• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV Target Kinerja dan Kerangka Pendanaan

4.1 Target Kinerja

Dalam rangka mendukung Sasaran Strategis (SS) Kemendikbud yaitu “Meningkatnya tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang partisipatif, transparan dan akuntabel”, Itjen telah menetapkan sasaran program dan sasaran kegiatan yang masing-masing disertai dengan indikator kinerja guna mengukur tingkat keberhasilan. Adanya restrukturisasi program sebagai bagian dari adanya kebijakan Re-design Sistem Penganggaran (RSP) dimana Itjen yang semula terdapat satu program tersendiri yaitu program pengawasan dan peningkatan akuntabilitas aparatur Kemendikbud, mulai tahun 2021 ikut

dalam program dukungan manajemen bersama-sama dengan dengan Unit Utama

Kemendikbud lainnya. Hal ini menyebabkan sasaran program dan sasaran kegiatan Itjen dibagi menjadi 2 bagian, yaitu tahun 2020 dan tahun 2021-2024, sebagai berikut:

Tabel 4.1 Sasaran Program, Indikator, dan Target Kinerja Itjen TA 2020

2020 Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

SP Terwujudnya sistem pengendalian dan pengawasan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

IKP Persentase satker yang berintegritas % 22 70 IKP Persentase satker yang menerapkan strategi anti fraud % 7 10 IKP Persentase penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti % 80 85 IKP Meningkatnya nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kemdikbud skor 3,02 3,1 IKP Opini Laporan Keuangan Kemendikbud WTP opini WTP WTP

SP Meningkatnya Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Anggaran Pendidikan dan Kebudayaan

IKP Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi % 0 20 IKP Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang

dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota % 0 20

SP Terwujudnya tata kelola Inspektorat Jenderal yang berkualitas

IKP Nilai Kinerja Itjen Meningkat skor 93.93 94.40

Program/

RENCANA STRATEGIS

INSPEKTORAT JENDERAL KEMENDIKBUD 2020-2024

30

Tabel 4.2 Sasaran Program dan Indikator Kinerja Program Itjen 2021-2024

2021 2022 2023 2024 Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

SP Terwujudnya sistem pengendalian dan pengawasan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

IKP Persentase satker yang berintegritas % 22 75 80 85 90 IKP Persentase satker yang menerapkan strategi anti fraud % 7 20 30 40 50 IKP Persentase penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti % 80 85 87 90 90 IKP Meningkatnya nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Kemdikbud skor 3,02 3,2 3,3 3,4 3,5

SP Meningkatnya Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Anggaran Pendidikan dan Kebudayaan

IKP Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi % 0 35 65 75 80 IKP Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota % 0 35 65 75 80

Program/

Kegiatan Sasaran Program (Outcome)/Sasaran kegiatan (Output)/Indikator (IKSS,IKP,IKK) Satuan Baseline

Target

Dalam level Eselon II, sasaran program tersebut didukung oleh beberapa SK yang disertai dengan IKK dengan rumusan sebagai berikut:

Tabel. 4.3 Sasaran Kegiatan dan Indikator Kinerja kegiatan Itjen 2020

Lampiran I: Matriks Kinerja dan Pendanaan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020 Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat I IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat I % 0 20 IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat I % 0 20 IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat I % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat I skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat I % 100 100 SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat II

IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat II % 0 20 IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat II % 0 20 IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat II % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat II skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat II % 100 100 SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat III IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat III % 0 20 IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat III % 0 20 IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat III % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat III skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat III % 100 100 SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat IV IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat IV % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat IV skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat IV % 100 100 SK Meningkatnya efektifitas pencegahan dan penindakan Praktik KKN IKK Persentase satker yang dibina dalam pencegahan fraud/kecurangan. % 9 20 IKK Persentase penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti % 80 85 IKK Persentase penyelesaian rekomendasi hasil audit Investigasi % 70 72 IKK Persentase investigasi kasus/pengaduan yang terbukti % 70 75 SK Meningkatnya tata kelola Satuan Kerja di lingkungan Inspektorat Jenderal IKK Persentase penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK % 61 65 Program/

Lampiran I: Matriks Kinerja dan Pendanaan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2020 Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat I IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat I % 0 20 IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat I % 0 20 IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat I % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat I skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat I % 100 100 SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat II IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat II % 0 20 IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat II % 0 20 IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat II % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat II skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat II % 100 100

SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat III IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat III % 0 20

IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat III % 0 20

IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat III % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat III skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat III % 100 100 SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat IV IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat IV % 22 70 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat IV skor 3,02 3,1 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat IV % 100 100 SK Meningkatnya efektifitas pencegahan dan penindakan Praktik KKN IKK Persentase satker yang dibina dalam pencegahan fraud/kecurangan. % 9 20 IKK Persentase penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti % 80 85 IKK Persentase penyelesaian rekomendasi hasil audit Investigasi % 70 72 IKK Persentase investigasi kasus/pengaduan yang terbukti % 70 75 SK Meningkatnya tata kelola Satuan Kerja di lingkungan Inspektorat Jenderal IKK Persentase penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK % 61 65

IKK Jumlah SDM pendidikan dan kebudayaan yang mendapatkan fasilitasi pencegahan korupsi peserta 781 1.149 IKK Predikat SAKIP Inspektorat Jenderal minimal A predikat A A IKK Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Inspektorat Jenderal minimal 91 skor 97,42 98

IKK Nilai Evaluasi Kinerja Anggaran Inspektorat Jenderal meningkat skor 91,61 92 Program/ Kegiatan Sasaran Program (Outcome)/Sasaran kegiatan (Output)/Indikator (IKSS,IKP,IKK) Satuan Baseline Target Tabel 4.4 Sasaran Kegiatan dan Indikator Kinerja kegiatan Itjen 2021-2024) 2021 2022 2023 2024 Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat I IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat I % 0 35 65 75 80

IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat I % 0 35 65 75 80

IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat I % 22 75 80 85 90 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat I skor 3,02 3,2 3,3 3,4 3,5 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat I % 100 100 100 100 100

SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat II IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat II % 0 35 65 75 80

IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat II % 0 35 65 75 80

IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat II % 22 75 80 85 90 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat II skor 3,02 3,2 3,3 3,4 3,5 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil Kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat II % 100 100 100 100 100

SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat III IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah provinsi di bidang kerja Inspektorat III % 0 35 65 75 80

IKK Persentase Pengawasan Teknis oleh Inspektorat Jenderal terhadap urusan Pendidikan dan kebudayaan yang dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota di bidang kerja Inspektorat III % 0 35 65 75 80

IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat III % 22 75 80 85 90 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat III skor 3,02 3,2 3,3 3,4 3,5 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat III % 100 100 100 100 100

SK Tersedianya hasil pengawasan internal yang memberi nilai tambah bagi organisasi dan praktek tata kelola yang baik di wilayah kerja Inspektorat IV IKK Persentase satker yang berintegritas di bidang kerja Inspektorat IV % 22 75 80 85 90 IKK Kematangan/maturitas penerapan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Eselon I meningkat di wilayah kerja Inspektorat IV skor 3,02 3,2 3,3 3,4 3,5 IKK Persentase satker yang mendapatkan hasil kajian LK minimal Baik di bidang kerja Inspektorat IV % 100 100 100 100 100

SK Meningkatnya efektifitas pencegahan dan penindakan Praktik KKN IKK Persentase satker yang dibina dalam pencegahan fraud/kecurangan. % 9 30 45 60 70

IKK Persentase penanganan pengaduan masyarakat yang ditindaklanjuti % 80 85 87 90 90

IKK Persentase penyelesaian rekomendasi hasil audit Investigasi % 70 74 76 78 80

IKK Persentase investigasi kasus/pengaduan yang terbukti % 70 80 85 88 90

SK Meningkatnya tata kelola Satuan Kerja di lingkungan Inspektorat Jenderal IKK Persentase penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK % 61 70 75 80 85 IKK Jumlah SDM pendidikan dan kebudayaan yang mendapatkan fasilitasi pencegahan korupsi peserta 781 1,607 2,065 2,523 2,981 IKK Predikat SAKIP Inspektorat Jenderal minimal A predikat A A A A A IKK Nilai Kinerja Inspektorat Jenderal Nilai 93,93 95,10 95,80 96,50 97,20

Program/

Kegiatan Sasaran Program (Outcome)/Sasaran kegiatan (Output)/Indikator (IKSS,IKP,IKK) Satuan Baseline

Dokumen terkait