diartikan tidak ada korelasi yang signifikan dan instrument dianggap tidak reliabel.82
penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, perhitungan prosentase.84
Setelah data diperoleh, maka selanjutnya memberikan kategori untuk keperluan analisis. Kategori dalam penelitian ini dikelompokkan dalam 3 kelompok, yaitu kategori tinggi (T), kategori sedang (S) dan kategori rendah (R).
Adapun rumus yang digunakan dalam ketegori tinggi, sedang dan rendah menggunakan rumus mean dan rumus SD atau standar deviasi, yaitu:
Kategori Tinggi Mx + 1 SD
Kategori Sedang Mx - 1 SD
Kategori Rendah
a. Jika item skor yang diperoleh oleh responden sama atau lebih besar dari nilai Mx + 1 SD, maka akan dikategorikan tinggi (T) b. Jika skor yang diperoleh oleh responden diantara nilai Mx + 1 SD
dan Mx - 1 SD, maka akan dikategorikan sedang (S)
c. Jika skor yang diperoleh oleh responden sama atau lebih kecil dari nilai Mx - 1 SD, maka akan dikategorikan rendah (R).
Rumus mean:
Mx = βπ
π
84 Sugiyono, Metodologi Penelitian Kombinasi (Mixed Methods), 147.
Keterangan:
Mx = Mean (nilai rata-rata)
βX = Jumlah dari skor-skor yang ada
N = Number of cases (banyaknya skor-skor itu sendiri). 85
Rumus Standar Deviasi:
SD = βΞ£π₯2
π β ππ₯2 Keterangan:
SD = Standar Deviasi
βX2 = Jumlah skor X setelah terlebih dahulu dikuadratkan N = Number of cases
Mx = Mean (nilai rata-rata hitung) Skor X.86
Selanjutnya untuk rumusan masalah deskriptif ini, dianalisis dengan menggungakan rumus prosentase sebagai berikut:
P = π
π x 100 % Keterangan:
P = Prosentase F = Frekuensi
n = Jumlah individu.87
85 Anas Sudjiono, Pengantar Statistik., 176.
86 Anas Sudjiono, Pengantar Statistik., 164.
87 Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, 147.
2. Analisis Korelasional
Analisis korelasional adalah suatu kegiatan menganalisis data tentang hubungan antara variabel dalam penelitian dengan menggunakan teknik statistik yang digunakan dalam mencari seberapa besar kekuatan hubungan antara variabel yang dimaksud.88
Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik korelasi product moment, karena penelitian ini mempunyai kategorial interval dengan rumus korelasi product moment sebagai berikut:89
r
xy =πΖ© ππ β (Ζ©π)(Ζ©π)
β{πΖ©πΒ²β (Ζ©π)Β²}{πΖ©π2 β (Ζ©π)2}
Keterangan :
rxy = koefisiensi korelasi antara variabel X dan Y N = Jumlah subjek
X = Skor item Y = Skor total Ζ©X = Jumlah skor iem Ζ©Y = Jumlah skor total
Ζ©X2 = Jumlah kuadrat skor item Ζ©Y2 = Jumlah kuadrat skor total
Setelah melakukan perhitungan menggunakan rumus korelasi product moment dengan angka kasar, selanjutnya membandingkan
88 Subana, DKK. Statistik Pendidikan. (Bandung: Pustaka Setia, 2010), 135.
89 Mundir, Statistik Pendidikan, 92.
rhitung dengan rtabel. Langkah-langkahnya peneliti dapat menggunakan taraf signifikan sebesar 5% (taraf kepercayaan 95%) atau taraf signifikan 1% (taraf kepercayaan 99%), dalam penelitian ini peneliti menggunakan taraf signifikan sebesar 5%. Langkah selanjutnya menyesuaikan taraf signifikan dengan nilai rtabel untuk dilihat hasilnya.
