• Tidak ada hasil yang ditemukan

TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN DINAS KOMUNIKASI,

Dalam dokumen RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KOMINFO (Halaman 33-85)

BAB II GAMBARAN PELAYANAN DINAS

2.4 TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN DINAS KOMUNIKASI,

2.4.1 Tantangan

1) Merupakan dinas yang baru dibentuk sehingga perlu penyesuaian dari semua sumber daya yang ada.

2) Belum dilaksanakannya tata kelola layanan yang efektif;

3) Belum adanya Disaster Recovery Plan;

4) Kurangnya koordinasi dalam penyusunan program;

5) Masih rendahnya komitmen pengelola sumber daya komunikasi, informatika, persandian dan statistik;

6) Keterbatasan kapasitas sumber daya manusia;

7) Belum bakunya pola arus data informasi antar instansi;

8) Belum adanya standar pengelolaan konten dan strategi penyebaran informasi;

9) Keterbatasan anggaran;

10) Belum menjadi prioritas dalam jangka pendek dan jangka panjang;

11) Inkonsistensi penempatan SDM dengan kompetensi yang dimiliki.

2.4.2 Peluang

1) Banyaknya regulasi yang mendukung pengembangan Komunikasi dan Informatika;

2) Adanya Komitmen Pemerintah Daerah terhadap pengembangan Komunikasi dan Informatika;

3) Banyaknya Lembaga Pendidikan bidang Komunikasi dan Informatika;

4) Tersedianya sarana peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur;

5) Kebutuhan organisasi yang semakin meningkat;

6) Komitmen semua unsur Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik dalam melaksanakan tugas.

36

BAB III

PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik pada dasarnya berfungsi sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang aktif mengoptimalkan penyebarluasan informasi melalui TIK pada 5 (lima) tahun ke depan dimana informasi yang disampaikan merupakan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat.

Informasi melalui TIK sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat sehingga perlu dibangun ke depan dalam skala prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui pengembangan TIK merupakan issue strategis pada 5 (lima) tahun ke depan antara lain :

a. Keterbukaan Informasi Publik b. Implementasi e-Goverment

c. Satu Data untuk Pembangunan Kabupaten Seruyan

d. Pemberdayaan dan peran aktif masyarakat dalam penyebarluasan Informasi.

3.1 IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK

Berdasarkan Peraturan Bupati Seruyan Nomor 53 Tahun 2016 Tanggal 8 Desember Tahun tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan, ada 2 tugas pokok yang yang menjadi tanggung jawab Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik yaitu menyelenggarakan pelayanan urusan pemerintahan dan pelayanan umum dibidang komunikasi, Informatika dan Statistik .

Dalam Urusan komunikasi, Informatika dan Statistik ada 2 (dua) tugas utama yang harus dilakukan, yaitu:

1. Peningkatan akses informasi dan komunikasi bagi aparatur Pemerintah Kabupaten Seruyan serta bagi masyarakat;

Era globalisasi berdampak kepada kebutuhan masyarakat akan informasi.

Kebutuhan akan informasi dan selalu up to date dengan perkembangan dunia menjadi bagian dari kebutuhan primer masyarakat dewasa ini. Untuk itu Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan akan terus aktif meningkatkan akses informasi melalui layanan online berbasis Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Adapun akses informasi yang sudah ada adalah situs resmi (website) Pemerintah Kabupaten Seruyan yang beralamat di www.seruyankab.go.id , dan beberapa situs resmi OPD Kabupaten Seruyan lainnya. Hal tersebut semata-mata untuk membuka akses informasi, dan memberikan ruang gerak bagi masyarakat untuk ikut serta dalam proses pemerintahan dan pembangunan.

