• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keselamatan Mengemudi Golden Rule :

TAIHEIYO CEMENT OHSMS pada Taiheiyo Cement

Menuju Zero-accident dan kampanye partisipasi total

Kebijakan keselamatan & kesehatan kerja (OHS) dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja ( OHSMS, OSHMS di jepang) dari perusahaan semen Taiheiyo dijelaskan di bawah ini.

Pembuatan rencana manajemen safety didasarkan pada pesan tahunan mengenai keselamatan dan kesehatan yang dikirim oleh pimpinan perusahaan sebagai bagian dari sambutan tahun baru.

Berdasarkan pada pesan ini, rencana manajemen tahunan di-review dan dikembangkan untuk setiap site. Suatu rencana tindakan dan target kemudian diputuskan untuk setiap site dan setiap seksi. Bersamaan dengan rencana tahunan, kebijakan ini diimplementasikan yang menjamin progress dibuat mengarah ke target melalui pengecekan dan pelaporan bulanan serta sistem monitoring. Hasilnya direview dan direfleksikan dalam kebijakan dan rencana untuk tahun berikutnya.

Juga ada Minggu keselamatan nasional ( minggu pertama bulan Juli) dan minggu kesehatan industrial nasional ( minggu pertama bulan oktober) , yang ditetapkan olehj menteri kesehatan, tenaga kerja dan kesejahteraan. Pada saat ini, pimpinan perusahaan dan ketua serikat pekerja bersama-sama meningkatkan kesadaran OHS dengan mempromosikan suatu slogan bersama dan pesan OHS.

Lebih jauh, banyak kesempatan lain untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja sepanjang tahun dimanfaatkan. Sebagai contoh, kapanpun ada meeting atau acara dimana semua karyawan berpartisipasi , seorang manager akan memberikan sambutan singkat untuk menekankan kesadaran OHS atau menggarisbawahi suatu kegiatan OHS khusus. Kesempatan untuk melaporkan kegiatan OHS di tambang dan plant site, termasuk rekomendasi untuk personil, juga ada pada konvensi asosiasi semen jepang. Acara tersebut merupakan hal penting dalam kegiatan OHS tahunan.

Holcim

Panduan Kontrol Kontraktor Holcim Ltd Pengantar

Pada tahun 2003, sekitar 35% dari semua kematian yang dilaporkan dan cacat permanen pada Holcim terkait dengan kontraktor. Ini adalah persentase yang tinggi, melihat sejumlah kecil orang terkait dengan jumlah karyawan holcim. Untuk membantu mengurangi jumlah insiden tersebut, Holcim ltd ingin semua perusahaan group memiliki program untuk memanaje kontraktor yang bekerja untuk holcim- baik di dalam maupun di luar site. Elemen kunci dari program ini harus mencakuyp :

ο Pre-kualifikasi kontraktor berdasarkan pada review record training OH&S, aktual performa OH&S, sertikasi untuk melakukan pekerjaan, pengalaman dengan tugas yang sama dan perlindungan asuransi.

ο Kontrak procuremen untuk menjamin OH&S Kontraktor ο Training Induksi training untuk kontraktor

ο Seorang karyawan Holcim bertindak sebagai supervisor kontraktor pada site untuk :

- Me-review rencana safety khusus pekerjaan kontraktor

- Mereview praktek kerja dan kondisinya ( memiliki otoritas untuk secepatnya menghentikan semua pekerjaan karena praktek kerja atau kondisi yang tidak aman )

- Bertindak sebagai penghubung untuk kontraktor 1. Suatu checklist untuk pre-kualifikasi kontraktor : ο Memeriksa sertifikasi

- Registrasi perusahaan yang benar

- Diijinkan untuk melakukan pekerjaan/tugas yang diberikan, jika diperlukan.

