• Tidak ada hasil yang ditemukan

Selanjutnya tahapan ketiga mengenai Communication dan Action.

Departement Corporate Communication menjalankan tahapan ini dengan

program-program yang telah direncanakan serta elemen-elemen apa saja yang telah terbentuk.

Dalam hal ini cara yang dilakukan oleh Departement Corporate

Communication dalam mengkomunikasikan corporate identity dengan cara

melakukan sosialisasi kepada public internal dan eksternal, Ibu Yulismar menjelaskan cara komunikasi yang dilakukan oleh Departement Corporate

Communication Internal yaitu:

“Cara mengkomunikasikan pembentukan corporate identity kepada publik internal yaitu dengan cara melakukan sosialisasi terhadap seluruh pekerja melalui brand ambasador yang dipilih, dan diawali dengan mengadakan event launching logo internal yaitu dengan mengundang senior leader untuk dapat melakukan sosialisasi juga kepada karyawannya. Dalam event ini, sesuai dengan rencana pada tahap planning tadi, event tersebut berisi penjelasan dari Direksi serta GM (General Manager) Corporate Affairs mengenai penjelasan filosofi logo, kegunaan logo sampai pada bagaimana mengaplikasikannya. Dalam event tersebut juga diselingi oleh kuis-kuis yang berhadiah yang bertujuan untuk menguji tingkat pemahaman karyawan atas identity yang sudah dijelaskan sebelumnya. Program sosialiasi berikutnya yaitu dengan menggunakan media Video Conference dengan menjelaskan kepada masing-masing kantor wilayah MD Media yang tersebar di Indonesia”.27

27 Ibu Yulismar, selaku Departement Corporate Communication Internal, Kamis, 30 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

Gambar 4.2.3.1 Launching Internal Logo

Selanjutnya Ibu Yulismar menjelasakan bahwa:

“Dan hal selanjutnya yaitu kami juga memberikan ‘Guidelines Book’ yaitu berupa buku pentunjuk penggunaan logo yang kami distribusikan ke seluruh karyawan. Dalam buku guidelines tersebut didalamnya berisi tentang filosofi logo, jenis serta huruf yang terletak dalam logo, penempatan logo pada media-media, sampai batas ukuran pemakaian logo. Dari cara-cara tersebut adalah suatu proses untuk dapat mengkomunikasikan kepada publik internal, selain itu kami juga ada rapat – rapat rutin yang akan selalu kami berikan edukasi kepada internal terkait dengan identitas yang saat ini kami miliki”.28

Gambar 4.2.3.2 Guidelines Book

Dalam pembentukan corporate identity tersebut, MD Media juga menggunakan media – media untuk mendukung proses komunikasi branding tersebut. Ibu Yulismar menjelaskan media yang digunakan untuk dapat mensosialisasikan corporate identity yang sudah terbentuk yaitu melalui media internal yang dimiliki oleh perusahaan. Lebih jelas Ibu Yulismar menambahkan bahwa:

“Ya, dalam melakukan branding promosi kepada pihak internal, kami menggunakan media internal yang kami miliki yaitu berbentuk ‘Portal Internal (POINT)’, media tersebut terdapat aplikasi kedinasan yaitu nota dinas yang dipergunakan untuk menginformasikan segala kebijakan, peraturan, ataupun informasi-informasi khusus. Kami memanfaatkan media tersebut sebagai cara mengkomunikasikan identity yang telah terbentuk. Kami juga melakukan sosialisasi menggunakan media conference yang berbentuk video conference yang telah saya jelaskan. Media conference tersebut sangat bermanfaat bagi kami, karena melalui media conference kami dapat terhubung langsung dengan karyawan-karyawan MD Media yang berada dimasing-masing wilayah diseluruh Indonesia”.29

Gambar 4.2.3.3 Sosialisasi Logo PT. Metra Digital Media

Jika dari sisi eksternal cara mengkomunikasinya melalui launching logo eksternal yang akan dilakukan, berikut penjelasan dari Bapak Abimanyu Permadi:

