• Tidak ada hasil yang ditemukan

a. Santunan Tabungan Hari Tua (THT)

1) Santunan atas peserta pensiun

Yang bersangkutan mengajukan permintaan pembayaran ke Kantor Cabang Utama/ Kantor Cabang PT TASPEN (PERSERO) dengan mengisi Formulir Akt. 1 TASPEN yang disyahkan oleh Instansinya dengan Lampiran sebagai berikut :

n atau fotocopy SK Pemberhentian dengan Hak

embayaran Gaji Sementara ejabat Pembuat Daftar Gaji dan a) Salina

Pensiun yang disyahkan oleh Instansinya. b) Surat Keterangan Penghentian P

(SKPPS), yang dibuat oleh P disyahkan oleh Kepala Instansinya.

commit to user

c) Fotocopy SK. Pengangkatan Pertama sebagai Pegawai Negeri

Sipil atau Kartu Peserta TASPEN. Catatan :

(1) Dengan ditugaskan PT TASPEN (PERSERO)

menyelenggarakan pembayaran pensiun, khususnya peserta TASPEN kelompok Pegawai Negeri Sipil / Daerah otonom dan Pejabat Negara, Pemberian Uang

Dalam hal Peserta berhenti karena Pensiun kemudian

(a) Isteri/ Suami syah terdaftar dalam Daftar

Almarhumah/ Peserta, apabila Istri telah Tabungan Hari Tua dapat dilakukan bersamaan dengan Pembayaran Pensiun Pertama.

(2)

Meninggal Dunia sedangkan Tabungan Hari Tua (THT)-nya belum pernah dibayarkan, maka pengajuan Hak- nya dapat dilakukan oleh :

Kepegawaian (tercantum dalam SK. Pensiun maupun SKPP);

(b) Anak syah dari Peserta yang terdaftar dalam

Daftar Kepegawian Instansi Almarhum/

Meninggal Dunia terlebih dahulu.

(c) Orangtua Almarhum/ Almarhumah, apabila status

Peserta bujangan;

commit to user

(d) Apabila orangtua Almarhum/ Almarhumah tidak

ada/ Meninggal dunia, maka Tabungan Hari Tua (THT) dapat dibayarkan kepada Ahli waris yang lain.

Persyaratan lain yang perlu dilampirkan, ialah : Pengisian Formuli

i. r Akt. 3;

Persyaratan yang perlu dilampirkan, ialah :

dari Lurah/ Kepala

iii.

egeri/ Pengadilan Agama.

2) Santunan

Janda/ Du A mintaan pembayaran

ke Kanto a

(PERSERO) d PEN yang

disyahka eh

ini :

kematian Almarhum/ Almarhumah serta hubungan keluarga ii. Surat Keterangan Kematian yang disyahkan dari Lurah/ Kepala Desa atau dari Rumah Sakit / Puskesmas.

i. Pengisian Formulir Akt. 3

ii. Surat Keterangan Kematian

Desa atau Rumah Sakit/ Puskesmas;

Surat Keterangan Ahli waris yang syah dari Pengadilan N

Atas Peserta Meninggal Dunia

da/ hli Waris mengajukan per

r C bang Utama / Kantor Cabang PT TASPEN engan mengisi Formulir Akt. 2 TAS

n ol Instansinya disertai dengan lampiran berikut

a) Mengisi Formulir Akt. 3 TASPEN, yang menjelaskan

commit to user

dengan Ahli Waris yang disyahkan serendah- rendahnya Lurah/ Kepala Desa setempat.

b) Fotocopy Surat Keterangan Penghentian Pembayaran Gaji

Sementara (SKKPS) yang dibuat oleh Pejabat Instansi yang berwenang.

3) Santunan Atas Peserta Keluar

Yang bersangkutan m intaan pembayaran ke

(PERSERO) dengan m

disyahkan oleh Instansinya, disertai dengan lampiran :

ian Pembayaran Gaji Sementara

Negeri

Catatan :

c) Kartu Peserta TASPEN (KPT) atau Salinan Fotocopy SK

Pengangkatan Pertama menjadi Pegawai.

engajukan perm

Kantor Cabang Utama/ Kantor Cabang PT TASPEN engisi Formulir Akt. 1 TASPEN yang

a) Salinan atau Fotocopy SK Pemberhentian yang disyahkan

oleh Instansinya.

b) Surat Keterangan Penghent

(SKPPS) yang dibuat dan ditanda tangani oleh Pejabat Pembuat Daftar Gaji dan disyahkan oleh Kepala Instansinya.

c) Salinan atau SK Pengangkatan Pertama Pegawai

atau Kartu Peserta TASPEN.

