• Tidak ada hasil yang ditemukan

Target dan Realisasi Belanja

KEBIJAKAN UMUM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

B. Pengelolaan Belanja Daerah

2. Target dan Realisasi Belanja

Belanja Daerah Pemerintah Kabupaten Malang pada Tahun Anggaran 2015 dianggarkan sebesar Rp3.847.980.791.548,56 dan dapat direalisasikan Rp3.538.276.305.821,74 atau mencapai 91,95%, yang perinciannya dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.14

Komposisi Target dan Realisasi Belanja Tahun Anggaran 2015

No Uraian

Tahun Anggaran 2014 setelah perubahan

Anggaran Belanja

Rp Realisasi Belanja

Rp %

1 Belanja Tidak

Langsung 2.068.678.981.647,17 1.844.417.080.236,00 89,16 2 Belanja Langsung 1.779.301.809.901,39 1.693.859.225.585,74 95,20

Jumlah 3.847.980.791.548,56 3.538.276.305.821,74 91,95

Keterangan: Data sebelum dilakukan pemeriksaan BPK-RI

Jika dilihat dari komposisinya, belanja tidak langsung memberikan kontribusi sebesar 52,13% realisasi belanja Kabupaten Malang di tahun 2015 dan sisanya sebesar 47,87% disumbangkan oleh belanja langsung. Adapun anggaran dan realisasi masing-masing belanja untuk Tahun Anggaran 2015, dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Belanja Tidak Langsung

Belanja tidak langsung merupakan belanja yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan. Belanja Tidak Langsung pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp2.068.678.981.647,17 dan dapat direalisasikan sebesar Rp1.844.417.080.236,00 atau 89,16%, dengan rincian pada tabel berikut:

Tabel 3.15

Perincian Belanja Tidak Langsung Tahun Anggaran 2015

No Uraian

Tahun Anggaran 2015 setelah perubahan Anggaran Belanja

Rp Realisasi Belanja

Rp %

1 Belanja Pegawai 1.613.269.395.504,17 1.403.342.366.775,00 86,99 2 Belanja Hibah 105.690.527.350,00 96.318.501.178,00 91,13 3 Belanja Bantuan

Sosial 21.892.650.000,00 20.105.658.000,00 91,84

4

Belanja Bagi Hasil kepada

Provinsi/Kabupaten/

Kota dan

Pemerintah Desa

31.922.447.987,00 30.630.076.536,00 95,95

5

Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/

Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa

289.903.960.806,00 288.968.291.977,00 99,68

6 Belanja Tidak

Terduga 6.000.000.000,00 5.052.185.770,00 84,20 Jumlah 2.068.678.981.647,17 1.844.417.080.236,00 89,16

Keterangan: Data sebelum dilakukan pemeriksaan BPK-RI 1). Belanja Pegawai

Belanja ini pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp1.613.269.395.504,17 dan telah direalisasikan sebesar Rp1.403.342.366.775,00 atau 86,99%. Belanja ini digunakan untuk pembayaran gaji pegawai dan tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kab. Malang.

2). Belanja Hibah

Belanja Hibah pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp105.690.527.350,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp96.318.501.178,00 atau 91,13 %, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 3.16

Perincian Belanja Hibah Tahun Anggaran 2015

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI %

A B E L A N J A H I B A H 105.690.527.350 96.318.501.178 91,13 A.1 Belanja Hibah Kepada Badan

/Lembaga/Organisasi 39.679.479.600 36.838.329.600 92,84 A.1.1 Belanja Hibah Bidang

Keagamaan 4.970.000.000 3.390.000.000 68,21 1 Belanja Hibah kepada Majelis

Ulama Indonesia (MUI) 250.000.000 250.000.000 100 2 Belanja Hibah kepada Dewan

Masjid Indonesia (DMI) 250.000.000 250.000.000 100 3 Belanja Hibah kepada Badan Amil