“Dari sisi eksternal cara mengkomunikasikan kepada publik eksternal yaitu dengan cara mengadakan placement dibeberapa media, mengadakan program sponsorship yang bertujuan untuk mengkomunikasikan identitas MD Media tersebut, dan juga merencanakan media gathering, pemasangan CEO Profile di Youtube mengenai informasi korporate, dan memanfaatkan event-event yang dilakukan oleh portofolio bisnis MD Media, serta event sinergi Telkom Group yang akan dimanfaatkan sebagai ajang branding masing-masing anak perusahaan. Selain itu kami memanfaatkan iklan bersama ketika salah satu dari telkom group memperingati anniversary perusahaan”.30

Selanjutnya Bapak Abimanyu Permadi menambahkan mengenai media-media eksternal yang digunakan dalam mengkomunikasikan pembentukan

corporate identity tersebut, berikut penjelasannya:

“Media eksternal yang kami gunakan yaitu berupa website eksternal perusahaan (www.mdmedia.co.id) yang didalamnya kami mengirimkan siaran berita terkait dengan identity yang sudah kami miliki, serta bumper logo yang kami jadikan aplikasi pada halaman home yang terletak didalam web tersebut”.31

Gambar 4.2.3.4 Website PT. Metra Digital Media

30 Bapak Abimanyu Permadi, selaku Departement Corporate Communication Eksternal, Rabu, 22 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

Selanjutnya Bapak Abimanyu Permadi menjelaskan kembali bahwa:

“Selain itu karena kami memiliki layar DOOH yang berada dibeberapa titik pada wilayah Indonesia, kami memanfaatkan spot-spot kosong yang belum terpasang iklan. Pada layar DOOH tersebut kami menampilkan bumper logo, tujuannya agar publik mengetahui ada perusahaan baru yang bergerak dibidang advertising digital dan untuk membuat publik tertarik untuk dapat melihat dan mencari tahu tentang perusahaan kami lebih lengkap”.32

Gambar 4.2.3.5 Layar DOOH sebagai media komunikasi

Bapak Abimanyu Permadi menambahkan bahwa:

“Karena kami tidak hanya bergerak dalam satu bisnis saja, kami juga memiliki media advertising solution yang terdiri dari media placement, media creative, serta activation. Dan bisnis lainnya dalam digital media dan publishing yang terdiri dari yellowpage.co.id, infojajan.com, yptranding.co.id, yptravell.co.id, goodizz.com. Kami juga memiliki media komunitas seperti finance directory, direktori pendidikan, automatic directory, property & building material directory, direktori BUMN, Bogor travel guide, Jogja free map, Solo free map, tabloid Bintaro Serpong Jakarta, tabloid Yellow Pages Cirebon, prime time magazine, direktori info mudik, tabloid Surabaya family, Malang Ads, Batam Ads, dan sebagainya. Melalui media-media tersebut kami dapat memanfaatkannya untuk melakukan komunikasi kepada publik eksternal mengenai corporate identity yang kami miliki saat ini. Kami juga mengkomunikasikan kepada klien yang dahulu bisnisnya masih dikelola oleh PT Infomedia dan sekarang bisnis tersebut sudah kami kelola, kami memberitahukan mengenai perubahan direktori dan pembentukan identity pada MD Media”.33

32 Ibid

Gambar 4.2.3.6 Media Tabloid PT. Metra Digital Media

Dalam hal ini pentingnya melakukan pendekatan kepada publik internal dan eksternal yaitu agar mengedukasi kedua publik tersebut untuk dapat mengenali PT. Metra Digital Media, sesuai dengan yang dijelaskan oleh Bapak Abimanyu Permadi yaitu:

“Karyawan merupakan salah satu publik internal, dan karyawan merupakan aset bagi perusahaan, dimana dari mulai armada salesnya melakukan proses penjualan, dan mereka harus mengetahui tentang perusahaan itu sendiri, dan mengetahui secara jelas bisnis yang dikelola oleh perusahaan. Mereka berhadapan langsung dengan publik eksternal yang otomatis harus mengetahui secara detail tentang perusahaan MD Media tersebut, untuk itulah penting sekali melakukan pendekatan kepada publik internal.”34

Selanjutnya Bapak Abimanyu menambahkan:

“Jika dari sisi eksternal, audience atau khalayak juga merupakan salah satu stakeholder yang penting untuk melakukan pendekatan kepada mereka, dimana impact yang akan didapatkan cukup besar. Jika mereka mengetahui tentang identitas perusahaan MD Media maka mereka dapat menjadi potensial customer, dapat juga menjadi calon karyawan, dan yaa

hal itulah yang menurut saya penting melakukan pendekatan kepada publik eksternal”.35