Dalam hal Peserta berhenti karena Keluar, kemudian Meninggal Dunia sedangkan Tabungan Hari Tua

commit to user

nya belum pernah dibayarkan, maka pengajuan Hak-nya dapat dilakukan oleh :

um dalam SK. Pensiun maupun SKPP);

/ Almarhumah, apabila status

(4)

dunia, maka Tabungan Hari Tua

b. Santunan Asuransi Kematian

1) Hak A

2) Yang ber atian

(ASK salah satu

Ketentuan m berikut :

dunia dimaksud adalah aftar pada Instansi Peserta.

(1) Isteri/ Suami syah terdaftar dalam Daftar

Kepegawaian (tercant

(2) Anak syah dari peserta yang terdaftar dalam Daftar Kepegawaian Instansi Almarhum/ Almarhumah/ Peserta;

(3) Orangtua Almarhum

peserta bujangan;

Apabila orangtua Almarhum/ Almarhumah tidak ada/ meninggal

(THT) dapat dibayarkan kepada Ahli Waris yang lain.

tas Asuransi Kematian

hak untuk memperoleh Hak Asuransi Kem EM) ialah peserta atau Ahli Waris dari peserta, apabila

keluarga Peserta meninggal dunia.

endapatkan Asuransi Kematian, adalah sebagai

a) Isteri / Suami yang meninggal

Isteri / Suami yang syah dan terd

commit to user

b) Bagi Isteri dan Suami yang kedua- duanya Pegawai Negeri/ Peserta TASPEN, salah satu diantaranya meninggal dunia, maka santunan Uang Kematian dibayarkan dalam

aksud dengan Anak yang meninggal dunia dalam

Surat Keterangan Sekolah/ Perguruan Tinggi, Surat

(3)

(tiga) kali peristiwa kematian.

3) Keluarga Peserta Meninggal

Apabila keluarga peserta m kepada peserta dibayarkan sa

yang diajukan ke Kantor Cabang Utama/ Cabang PT TASPEN kedudukannya sebagai Peserta.

c) Yang dim

hal ini adalah Anak Pegawai Negeri Sipil/ Peserta TASPEN yang terdaftar pada Administrasi Kepegawaian di Instansi Peserta, dan dengan tanpa tertunjang dalam Daftar Gaji dengan ketentuan, sebagai berikut :

(1) Anak tersebut lahir dari pernikahan yang syah dengan peserta, dan belum berusia 21 tahun;

(2) Bagi anak peserta yang meninggal dunia pada usia 21

tahun atau kurang dari 25 tahun harus melampirkan

Keterangan Belum Menikah (SKBM) dan belum mempunyai penghasilan sendiri yang disyahkan oleh serendah- rendahnya Lurah / Kepala Desa setempat. Santunan Asuransi Kematian hanya diberikan untuk 3

Dunia Pada Masa Aktif

eninggal dunia pada masa aktif, ntunan uang Asuransi Kematian

commit to user (PERS

lampira

a)

Lurah / Kepala Desa setempat dari Rumah

atian Isteri/ Suami Peserta, melampirkan salinan/

D pa

4) Keluarga Pensiunan Meninggal Dunia

sebe kepa

Kem ajukan ke Kantor Cabang Utama/ Kantor PT

lam

a)

pat dan Rumah ERO) dengan mengisi formulir Akt. 4 TASPEN disertai

n :

Surat Keterangan Kematian dari serendah- rendahnya

Sakit / Puskesmas.

b) Salinan Surat Keputusan Kepegawaian yang dimiliki oleh

Peserta sebelum terjadi peristiwa kematian ( SK Kenaikan Pangkat, Golongan / Gaji Berkala ) yang disyahkan oleh Instansinya.

c) Bagi Kem

fotocopy Surat Nikah yang disyahkan serendah-

rendahnya oleh Lurah/ Kepala esa setem t.

Apabila keluarga Pensiunan ( Isteri/ Suami yang dinikahi lum pensiun dan anak yang dilahirkan sebelum pensiun )

da yang bersangkutan dibayarkan santunan Uang Asuransi atian yang di

TASPEN (PERSERO) dengan mengisi formulir Akt. 5 disertai piran :

Surat Keterangan Kematian dari serendah- rendahnya

Lurah / Kepala Desa setem

Sakit / Puskesmas.

b) Fotocopy SK Pensiun yang bersangkutan.

commit to user 5)

Maret 1987 tentang Besarnya Hak / Uang Asuransi m

a) ninggal dunia, ahli warisnya m

lan terakhir sebulan.

I rta menerima hir sebulan. Gamb Peserta Sumber : PT Tasp 2. Prosedur Penyelesaian a. Penyelesaian Pe

1) Tabungan Hari Tua (THT)

a) Peserta yang berhak atas Hak Tabungan Hari Tua (THT)

sesuai dengan ketentuan yang berlaku mengajukan SPP elalui yang telah disediakan.