Adapun yang menjadi faktor pendorong dan penghambat dalam kegiatan ini adalah :

Faktor Pendorong :

 Telah terbentuknya OPD khusus ( Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik) yang menangani TIK;

Faktor penghambat:

 Penyediaan anggaran yang cukup memadai;

 Penambahan Sarana dan Prasarana yang memadai;

 Masih perlu adanya penambahan sumber daya manusia dibidang TIK.

2. Penyebarluasan informasi pemerintah dan pembangunan daerah

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Seruyan sangat penting untuk disosialisasikan kepada masyarakat secara formal maupun informal, untuk mendapatkan feed back sehingga kebijakan yang diambil tersebut dapat dirasakan masyarakat, dan bisa betul-betul sampai kepada tujuan yang ingin dicapai.

Selama ini sosialisasi kebijakan dan program pembangunan dilaksanakan dengan sistem tradisional, yang notabene selalu menggunakan media kertas, layar dan media cetak lainnya. Namun dengan memasyarakatnya teknologi informasi melalui media digital internet, maka penyebarluasan informasi menjadi semakin cepat dan efektif dalam melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat.

38

Dalam rangka sosialisasi pembangunan dan informasi kegiatan pemerintahan, Pemerintah Kabupaten Seruyan juga memanfaatkan sarana cetak lainnya berupa majalah, baliho, spanduk, leaflet, brosur dan lainnya yang semuanya dilakukan dengan perangkat TIK.

Adapun faktor pendorong dan penghambat dalam kegiatan ini diantaranya :

Faktor Pendorong :

 Adanya pemanfaatan teknologi yang mendukung sosialisasi pembangunan;

 Tersedianya layanan internet unuk mendukung penyampaian informasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Faktor Penghambat :

 Fasilitas penunjang informasi dan komunikasi yang masih terbatas;

 Perlunya peningkatan kerjasama dan dukungan dari berbagai OPD dalam penyampaian informasi.

Tabel 3.1

Identifikasi Permasalahan Pelayanan

Aspek Internal Ekternal OPD

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

Infrastrukt ur e-govermen t

Terbangun dan termanfaatkann ya aplikasi dan konten secara online

UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

kumpulan data melalui

pemanfaatan regulasi berupa Perda website milik pemda

Jumlah Pegawai dengan

Belum memiliki Gedung Kantor yang

Dari tabel diatas, kondisi atau gambaran umum pelayanan khususnya berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi,Informatika dan Statistik yaitu :

 Belum meratanya pelayanan informasi kepada masyarakat

 Masih kurangnya sarana dan prasarana Informasi dan Komunikasi

 Masih belum meratanya tingkat pengetahuan dan ketrampilan masyarakat terhadap peralatan tenologi informasi.

40 3.2 TELAAHAN VISI, MISI, DAN PROGRAM KEPALA DAERAH DAN WAKIL

KEPALA DAERAH

Sebelum menetapkan Visi, Misi dan Program Kerja Dinas, maka perlu dikaji secara mendalam Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) terpilih yang dimuat dalam RPJMD 2018-2023.

Berdasarkan naskah RPJMD Kabupaten Seruyan 2018-2023, Visi, Misi, dan Program Unggulan Bupati dan Wakil Bupati adalah :

Tabel 3.2

Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah

Visi Misi

“MEMAJUKAN KABUPATEN SERUYAN SEHAT,

SEJAHTERA, ELOK, HARMONIS,

AMAN DAN TENTRAM”

1. Menciptakan pemerintahan yang bersih dan baik serta profesional.

2. Mewujudkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas, baik pendidikan formal maupun non formal.

3. Memberikan pelayanan kesehatan yang prima serta berkualitas kepada masyarakat.

4. Mengembangkan dan menghidupkan

perekonomian rakyat yang berbasis pada ekonomi kerakyatan. Mulai dari industri kecil, industri rumah tangga, perdagangan, dan koperasi.

5. Meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas.

6. Mewujudkan Pelabuhan Laut Teluk Segintung sebagai pintu gerbang ekonomi Kabupaten Seruyan.

7. Meningkatkan, mengembangkan dan memberdayakan potensi sumber daya alam, pertanian, peternakan, kelautan, perkebunan,

kehutanan, pertambangan energi.

8. Mengembangkan sektor pariwisata, seni dan budaya.

9. Menciptakan lapangan pekerjaan, serta menjamin hak tenaga kerja.

10. Menciptakan rasa aman, kehidupan yang damai, rukun, harmonis, agamis dan tentram dalam bingkai NKRI.

Dari Uraian tabel Visi misi diatas dapat disimpulkan bahwa Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan tidak secara langsung terkait pada salah satu misi. Namun demikian program kegiatan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menunjang semua misi tersebut.

Tabel 3.3

Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan Diskominfo

Terhadap Pencapaian Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Visi : “MEMAJUKAN KABUPATEN SERUYAN SEHAT, SEJAHTERA, ELOK, HARMONIS, AMAN DAN TENTRAM”

No

Misi Kepala Daerah

& Wakil Kepala Daerah terpilih

Permasalahan Pelayanan OPD

Faktor

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

Fokus Program : Meningkatkan serta mengoptimalkan konsep tata kelola Pemerintahan Daerah yang baik

- Belum adanya

42

(good governance) sebagai bagian dari reformasi birokrasi dalam bentuk reformasi

administrasi yang terdiri dari elemen regulasi, sumber daerah yang baik dan menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik dan lebih jelas tolok ukurnya.

- Belum optimalnya pengembangan Statistik seperti website

Dengan memperhatikan tabel tersebut di atas, tampak jelas bahwa hasil akhir yang diharapkan dari seluruh rangkaian perencanaan pembangunan Kabupaten Seruyan adalah untuk mewujudkan Kabupaten Seruyan yang Maju, Sejahtera, Elok, Harmonis Aman dan Tentram.

Pemerintahan yang baik merupakan keinginan masyarakat yang paling mengemuka dalam pengelolaan administrasi publik yang baik, hal tersebut menekan pemerintah untuk dapat melaksanakan pelayanan yang optimal, karena bersamaan dengan peningkatan pengetahuan dan keberanian masyarakat harus diimbangi pula dengan perubahan penyelenggaraan pemerintah yang efektif dan efisien.

3.3 TELAAHAN RENSTRA K/L DAN RENSTRA PROVINSI

Sebagaimanan disebutkan dimuka, Renstra Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan Tahun 2018-2023 disusun dengan berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Seruyan Tahun 2018–2023. Sedangkan dalam skala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Renstra merupakan Acuan dari bidang-bidang dan bagian dalam Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian dan Statistik untuk menyusun rencana kerja tahunan.

Tabel 3.3

Permasalahan Pelayanan Diskominfo berdasarkan Sasaran Renstra Diskominfo Provinsi Kalimantan Tengah beserta Faktor Penghambat dan

Pendorong Keberhasilan Penanganannya

No.

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Meningkatnya ketersediaan teknologi informasi yang terintegrasi dalam

- Masih Terbatasnya Sarana prasanana di Daerah

- Masih terbatasnya infratruktur jaringan komunikasi data;

- Keterbatasan kewenangan

44

2. Tersedianya SDM yang

- Belum cukup tersedia SDM yang memiliki kompetensi Bidang Peran SDM yang berkompeten dibidang TIK

3. Terwujudnya peningkatan

 Keterbatasan anggaran 4. Meningkatnya

ketersediaan dunia usaha dan masyarakat cepat, murah dan akurat

Tersebarnya informasi berbasis TIK

1. Keterbatasan Ketersediaan data 2. Keterbatasan

anggaran

3. Perbedaan penentuan prioritas konten di daerah

1. Belum bakunya pola arus data informasi antar instansi

2. Belum adanya standar pengelolaan konten dan strategi penyebaran

Tabel 3.3.1

Permasalahan Pelayanan Diskominfo berdasarkan Sasaran Renstra K/L beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan Penanganannya

No.