Zakat (BAZ) 100.000.000 50.000.000 50

4

Belanja Hibah kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

250.000.000 250.000.000 100

5

Belanja Hibah kepada Panitia Sertifikasi Tanah Wakaf Kabupaten Malang

250.000.000 250.000.000 100

6 Belanja Hibah untuk Transportasi

Pemberangkatan Haji 250.000.000 250.000.000 100 7

Belanja Hibah Pengiriman Khafilah MTQ/ Penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Malang

250.000.000 250.000.000 100

8 Belanja Hibah kepada Masjid

Agung Kepanjen 500.000.000 500.000.000 100

9 Belanja Hibah pada tempat

ibadah dan pondok pesantren 2.500.000.000 970.000.000 38,8 10 Belanja Hibah kepada Lembaga

Pendidikan Tartil Qur'an (LPTQ) 250.000.000 250.000.000 100 11 Belanja Hibah kepada Badan

Wakaf 120.000.000 120.000.000 100

A.1.2 Belanja Hibah Bidang Kepemudaan dan Olahraga 13.620.000.000 13.620.000.000 100 1 Belanja Hibah kepada KONI dan

Cabang Olahraga 12.870.000.000 12.870.000.000 100 2 Belanja Hibah kepada Gerakan

Pramuka Kwartir Cabang 250.000.000 250.000.000 100 3 Belanja Hibah kepada Organisasi

Kepemudaan / KNPI 500.000.000 500.000.000 100

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % A.1.3 Belanja Hibah Bidang Linmas,

politik dan Kesbang 410.000.000 60.525.000 14,74 1 Belanja Hibah kepada Korps

Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

250.000.000 0 0

2 Belanja Hibah kepada organisasi

profesi 100.000.000 0 0

3 Belanja Hibah kepada SPSI 60.525.000 60.525.000 100 A.1.4 Belanja Hibah Bidang

Kesehatan 1.550.000.000 1.550.000.000 100 1 Belanja Hibah kepada Palang

Merah Indonesia ( PMI ) 1.000.000.000 1.000.000.000 100 2 Belanja Hibah kepada Komisi

Penanggulangan AIDS (KPA) 350.000.000 350.000.000 100 3 Belanja Hibah Kepada Yayasan

Jantung Sehat 200.000.000 200.000.000 100

A.1.5 Belanja Hibah Bidang pemberdayaan perempuan

dan anak 2.100.000.000 2.100.000.000 100 1 Belanja Hibah kepada Organisasi

Wanita / GOW 750.000.000 750.000.000 100

2 Belanja Hibah kepada Program

Kesejahteraan Keluarga (PKK) 1.000.000.000 1.000.000.000 100 3 Belanja Hibah kepada P2TP2A 350.000.000 350.000.000 100 A.2 Belanja Hibah Kepada

Kelompok / Anggota

Masyarakat 8.740.469.000 3.877.278.000 44,36 A.2.1 Belanja Hibah kepada

Kelompok / Anggota

Masyarakat 8.740.469.000 3.877.278.000 44,36 1 Belanja Hibah pembantu Pembina

KB desa (PPKBD) 117.000.000 117.000.000 100

2 Belanja Hibah usaha ekonomi produktif perdesaan bagi taman

posyandu percontohan 175.000.000 175.000.000 100 3 Belanja Hibah penguatan

kelembagaan pokja posyandu 495.000.000 495.000.000 100 4 Belanja Hibah ongkos jahit kader

KB 39.000.000 0 0

5 Belanja Hibah rehab pagar

lapangan di kel kalirejo lawang 419.778.000 419.778.000 100 6 Belanja Hibah pemb. Lapangan

multifungsi, plengsengan, dan

paving kel kalirejo 480.000.000 0 0

7 Belanja Hibah pemb taman kota

kec lawang 196.460.000 0 0

8 Belanja Hibah pemb taman dan

pagar taman lap. kalirejo 129.476.000 0 0

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % 9 Belanja Hibah rehab gedung

madrasah diniyah raden rahmad

desa srigading lawang 50.000.000 50.000.000 100 10 Belanja Hibah pelayanan air

bersih generator ds. putukrejo 80.000.000 80.000.000 100 11 Belanja Hibah PAMSIMAS 440.000.000 440.000.000 100 12 Belanja Hibah untuk organisasi

kemasyarakatan 500.000.000 275.500.000 55,1

13 Belanja Hibah kepada PWRI 100.000.000 100.000.000 100 14 Belanja Hibah kepada TAGANA

(kekurangan tahun 2014) 18.000.000 0 0

15 Belanja Hibah kepada Dewan

Koperasi Indonesia 50.000.000 50.000.000 100

16

Belanja Hibah Permodalan Pembentukan Lembaga Keuangan Mikro di Pedesaan (Kelompok Wanita)