Dalam corporate identity yang saat ini dimiliki oleh PT. Metra Digital Media, yang menjadi suatu daya tarik dalam identity tersebut yaitu terlihat dalam bentuk logonya yang unik dan menarik, berikut penjelasan dari Bapak Abimanyu Permadi:

“Hal yang menjadi suatu daya tarik dalam identity yang kami miliki, yaitu terletak pada bentuk logo MD Media. Jika saya melihat sebagai orang awam, maka daya tarik yang menonjol dari segi logo nya tersebut yang dimana dengan bentuknya yang tidak umum yaitu berbentuk waterdrop akan membuat orang menjadi tertarik dan ingin mengetahui perusahaan tersebut lebih dalam tentang makna yang terletak dalam logo tersebut. Jika dari sisi perusahaan pasti kami ingin menonjolkan core story yang kami miliki melalui visualisasi logo tersebut. Ketika khalayak mengetahui core storynya dengan melihat logo MD Media maka akan lebih mudah mengenali perusahaan itu sendiri. Kami ingin memberikan edukasi kepada publik tentang arti dari bentuk visual yang ditampilkan agar publik pun menjadi semakin mengetahui perusahaan MD Media”.36

Selanjutnya adalah penjelasan mengenai elemen – elemen identitas yang sudah terbentuk. Elemen pertama yang telah terbentuk yaitu sudah pasti ‘Nama Perusahaan’, nama tersebut dapat juga dikatakan sebagai corporate identity, bahwa dengan namanya pun publik akan mengetahui perusahaan tersebut bergerak dibidang apa.

35 Ibid

Dalam hal ini nama perusahaan merupakan nama bagian dari Telkom Metra, dikarenakan saham MD Media 51% dimiliki oleh PT. Metra, oleh sebab itulah nama perusahaan menjadi PT. Metra Digital Media. Berikut selengkapnya penjelasan dari Ibu Yulismar, bahwa:

“Berdasarkan persetujuan dari pemegang saham dan komisaris, MD Media terlahir dari PT. Infomedia Nusantara, dan dilatarbelakangi oleh Telkom Group yang menginginkan membentuk atau membangun suatu perusahaan yang khusus menangani bisnis digital, maka Telkom bersama Telkom Metra membentuk PT. Metra Digital Media. Pembentukan nama itu sendiri dilalui beberapa tahapan dengan melakukan proses diskusi maka awalnya ada 2 (dua) pilihan nama yaitu ‘Telkom Media’ dan ‘Metra Digital Media’. Untuk pilihan yang pertama awalnya difikirkan dapat menjadi peluang bisnis yang baik kedepannya dengan menggunakan nama Telkom Media tersebut, namun dari proses diskusi tersebut dikhawatirkan dengan menggunakan nama Telkom Media akan memberi kesan atau image yang dimana setiap anak perusahaannya selalu menggunakan nama Telkom dan dikhawatirkan akan menimbulkan kesenjangan hasil tersebut berdasarkan survei yang telah dilakukan sebelumnya. Maka nama yang terpilih adalah ‘Metra Digital Media’, dimana memang kepemilikan Metra lebih tinggi dibanding Telkom itu sendiri, dan nama Digital Media itu menggambarkan bisnis yang kami kelola saat ini, jadi nama tersebut dirasa tepat untuk digunakan”.37

Elemen selanjutnya yaitu adalah ‘Logo Perusahaan’. Dimana logo perusahaan pada PT. Metra Digital Media memiliki 2 (dua) nuansa logo yang berbeda, yaitu logo untuk kebutuhan internal dan logo untuk kebutuhan eksternal. Dalam hal ini Ibu Silvia Rita Fariani menjelaskan bahwa:

“Kami memiliki 2 (dua) nuansa logo yang berbeda yaitu logo untuk kebutuhan internal dan logo untuk kebutuhan eksternal. Logo untuk kebutuhan internal yaitu bernuansa merah kolaboratif warna kuning dalam bentuk waterdropnya, sedangkan logo untuk kebutuhan eksternal yaitu bernuansa merah solid. Hal yang melatarbelakangi kami memiliki 2

37 Ibu Yulismar, selaku Departement Corporate Communication Internal, Kamis, 30 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

