• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II JARINGAN KOMPUTER

2.5 Internet Protokol

2.5.1 TCP / IP dan Model Referensi DoD

Model referensi DoD merupakan salah satu arsitektur jaringan yang terdiri dari empat lapisan (layer), yaitu[3] :

 Layer Process / Application

 Layer Host to Host / Transport

 Layer Internet

 Layer Network Access

Secara konsep model referensi DoD dan Model referensi OSI hampir sama. Perbandingan model referensi DoD dan OSI diperlihatkan pada Gambar 2.8.

DoD Model OSI Model

Process/ Application

Aplication Presentation

Session

Host to Host Transport

Internet Network

Network Access

Data Link Physical

a. Layer Process / Aplication

Pada model DoD, layer process / application menggabungkan kegiatan atau fungsi yang disediakan oleh layer application, presentation dan session pada referensi model OSI.

Beberapa protokol yang berfungsi di layerprocess adalah :  Telnet (Telecommunication Network)

Telnet merupakan protokol yang menyediakan kemampuan bagi user untuk dapat mengakses resource di sebuah mesin (Telnet server) dari mesin lain (Telnet client) secara remote, seolah-olah user berada dekat dengan mesin dimana resource tersimpan.

 FTP (File Transfer Protocol)

FTP merupakan sebuah program / protokol yang berfungsi mengirimkan file

dari satu host ke host lain melalui jaringan. FTP menggunakan protokol TCP yang menggunakan hubungan connection-oriented sehingga pengiriman file dapat lebih handal.

 TFTP (Trivial File Transfer Protocol)

TFTP merupakan protokol FTP yang disederhanakan. Hubungan yang terbentuk bersifat connection-less dan TFTP bekerja dengan menggunakan protokol UDP. Karena hubungannya bersifat connection-less TFTP tidak efektif untuk mengirimkan file berukuran besar.

 LPD (Line Printer Daemon)

LPD merupakan protokol yang mengatur mekanisme printer sharing, yakni penggunaan printer secara bersama dalam suatu jaringan komputer.

 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) SMTP berfungsi mengatur pengiriman e-mail.  SNMP (Simple Network Management Protocol)

SNMP merupakan salah satu jenis protokol yang memberikan kemampuan untuk mengawasi dan mengatur peralatan-peralatan dalam jaringan komputer.  NFS (Network File System) dan X Window

Merupakan protokol yang mengatur mekanisme client-server pada mesin-mesin UNIX.

 DNS (Domain Name System)

Mekanisme pemetaan antara FQDN (Fully Qualified Domain Name) dengan alamat IP. FQDN merupakan sebuah hirarki yang secara logika menempatkan sistem berbasis pada domain pengenal.

b. Layer Host to Host / Transport

Layer host to host memiliki fungsi yang sama dengan layer Transport dari referensi OSI, mendefenisikan protokol untuk membentuk koneksi end to end

yang reliable dan menjamin integritas data. Protokol yang berfungsi di layer transport atau host to host adalah :

 TCP (Transmission Control Protocol)

TCP merupakan protokol yang bersifat connection-oriented. TCP mengubah serangkaian blok data menjadi segment yang dinomori dan disusun secara berurutan agar penerima dapat menyusun segment-segment tersebut kembali seperti semula.

 UDP (User Datagram Protocol)

UDP merupakan jenis protokol connection-less. Keutuhan data dijamin atau dikontrol oleh layer yang lebih atas. UDP banyak digunakan pada jenis aplikasi yang tidak peka terhadap gangguan atau aplikasi yang bersifat real time dan biasanya bentuk pengirimannya dilakukan secara broadcast.

c. Layer Internet

Layer internet berhubungan dengan layer Network dari referensi OSI, terdiri dari beberapa protokol yang berkaitan dengan pengiriman paket ke seluruh jaringan. Selain menangani masalah pengiriman paket, layer internet juga bertugas menangani sistem pengalamatan logika (khusus sistem pengalamatan berbasis IP). Protokol-protokol yang berfungsi pada lapisan ini antara lain :

 IP (Internet Protocol)

IP merupakan protokol yang mengelola sistem pengalamatan logika. Sistem pengalamatan IP terbentuk dari 32 bit yang terbagi ke dalam empat kelompok untuk mewakili sebuah alamat. IP menerima segment dari host to host dan membungkus ke dalam bentuk paket atau datagram.

 ARP (Address Resolution Protocol)

ARP merupakan protokol yang melakukan translasi dari IP address ke MAC

address. Ketika IP memiliki datagram yang akan dikirim, IP harus mengetahui

hardwareaddress tujuan. Jika IP tidak menemukan hardwareaddress dari host

tujuan di dalam ARP cache, IP akan menggunakan ARP untuk mencari informasi tersebut. ARP akan melakukan broadcast dengan cara bertanya pada tiap mesin tentang hardware address yang dituju dan jika terdapat hardware address yang dimaksud host akan merespon dengan memberikan MAC

address ke mesin pengirim, kemudian mesin pengirim akan mencatat informasi tersebut ke dalam tabel ARP. Penulisan informasi MAC address ke dalam tabel ARP dimaksudkan agar proses pengiriman data berikutnya dapat lebih cepat dibanding dengan yang pertama.

 RARP (Reverse ARP)

RARP merupakan kebalikan dari protokol ARP, RARP melakukan translasi dari MAC address ke IP address, biasa digunakan pada komputer yang bersifat

diskless (komputer client yang tidak memiliki diskdrive atau harddisk). Ketika sebuah komputer diskless, komputer tidak mengetahui IP address, tetapi mengetahui MAC address. RARP mengirimkan paket yang berisi MAC

address dan meminta alamat IP untuk dipasangkan dengan MAC address. Mesin yang menyediakan IP disebut RARP server, akan merespon permintaan tersebut.

 ICMP (Internet Control Message Protocol)

ICMP merupakan sebuah protokol manajemen dan penyedia layanan

messaging untuk IP. ICMP berfungsi untuk melaporkan jika terjadi suatu masalah dalam pengiriman data. Berbagai hal yang dilaporkan adalah :

- Destination Unreachable, merupakan laporan yang mengindikasikan bahwa

tujuan tidak dapat dijangkau.

- Buffer Full, memberitahukan kepada pengirim jika memori penuh.

- Hops, memberitahu pengirim bahwa paket telah melalui jumlah hop

maksimum dan akan diabaikan.

 BootP (Bootsrap Protocol)

BootP merupakan sebuah protokol yang digunakan untuk proses boot dari komputer diskless (tidak memiliki diskdrive atau harddisk).

d Layer Network Access

Memiliki kesamaan dengan layer Data Link dan Physical pada referensi OSI, mengelola sistem pengalamatan hardware dan mendefinisikan protokol-protokol untuk pengiriman data secara fisik.

Beberapa protokol yang menggunakan referensi model DoD diperlihatkan pada Gambar 2.9.

DoD Model

Process / Telnet FTP LPD SNMP

Application TFTP SMTP NFS X Window

Host to Host TCP UDP

Internet ICMP BootP ARP RARP

IP

Network

Access Ethernet Fast Ethernet

Token

Ring FDDI

Gambar 2.9 Protokol - protokol TCP / IP

Dokumen terkait