7.1.1. Kewajiban
Setiap mahasiswa peserta praktikum harus melaksanakan kewajiban berikut setiap melaksanakan praktikum di laboratoriun komputer:
1. Berpakaian rapi dan sopan ketika memasuki laboratoium. 2. Mengenakan jas almamater.
3. Tidak boleh menggunakan alas kaki, letakkan alas kaki di tempat yang telah disediakan.
4. Menggunakan seluruh fasilitas laboratoium secara berhati hati. Segala kerusakan di karenakan kelalaian anda, maka kerusakan tersebut merupakan tanggung jawab anda.
5. Segera laporkan dengan cepat kepada petugas laboratorium jika terjadi permasalahan terhadap seluruh fasilitas laboratoium, seperti terbakar, meledak, mengeluarkan asap, atau kerusakan-kerusakan kecil.
7.1.2. Larangan
Setiap mahasiswa peserta praktikum dilarang untuk melakukan beberapa
hal berikut di dalam laboratorium komputer :
1. Merokok, makan dan minum di dalam laboratoium. 2. Membuang sampah di sembarang tempat.
3. Corat-coret di meja/komputer/tembok dan lain-lain. 4. Membuka casing komputer dengan alasan apapun.
5. Mengubah setting komputer maupun jaringan listrik, kecuali untuk keperluan proses praktik dan harus sepengetahuan pengajar.
6. Membuat gaduh di dalam laboratoium.
7. Mengubah setting dalam jenis apapun yang menyangkut setting komputer di laboratorium.
8. Memindahkan hardware dari tempat asalnya tanpa sepengetahuan petugas. 9. Memasukan jenis data atau program apapun dengan menggunakan flashdisk,
disket atau media penyimpanan lain tanpa seijin dari petugas laboratorium. 10. Melakukan pengerusakan dalam bentuk apapun di laboratoium.
7.1.3. Sanksi
1. Setiap mahasiswa yang sedang belajar di laboratorium yang tidak mengikuti aturan atau ketentuan yang berlaku di laboratorium akan di berikan sanksi berupa teguran secara lisan.
2. Bila teguran sudah dilakukan sebanyak dua kali, dan tetap tidak mengikuti aturan, maka akan diberikan teguran secara tertulis berupa surat peringatan. 3. Jika tidak diindahkan juga, maka mahasiswa bersangkutan akan di keluarkan
dari laboratorium dan tidak akan mendapatkan ijin untuk melakukan praktikum di laboratoium ini kecuali seijin dari Kepala Program Studi masing-masing.
7.2. Tata Tertib Ujian dan Sanksi 7.2.1. Tata Tertib Ujian
1. Mahasiswa peserta ujian wajib mengenakan pakaian yang sudah ditentukan STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau.
2. Mahasiswa peserta ujian dapat mengikuti ujian apabila dapat menunjukan Kartu Ujian yang berlaku serta tercantum Mata Kuliah yang akan diujikan. 3. Mahasiswa peserta ujian diwajibkan hadir paling lambat 10 menit sebelum
ujian dimulai.
4. Mahasiswa peserta ujian harus menduduki kursi dan ruang yang ditentukan oleh pengawas/penyelenggara ujian.
5. Mahasiswa peserta ujian yang hadir setelah waktu dimulainya ujian:
1) Diijinkan masuk dan mengikuti ujian, tetapi tidak ada perpanjangan waktu.
2) Tidak diijinkan masuk, jika telah ada mahasiswa peserta lain dikelas bersangkutan yang sudah selesai dan meninggalkan ruangan.
6. Mahasiswa peserta ujian tidak diperkenankan membawa buku, catatan, kertas atau sejenisnya atau barang lain dalam bentuk apapun yang dapat dipergunakan untuk membantu penyelesaian soal ujian, kecuali perangkat alat tulis atau yang dibolehkan dan diumumkan oleh pengawas/dosen pembina mata kuliah yang bersangkutan.
