• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD

Berdasarkan kondisi bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang merupakan kondisi lingkungan strategis Satpol PP Provinsi Bengkulu maka untuk menyusun strategi pencapaian visi dan misi, diperlukan analisis lingkungan internal dan eksternal (SWOT Analisis). Lingkungan internal meliputi Kekuatan (strengths) dan kelemahan (weaknesses) Lingkungan eksternal meliputi Peluang (Oppurtunity) dan Ancaman (Threaths) masing-masing kondisi lingkungan internal dan eksternal sebagai berikut :

a. Tantangan

Tugas Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu kedepan menghadapi berbagai tantangan yang menyangkut Efektifitas, Efisiensi, Profesional Kerja.

Dinamika perubahan lingkungan strategis berpengaruh terhadap program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu.Berikut ini beberapa faktor eksternal yang berpengaruh terhadap pengembangan pelayanan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

36 1. Peraturan Perundang- Undangan.

Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah, sebagai bagian dari Sistem Manajemen Pembangunan tidak terlepas dari landasan atau acuan hukum yang berlaku, baik berupa UU, PP, Perpres, Peraturan atau Keputusan Menteri, Perda, dan Pergub. Disadari bahwa seluruh peraturan perundang- undangan tersebut masih belum sepenuhnya terintegrasi secara baik sehingga dapat menghambat pencapaian tujuan pembangunan daerah.

2. Sumber Daya Manusia Perencana.

Disamping masalah peraturan perundang- undangan tersebut, juga terdapat masalah lain, yaitu terbatasnya sumber daya manusia di Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu dan OPD, baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten/ Kota yang memiliki kompetensi untuk melakukan perencanaan, pembangunan, penganggaran, pelaksanaan, dan pelaporan secara baik dan akuntabel.Dari segi kuantitas, sumber daya manusia yang tersedia sudah cukup memadai untuk melakukan pelaksanaan tugas- tugas perencanaan secara prosedural, namun untuk menghasilkan rencana pembangunan yang lebih berkualitas diperlukan pendidikan dan pelatihan yang lebih baik

3. Desentralisasi dan Otonomi Daerah.

Pelaksanaan desentralisasi pemerintahan diera reformasi disadari masih menimbulkan penafsiran yang beragam sehingga terkesan menciptakan kondisi yang kurang dapat dikendalikan.Masih ada kecenderungan sebagian Pemerintah Daerah yang menafsirkan bahwa mereka memiliki kekuasaan yang sangat besar dalam mengurus rumah tangganya tanpa memperhatikan hubungan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Disamping faktor eksternal juga terdapat beberapa faktor internal yang juga berpengaruh terhadap pelaksanaan peran Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu, keberadaan sumber daya Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu yang meliputi sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana, kelembagaan dan ketatalaksanaan menjadi factor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas- tugas dan peran Satuan Polisi Pamong Praja

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

37 Provinsi Bengkulu dalam menghadapi dinamika perubahan lingkungan strategis, namun sumber daya tersebut harus dapat dimanfaatkan dengan baik. Dengan sumber daya manusia yang berpendidikan tinggi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu diharapkan dapat melaksanakn tugas- tugas lembaga dan unit kerjanya secara lebih baik.

b. Peluang.

1. Adanya stakeholder yang bisa bekerja sama untuk berpartisipasi dan mendukung kemajuan kegiatan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu khususnya dan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten/ Kota umumnya.

Adapun stakeholder dimaksud adalah sebagai berikut :

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bengkulu yang mana di tempat ini seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu diberi tempat, pembelajaran/ materi yang sesuai dengan Tupoksi Satuan Polisi Pamong Praja.

Selain BPSDM sebagai tempat untuk belajar juga didukung dengan narasumber/ pelatih dari Korem 041/ GAMAS, sehingga apa yang menjadi keinginan akan terwujud, yang semula anggota belum paham akan arti kegiatan menjadi paham. Yang paling penting dengan adanya narasumber/

pelatih dari Korem 041/ GAMAS maka anggota Satuan Polisi Pamong Praja se- Provinsi Bengkulu akan terbentuk dengan baik sehingga anggota Satuan Polisi Pamong Praja akan bertambah exis dalam menjalankan tugas di lapangan.

Selain narasumber/ pelatih yang disebutkan diatas, juga dibantu oleh narasumber/ pelatih dari Polda dan instansi terkait lainnya.Diharapkan kedepan seluruh anggota Satuan Polisi Pamong Praja se- Provinsi Bengkulu tidak ragu- ragu dan tidak mudah menyerah dalam melaksanakan tugasnya dilapangan.

Terkait dengan narasumber dari instansi disesuaikan dengan kegiatan yang ada di Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu.