ο Berpengalaman dengan tugas yang sejenis/sama - Pada Holcim

- Dengan perusahaan lain

ο Review record training OH & S – personil dilatih sesuai yang dibutuhkan pada : - Issue OH & S umum

- Penggunaan APD

- Pencegahan/Perlindungan kebakaran - Bekerja di ketinggian

- Hot work ( mudah terbakar/meledak) - Entry ke ruang tertutup/confined space - Excavatioan & Digging ( penggalian) - Penanganan voltase listrik tinggi yang aman - OH & S bejana bertekanan ( pressurized vessels) - Safety peralatan yang mobile

- Mengemudi dengan waspada

ο Review performa OH & S

- Record denda atau penghargaan - Record award yang diterima ο Review record asuransi

- Kewajiban umum/khusus - Kompensasi tenaga kerja ο Review rencana safety tugas khusus

- Termasuk sistem yang tepat untuk manajemen perubahan

II. Susuanan Kontrak Supplier (contoh) dengan memperhatikan performa OH &S 1.1. Adalah kebijakan Buyer/pembeli untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja

semua personnil ( baik karyawan sendiri maupun karyawan kontraktor) juga intregitas dan reliabilitas semua property dan peralatan. Karenanya, supplier juga harus menyadari tanggung jawab dan akuntabilitasnya untuk perlindungan semua karyawan dan menjaga property dan peralatan buyer.

1.2. Untuk mematuhi kebijakan ini, supplier akan menggunakan personil yang berkualitas dan melengkapi dengan safeguard/pelindung, aturan dan prosedur yang akan meminimalkan resiko cidera personil pada orang-orang buyer dan hilangnya , atau kerusakan pada Property dan peralatan buyer selama performa service yang ada 1.3. Personil supplier harus mematuhi peraturan, praktek dan prosedur OH& S buyer,

menggunakan peralatan , tools & sarana OH & S yang disyaratkan/tersedia, dan melakukan cara-cara yang menjamin keselamatan dan kesehatan mereka sendiri, dan karyawan mereka serta orang lain.

1.4. Personil supplier bertanggung jawab untuk menyediakan dan memelihara suatu tempat kerja yang sehat dan aman dimana semua bahaya, tindakan dan/atau kondisi yang tidak aman diidentifikasi dan dianalisa sebelum dikendalikan atau dieliminasi. Ini harus didokumentasikan dalam suatu program keselamatan dan kesehatan ( wajib).

1.5. Saat bekerja, semua personil supplier akan melaksanakannya sesuai dengan standar OH & S buyer, termasuk memilki rencana OH & S yang benar untuk pekerjaan yang ada, instruksi kerja, training dan test yang diperlukan, inspeksi dan program audit juga pencatatan dan pelaporan semua kecelakaan, tindakan dan atau kondisi yang tidak aman.

III. Elemen untuk induksi kontraktor yang baik :

ο Training OH & S umum ( jika diperlukan – lihat persyaratan pre-kualifikasi) ο Induksi site khusus

- Review layout site atau fasilitas dan kebijakan, prosedur dan peraturan OH &S

ο Komunikasi bahaya

- Zona bahaya khusus pada site dan pertimbangan APD ο Respon keadaan darurat

- Prosedur kebakaran dan emergensi - Fasilitas pertolongan pertama - Kontrol emisi lingkungan ο Pencatatan dan pelaporan

IV. Memperbaiki kesalahan kontraktor

ο Contact person dari buyer dan supplier diidentifikasi ο Peranan supervisor project/job/site ditentukan

ο Tugas, tanggung jawab, akuntabilitas dan kekuasaan OH & S ditentukan Referensi :

1. Holcim Ltd-OH&S handbook

2. Holcim (US) –Theodore Plant-Contractor’s Pre-Qualifying Manual 3. Holcim ( Schweiz) – Schulungs CD fur Fremdfirmen

Procurement Pada tahun 2003, sekitar 35 % kematian dan cacat tetap yang dilaporkan di Holcim terkait dengan kontraktor. Untuk membantu mengurangi jumlah insiden tersebut. CSR-OH&S merekomendasikan bahwa semua perusahaan group memiliki suatu program untuk mengelola kontraktor yang bekerja untuk Holcim-baik di dalam maupun di luar site. Elemen kunci harus mencakup :