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

- Masih Terbatasnya Sarana prasanana di Daerah

- Keterbatasan kewenangan Kabupaten/Kota - Terbatasnya sumber

daya manusia yang profesional dan terampil.

- Belum optimalnya pengembangan aplikasi TIK

- Belum adanya adanya aturan baku /

standarisasi yang mengatur urusan di bidang komunikasi, Informatika dan Statistik seperti website pemerintah dan SKPD, hosting, colocation, dll.

- Belum optimalnya pemanfaatan TIK

- Belum optimalnya penyebarluasan

46 kerangka

NKRI

mengintegrasikan sistem informasi dan database OPD

 Masih terbatasnya infratruktur jaringan dunia usaha dan masyarakat

keberlanjutan program dan anggaran

 Keterbatasan anggaran Ketersediaan data 2. Keterbatasan

anggaran

3. Perbedaan penentuan prioritas konten di daerah

1. Belum bakunya pola arus data informasi antar instansi

2. Belum adanya standar pengelolaa n konten dan strategi penyebara n informasi

1. Kebutuhan masyarakat dan pemerintah atas informasi yang cepat, murah dan akurat

2. Keberadaan undang-undang keterbukaan informasi publik

3.4 TELAAHAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS (KLHS) PADA RPJMD

Tabel 3.4

Permasalahan Pelayanan Diskominfo berdasarkan Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah beserta Faktor Penghambat dan Pendorong Keberhasilan

Penanganannya

No.

Rencana Tata Ruang Wilayah terkait Tugas

dan Fungsi OPD

Permasalahan Pelayanan

OPD

Faktor

Penghambat Pendorong

(1) (2) (3) (4) (5)

1. - - - -

Berdasarkan Telaah RTRW dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Pemerintah Kabupaten Seruyan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Seruyan dalam upaya melaksanakan Program dan Kegiatan tidak berkaitan secara langsung dengan telaah RTRW dan KLHS.

3.5 PENENTUAN ISU-ISU STRATEGIS

Isu-Isu strategis yang akan dicapai pada rentang waktu tahun 2018-2023 antara lain :

1. Keterbukaan Informasi Publik

Pola pikir masyarakat yang semakin maju dan berkembang akan semakin menuntut berbagai informasi yang dibutuhkan. Saat ini masyarakat semakin kritis dan berani untuk menyampaikan pendapat, akan terus berupaya untuk mencari informasi yang relevan dengan situasi kondisi yang dihadapinya.

Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, reformasi dalam NKRI membawa perubahan dalam sistem pemerintahan negara yang ditandai dengan

48

adanya tuntutan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) yang mensyaratkan ditetapkannya prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses kebijkan publik. Hak untuk mendapatkan informasi merupakan hak asasi manusia untuk pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya. Tujuan dari undang-undang tersebut adalah untuk meningkatkan kemampuan instansi publik negara dalam memberikan informasi kepada masyarakat, sekaligus guna mencerdaskan masyarakat dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik. Sehingga menjadikan tantangan besar bagi jajaran pemerintah dan masyarakat untuk mampu melaksanakannya serta menjadi wajib hukumnya bagi badan publik untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

2. Implementasi e-Government

E-Government menjadi istilah yang tidak asing lagi saat kebutuhan akan layanan dari dan ke pemerintah juga ke masyarakat sangat tinggi.

Perkembangan teknologi menjadi pilar utama perubahan layanan dari manual menjadi elektronik. Layanan masyarakat yang termasuk urusan Pemerintah Kabupaten Seruyan akan dilayani berbasis TIK, layanan yang semula manual juga secara bertahap akan dilayani berbasis TIK.