Langkah selanjutnya adalah menguji hipotesis yang telah dirumuskan sebelumnya antara rhitung dengan rtabel yang telah disesuaikan. Ada beberapa kriteria yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut ini:
a. Ha berarti ada hubungan antara pemberian reward dengan motivasi belajar dan H0 berarti tidak ada hubungan antara pemberian reward dengan motivasi belajar.
b. Apabila rhitung lebih besar dari rtabel maka Ha diterima dan H0
ditolak (menunjukkan ada korelasi). Tetapi jika rhitung lebih kecil dari rtabel maka Ha ditolak dan H0 diterima (menunjukkan tidak ada korelasi).
Untuk menentukan nilai rtabel, maka ditentukan terlebih dahulu βΊ (taraf signifikansi) dan db (derajat bebas), penelitian ini menggunakan
βΊ (taraf signifikansi) sebesar 5%, lalu untuk menentukan db dengan menggunakan rumus sebagai berikut:
db = N β nr Keterangan :
N = jumlah subjek uji coba
nr = jumlah variabel yang dikorelasikan db = derajat kebebasan.90
Analisis dilanjutkan dengan regresi linier sederhana. Analisis regresi linier sederhana dilakukan dengan membuat persamaan regresi sederhananya, dan menguji keberartian dan kelinieran regresi.
a. Persamaan Regresi Linier Sederhana
Persamaan regresi sederhana diperoleh dengan bentuk.91 Y = a + bX, dimana:
Y = Variabel terikat ( variabel yang diduga) X = Variabel bebas
a = Intersept
b = Koefisien regresi (slop)
Nilai a maupun nilai b dihitung melalui rumus yang sederhana, untuk memperoleh nilai a dihitung dengan rumus.92
Sedangkan nilai b dihitung dengan rumus.93
π = π(βππ) β (βπ)(βπ) π (βπ
2) β ( βπ)
2
90 Subana, Statistik Pendidikan, 145.
91 Iqbal hasan, Analisis Data Penelitian, 64.
92 Agus Irianto, Statistik Konsep Dasar, 158.
93 Agus Irianto, Statistik Konsep Dasar, 159.
π = (βπ)(βπ
2) β (βπ)(βππ)
π βπ
2β ( βπ)
21. Latar Belakang Berdirinya Madrasah
Sejarah Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama didirikan pada tahun 1954, sebelum berupa Madrasah Ibtidaiyah, madrasah ini terlebih dahulu adalah madrasah yang mengajarkan pelajaran-pelajaran agama (diniyyah). Dengan adanya madrasah ini masyarakat Desa Tegalsari sangat senang, karena telah ada wadah (sekolah) yang mengajarkan ilmu-ilmu agama, karena selama ini hanya ada Sekolah Rakyat (baca:SD). Baru 3 tahun kemudian, tepatnya pada 10 April tahun 1957 Madrasah ini didaftarkan kepada pemerintah dengan nama βMadrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulumβ atau pada waktu itu mendapat julukan MI 1.
Pada tahun 1999 MI Miftahul Ulum diganti dengan βMI Nahdlatul Ulamaβ (MINU) dengan wajah baru seiring dengan tumbangnya masa kepemerintahan orde baru, ide menggunakan atribut
βNahdlatul Ulamaβ ini muncul terinspirasi dari himbauan Bapak KH.
Hasyim Muzadi yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua TanFidziyah PWNU Jatim (Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur), agar kaum Nahdliyyin menjadi kaum yang berani menegakkan kebenaran tanpa harus takut menjadikan sekolah-sekolah (lembaga
pendidikan formalnya) diberi embel-embel Nahdlatul Ulama.
2. Visi, Misi dan Tujuan Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari a. Visi
βSekolah sebagai pusat peningkatan pelayanan dan penguatan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak muliaβ
b. Misi
1) Menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif dalam upaya meningkatkan pelayanan dan penguatan kualitas anak didik.
2) Meningkatkan komitmen seluruh tenaga kependidikan terhadap tugas pokok dan fungsinya.
3) Melaksanakan pendidikan yang berorientasi pada terwujudnya anak didik yang mampu mengeja, membaca dan memberi makna.
