d. Hasil Hasil kesepakatan kesepakatan dengan dengan DPR;DPR; e.
e. Daftar alokasi Daftar alokasi Pagu masing-masing Unit Eselon Pagu masing-masing Unit Eselon I yang I yang dirincidirinci berdasarkan Program, Satker dan Sumber Pendanaan;
berdasarkan Program, Satker dan Sumber Pendanaan; D.
D. TANTANGAN TANTANGAN YANG YANG DIHADAPIDIHADAPI
Untuk mewujudkan visi dan misi Pemasyarakatan dan Kemenkumham, berbagai Untuk mewujudkan visi dan misi Pemasyarakatan dan Kemenkumham, berbagai perombakan struktral kelembagaan telah dilakukan. Tapi itu belumlah cukup. Ia perombakan struktral kelembagaan telah dilakukan. Tapi itu belumlah cukup. Ia harus di topang dengan perubahan mendasar tentang cara pandang, cara pikir harus di topang dengan perubahan mendasar tentang cara pandang, cara pikir dan cara bertindak. Sehingga terciptalah Gerakan Kami PASTI sebagai suatu dan cara bertindak. Sehingga terciptalah Gerakan Kami PASTI sebagai suatu bentuk Revolusi Mental. Sehingga akan hadir suatu budaya sikap kerja yang bentuk Revolusi Mental. Sehingga akan hadir suatu budaya sikap kerja yang baru, kultur dan proses
baru, kultur dan proses yang berubah seyang berubah secara progresif. cara progresif. Inti dari gagasanInti dari gagasan Kemenkumham tentang Gerakan Kami PASTI dapat ditafsirkan sebagai tawaran Kemenkumham tentang Gerakan Kami PASTI dapat ditafsirkan sebagai tawaran sekaligus tantangan terhadap teori
sekaligus tantangan terhadap teori – – teori perubahan. Gerakan ini diharapkan teori perubahan. Gerakan ini diharapkan menjadi komponen utama untuk melengkapi berbagai inisiatif atau gagasan menjadi komponen utama untuk melengkapi berbagai inisiatif atau gagasan sebelumny
sebelumnya, a, dalam dalam menghantarkan menghantarkan kita kita menujmenuju u Pemasyarakatan Pemasyarakatan dandan Kemenkumham yang professional dalam penegakan hukum dan perlindungan Kemenkumham yang professional dalam penegakan hukum dan perlindungan HAM.
D.1 Berbagai Tantangan D.1 Berbagai Tantangan
Tantangan utama implementasi gerakan Ayo Kerja Kami PASTI adalah Tantangan utama implementasi gerakan Ayo Kerja Kami PASTI adalah merumuskan kesepahaman apa itu Kami PASTI. Kemudian setelah sepakat, merumuskan kesepahaman apa itu Kami PASTI. Kemudian setelah sepakat, langkah berikutnya adalah merumuskan bagaimana mengimplementasinya; langkah berikutnya adalah merumuskan bagaimana mengimplementasinya; Apa acuan dan kerangka implementasinya? Kalau tidak ada kerangka acuan Apa acuan dan kerangka implementasinya? Kalau tidak ada kerangka acuan atau common platform, eksekusi Kami PASTI bisa jatuh dalam selera pribadi atau common platform, eksekusi Kami PASTI bisa jatuh dalam selera pribadi dan kepentingan (agenda) individual saja.
dan kepentingan (agenda) individual saja.