915.000.000 0 0

17 Belanja Hibah pengrajin pembuat

permen desa sukoanyar pakis 265.000.000 0 0

18 Belanja Hibah pengrajin aneka kripik kelompok wanodya

kelurahan kalirejo lawang 138.780.000 0 0

19 Belanja Hibah pengrajin kripik

nagka ds banjarejo pakis 138.440.000 0 0

20 Belanja Hibah kepada jamasan

dan sidikara pusaka 50.000.000 50.000.000 100

21 Belanja Hibah untuk olah raga

masyarakat 250.000.000 210.000.000 84

21 Belanja Hibah sanggara pramuka

kel kalirejo lawang 220.000.000 0 0

22 Belanja Hibah kepada kelompok

tani nelayan andalan (KTNA) 1.000.000.000 1.000.000.000 100 23 Belanja Hibah PNPM Mandiri

perdesaan 1.331.750.000 0 0

24 Belanja Hibah program pengemb

usaha ekonomi desa (PPUED) 450.000.000 450.000.000 100 25 Belanja Hibah kepada juara

lomba desa th 2015 90.000.000 90.000.000 100

26 Belanja Hibah keg sosialisasi dan

pemasaran hasil produksi pangan 101.785.000 101.785.000 100 27 Belanja Hibah kepada dewan

kerajinan nasional daerah

(DEKRANASDA) 500.000.000 500.000.000 100

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % A.3 Belanja Hibah Bidang

Pendidikan 17.028.954.600 16.117.804.600 94,65 A.3.1 Belanja Hibah kepada Satuan

Pendidikan 17.028.954.600 16.117.804.600 94,65 1

Belanja Hibah Pendampingan Program Rintisan Wajar Dikmen 12 tahun (dana APBD)

4.104.360.000 4.104.360.000 100

2 Belanja Hibah kepada Perguruan

Tinggi 300.000.000 15.500.000 5,17

3 Belanja Hibah kepada lembaga

pendidikan swasta 1.500.000.000 1.482.000.000 98,8 4 Belanja Hibah UAS SD/MI 427.700.000 427.257.600 99,9 5 Belanja Hibah UAS SMP/MTs 897.390.000 536.820.000 59,82 6 Belanja Hibah UAS SMA/SMK/MA 604.786.000 602.147.000 99,56 7 Belanja Hibah kepada Madin 7.137.000.000 7.137.000.000 100 8 Belanja Hibah untuk BKSM 1.812.720.000 1.812.720.000 100

9 Belanja Hibah DAK Pendidikan 222.726.000 0 0

10 Belanja Hibah Pendamping DAK

Pendidikan 22.272.600 0 0

A.4 Belanja Hibah Kepada

Instansi Vertikal 57.270.578.750 54.876.108.578 95,82 A.4.1 Belanja Hibah Kepada

Instansi Vertikal di Daerah 57.270.578.750 54.876.108.578 95,82 1 Belanja Hibah Kepada Instansi

Vertikal di Kabupaten Malang 2.500.000.000 505.529.828 20,22 2 Belanja Hibah Program TMMD

dan Karya Bhakti 500.000.000 500.000.000 100

3 Belanja Hibah kepada KPU Kab.

Malang 39.384.930.250 39.384.930.250 100

4 Belanja Hibah kepada Panwaslu 11.067.398.500 11.067.398.500 100 5 Belanja Hibah pengamanan

Pilkada kepada Polres Malang 3.000.000.000 2.600.000.000 86,67 6 Belanja Hibah pengamanan