Besarnya Santunan Uang Asuransi Kematian

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 112/ KMK.011/1987 dan Nomor: 113/KMK.011/1987 tanggal 4

Ke atian ditetapkan sebagai berikut :

Peserta me enerima hak

sebesar 200% dari penghasi

b) steri / Suami peserta meninggal dunia, pese haknya sebesar 150% dari penghasilan terak

c) Anak peserta meninggal dunia, peserta menerima haknya

sebesar 75% dari penghasilan terakhir sebulan.

ar 3.3 Ilustrasi Proses pengajuan Klim en ( Persero )

Santunan pembayaran THT mbayaran Langsung

Santunan dan menyampaikan langsung SPP tersebut m Loket Penerimaan KCU / KC

commit to user

b) SPP yang diterima, diperiksa langsung oleh Petugas Loket n dan keabsahannya, yaitu : Syarat (MS), SPP tersebut diberi

t- syarat

(c) Nomor Induk Pegawai (NIP)

(4) Melakukan pengecekan SPP m

(a) SPP terlebih dahulu harus dicek ke file/ Kartu PMK enghindari

(b) aka

K tersebut tidak perlu mengenai kelengkapan persyarata

(1) Apabila Memenuhi

Lampiran Lembar Penelitian SPP.

(2) Apabila Tidak Memenuhi Syarat (TMS), SPP tersebut

dikembalikan ke Peserta/ Ahli Warisnya untuk dilengkapi kemudian, dan pemberian catatan tentang syara

yang harus dipenuhi.

(3) Terhadap SPP yang telah Memenuhi Syarat (MS),

dilampirkan Lembar Penelitian SPP untuk kemudian diisi kolom- kolom berikut di bawah ini, yaitu :

(a) Nomor Register. (b) Tanggal Penerimaan.

(d) Nama Peserta. (e) Tanggal Lahir

elalui Kartu PMK/ file PMK, yaitu dimana :

dan Askem. Hal ini diperlukan untuk m terjadinya Dobel Pembayaran.

Apabila SPP tersebut sudah pernah diajukan m Petugas file / Kartu PM

commit to user

membubuhkan parafnya pada kolom paraf Petugas file/ Kartu PMK yang tersedia di dalam lebmar

nggal : ……….. i (c) (d) elah Kartu PMK harus untuk kemudian (e)

mkan ke Bidang / Seksi Teknik

ad

Penelitian, tetapi cukup memberikan keterangan pada kolom catatan, seperti berikut ini :

i. Sudah pernah diajukan pada ta

ii. Nomor Voucher : ………….

ii. P / M / K Askem : ………….

Apabila SPP belum pernah diajukan, maka petugas file / Kartu PMK / Askem memberikan parafnya pada kolom yang tersedia pada lembar Penelitian untuk diproses lebih lanjut.

Terhadap SPP baru, yang berhak THT-nya t dibayarkan (Tedib), maka

dibuatkan lebih dahulu,

memasukkannya ke dalam file / Kartu PMK / Askem sesuai jenis kejadiannya.

Setelah berkas SPP dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), kemudian dikiri

untuk :

.1. Dilakukan perhitungan besarnya jumlah hak THT/SP4/Askem (untuk Kasus Normal dengan Komputerisasi, dan untuk Kasus Tidak Normal secara Manual)

commit to user

ad.2. Melakukan penelitian tentang kebenaran data hasil transfer dari lembar Penelitian SPP ke Voucher Perhitungan.

nyetujui.

ng Teknik untuk diotosisir.

ga.

(f) Setelah Voucher dan kelengkapan SPP yang

Bi ad. 1.

akan dibayarkan ad.3. Petugas Bidang / Seksi Teknik membubuhkan parafnya atas kebenaran perhitungan dan Kepala Seksi Teknik membubuhkan tanda tangannya sebagai tanda me

ad. 4. Setelah disetujui Kepala Seksi Teknik,

selanjutnya diteruskan kepada Kepala Kantor Cabang / Bida

ad. 5. Seterusnya, Voucher Pembayaran dan berkas

kelengkapan persyaratan dikembalikan ke Petugas Bidang / Seksi Teknik untuk dibuatkan Kartu PMK pada hari itu ju

ad.6. Kemudian, Voucher berikut kelengkapan SPP dikirimkan ke Bidang / Seksi Keuangan.

diterima dari bidang / Seksi Teknik, kemudian oleh dang / Seksi Keuangan dilakukan :

Pengadministrasian Pembukuan untuk setiap hasil perhitungan klim, baik yang

maupun setelah dibayarkan nanti.

commit to user

ad. . Pengesahan pembayaran dengan membubuhkan tanda tangan pada Voucher pembayaran Klim, untuk kemudian dibayarkan ke

2

pada Peserta

ti Diri lainnya

2) Asuransi Kematian

Proses penyeles Asuransi

Kematian sama seperti yang dilakukan pada penyelesaian pembayaran

Gambar 3.4 Proses Penyelesaian pembayaran Klim Peserta

Sumber : PT sp

disertai dengan :

ad.a. Menunjukkan Kartu Identitas Diri atau Keterangan- keterangan Ja

yang dapat dipakai sebagai pengganti, misalnya:

Kartu Tanda Penduduk / SIM

ad.b. Membubuhkan tanda tangan / cap tiga jari tengah tangan kiri.