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

38 2. Dukungan legislatif dan pemerintah bagi setiap kebijakan, tindakan, program/

kegiatan yang berkaitan dengan ketertiban dan ketentraman umum serta penegakan PERDA dan Peraturan Pelaksanaannya di Bengkulu.

Tabel i : Analisa Kekuatan (S), Kelemahan (W), Peluang (O), Ancaman (T) Pengembangan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu Tahun 2021 – 2026

Faktor Internal Perlengkapan, dan Peralatan Operasional Satpol PP

5. Perda No. 6 Th 2011 Ttg Organisasi Satpol PP

Weekness (W)

1. Kurangnya tenaga yang profesional

2. Masih kurangnya peralatan dan perlengkapan kerja 3. Kurangnya anggaran yang

dialokasikan

1. Meningkatkan pelatihan dan bimtek

2. Meningkatkan motivasi yang tinggi

3. Meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait

Strategi W – O

1. Meningkatkan tenaga yang profesional

2. Peningkatan peralatan dan perlengkapan kerja

3. Meningkatkan anggaran yang dialokasikan yang sudah dilaksanakan secara profesional

Strategi W – T

1. Peningkatan tenaga yang profesional

2. Pemanfaatan hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan 3. Meningkatkan peralatan dan

perlengkapan kerja

Sumber : Bagian Perencanaan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

39 Dapat dijelaskan lingkungan internal dan eksternal (SWOT analisis). Lingkungan internal meliputi kekuatan (Strengths) dan kelemahan ( Weaknesses), lingkungan eksternal meliputi Peluang (Oppurtunity) dan ancaman (Threaths), masing-masing kondisi lingkungan internal dan eksternal sebagai berikut :

1. Lingkungan Internal Kekuatan(S) : kekuatan merupakan segala sesuatu yang terdapat pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu yang dapat dimanfaatkan atau dikembangkan sebagai modal atau landasan utama dalam menyelenggarakan tugas dan fungsinya dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang. Kekuatan yang terdapat pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu adalah eksistensi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu sebagai perangkat pemerintah daerah provinsi yang diberikan tugas dan fungsi untuk membantu Gubernur dalam upaya pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat serta penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah.

2. Kelemahan (W) : merupakan segala sesuatu yang terdapat pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu yang keberadaannya merupakan hambatan dan kendala dalam penyelenggaraan tugas dan fungsinya dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang. Kelemahan yang terdapat pada Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut :

a. Belum optimalnya dukungan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu

b. Belum maksimalnya dukungan sarana dan prasarana kerja dan kegiatan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu

c. Belum optimalnya kerjasama dan koordinasi dengan aparat/instansi terkait dalam pemeliharaan dan penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum serta penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

40 3. Lingkungan Eksternal Peluang (O); peluang merupakan kondisi eksternal yang mendukung dan dapat dimanfaatkan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut:

a. Semakin kuat dan jelasnya keberadaan dan peran Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu seiring dengan diterbitkannya Undang-undang Nomor: 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah, Peraturan pemerintah Nomor 16 Tahun 2018 tentang Satuan Polisi Pamong Praja . Selain itu optimalisasi setiap masyarakat dalam menjaga ketentraman dan ketertiban umum meliputi : - Tertib jalur hijau, taman dan tempat umum

- Tertib pinggir pantai - Tertib lingkungan

- Tertib tempat usaha dan usaha tertentu - Tertib social

- Tertib kesehatan

- Tertib hiburan dan keramaian - Tertib peran serta masyarakat

- Selain lingkup tertib ketentraman dan ketertiban umum, masyarakat wajib tertib pada kawasan strategis, sector ekologis meliputi kehutanan, kelautan dan enerdi dan sumber daya mineral.

4. Ancaman (T) ; ancaman merupakan kondisi eksternal yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan tugas dan fungsi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang. Ancama yang perlu ditindaklanjuti oleh Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bengkulu adalah sebagai berikut :

a. Masih berkembangnya praktek atau kasus kerawanan social masyarakat

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

41 b. Penyandang masalah kesejahteraan social (PMKS) seperti anak jalanan, gelandangan dan pengemis, wanita tuna susila (WTS), anak terlantar, keluarga bermasalah dll.

5. Kelemahan (W) ;

a. Masih rendahnya personil Satuan Polisi Pamong Praja baik secara kuantitas maupun kualitas berdasarkan peraturan yang berlaku.

b. Belum memadainya sarana dan prasarana yang dimiliki baik dari segi operasional maupun pendukung tugas harian.

RENSTRA 2021-2026 Satpol PP Provinsi Bengkulu SUBBAG PEP 2021

42

BAB III

Dokumen terkait