(dua) nuansa logo yang berbeda yaitu jika dibahas dari logo internal, nuansa logo yang terletak dalam logo internal merupakan sebuah filosofi perusahaan dengan warna yang color full mencerminkan bisnis MD Media yang memiliki banyak warna, mengesenkan keceriaan dan mewakili nilai-nilai yang ada dalam perusahaan. Sementara logo eksternal yang bernuansa merah solid tanpa adanya kolaborasi warna kuning di dalamnya yaitu karena kebijakan PT Telkom, yang memberikan suatu keputusan untuk anak perusahaan merubah warna corporate sesuai dengan konsep program Telkom pada tahun ini yaitu merubah nuansa logonya berwarna merah putih yang merupakan suatu pengabdian dan persembahan karya-karya untuk pembangunan dan kemajuan Republik Indonesia, maka akhirnya sesuai dengan kebijakan tersebut MD Media beserta anak perusahaan Telkom lainnya ikut mendukung semangat juang yang ada dalam PT Telkom tersebut.”38

Gambar 4.2.3.7 Logo Internal Gambar 4.2.3.8 Logo Eksternal

Logo yang dimiliki oleh MD Media menggunakan konsep ‘infinity’ dan ‘waterdrop’, dimana bentuknya terlihat unik dan warna yang ditampilkan pun berwarna merah yang menarik. Sesuai dengan penjelasan dari Bapak Abimanyu Permadi, bahwa:

“Jadi, konsep dari logo MD Media yaitu dilatarbelakangi oleh konsep ‘infinity’ dan ‘waterdrop’ dimana konsep infinity tersebut mengungkapkan pemikiran tanpa batas (tak tersekat-sekat), dinamis, dan kehidupan (usaha) yang berkelanjutan (sustainable). Sedangkan konsep dari waterdrop menggambarkan air sebagai sumber kehidupan dan kekuatan,

38 Ibu Silvia Rita Fariani, selaku Manager Departement Corporate Communication, Kamis, 6 Februari 2014, Kantor MD Media Pancoran

serta melambangkan dinamisme. Kedua konsep tersebut saling melengkapi, memperkuat dan menjadi jiwa dari MD Media”.39

Gambar 4.2.3.9 Keyword Logo Gambar 4.2.3.10 Konsep Logo

Dari kedua logo yang ada pada MD Media, sampai pada saat ini belum ada keluhan atau hambatan dalam penggunaan logo tersebut. Meskipun berbeda nuansa warna tetapi karyawan tetap memahami dan dapat melihatnya pada

‘Guidelines Book’ yang telah didistribusikan ke karyawan-karyawan MD Media.

Ibu Silvia Rita Fariani, menjelaskan bahwa:

“Sejauh ini saya belum melihat hal tersebut sebagai suatu masalah ya, untuk mengantisipasi hal tersebut agar tidak menjadi suatu hambatan dalam bekerja maka disinilah peran dan fungsi kami dalam mengawal dan memantau penggunaan logo tersebut. Misalnya dalam suatu event internal menggunakan slide presentasi yang salah, maka kami akan memberitahukan, menjelaskan kembali dan memperbaiki slide tersebut, dan sampai pada saat ini belum terjadi hal-hal seperti itu. Dalam hal ini

39 Bapak Abimanyu Permadi, selaku Departement Corporate Communication Eksternal, Rabu, 22 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

kami juga telah mengkomunikasikan perbedaan nuansa warna logo tersebut, mulai dari mengadakan sosialisasi logo, mengirimkan guidelines penggunaan logo sampai mengirimkan tamplate desain slide presentasi kepada seluruh karyawan, dan saat ini kami hanya melakukan pengawasan dan memonitoring hal tersebut”.40

Gambar 4.2.3.11 Desain Template Presentasi Internal

Gambar 4.2.3.12 Desain Template Presentasi Eksternal

Selanjutnya mengenai Visi dan Misi perusahaan juga merupakan bagian dari corporate identity yang ada dalam MD Media. Visi merupakan tujuan untuk jangka panjang, sedangkan Misi merupakan sesuatu apa yang ingin kita lakukan dalam jangka pendek. Berikut Bapak Abimanyu Permadi menjelaskan tentang Visi dan Misi yang dimiliki oleh MD Media, yaitu:

