR ORGANISASI

Uraian Jabatan

1. IDENTIFIKASI

Nama jabatan : HR & GA Supervisor Dibuat tgl. : 1 Oktober 2009 Perlu di review tgl. : 1 Oktober 2010

Departemen : Commercial Lokasi : Site

Pemangku : XXX Persetujuan

(tanda tangan pemangku):

Melapor pada : Commercial Manager Persetujuan

(tanda tangan atasan langsung):

2. TUJUAN JABATAN

Melakukan pengaturan, koordinasi dan pengendalian pelaksanaan operasional HR , hubungan industrial dan pelayanan umum, sesuai peraturan dan kebutuhan guna mendukung kelancaran kegiatan operasional perusahaan.

Finance &

Administration

Manager

HR & GA Supervisor Finance Supervisor Public Relation Supervisor General Accounting Budgeting & Reporting Disbursment & Assets Kasir Finance Support

157

3. TANGGUNG JAWAB UTAMA

- Membuat rencana kerja dan anggaran kegiatan operasional HR dan pelayanan umum/GA sehingga tersedia anggaran yang memadai sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

- Mengontrol rencana kerja dan evaluasi pengeluaran biaya untuk kegiatan HR & pelayanan umum guna memastikan efektifitas pemakaian anggaran.

- Melaksanakan dan mengkoordinasi pelaksanaan kegiatan HR (rekrutmen, pelatihan, penilaian kinerja, konseling, pemutusan hubungan kerja) sesuai kebutuhan perusahaan guna kelancaran kegiatan operasional.

- Melakukan koordinasi kegiatan industrial relation dengan Instansi pemerintah dan penyedia tenaga kerja / outsourcing serta koordinasi employee relation sesuai dengan prosedur, dan peraturan perusahaan yang berlaku.

- Koordinasi dan monitor pelaksanaan kegiatan pelayanan umum (transportasi, fasilitas perlengkapan kerja, konsumsi, kebersihan & mess) sesuai kebutuhan perusahaan guna kelancaran kegiatan operasional. - Menyusun prosedur kerja untuk HR dan pelayananan umum/GA sesuai aturan perusahaan dan

memperbaharuinya apabila dibutuhkan agar dapat menjaga keteraturan kegiatan operasional.

- Mengidentifikasi potensi , mengevaluasi, mendorong serta membina bawahan melalui coaching dan mentoring agar meningkatkan kompetensi dan kinerja bawahan.

- Memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai aspek HSE agar keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dapat terpenuhi, serta menyiapkan laporan Lost Time Accident dan Penyakit Akibat Kerja ke Depnaker

4. DIMENSI

Dimensi keuangan:

-

Dimensi non-keuangan:

Bawahan langsung : 6 orang Bawahan tidak langsung : - orang

5. HUBUNGAN KERJA

Internal Perusahaan (Di dalam lingkungan Perusahaan)

- Semua karyawan dan jajaran pimpinan di Medco Ethanol Lampung dalam hal servise, advise dan kontrol masalah kepersonaliaan, industrial dan kepegawaian

- Fin. & Adm.; Koordinasi proses pembiayaan program HR. Eksternal Perusahaan (Di luar lingkungan Perusahaan)

- Departemen Tenaga Kerja; mengurus proses perijinan dan pengesahan peraturan perusahaan.

- Lembaga asuransi dan rumah sakit; mendapatkan informasi layanan asuransi dan rawat inap karyawan dan mengkoordinir pengurusan layanan.

- Mencari dan memilih kandidat yang tepat sesuai kebutuhan user - Kompleksitas masalah Employee Relations dan industrial relations.

- Traning Needs Analysis dan menyesuaikan kebutuhan dengan anggaran yang ada - Integrasi keputusan manajemen SDM untuk setiap karyawan.

- Pengaturan fasilitas umum yang memenuhi kebutuhan

7. WEWENANG

- Mengajukan calon kandidat dalam proses rekrumen sesuai dengan spesifikasi jabatan - Meminta dan mendesak pengumpulan data HR yang diperlukan

- Menyetujui penggunaan petty cash untuk keperluan GA sesuai otorisasi - Membuat PR untuk HR & GA

- Membuat Surat Perintah Kerja Lembur - Mengusulkan WI untuk HR & GA

8. SPESIFIKASI JABATAN

Latar belakang pendidikan dan pengalaman:

Pendidikan S1 – Semua disiplin ilmu, pengalaman min. 3 tahun di bidang sumber daya manusia dan administrasi sebagai Supervisor HR & GA.

Pengetahuan / Ketrampilan:

- Memahami kerangka konsep Human Resources Development.

- Memahami dan mengikuti perkembangan peraturan Departemen Tenaga Kerja. - Memahami peraturan perpajakan PPH 21.

- Menguasai Ms. Office.

- Memiliki ketrampilan konseling.

- Bahasa Inggris; mampu memahami text book/ manual dalam bahasa inggris.

- Mampu memformulasikan memo keputusan dalam bahasa indonesia yang jelas sehingga tidak menimbulkan intepretasi yang salah.

Kompetensi:

- Mampu membuat dan melaksanakan program untuk meningkatkan kualitas pelayanan jasa dan sarana umum secara keseluruhan

- Mampu mengidentifikasi dan menyiapkan kebutuhan akan pelayanan jasa dan sarana umum di masa yang akan datang

- Mampu menjadi wakil perusahaan dalam hal terjadi konflik ketenagakerjaan baik internal maupun yang melibatkan eksternal; Mampu melakukan counseling masalah-masalah ketenagakerjaan dan di unit kerja secara umum

- Mampu mengelola berbagai kegiatan yang ditujukan untuk memelihara iklim kerja yang kondusif di dalam perusahaan (mis. Olah raga, rekreasi).

10. STRUKTUR ORGANISASI

Finance &

Dokumen terkait