3. Satu Data untuk Pembangunan Kabupaten Seruyan

Untuk mendukung pemerintah daerah dalam melaksanakan fungsinya, maka penentuan arah dan sasaran pembangunan daerah harus dilandasi oleh data dan informasi yang akurat. Untuk itu pengelolaan data dan informasi daerah harus difasilitasi secara terpadu dan terintegrasi dengan berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

4. Pemberdayaan dan peran aktif Masyarakat dalam Penyebarluasan Informasi

Saat ini masyarakat merupakan sumber (source), saluran (channel) dan penerima (receiver) informasi itu sendiri. Hal ini kemudian menjadikan paradigma penyampaian informasi yang top-down tidak lagi relevan untuk diterapkan. Sebab pola komunikasi sosial yang kini hadir tidak lagi bersifat singular tapi sudah berbentuk sirkuler. Dengan demikian, masyarakat harus dipandang sebagai khalayak aktif yang mampu memproduksi, menyampaikan dan mengkonsumsi informasi sekaligus. Hal ini mau tidak mau menjadikan paradigma penyampaian informasi yang bottom-up adalah yang paling relevan untuk diterapkan saat ini.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya teknologi informasi yang pesat perlu direspon dan diantisipasi dengan berbagai program dan kegiatan yang bisa dimanfaaatkan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat melanda berbagai wilayah dan komunitas masyarakat, termasuk juga kebutuhan masyarakat terhadap teknologi informasi dan komunikasi.

50

BAB IV

TUJUAN DAN SASARAN

VISI DAN MISI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI

Visi Dinas Komunikasi, Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Seruyan pada dasarnya tidak terlepas dari visi Pemerintah Kabupaten Seruyan yaitu “MEMAJUKAN KABUPATEN SERUYAN SEHAT, SEJAHTERA, ELOK, HARMONIS, AMAN DAN TENTRAM”.

Penetapan visi Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Kabupaten Seruyan disamping harus berlandaskan pada tugas pokok Dinas yaitu

“membantu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam melaksanakan kewenangan desentralisasi dan dekonsentrasi di bidang Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan”, juga harus mampu mendukung pelaksanaan akselerasi Pembangunan Daerah yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023.

Visi adalah gambaran arah pembangunan atau kondisi masa depan yang ingin dicapai Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Prov.

Kalteng dalam kurun waktu 5 (lima) tahun yang akan datang, disamping itu visi ini juga merupakan pemandu arah bagi institusi dalam menyusun dan melaksanakan program dan kegiatannya.

Adapun Visi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Seruyan ditetapkan sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI KOMUNIKASI INFORMATIKA DAN STATISTIK BERBASIS TEHNOLOGI” Untuk mewujudkan Visi Dinas, telah ditetapkan Misi. Misi merupakan pernyataan tentang apa yang harus dikerjakan oleh organisasi/lembaga dalam usahanya mewujudkan Visi. Misi merupakan suatu bentuk yang nyata untuk dituju serta dapat pula memberikan petunjuk garis besar cara pencapaian Visi. Adapun

Misi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Seruyan Tahun 2018-2023, sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional berbasis teknologi informasi.

2. Meningkatkan SDM Aparatur Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;

3. Meningkatkan Sarana Prasarana Bidang Informasi dan Komunikasi;

4. Mengoptimalkan Penerapan E-Government di Kabupaten Seruyan.

5. Meningkatkan Kerjasama Kemitraan Masyarakat Pemerintah dan Swasta dalam Pembangunan TIK;

6. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Informasi Kepada Masyarakat melalui Berbagai Media;

Visi dan Misi Dinas Kominfo, dalam capaiannya merujuk kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah. Hal tersebut sebagai suatu upaya dalam bentuk aktivitas penyelenggaraan pemerintahan dan layanan kepada publik dengan berbasiskan kepada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Kabupaten Seruyan.

4.1 TUJUAN

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi.