Para Insan Kementerian akan mengalami ketidakpahaman bagaimana Para Insan Kementerian akan mengalami ketidakpahaman bagaimana menghubungkan Nilai Kami PASTI dalam kehidupan pelaksanaan tugas menghubungkan Nilai Kami PASTI dalam kehidupan pelaksanaan tugas sehari-hari. Baik itu di lingkungan kerja dan profesi maupun kehidupan sehari-hari. Baik itu di lingkungan kerja dan profesi maupun kehidupan pribadi, serta dalam kehidupan sosial di
pribadi, serta dalam kehidupan sosial di masyarakat.masyarakat. Adanya
Adanya kerangka kerangka acuan acuan implementasi implementasi akan akan membuamembuat t seseorang seseorang melihatmelihat suatu integrasi dan
suatu integrasi dan relevansi antara arelevansi antara apa yang pa yang ia kerjakan ia kerjakan dan temdan temui sehari-ui sehari-hari, dengan tata nilai Kami PASTI tersebut
hari, dengan tata nilai Kami PASTI tersebut
Selain itu, beragamnya permasalahan yang ada dalam tubuh UPT, baik Selain itu, beragamnya permasalahan yang ada dalam tubuh UPT, baik internal maupun eksternal, juga merupakan tantangan yang siap internal maupun eksternal, juga merupakan tantangan yang siap menghadang di tiap langkah dalam mengimplementasikan Gerakan kami menghadang di tiap langkah dalam mengimplementasikan Gerakan kami PASTI ini, yang secara garis besar dibagi
PASTI ini, yang secara garis besar dibagi menjmenjadi dua adi dua bagian, yaitu :bagian, yaitu : Faktor Internal:
Faktor Internal:
-- Kurangnya Kurangnya kebanggaan kebanggaan terhadap terhadap organisasiorganisasi
-- Keterbatasan Keterbatasan AnggaranAnggaran
-- Kurangnya Kurangnya kualitas kualitas dan dan kuantitas kuantitas SDMSDM
-- Keterbatasan Keterbatasan sarana sarana dan dan prasaranaprasarana
-- Mekanisme Mekanisme kerja kerja yang yang kurang kurang terpaduterpadu Faktor Eksternal :
Faktor Eksternal :
-- Meningkatnya Meningkatnya kuantitas kuantitas pelanggar pelanggar hukumhukum
-- Makin Makin BeragamnBeragamnya ya bentuk bentuk pelanggaran pelanggaran hukumhukum
D.2 Tawaran Solusi D.2 Tawaran Solusi
Dalam menghadapi tantangan tersebut, diperlukan strategi berupa Dalam menghadapi tantangan tersebut, diperlukan strategi berupa penanganan secara langsung terhadap masalah, atau dapat pula penanganan secara langsung terhadap masalah, atau dapat pula dilakukan dengan cara memadukan peluang dan kekuatan yang kita dilakukan dengan cara memadukan peluang dan kekuatan yang kita miliki untuk menekan permasalahan dan
miliki untuk menekan permasalahan dan kelemkelemahan yang diahan yang dialami.alami. Kekuatan yang dim
Kekuatan yang dimiliki antara lain :iliki antara lain :
-- Lembaga Lembaga yang yang besar, besar, dengan dengan UPT UPT yang yang tersebar tersebar di di seluruh seluruh IndonesiaIndonesia
-- Meningkatnya Meningkatnya kesejahteraan kesejahteraan petugaspetugas
-- Tuntutan Tuntutan Transparansi Transparansi dan dan akuntabilitasakuntabilitas
-- Tuntutan Tuntutan Reformasi Reformasi BirokrasiBirokrasi
-- Adanya Adanya aturan aturan tentang tentang prosedur prosedur kerja kerja yang yang jelasjelas
-- Pesatnya Pesatnya Teknologi, Teknologi, salah salah satunya satunya dengan dengan diluncurkannya diluncurkannya beragamberagam aplikasi untuk menujang tupoksi
aplikasi untuk menujang tupoksi
-- Dukungan Dukungan Pemerintah Pemerintah yang yang cukup cukup besarbesar
Salah satu pelumas
Salah satu pelumas dalam menggerakan roda “Gerakan Kami PASTI” adalahdalam menggerakan roda “Gerakan Kami PASTI” adalah sosialisasi atas pertanyaan:
sosialisasi atas pertanyaan: “Mengapa kita memerlukannnya. Apa memang“Mengapa kita memerlukannnya. Apa memang itu yang dibutuhkan?
itu yang dibutuhkan? Apa mApa manfaat yang bisa danfaat yang bisa diperoleh kalau kita beiperoleh kalau kita berhasilrhasil menggulirkannya”. Dengan kata lain Kesepahaman Definisi dan R
menggulirkannya”. Dengan kata lain Kesepahaman Definisi dan Rasionalitasasionalitas dibalik gerakan tersebut.
dibalik gerakan tersebut.