“Ya.. visi dan misi merupakan bagian dari corporate identity yang kami miliki, dimana Visi dari perusahaan kami yaitu ‘To be the market leader adn regional DIGITAL MEDIA market’. Sedangkan Misi kami yaitu ‘To be the King of DIGITAL MEDIA bya providing the following service yaitu dengan Digital Advertising Agency, Digital Creative Business, Digital

40 Ibu Silvia Rita Fariani, selaku Manager Departement Corporate Communication, Kamis, 6 Februari 2014, Kantor MD Media Pancoran

Media Publishing, Digital Directory and Data Analytic, dan juga Printing Solution. Maka dari itu kami mempunyai tujuan jangka panjang dan dijangka pendek”.41

Lanjutnya Bapak Abimanyu Permadi menambahkan bahwa:

“Visi misi tersebut merupakan bagian corporate identity karena dengan kami memiliki visi misi yang jelas maka publik pun juga akan mengetahui kami, memahami kami, mengenali bisnis kami, dan hal tersebut menjadi suatu tujuan yang ingin kami capai kedepannya baik untuk jangka panjang dan jangka pendek tadi. Fungsi dari visi tersebut yaa untuk mengingatkan kami atas pencapaian yang harus kami capai dan sebagai doa untuk dapat mencapai suatu bisnis yang lebih baik kedepannya”.42

Elemen identitas yang lainnya yaitu dari desain interior ruang kantor MD Media. Dikarenakan MD Media yang berkantor di daerah Fatmawati belum memiliki gedung sendiri. Saat ini masih bergabung dengan anak perusahaan Telkom yang lain yaitu PT. Infomedia, sehingga tidak memungkinkan dalam membentuk bangunan yang dapat menciri khaskan MD Media itu sendiri. Tetapi telah ada desain yang sudah diimplementasikan pada lantai 5 (lima) gedung Fatmawati dan lantai dasar, berikut penjelasan dari Ibu Silvia Rita Fariani yaitu:

“Ya, kami telah mendesain ruangan dengan logo perusahaan kami, desain logo tersebut terletak pada lantai 5 (lima) yaitu pada ruangan Direksi MD Media, gedung Fatmawati. Kami mendesain mulai dari wall of fame sampai dengan pintu lift yang terletak dilantai tersebut. Dan pada lantai dasar kami juga telah memasang backdrop dengan desain logo kami, alasan kami tidak mendesain semua ruangan yang ada pada kantor tersebut dikarenakan kami masih berada dalam satu gedung dengan Telkom Group lainnya yaitu PT. Infomedia Nusantara, belum adanya

41 Bapak Abimanyu Permadi, selaku Departement Corporate Communication Eksternal, Rabu, 22 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

kebijakan dari masing-masing Direksi tentang pembagian gedung menjadikan kami belum mengimplementasikan desain keseluruhannya. Tetapi pada kantor - kantor wilayah MD Media lainnya telah mendesain dengan logo perusahaan, mulai dari pemasangan logo pada luar gedung dan pintu utama, sampai pada bagian receptionist”.43

Gambar 4.2.3.13 Desain Kantor Balik Papan

Gambar 4.2.3.14 Desain Kantor Pancoran

Gambar 4.2.3.15 Desain Kantor Medan

43 Ibu Silvia Rita Fariani, selaku Manager Departement Corporate Communication, Kamis, 6 Februari 2014, Kantor MD Media Pancoran

Pakaian kantor juga merupakan salah satu elemen identitas perusahaan, dalam hal ini MD Media belum memiliki seragam khusus dan seragam masih dalam tahapan perencanaan. Seragam khusus tersebut diperuntukan hanya untuk bagian sales & marketing dimana mereka yang sering berhadapan dengan klien dan calon customer, seragam tersebut pun tidak digunakan setiap hari, hanya saja jika bertemu dengan klien. Untuk pakaian kesehariannya MD Media mempunyai kebijakan untuk membebaskan karyawannya dalam berpakaian, dengan artinya pakaian yang sering digunakan yaitu berkonsep ‘Smart Casual’. Berikut penjelasan dari Bapak Abimanyu Permadi:

“Pakaian kantor sudah tentu menjadi suatu identitas perusahaan ya, namun saat ini seragam kantor masih dalam proses perencanaan yang dimana nantinya seragam tersebut hanya dipergunakan jika ada event-event tertentu, dan pada saat bertemu dengan klien yang dimana dikhususkan untuk bagian Sales & Marketing. Untuk saat ini pakaian kantor MD Media yaitu berkonsep ‘Smart Casual’ dengan artian membebaskan seluruh karyawannya menggunakan pakaian dengan stelan kemeja atau kaos dan celana levis. Hal tersebut didasari agar MD Media menjadi perusahaan yang tidak kaku, karena perusahaan kami adalah dunia digital yang menggambarkan seseorang menjadi dinamis dan tidak kaku”.44