7. Mahasiswa peserta ujian harus membawa sendiri semua perangkat alat tulis. Tidak diperkenankan meminjam kepada sesama peserta pada saat ujian berlangsung.
8. Mahasiswa peserta ujian diharuskan menandatangani daftar hadir peserta ujian.
9. Selama ujian berlangsung mahasiswa peserta ujian dilarang:
1) Mengganggu ketenangan dan kelancaran penyelenggaraan ujian baik berupa tingkah laku, suara, gerak gerik dan lain-lain, termasuk mengaktifkan handphone/alat komunikasi.
2) Bekerja sama, meminta bantuan atau membantu sesama peserta ujian dalam bentuk dan cara apapun yang bertujuan untuk menyelesaikan soal ujian.
3) Meninggalkan tempat duduk atau meninggalkan ruangan, kecuali dengan seijin pengawas.
10. Mahasiswa peserta ujian harus menjaga ketertiban, kebersihan ruangan dan lingkungan. Tidak diperkenankan makan, minum dan merokok dalam ruang ujian.
11. Mahasiswa peserta ujian harus patuh dan mengikuti petunjuk atau instruksi pengawas/penyelenggara ujian sehubungan dengan berlangsungnya pelaksanaan ujian.
12. Mahasiswa peserta ujian harus bertingkah laku yang sopan dan wajar sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku.
13. Bagi mahasiswa peserta ujian yang mau mininggalkan ruang ujian sebelum waktu ujian habis, dapat meninggalkan ruangan dengan seijin pengawas. Kertas kerja harus ditaruh di atas meja/kursi dalam keadaan tertutup (menghadap ke bawah).
14. Mahasiswa peserta ujian yang keluar lebih dari 7 menit maka dianggap selesai.
15. Mahasiswa peserta ujian harus segera menghentikan pekerjaan pada saat pengawas memberi aba-aba bahwa ujian telah selesai, dan kemudian segera meninggalkan ruang ujian. Kertas kerja harus ditaruh di atas meja dalam keadaan tertutup (menghadap ke bawah).
7.2.2. Sanksi dan Pelanggaran
1. Bila terjadi mahasiswa peserta ujian melanggar tata tertib ujian, Penyelenggara atau Pengawas Ujian tidak perlu menegur secara langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan, kecuali bagi pelanggaran tata tertib yang dapat mengganggu kelancaran dan ketenangan ujian. Setiap pelanggaran akan dicatat dalam Berita Acara Penyelenggaraan Ujian secara lengkap dengan nama dan nomor mahasiswa serta bentuk pelanggarannya. 2. Para mahasiswa peserta ujian yang melanggar tata tertib ujian akan
dikenakan sanksi sebagai berikut:
1) Bila mahasiswa peserta ujian mengadakan pelanggaran, penyelenggara ujian dapat menentukan bahwa peserta yang bersangkutan dinyatakan hilang haknya sebagai peserta ujian mata kuliah tersebut.
2) Bila mahasiswa peserta ujian tidak mengenakan pakaian yang ditentukan oleh STMIK Bina Nusantara Jaya Lubuklinggau atau tidak membawa Kartu Ujian:
a. Meminta surat rekomendasi dari BAAK, dengan batas maksimum 3 (tiga) kali pelanggaran
b. Jika lebih dari batas maksimum poin a tersebut diatas, peserta bersangkutan tidak dapat mengikuti ujian selanjutnya.
c. Jika pelanggaran memang sudah direncanakan sebelumnya baik sendiri atau bersama beberapa orang, atau yang bersifat sengaja membangkang petunjuk atau instruksi penyelenggara ujian, maka setelah diadakan sidang penyidikan oleh ketua dan dengan Keputusan Ketua, mahasiswa tersebut dapat dikenakan sanksi akademik yang berlaku.
8. INFORMASI UMUM