Penerimaan motive ini menjadi amat penting, karena gerakan Kami PASTI Penerimaan motive ini menjadi amat penting, karena gerakan Kami PASTI sebagai gerakan perubahan, berarti kita harus sepakat bahwa cara-cara lama sebagai gerakan perubahan, berarti kita harus sepakat bahwa cara-cara lama tidak efektif, dan akan berganti dengan cara atau metode baru yang lebih tidak efektif, dan akan berganti dengan cara atau metode baru yang lebih komprehensif.
komprehensif.
Gerakan Kami PASTI juga menyangkut perubahan substansial, bersifat Gerakan Kami PASTI juga menyangkut perubahan substansial, bersifat mayor, bukan suatu operasi tambal sulam. Gerakan perubahan ini juga
mayor, bukan suatu operasi tambal sulam. Gerakan perubahan ini juga bukanbukan sebuah u
sebuah upaya perbapaya perbaikan proses ikan proses terus- menerus terus- menerus dalam dalam artian pasif. Teartian pasif. Tetapitapi sebuah gebrakan terobosan untuk menantang dan mengubah mekanisme sebuah gebrakan terobosan untuk menantang dan mengubah mekanisme kerja dengan lebih terpadu, sehingga terjadi perubahan mind set secara kerja dengan lebih terpadu, sehingga terjadi perubahan mind set secara Overhauling.
restart, yang m
restart, yang membuat embuat pikiran dan perilaku pikiran dan perilaku kolektif tidak lagkolektif tidak lagi terkooptasii terkooptasi oleh
oleh program lama program lama yang yang distortif. distortif. Tetapi Tetapi diharapkan diharapkan memberikan memberikan suatusuatu lompatan (quantum leap) suatu perubahan perilaku kolektif yang baru dan lompatan (quantum leap) suatu perubahan perilaku kolektif yang baru dan berbeda dari pola tindakan dan pola pikir sebelumnya.
berbeda dari pola tindakan dan pola pikir sebelumnya.
Setelah latar belakang dibalik perlunya gerakan ini bisa disosialisasikan dan Setelah latar belakang dibalik perlunya gerakan ini bisa disosialisasikan dan diimplementasikan, maka perlu ada suatu ukuran yang jelas tentang diimplementasikan, maka perlu ada suatu ukuran yang jelas tentang bagaimana mengukur keberhasilkan implementasi tersebut. Apa saja factor bagaimana mengukur keberhasilkan implementasi tersebut. Apa saja factor keberhasilan dalam mengimplementasinya. Bisakah
keberhasilan dalam mengimplementasinya. Bisakah Kementerian, khususnyaKementerian, khususnya Pemasyarakatan
BAB 3 BAB 3 KESIMPULAN KESIMPULAN
-- Perumusan Tata Nilai Gerakan Ayo Kerja Kami PASTI yang dicanangkanPerumusan Tata Nilai Gerakan Ayo Kerja Kami PASTI yang dicanangkan oleh Kemenkumham, berisi suatu harapan untuk menciptakan aparatur yang oleh Kemenkumham, berisi suatu harapan untuk menciptakan aparatur yang sehat, cerdas, dan berkepribadian, sehingga mampu berperan aktif dalam sehat, cerdas, dan berkepribadian, sehingga mampu berperan aktif dalam mensukseskan sasaran pembangunan nasional yang diemban oleh mensukseskan sasaran pembangunan nasional yang diemban oleh Kementerian Hukum dan HAM
Kementerian Hukum dan HAM
-- Gerakan KamGerakan Kami PASTI i PASTI harus mharus memiliki orientasi temiliki orientasi terhadap herhadap hasil dan asil dan proses.proses. Orientasi pada proses memastikan sikap dan budaya kerja akan mengambil Orientasi pada proses memastikan sikap dan budaya kerja akan mengambil jalan
jalan dan dan metode metode Baru. Baru. Sedangkan Sedangkan orientasi orientasi pada pada hasil hasil memastikan memastikan bahwabahwa inovasi dari gerakan itu akan membawa kemajuan yang berarti dan terukur, inovasi dari gerakan itu akan membawa kemajuan yang berarti dan terukur, bukan hanya sekedar slogan.
bukan hanya sekedar slogan.