Pilkada kepada Polres Batu 300.000.000 300.000.000 100 7 Belanja Hibah pengamanan

Pilkada kepada Kodim 518.250.000 518.250.000 100

3). Belanja Bantuan Sosial

Belanja Bantuan Sosial pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp21.892.650.000,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp20.105.658.000,00 atau 91,84%, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 3.17

Perincian Belanja Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2015

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI %

B B E L A N J A B A N T U A N

S O S I A L 21.892.650.000 20.105.658.000 91,84 B.1 Belanja Bantuan Sosial

kepada Kelompok

Masyarakat 775.000.000 566.500.000 73,1 B.1.1 Belanja Bantuan Sosial

kepada Kelompok Masyarakat

775.000.000 566.500.000 73,1

1 Bantuan Sosial untuk keagamaan 775.000.000 566.500.000 73,1 B.2 Belanja Bantuan Sosial

kepada Anggota Masyarakat 14.770.250.000 14.675.149.000 99,36 B.2.1 Belanja Bantuan Sosial

kepada Anggota Masyarakat 14.770.250.000 14.675.149.000 99,36 1 Bantuan Sosial untuk

kesejahteraan sosial 1.500.000.000 1.312.500.000 87,50 2 Bantuan Sosial untuk

Penyandang Masalah Sosial 600.000.000 521.500.000 86,92 3 Bantuan Sosial kepada Guru

Ngaji 2.268.250.000 2.268.250.000 100

4 Bantuan Sosial Insentif Posyandu : 25.705 kader x 12 bl @

Rp25.000,- 7.711.500.000 7.290.300.000 94,53

5

Bantuan Sosial untuk GTT dan PTT yang ada di sekolah (insentif) 2.700 org x Rp500.000,-

1.350.000.000 1.350.000.000 100

6 Bantuan Sosial utk Guru terpencil

Rp600.000,- x 162 org x 1 th 97.200.000 97.200.000 100 7 Bantuan Sosial untuk Guru TK

swasta (3.567 org x 600.000) 2.140.200.000 2.055.600.000 96,05 8 Bantuan Sosial untuk Guru PAUD

(2.158 org x Rp600.000,- per

tahun) 1.294.800.000 1.294.200.000 99,95

9 Bantuan Sosial kepada Guru

Swasta 1.773.000.000 1.773.000.000 100

10 Bantuan Sosial Beasiswa D III Kebidanan (3 mahasiswa) tahun

II 50.000.000 22.408.000 44,82

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % 11 Bantuan Sosial untuk Stimulan

Perumahan Swadaya 25.000.000 25.000.000 100

12 Bantuan Sosial insentif sub pembantu Pembina keluarga berencana desa

707.700.000 688.200.000 97,24 13 Bantuan Sosial beasiswa untuk

anak miskin (1000 org x 2 smt x

Rp.500.000) 1.000.000.000 241.000.000 24,10

14 Bantuan Sosial Pugar Rumah 600.000.000 600.000.000 100

4). Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa

Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa lainnya pada Tahun 2015 dianggarkan Rp31.922.447.987,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp30.630.076.536,00 atau 95,95 %. Belanja ini digunakan untuk:

1) Belanja bagi hasil atas perhitungan pajak penerangan jalan desa/kelurahan; dan

2) Belanja Bagi Hasil Retribusi Daerah kepada Pemerintahan Desa, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 3.18

Perincian Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2015

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI %

C Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi/Kabupaten/Kota &

Pemerintah Desa 31.922.447.987 30.630.076.536 95,95 C.1 Belanja Bagi Hasil Pajak

Daerah kepada Pemerintahan

Desa 27.516.000.000 26.829.722.805 97,51 C.1.1 Belanja Bagi Hasil Pajak

Daerah kepada Pemerintahan

Desa 27.516.000.000 26.829.722.805 97,51 1 Belanja bagi hasil atas

perhitungan pajak penerangan

jalan desa/kelurahan 17.600.000.000 17.040.664.719 96,82

2 Belanja bagi hasil pajak daerah

kepada pemerintahan desa 9.516.000.000 9.490.066.671 99,73

3 Belanja Bagi Hasil atas perhitungan PPJ Desa Kurang

Bayar 400.000.000 298.991.415 74,75

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % C.1.2 Belanja Bagi Hasil Retribusi