Tujuan akan mengarahkan perumusan sasaran, kebijakan, program dan kegiatan. Adapun tujuan yang akan dicapai oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik adalah :

a. Meningkatkan kualitas pelayanan publik

b Terwujudnya kelompok komunikasi informasi masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi

37

Tabel 4.1

Tujuan Jangka Menengah Pelayanan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik

Tujuan Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target dan unit kerja yang

mengimplementasi kan IT dengan baik

100% 80% 85% 90% 95% 100%

Meningkatnya kualitas pelayanan data dan statistik

Persentase jenis judul data statistik daerah yang

4.2 SASARAN

Sedangkan sasaran adalah hasil yang diharapkan dari suatu tujuan yang diformulasikan secara terukur, spesifik mudah dicapai, rasional untuk

dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan tergambar sebagai berikut :

a. Meningkatnya penggunaan sistem informasi daerah.

b. Meningkatnya kualitas pelayanan data dan statistik.

c. Meningkatnya pemberdayaan kelompok masyarkat dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Tujuan dan Sasaran sebagai tergambar pada tabel 4.2 dibawah ini:

38

Tujuan Sasaran strategis Indikator Kinerja Program Kegiatan

1 2 3 4 5

Meningkatkan kualitas pelayanan publik

Meningkatnya penggunaan sistem informasi daerah

Persentase cakupan jangkauan TIK

Pembangunan Jaringan Komunikasi dan Informatika

Pembangunan Akses Komunikasi dan Informasi Masyarakat

Pembangunan Jaringan Komunikasi dan

informatika

Infrastruktur Jaringan Komunikasi dan Informatika

Pemasangan Jaringan CCTV

Pengembangan Website Seruyan

Persentase perangkat daerah dan unit kerja yang

mengimplementasika n IT dengan baik

Pengembangan Aplikasi Informasi

Pengembangan Website Seruyan

Fasilitasi Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi

Pemetaan Jaringan Intranet Antar SKPD di kabupaten seruyan

Penyusunan Master Plan E-Government

Pelatihan Sistem Informasi Administrasi Perkantoran Maya (SiMaya)

Pelatihan Website Sekolah

Pelatihan SDM dalam Bidang Komunikasi dan Informasi

Meningkatnya kualitas pelayanan data dan statistik

Persentase jenis judul data statistik daerah yang terpublikasikan dengan baik

Pengembangan

Data/Informasi/Statistik Daerah

Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah

Penyelenggaraan persandian untuk pengamanan informasi

Penataan dan penguatan kelembagaan organisasi pelaksana urusan persendian

40 Meningkatkan

penyebarluasan informasi dan komunikasi

Meningkatnya penyebarluasan

informasi pembangunan daerah kepada masyarakat

Persentase PPID pembantu yang

terbentuk

Pengembangan

Komunikasi, Informasi dan Media Massa

Pembinaan dan

Pengembangan Sumber Daya Komunikasi dan Informasi

Kerjasama Informasi dan Media Massa

Penyebarluasan Informasi Pembangunan Daerah

Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi

Penyebarluasan Informasi Pembangunan Daerah

Fasilitasi Peningkatan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi

Pembinaan dan

Pengembangan Sumber Daya Komunikasi dan Informasi

BAB V

STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN RPJMD KABUPATEN SERUYAN 2018-2023

Subbab ini memuat strategi dan arah kebijakan pembangunan jangka menengah dikabupaten Seruyan. Stategi dan arah kebijakan merupakan rumus perencanaan komprehensif tentang bagaimana pemerintah daerah Kabupaten Seruyan mencapai tujuan dan sasaran RPJMD Kabupaten Seruyan 2018-2023 secara efektif dan efesien. Strategi Merupakan langkah – langkah yang berisikan program – program perangkat daerah untuk mencapai sasaran. Rumusan stategi menjelaskan Bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai.