-- Salah satu kunci keberhasilan operasionalisasi gerakan Kami PASTI, adalahSalah satu kunci keberhasilan operasionalisasi gerakan Kami PASTI, adalah tersedianya suatu kerangka formulasi dan implementasi yang komprehensif. tersedianya suatu kerangka formulasi dan implementasi yang komprehensif. Dan dalam desain seperti itu kita bisa melihat tujuan dan haluan yang Dan dalam desain seperti itu kita bisa melihat tujuan dan haluan yang ditetapkan, strategi yang dianut, dan sikap serta tindakan yang diperlukan ditetapkan, strategi yang dianut, dan sikap serta tindakan yang diperlukan untuk mensukseskan gerakan tersebut. Gerakan Kami PASTI tidak bisa untuk mensukseskan gerakan tersebut. Gerakan Kami PASTI tidak bisa dijalankan dengan himbauan saja. Ia membutuhkan suatu konstruksi dijalankan dengan himbauan saja. Ia membutuhkan suatu konstruksi operasional yang jelas. Tanpa implementasi, Nilai nilai yang dikandung oleh operasional yang jelas. Tanpa implementasi, Nilai nilai yang dikandung oleh gerakan Kami PASTI akan
gerakan Kami PASTI akan kehilangan momentum dan kejelasan aksi.kehilangan momentum dan kejelasan aksi.
-- Proses penyusunan rencana kerja dan anggaran di Satker Rutan Raba BimaProses penyusunan rencana kerja dan anggaran di Satker Rutan Raba Bima telah dilaksanakan dengan baik, serta berpedoman pada tata nilai gerakan telah dilaksanakan dengan baik, serta berpedoman pada tata nilai gerakan Kami PASTI, tercermin dari adanya tuntutan terhadap pemenuhan skala Kami PASTI, tercermin dari adanya tuntutan terhadap pemenuhan skala prioritas Kemenkumham dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada prioritas Kemenkumham dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada peningkatan pelayanan terhadap
PUSTAKA
PUSTAKA
https://www.scribd.
https://www.scribd.com/doc/313com/doc/313636745/Mat636745/Materi-Sosialisasi-Geraeri-Sosialisasi-Gerakan-Ayo-Kerja-kan-Ayo-Kerja-Kami- Kami-Pasti
Pasti
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2010 Petunjuk Penyusunan Dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2010 Petunjuk Penyusunan Dan Penelaahan Rencana
Penelaahan Rencana Kerja Dan Kerja Dan Anggaran Kementerian Anggaran Kementerian Negara/ Negara/ Lembaga TahunLembaga Tahun Anggaran 2
Anggaran 2011, Jakarta: Menteri H011, Jakarta: Menteri Hukum dan Hukum dan HAM RepubliAM Republik Indonesiak Indonesia
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2015 Petunjuk Penyusunan Dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2015 Petunjuk Penyusunan Dan Penelaahan
Penelaahan Rencana Rencana Kerja Kerja Dan Dan Anggaran Anggaran Kementerian Negara/Lembaga Kementerian Negara/Lembaga DanDan Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, Jakarta: Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
Republik Indonesia
Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2015 Perubahan Atas Peraturan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, 2015 Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143/PMK.02/2015 Tentang Petunjuk Penyusunan Dan Menteri Keuangan Nomor 143/PMK.02/2015 Tentang Petunjuk Penyusunan Dan Penelaahan Rencana
Penelaahan Rencana Kerja Kerja Dan Dan Anggaran Anggaran KementeriaKementerian n Negara/Lembaga Negara/Lembaga DanDan Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, Jakarta: Direktur Jenderal Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran, Jakarta: Direktur Jenderal Peraturan Perundang Undangan Kementerian hukum dan HAM Republik Indonesia Peraturan Perundang Undangan Kementerian hukum dan HAM Republik Indonesia Keputusan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-19.PR.01.01 Tahun Keputusan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-19.PR.01.01 Tahun 2015 tanggal 11 Juni 2015 tentang Rancana Strategis Direktorat Jenderal 2015 tanggal 11 Juni 2015 tentang Rancana Strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan
Pemasyarakatan 2015-2019