Daerah kepada Pemerintahan Desa

4.406.447.987 3.800.353.731 86,25

1

Belanja bagi hasil untuk retribusi tempat pendaratan ikan (TPI) kepada Koperasi dan Provinsi Jatim tahun 2015 dan kekurangan 2014

1.340.000.000 1.239.964.731 92,53

2 Belanja bagi hasil retribusi daerah

kepada pemerintahan desa 2.959.447.987 2.518.138.600 85,09 3 Belanja bagi hasil retribusi

terminal Bakroto dengan desa 27.000.000 0 0

4 Belanja bagi hasil retribusi Pengelolaan STA Mantung dgn

desa tahun 2014 55.000.000 42.250.400 76,82

5 Belanja Bagi Hasil Kerja Sama Pasar Bakroto Desa Tirtomarto

Kec. Ampelgading 25.000.000 0 0

5). Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa

Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/

Kota dan Pemerintahan Desa pada Tahun 2015 dianggarkan Rp289.903.960.806,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp288.968.291.977,00 atau 99,68%. Belanja ini digunakan untuk 1) Belanja Bantuan Keuangan kepada Desa, dan 2) Belanja Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 3.19

Perincian Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2015

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI %

D

Belanja Bantuan Keuangan kepada

Provinsi/Kabupaten/ Kota dan Pemerintahan Desa

289.903.960.806 288.968.291.977 99,68

D.1 Belanja Bantuan Keuangan

kepada Desa 289.007.358.430 288.314.858.000 99,76 D.1.1 Belanja Bantuan Keuangan

kepada Desa 289.007.358.430 288.314.858.000 99,76 1 Bantuan Keuangan Alokasi

Dana Desa (ADD) 178.738.586.430 178.738.586.000 99,99 2 Pemberian Uang Duka Kades

(15 org x @ Rp2.000.000,-) 30.000.000 10.000.000 33,33

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI % 3 Pemberian tali asih purna

tugas kepada mantan Kades

45 org @ Rp5.000.000,- 225.000.000 45.000.000 20 4 Bantuan Penyelenggaraan

Pilkades untuk40desa x

Rp.7.500.000 300.000.000 97.500.000 32.5

5 Dana Desa 109.423.772.000 109.423.772.000 100

6 Tambahan dana desa untuk

desa tamanasri ampelgading 290.000.000 0 0

D.2 Belanja Bantuan Keuangan

Kepada Partai Politik 896.602.376 653.433.977 72,88 D.2.1 Belanja Bantuan Keuangan

Kepada Partai Demokrasi

Indonesia Perjuangan 235.514.060 235.514.060 100 D.2.2 Belanja Bantuan Keuangan

Kepada Partai Demokrat 63.621.249 63.621.249 100 D.2.3 Belanja Bantuan Keuangan

Kepada Partai Golkar 208.235.364 0 0

D.2.4

Belanja Bantuan Keuangan Kepada Partai Kebangkitan Bangsa

147.575.504 147.575.504 100

D.2.6

Belanja Bantuan Keuangan Kepada Partai Hati Nurani Rakyat

40.771.802 40.771.802 100

D.2.7

Belanja Bantuan Keuangan Kepada Partai Gerakan Indonesia Raya

105.677.331 105.677.331 100

D.2.8

Belanja Bantuan Keuangan Kepada Partai Persatuan Pembangunan

34.933.035 0 0

D.2.10 Belanja Bantuan Keuangan

Kepada Nasional Demokrat 60.274.031 60.274.031 100

6). Belanja Tidak Terduga

Belanja Tidak Terduga pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp6.000.000.000,00 dan direalisasikan sebesar Rp5.052.185.770,00 atau 84,20%. Belanja ini digunakan untuk bantuan apabila terjadi bencana, dengan rincian sebagai berikut:

Tabel 3.20

Perincian Belanja Tidak Terduga Tahun Anggaran 2015

NO U R A I A N P-APBD 2015 REALISASI %

E Belanja Tidak Terduga 6.000.000.000 5.052.185.770 84,20 E.1 Belanja Tidak Terduga 6.000.000.000 5.052.185.770 84,20 E.1.1 Belanja Tidak Terduga 6.000.000.000 5.052.185.770 84,20 1 Belanja Tidak Terduga 6.000.000.000 5.052.185.770 84,20

b. Belanja Langsung

Belanja langsung merupakan belanja yang memiliki keterkaitan secara langsung dengan program dan kegiatan yang meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal.