4) Membangun budaya baca menuju perabaikan moral, kepribadian dan tata nilai serta penungkatan sumber daya manusia.
5) Mempertajam daya nalar sebagai penguat fondasi makna kemajemukan.
6) Mewujudkan hilangnya kebodohan dan memperkokoh keyakinan sebagai aran menuju ridla Allah SWT.
c. Tujuan
1) Agar siswa menjadi manusia yang benar-benar berbakti, sadar sebagai hamba Allah SWT, tunduk taβat melaksanakan yang diperintahkan-Nya, menjauhi segala yang dilarangnya.
2) Agar siswa mampu menghadapi perkembangan zaman di era digital dengan mampu menguasai teknologi yang ada.
3) Agar siswa benar-benar mampu, cakap, terampil berguna dan berdaya guna diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara dalam kehidupan.
4) Agar guru, pegawai dapat diharapkan menjadi tenaga siap pakai, handal, profesional dan mampu dalam mengemban tugasnya masing-masing dengan baik.
5) Agar sekolah benar-benar berfungsi sebagai lembaga pendidikan formal, tercipta kerjasama yang baik dengan sesama warga sekolah untuk memajukan proses kegiatan belajar mengajar, terwujudnya tujuan pendidikan tercipta suasana sekolah aman, tertib dan bersih.
3. Letak Geografis
MINU Tegalsari yang terletak di Β±1 km arah utara pusat Kota Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi ini memiliki batas-batas sebagai berikut:
ο§ Sebelah utara : Berbatasan dengan jalan menuju ke Dusun Panduman.
ο§ Sebelah timur : Berbatasan dengan jalan yang menuju pusat kota Kecamatan.
ο§ Sebelah selatan : Berbatasan dengan rumah penduduk.
ο§ Sebelah barat : Berbatasan dengan rumah penduduk dan MTs Diponegoro.
4. Data Kepegawaian dan Siswa:
Berikut data guru di Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari Banyuwangi.
Tabel 4.1
Data Pegawai Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari Tahun Pelajaran 2021/2022
No Nama Jabatan
1 2 3
1 Drs. H. Lukman Hakim, MM Kepala Sekolah
2 Ummi Ajizah, S.Pd Wali Kelas I A
3 Jumarah, S.Pd.I Wali Kelas I B
4 Laylatul Khudriyah, S.Pd Wali Kelas II A 5 Nur Hamidah A.H, S.Pd Wali Kelas II B 6 Mohamad Gustianto, S.Pd Wali Kelas III A 7 Agus Budi Hariyanto, S.Pd Wali Kelas III B 8 Vita Miftahul Jannah, S.Pd Wali Kelas IV A 9 Daimatuz Zahro, S.Pd Wali Kelas IV B 10 Muhammad Islakhin, S.E Wali Kelas V A 11 Malikatun Nikmah, S.Pd.I Wali Kelas V B 12 Dra. Dewi Rohatul Marati Wali Kelas V A
13 Suwaibah, S.Pd Wali Kelas V B
14 Vivit Dwi Wulandari Perpustakaan
15 Abd. Rosyid Tata Usaha
1 2 3
16 Nurul Abidah Tata Usaha
17 Noor Hasim Tenaga Kebersihan
Di Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari Banyuwangi setiap kelas mulai dari kelas I sampaik kelas VI terdapat dua rombel, yaitu sebagai berikut:
Tabel 4.2
Jumlah Keseluruhan Siswa Madrasah Ibtidaiyah NU Tegalsari Tahun Pelajaran 2021/2022
Kelas Jenis Kelamin Jumlah Per Kelas
Jumlah Total
L P
1 2 3 4 5
1 A 1 B
15 12
7 9
22 21
43 2 A
2 B
12 11
14 13
26 24
50 3 A
3 B
14 14
11 8
25 22
47 4 A
4 B
8 16
19 10
27 26
53 5 A
5 B
14 17
13 6
27 23
50 6 A
6 B
6 11
16 9
22 20
42
TOTAL 150 134 285 285