(ASKEM)

aian pembayaran santunan

Santunan Tabungan Hari Tua (THT).

Ta en ( Persero )

commit to user BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN

Dibawah ini merupakan kesimpulan dari uraian – uraian yang telah dijelas dimuka, antara lain :

1. Latar belakang berdirinya PT. TASPEN karena adanya motivasi untuk

memberikan jaminan hari tua pada pegawai negeri pada waktu mereka telah purna tugas yang bertujuan menjamin ketenangan kerja disaat

ri mengabdi pada masyarakat. 2.

iatan Asuransi Sosial Pegawai Negeri, pegawai nege

PT. TASPEN adalah BUMN yang ditugaskan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan keg

Asuransi Kematian ( ASKEM ), dan Dana Pensiun.

commit to user 3.

an ( ASKEM ), dan dana

4.

at keputusan yang

5.

pertama ( secara tunai ) sedangkan pembayaran setiap

SPEN yang disahkan oleh Instansinya engan Lampiran sebagai berikut :

Hak Pensiun

nya.

Program – program yang dikelola oleh PT. TASPEN antara lain : tabungan hari tua ( THT ), asuransi kemati

pensiun.

Tata cara pengajuan klim, cara penyelesaian pembayaran peserta dan perhitungan hak peserta telah ditetapkan melalui sur

telah ditetapkan.

PT. TASPEN hanya melayani Tabungan Hari Tua ( THT ) dan dana pensiun

bulannya dilakukan oleh kantor – kantor bayar yang ditunjuk yaitu bank – bank dan kantor pos.

6. Berikut adalah Tata Cara Pengajuan Klim THT, yaitu :

Yang bersangkutan mengajukan permintaan pembayaran ke Kantor Cabang Utama / Kantor Cabang PT TASPEN (PERSERO) dengan mengisi Formulir Akt. 1 TA

d

a. Salinan atau fotocopy SK Pemberhentian dengan

yang disyahkan oleh Instansinya.

b. Surat Keterangan Penghentian Pembayaran Gaji Sementara

(SKPPS), yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Daftar Gaji dan disyahkan oleh Kepala Instansi

c. Fotocopy SK. Pengangkatan Pertama sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Kartu Peserta TASPEN.

commit to user 7.

Peg adal

ku mengajukan SPP Santunan dan

a, akan dilakukan pengecekan oleh petugas

c.

keuangan, maka pembayaran Tunjangan

B. SARAN u punyai berusaha

melakukan penelitian. Adapun saran – saran yang penulis sampaikan rikut :

1.

Prosedur pelaksanaan pembayaran Tabungan Hari Tua ( THT ) awai Negeri pada PT. Taspen ( Persero ) Kantor Cabang Surakarta

ah sebagai berikut :

a. Peserta yang berhak atas Hak Tabungan Hari Tua (THT) sesuai

dengan ketentuan yang berla

menyampaikan langsung SPP tersebut melalui Loket Penerimaan yang telah disediakan.

b. Setelah SPP diterim

PT Taspen ( persero ) mengenai kelengkapan persyaratan dan keabsahannya

Setelah pengecekan selesai dan data SPP dinyatakan valid oleh bidang / seksi tenik dan

Hari Tua ( THT ) dapat dilakukan dengan pelaksanaan yang sesuai dengan prosedur PT Taspen ( Persero )

Pen lis telah menyadari sepenuhnya bahwa pengetahuan yang di oleh penulis terbatas, namun tidak ada salahnya jika penulis menyampaikan saran – saran kepada perusahaan tempat penulis

sebagai be

Sebaiknya PT. TASPEN harus dapat mempertahankan dan meningkatkan kemampuan karyawan dalam menjalankan tugas dan

commit to user

penuh tanggung jawab serta pengembangan mental, sehingga kewibawaan karyawan tetap terpelihara.

tap tersandang.

2. Sebaiknya PT. TASPEN dapat menambah produk - produk pelayanan

pada peserta, seperti jaminan kecelakaan kerja dan lain lain yang berhubungan dengan kesejahteraan pegawai, agar citra taspen selaku perusahaan asuransi social yang handal te

3. Sebaiknya PT. TASPEN harus dapat memberikan penerangan pada

peserta tentang cara dan syarat pengajuan klim serta mempermudah peserta yang ingin mengurus dan mendapatkan haknya yang lebih baik.

Dokumen terkait