Setelah data terkumpul dari hasil pengumpulan data, selanjutnya yang harus dilakukan adalah menganalisis data. Sugiyono (2013:335) mengemukakan bahwa:
Analisis data adalah proses mencari, menyusun secara sistemastis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh sendiri maupun orang lain.
Analisi data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama proses penelitian di lapangan dan setelah selesai penelitian di lapangan. Hal ini sejalan dengan yang diugkapkan Nasution (Sugiyono, 2013:336) bahwa “analisis telah mulai sejak merumuskan dan menjelaskan masalah, sebelum terjun ke lapangan dan berlangsung terus sampai penulisan hasil penelitian”. Akan
tetapi dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di lapangan bersamaan dengan proses pengumpulan data.
Adapun proses analisis data yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Analisis sebelum di lapangan
Penelitian kualitatif telah melakukan analisis data sebelum peneliti memasuki lapangan, yaitu analisis tehadap studi pendahuluan atau data sekunder yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Namun demikian fokus penelitian masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian masuk di lapangan.
Penelitian yang dilakukan adalah melihat dan mengamati keberadaan paguyuban Ngesti Laras di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap. Selanjutnya melakukan Tanya jawab terhadap para seniman tari Lengger Calung Banyumasan yang dianggap mengetahui tentang kesenian tari Lengger Calung Banyumasan. Kemudian dari berbagai jawaban, terdapat beberapa hal menarik untuk diteliti lebih lanjut yaitu mengenai unsur ritual pada tari Lengger Calung Banyumasan.
2. Analisis selama di lapangan
Miles dan Huberman (Sugiyono, 2013:337) mengemukakan bahwa “aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas, sehingga datanya sudah jenuh”. Aktivitas dalam analisis data, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan kesimpulan (Conclusion Drawing / Verification).
Bagan 3.1.
Komponen Dalam Analisis Data
a. Data reduction (Reduksi Data)
Data yang diperoleh dari lapangan tentu dalam jumlah banyak, maka dari itu perlu dicatat secara rinci, teliti dan segera dilakukan analisis data melalui reduksi data. Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok. Memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Hal pokok yang diambil dalam penelitian yaitu mengenai struktur pertunjukan dan nilai ritual tari Lengger Calung Banyumasan. Dengan demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya.
b. Data Display (Penyajian Data)
Setelah dilakukan reduksi data, langkah selanjutnya adalah penyajian data yaitu menyajikan data secara jelas dan singkat. Penyajian data secara jelas dan singkat, akan memudahkan dalam memahami aspek-aspek yang diteliti, baik secara keseluruhan maupun bagian demi bagian yang selanjutnya data disajikan dalam bentuk deskripsi dan interpretasi sesuai dengan data yang didapat.
Data Collection Data Display Data Reduction Conclusion Drawing/Verification
Dalam penelitian kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antara kategori dan sejenisnya. Penyajian data bertujuan untuk menyusun informasi yang diperoleh dari peneliti di lapangan guna menarik kesimpulan mengenai tari Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap.
Dalam penyajian data dilakukan dengan teknik triangulasi. Triangulasi merupakan gabungan atau kombinasi berbagai metode yang dipakai untuk mengkaji fenomena yang saling terkait dari sudut pandang dan perspektif yang berbeda. Menurut Sugiyono (2010:330) yang menyebutkan bahwa triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Bila peneliti melakukan pengumpula data dengan triangulasi, maka sebenarnya peneliti mengumpulkan data serta sekaligus menguji kredibilitas data yaitu mengecek kredibilitas data dengan berbagai teknik pengumpulan data dan berbagai sumber data.
Terkait dengan penelitian yang dilakukan, menggaris bawahi pengujian kredibilitas, maka penelitian ini secara garis besar teknik yang digunakan untuk validasi data adalah triangulasi. Triangulasi dalam penelitian ini adalah data yang terkumpul dari berbagai metode akan divalidasi oleh beberapa sumber. Pada penelitian ini peneliti memperoleh data dari berbagai sumber mengenai tari
Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap.
c. Conclusion Drawing / Verification (Kesimpulan)
Langkah terakhir dalam analisis data yaitu membuat kesimpulan atau
conlusion drawing. Kesimpulan akan dianggap kredibel apabila didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten. Kesimpulan yang dicapai merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan berupa deskripsi atau
gambaran mengenai tari Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap.
Langkah ketiga yaitu penarikan kesimpulan dari data yang tersaji. Kesimpulan dalam bentuk penelitian kualitatif harus menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif adalah merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa deskripsi atau gambaran suatu obyek yang sebelumnya masih remang-remang atau gelap sehingga setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori (Sugiyono, 2011:345). Adapun data yang dianalisis dan disimpulkan adalah sebagai berikut:
a. Bagaimana latar belakang terciptanya tari Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap?
b. Bagaimana kegiatan ritual yang dilakukan pada tari Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap?
c. Apa makna yang terkandung pada berbagai aspek ritual dalam tari Lengger Calung Banyumasan di desa Rawa Jaya Kecamatan Bantarsari Kabupaten Cilacap?
BAB V