Pre-kualifikasi kontraktor berdasarkan pada review atas record training OH & S. performa OH & S aktual, sertifikasi untuk melakukan pekerjaan, pengalaman dengan tugas yang sama dan perlindungan asuransi. Kontrak procurement disusun untuk menjamin OH & S kontraktor

OH & S Training Induksi Site untuk kontraktor

Diperintahkan Seorang karyawan Holcim sebagai supervisor kontraktor di site untuk : mereview rencana safety pekerjaan kontraktor yang spesifik; mereview praktek kerja aktual dan kondisinya (memiliki otoritas untukj menghentikan semua pekerjaan secepatnya karena praktek kerja yang tidak aman atau kondisi yang tidak aman ), dan bertindak sebagai titik penghubung antara perusahaan dan kontraktor.

PANDUAN UNTUK KOMITE OH&S Komite OH&S unit bisnis/site

Sebagaimana minimum direkomendasikan Holcim, suatu komite OH&S harus terdiri baik pekerja(blue collar) yang terpilih maupun perwakilan manajemen yang ditunjuk ( paling tidak 50% blue collar) dan bertemu paling tidak 4 kali per tahun. Notulen rapat harus disimpan dan dikomunikasikan ke seluruh tempat kerja. Komite ini juga harus membicarakan masalah yang terkait dengan perbedaan bahasa yang digunakan pada site. Catat bahwa persyaratan untuk formasi dan komposisi dari komite ini sering ditentukan oleh peraturan lokal dan ini harus dicek.

Fungsi Komite OH & S :

1. Sebagai saluran utama bottom up(dari bawah ke atas)untuk menyampaikan issue/masalah OH&S ke manajemen

2. Sebagai pengendali utama Program OH&S

a. menyebarkan informasi, melakukan investigasi bahaya/indsiden dan penilaian resiko, mengkomunikasikan issue/hasil OH&S dan memajukan OH&S di tempat kerja

3. Sebagai lembaga yang menyarankan tindakan dan program berdasarkan laporan, investigasi , pernyataan, dll.

Mengikuti setiap meeting Komite OH&S, ketuanya harus menghadiri meeting komite manajemen plant untuk melaporkan OH&S dan memberikan rekomendasi untuk dipertimbangkan.

Ada sejumlah issue yang dipikul komite ini agar berfungsi dengan baik. Ini mencakup : A. (Diadakan ) Pekerja secara umum ( blue collar) harus

memilih wakil mereka yang dari manajemen dapat dinominasikan

B. Orang blue collar yang cocok dapat didorong untuk nominasi , tapi tidak seorang pun yang dapat dikecilkan artinya.

C. Mengumumkan semua pekerja nama perwakilan OH&S mereka

D. Perencanaan/persiapan suatu agenda meeting untuk meeting Komite OH&S sehingga mereka tetap reasonable. E. Menjamin bahwa semua anggota komite OH&S diberi

tanggung jawab /tugas dan diberi waktu untuk mengikuti waktu komite normal di luar.

Pertimbangan lain

Untuk efektif, anggota komite OH&S harus menerima training dasar dalam : 1. Fungsi komite OH&S dan praktek/prosedur meeting

2. Overview peraturan dan hukum yang berlaku

3. Bagaimana melakukan identifikasi bahaya dan penilaian resiko juga investigasi kecelakaan/insiden ( analisa penyebab, dll) dan penulisan laporan

4. memberikan training ( mengikuti suatu kursus melatih pelatih)

5. melakukan review, inspeksi dan audit ( dikualifikasikan sebagai auditor internal OH&S).