Selanjut, strategi akan diperjelas dengan serangkaian arah Kebijakan. Arah kebijakan dapat didefinisikan sebagai pedoman untuk mengarahkan rumusan stategi yang dipilih agar lebih terarah dalam mencapai tujuan dan sasaran dari waktu ke waktu selama periode perencanaan. Rumusan arah kebijakan merasionalkan pilihan strategi agar memiliki fokus dan sesuai dangan peraturan pelaksanaanya.

Adapun strategi dan arah kebijakan dalam rangka mencapai sasaran pembangunan jangka menengah Tahun 2018–2023 disajikan pada tabel dibawah

Tabel 5.1

Tujuan / Sasaran Strategi Arah Kebijakan Waktu

Misi 1: Menciptakan Pemerintahan yang bersih dan baik serta profesional T1.1. Mewujudkan sistem

pemerintahan yang akuntabel dan berkinerja tinggi

S1.1.1. Terwujudnya perencanaan, pengelolaan keuangan dan pengawasan pembangunan yang transparan dan akuntabel

Reformasi Birokrasi

Peningkatan kualitas perencanaan, pengelolaan keuangan dan pengawasan penyelenggaraan pembangunan daerah

2020 2023

S1.1.2. Terwujudnya SDM aparatur yang kompeten

Reformasi Birokrasi

Peningkatan tata kelola, tata laksana dan peningkatan kualitas SDM aparatur yang menerapkan prinsip good governance

2020–

2023

S1.1.3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dibidang Komunikasi dan Informasi

Peningkatan profesionalitas pelayanan publik

2020–

2023

43

Pelaksanaan Strategi dan Arah kebijakan pembangunan jangka menengah dalam RPJMD akan menjadi pedoman bagi prioritas pembangunan Tahunan.

Dalam RKPD kabupaten seruyan akan ditetapkan prioritas pembangunan sebagai pelaksanaan dari RPJMD. Adapun prioritas pembangunan Tahunan kabupaten seruyan , yaitu :

1. Reformasi Birokrasi.

2. Peningkatan dan pemerataan pelayanan pendidikan.

3. Peningkatan pemerataan dan mutu pelayanan kesehatan.

4. Sinkronisasi, harmonisasi dan integrasi program penanggulangan kemiskinan

5. Hilirisasi produk-produk pertanian menjadi produk agroindustri.

6. Peningkatan daya saing koprasi dan UMKKM.

7. Peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur dasar dan permukiman.

8. Peningkatan keselamatan dan keamanan dalam penyelenggaraan pelayanan transpotasi laut.

9. Peningkatan pelestarian dan pemanfaatan keekonomian keanekaragaman hayati.

10. Peningkatan kualitas lingkungan Hidup yang menyeluruh disetiap sektor pembangunan.

11. Peningkatan daya saing kepariwisataan.

12. Peningkatan apresiasi,pelestarian dan promosi karya seni dan karya budaya.

13. Peningkatan kesempatan kerja.

14. Peningkatan kerukunan dan ketentraman.

Masih terkait dengan padoman perencanaan pembangunan tahunan selama periode 2019 sampai dengan 2023, Maka ditetapkan fokus atau tema pembangunan. Fokus atau tema tersebut akan memberi arah pembangunan tahunan secara umum dapat dirinci dengan prioritas pembangunan tahunan

sebagai mana telah ditetapkan sejumlah 14 prioritas diatas, Dinas Komunikasi, Informatika dan statistik mengacu pada prioritas Reformasi Birokrasi dan Peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan infrastruktur dasar

Pelaksanaan Arah Kebijakan prioritas Reformasi Birokrasi di Dinas Komunikasi ,Informatika dan Statistik disesuaikan dengan karakteristik dan kemajuan yang telah dicapai selama masa pelaksanaan reformasi birokrasi pada periode sebelumnya.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015 – 2019, maka program, kegiatan dan pelaksanaan

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025 dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2015 – 2019, maka program, kegiatan dan pelaksanaan

Dalam dokumen RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) KOMINFO (Halaman 33-85)

Dokumen terkait