Belanja Langsung pada tahun 2015 dianggarkan sebesar Rp1.779.301.809.901,39 dan dapat direalisasikan sebesar Rp1.693.859.225.585,74 atau 95,20%. Belanja ini merupakan belanja yang dianggarkan terkait dengan program dan kegiatan berdasarkan sumber dari APBD Kabupaten Malang, APBD Provinsi Jawa Timur, dan APBN Pemerintah.

Adapun perincian Belanja Langsung pada Tahun Anggaran 2015 dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.21

Perincian Belanja Langsung Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2015

No Uraian

Tahun Anggaran 2015 setelah perubahan Anggaran Belanja

Rp

Realisasi Belanja

Rp %

1 Belanja Pegawai 149.053.043.394,24 163.203.501.885,26 109,49 2 Belanja Barang dan Jasa 894.124.118.793,15 816.558.658.477,29 91,32 3 Belanja Modal 736.124.647.714,00 714.097.065.223,19 97,01

Jumlah 1.779.301.809.901,39 1.693.859.225.585,74 95,20

Keterangan: Data sebelum dilakukan pemeriksaan BPK-RI

1) Belanja Pegawai

Selanjutnya untuk Belanja Pegawai untuk keperluan Pembayaran Honor PNS dan Non PNS, Uang Lembur, Uang untuk diberikan kepada Pihak Ketiga/Masyarakat dan Belanja Sosialisasi, Bimtek dan Pelatihan dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp149.053.043.394,24 dengan realisasi sebesar Rp163.203.501.885,26 atau 109,49%, terjadi kelebihan realisasi dikarenakan belanja pada BLUD RSUD Kanjuruhan yang meningkat.

2) Belanja Barang dan Jasa

Belanja Barang dan Jasa dari anggaran yang ditetapkan sebesar

Rp894.124.118.793,15 dengan realisasi sebesar Rp816.558.658.477,29 atau 91,32% sehingga terjadi penghematan sebesar

Rp77.565.460.315,86 dari anggaran yang ada. Alokasi Belanja Barang dan Jasa mencapai 48,21% dari total realisasi Belanja Langsung Daerah. Belanja Barang dan Jasa diarahkan untuk membiayai pelaksanaan program dan kegiatan Satuan Kerja antara lain dalam Bentuk Belanja Bahan Habis Pakai Kantor, Jasa Kantor, Premi Asuransi, Perawatan Kendaraan Bermotor, Keperluan Barang Cetakan dan Penggandaan, Belanja Sewa, Makan Minum, Pakaian Dinas dan Perjalanan Dinas.

3) Belanja Modal

Belanja Modal mencapai realisasi sebesar Rp736.124.647.714,00 dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp714.097.065.223,19 atau sebesar 97,01% dari alokasi yang tersedia sehingga terjadi penghematan sebesar Rp22.027.582.490,81. Belanja ini ditujukan untuk pelaksanaan program dan kegiatan yang bersifat fisik dan menambah volume Aset Daerah. Belanja Modal ditujukan untuk Pengadaan Tanah, Alat Berat dan Alat Angkut Darat dan Air, termasuk didalamnya Alat Pengolahan Pertanian, Peralatan dan Perlengkapan Kantor, Pengadaan Komputer, Meubelair, Alat Kedokteran, Kontruksi Jalan, Jaringan dan Irigasi, Pengadaan Buku, Serta Hewan Ternak dan Tanaman.

3. Permasalahan dan Solusi

Dokumen terkait