Tangible unmeasurable merupakan manfaat yang
memberikan dampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan tetapi dampaknya sulit diukur secara langsung. Yang termasuk dalam kategori manfaat ini adalah tersedianya akses data dan informasi yang berkualitas, membantu pihak manajemen untuk membuat keputusan yang tepat, serta dapat mengurangi adanya redudansi data.
a. Ketersediaan Akses Data Dan Informasi Yang Berkualitas
Dengan adanya implementasi SAP Human Capital
Management (HCM ) maka dapat menghasilkan jaminan akan
keakuratan data dan informasi karena semua data disimpan dalam satu sistem. Informasi tersedia kapan saja (real time) dan dimana saja (terintegrasi) sehingga memberikan kemudahan
bagi para karyawan dan manager dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Dengan adanya SAP Human
Capital Management (HCM ) dan SAP M SS para manager dapat
memantau pergerakan karyawan serta dapat memeriksa semua pelaporan (reporting) yang berjalan dengan efektif dan efisien, serta mempermudah karyawan dalam pembuatan laporan-laporan, maintain data master dan proses approval, porsi waktu yang biasa digunakan, akan tetapi, tetap dengan pembatasan hak akses untuk setiap bagian. Untuk melakukan hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan pekerjaan lainnya, dan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.
Selain itu dengan adanya sistem SAP maka akan menciptakan komunikasi yang lebih efisien antara Divisi
Human Resource perusahaan di kantor pusat dengan cabang
yang saling berhubungan dalam pengajuan dan persetujuan pelaporan secara tepat waktu. M anajemen mengharapkan tidak terjadi simpang siur data yang sering terjadi jika ada proses rekrut karyawan baru, dimana banyak berkas karyawan yang menumpuk.
b. Membantu Manajemen Dalam Membuat Keputusan Yang
Tepat
Dengan adanya informasi yang lebih baik dan akurat maka pihak manajemen dapat mengambil keputusan yang lebih
tepat. Hal ini juga membantu meningkatkan kualitas keputusan yang diambil. Keputusan yang tidak tepat akan menghasilkan dampak negatif bagi perusahaan. Dengan adanya penerapan SAP Human Capital Management (HCM ) pada Divisi Human
Resource di PT. Bank Sinarmas maka akan mempermudah
dalam proses perekrutan karyawan baru sampai dengan proses
training karyawan, penyediaan informasi payroll yang lengkap
seperti daftar karyawan mana saja yang layak mendapatkan penghargaan, karyawan mana yang berhak untuk dipromosikan dan dimutasikan, dll.
Dimana dengan menggunakan SAP Human Capital
Management (HCM ) yang diimplementasikan oleh Divisi Human Resource PT. Bank Sinarmas akan sangat membantu
dalam mengelola sumber daya manusia (SDM ) pada PT. Bank Sinarmas karena adanya penyimpanan semua data karyawan dengan teratur, dan adanya penyampaian informasi yang lebih cepat, lengkap, real time serta dapat dipercaya sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dan tindakan strategis yang berkaitan dengan masalah SDM apalagi mempertimbangkan jumlah karyawan PT. Bank Sinarmas yang mencapai ±2000 orang. Pihak manajemen dapat menilai performa kerja karyawannya secara tidak langsung berdasarkan
record yang ada sehingga dapat mempertahankan karyawan
Feature dan menu / modul yang terdapat pada SAP
Human Capital Management (HCM ) dapat dikembangkan lebih
lanjut serta memaksimalkan fungsi-fungsi yang terdapat di dalamnya. Hasil usulan dari sistem dapat membantu manajer dalam mengambil keputusan yang tepat. Berikut salah satu contoh penerapan SAP M SS dalam membantu manajer (manajemen) mengambil keputusan yang tepat.
Perencanaan kompensasi menggunakan Manager Self-Service (MSS) :
SAP menawarkan perencanaan berbasis web secara khusus disesuaikan dengan kebutuhan manajer dengan tanggung jawab untuk personil dan anggaran. Yang memungkinkan manajer untuk melakukan perencanaan kompensasi karyawan yang bersangkutan. Divisi Human Resource yang tidak melaksanakan secara terpusat. Sebaliknya, para manajer bertanggung jawab atas perencanaan secara desentralisasi.
Ketika seorang manajer untuk mengakses perangkat ini, yang secara otomatis menampilkan sistem semua karyawan dan siapa manajer yang melakukan perencanaan kompensasi. Untuk memudahkan perencanaan yang optimal, berbagai kompensasi-informasi yang relevan akan muncul untuk manajer.
Selama proses perencanaan, manajer dapat selalu melihat anggaran yang tersedia. Hal ini memungkinkan para
manajer untuk memonitor apakah anggaran tersebut telah kadaluarsa atau untuk menentukan berapa banyak anggaran tetap untuk didistribusikan.
Hanya dengan memilih nama karyawan, manajer yang dapat melihat data yang komprehensif yang dia butuhkan untuk membuat keputusan. Data yang dapat mencakup kontrak, tugas organisasi, pengembangan sebelumnya penyesuaian gaji atau kompensasi, dan penghargaan sebagai bagian dari rencana seleksi.
M anajer dapat membandingkan kompensasi penyesuaian bagi karyawan yang dipilih. M anajer dapat membuat perbandingan ini untuk semua kompensasi penyesuaian (ex: bonus). Dengan cara ini, fungsi ini mendukung Anda dalam mengambil keputusan tentang strategi remunerasi perusahaan
Kompensasi manajer dapat memilih informasi yang harus diberikan, misalnya, informasi gaji dari perusahaan-perusahaan dengan ukuran tertentu, dari jumlah tertentu, atau karyawan dengan masa jabatan tertentu.
c. Mengurangi Redudansi Data
Adapun beberapa proses perhitungan dan pembuatan dokumen yang masih menggunakan sistem file (dokumen), aplikasi – aplikasi yang masih sering digunakan di antaranya
pada perhitungan bonus, THR karyawan dan formula kenaikan gaji setiap karyawan yang masih dibuat perhitungannya manual di MS - Excel. Hal tersebut memungkinkan adanya redudansi data (adanya file yang sama, namun disimpan di tempat yang berbeda) hal tesebut disebabkan terlalu banyaknya data yang menumpuk / tidak adanya database untuk penyimpanan file-file tersebut, sehingga Payroll sering kali rancu untuk mengingat data terakhir karyawan yang akan digunakan dalam penghitungan penggajian dan sebagainya.
Dengan adanya SAP HCM maka akan mengurangi kemungkinan terjadinya redudansi data tersebut, dimana semua data akan di-maintain dalam satu database. Sehingga porsi waktu yang biasa digunakan untuk mencari data –data akibat adanya redudansi data tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan pekerjaan lainnya, serta dapat meningkatkan produktivitas kerja.