Komite Manajemen ( dikepalai oleh manager unit bisnis/site)

Ini bertindak sebagai badan sah untuk saran dan rekomendasi dari komite OH&S ( proses manajemn normal). Saran lanjutan untuk tindakan ini diringkas dari Holcim OH&S handbook dan sebenarnya mewakili checklist manajemen kelas tinggi.

1. Semua anggota harus melakukan paling tidak satu inspeksi OH&S dan satu investigasi insiden tiap tahun, bukan pada area kerja mereka yang biasa. Ini akan meliputi tindak lanjut untuk menjamin bahwa peningkatan diidentifikasi sebagai kejadian aktual yang penting.

2. Membuat kebijakan OH&S plant, tujuan dan targetnya, serta anggota komite manajemen mengkomunikasikannya pada semua karyawan

3. Memiliki pengetahuan OH&S dan/atau ketrampilan Training master plan(TMP) – membuat suatu training OHS tingkat minimum untuk (katakanlah) 12 jam.orang/tahun

4. Melakukan pengumpulan data dan pelaporan melalui :

a. OH&S menjadi item fokus agenda setiap bulan mengikuti meeting komite OH&S dan dimasukan sebagai item utama/pertama pada agenda untuk meeting tersebut, dan

b. Meng-update statistik yang menjadi notulen rapat sebagai item standard ( definisi HARP Manual Ref-8.2.1. Operational Indicators. All sub-segments).

http://web.Holcim.com/harp/harpman.nsf/manuindex?openView&Start=1 &count=5000&Expand=8.2.1-821

c. Memerintahkan OH&S sebagai item agenda pertama untuk semua meeting internal rutin.

5. Mengukur performa :

a. Menetapkan tujuan dan target OH&S tahunan

b. Tujuan dan target ini kemudian menjadi bagian dari pertimbangan kompensasi performa dalam dialog top manajemn

c. OH&S yang tercakup dalam majamen performa/Dialog majemen lainnya dan/atau karyawan supervisor . Saran untuk penyusunan kata “ memberi kontribusi positif pada pencapaian tujuan dan target OH&S perusahaan- contoh untuk ini dapat meliputi inspeksi OH&S/investigasi kecelakaan, berada pada komite safety , menyiapkan prosedur kerja aman, bukan secara personal mendapatkan PLI, dll

6. Membagi informasi melalui suatu papan OH&S pada pintu masuk utama yang menunjukan performa, Sebagai minimum , ini harus menunjukan :

a. Rating piramida OH&S terbaru

b. Target dan performa indikator OH&S saat ini

c. Jumlah hari dari kecelakaan terakhir yang menyebabkan kematian atau cacat tetap

d. Jumlah hari dari lost time injury terakhir

e. Jumlah hari terbaik sebelumnya di antara lost time injury. Hal lain yang dapat ditempatkan pada papan tersebut adalah kebijakan OH&S, slogan/tag line, dll

7. Komunikasi-komunikasi-komunikasi. Mengidentifikasikan dan mengimplementasikan paling tidak 3 inisiatif terpisah untuk memberi informasi

pada karyawan mengenai OH&S misalnya suatu kampanye poster, artikel pada majalah intern, tool box talk oleh manajer senior , Minggu OH&S, dll.

The Bird Pyramid Api mengamuk dan mencakup daerah

dekat fasilitas yang ada . Tanggap darurat pelan mengarah ke lautan api yang membahayakan. Banyak yang terluka, beberapa meninggal.

Kebakaran memburuk. Rencana kemergensi diaktifkan dan kebakaran dikendalikan. Bebarapa orang masuk rumah sakit dengan luka bakar.

Kebakaran dimulai dan terlihat. Tidak ada pemadam api yang tersedia. Kebakaran memburuk dan orang-orang terluka

Kebakaran kecil dimulai. Diumumkan dan segera keluar.

Misalnya. Hot work dikerjakan tanpa ijin, lihat… tapi tidak ada tindakan yang diambil.

Dokumen terkait