Gambar 4.2.3.16 Contoh Pakaian Kerja Smart Casual MD Media

44 Bapak Abimanyu Permadi, selaku Departement Corporate Communication Eksternal, Rabu, 22 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

Dalam pembentukan corporate identity, tagline ataupun slogan perusahaan juga merupakan salah satu dari elemen identitas perusahaan. Yang dimana tagline MD Media yaitu “The King of Digital Media” yang juga merupakan salah satu misi dari MD Media tersebut. Sesuai dengan yang dijelaskan oleh Ibu Yulismar:

“Ya, tagline kami adalah ‘The King of Digital Media’ hal tersebut juga merupakan bagian dari misi kami. Kami berharap dapat menjadi raja dalam industri digital media, dan dapat menjadi market leader pada bisnis advertising yaitu DOOH yang kini sedang menuju sebagai market leader tersebut. Tagline sangat penting untuk meningkatkan level confidience, baik untuk kami maupun untuk stakeholder kami, jika mereka percaya dengan The King Digital, maka mereka akan terus mengingat perusahaan kami dan mempercayai produk dan jasa yang kami hasilkan”.45

Gambar 4.2.3.17 Tagline / Slogan MD Media

Selanjutnya penjelasan mengenai fungsi dari tagline tersebut ditambahkan oleh Ibu Silvia Rita Fariani, yaitu:

“Slogan merupakan salah satu impian dan cita-cita dari MD Media dimasa depan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Jadi, dimana ketika kami sering mendengar dan mengucapkan slogan tersebut maka dalam alam bawah sadar kami hal tersebut akan menjadi suatu alat pendorong kami agar sama-sama dapat bergerak menjadi dan atau mewujudkan impian tersebut”.46

45 Ibu Yulismar, selaku Departement Corporate Communication Internal, Kamis, 30 Januari 2014, Kantor MD Media Fatmawati

46 Ibu Silvia Rita Fariani, selaku Manager Departement Corporate Communication, Kamis, 6 Februari 2014, Kantor MD Media Pancoran

Selanjutnya elemen corporate identity yang lain yaitu nilai – nilai budaya perusahaan, dalam hal ini MD Media sudah ada konsep dan rancangan dari nilai – nilai budaya perusahaan tersebut, namu belum dapat diimplementasikan dan disetujui oleh Direksi. Hal tersebut dijelaskan oleh Ibu Yulismar, bahwa:

“Ya benar, nilai – nilai budaya perusahaan kami sudah ada tetapi masih belum diresmikan oleh Direksi, kami memiliki 3 (tiga) nilai budaya yang kami adopsi dari Telkom yaitu Solid, Speed, Smart. Dan ketiga nilai budaya tersebut nantinya akan kami diskusikan kepada divisi HR (Human Resource) untuk bekerja sama mengelola dan mengkolaborasikan kepada karyawan MD Media”.47

Lagu perusahaan juga merupakan salah satu identitas perusahaan, MD Media saat ini belum memiliki lagu perusahaan yang dapat mewakili nilai-nilai perusahaan. Namun saat ini hanya menggunakan lagu perusahaan dari Telkom yaitu berjudul ‘Jayalah Telkom’ dan ‘Always The Best’. Selanjutnya dijelaskan oleh Bapak Abimanyu Permadi, bahwa:

“Ya, lagu perusahaan juga menjadi suatu identitas perusahaan ya, karena dengan lagu tersebut berisi tentang harapan dan tujuan kedepannya dari suatu perusahaan dan dapat menjadi suatu penyemangat dalam bekerja. Untuk saat ini lagu perusahaan dalam MD Media belum terbentuk, dan saat ini kami masih menggunakan dan menyanyikan lagu ‘Jayalah Telkom’ dan ‘Always The Best’ yang merupakan lagu dari Telkom, kedua lagu tersebut kami nyanyikan pada saat event-event internal berlangsung untuk dapat memberikan motovasi dan kebanggaan bahwa kami adalah

Dokumen terkait