• Tidak ada hasil yang ditemukan

perhatian orang tua, dan motivasi belajar secara bersama-sama dengan prestasi belajar siswa

METODE PENELITIAN A.Jenis Penelitian

H. Teknik Analisis Data

 

Tabel 3.6

Rangkuman Hasil Uji Reliabilitas Instrumen Penelitian

No Variabel Penelitian r11 rtabel

1 Pendidikan orang tua 0,774 0,374 2 Perhatian orang tua 0,945 0,374 3 Motivasi belajar 0,904 0,374

H. Teknik Analisis Data

1. Uji Prasyarat Analisis

Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis korelasi Product

Moment dan analisis regresi ganda. Analisis ini dapat dilakukan apabila

memenuhi syarat antara lain: skala data interval atau rasio, berdistribusi normal,

linear antara variabel bebas dengan variabel terikat, maka terlebih dahulu

dilakukan uji normalitas dan uji linearitas sebagai prasyarat untuk dilakukan

analisis data.

a. Pengujian Normalitas kuesioner

Uji normalitas data digunakan untuk menguji normal tidaknya data

hasil pengukuran. Apabila data yang terjaring berdistribusi normal, maka

analisis untuk menguji hipotesis dapat dilakukan. Untuk mengetahui hal

tersebut maka akan digunakan rumus Kolmogorov Smirnov (Sugiyono,

1999:255):

( )

( )

Χ =MaksimumF Sn D 0 χ Keterangan: D = Deviasi maksimum

F0 = Fungsi distribusi frekuensi kumulatif yang ditentukan

   

Jika nilai (Fhitung) lebih kecil dari (Ftabel) pada taraf signifikansi 5 %,

maka distribusi data dikatakan normal. Sebaliknya, jika nilai (Fhitung) lebih

besar dari nilai (Ftabel) maka distribusi data dikatakan tidak normal

b. Uji Linearitas

Uji linearitas dilakukan untuk mengetahui apakah masing-masing

variabel bebas mempunyai hubungan yang linear ataukah tidak dengan

variabel terikatnya. Untuk melakukan pengujian linearitas ini digunakan

rumus persamaan regresi dengan menguji signifikansi nilai F. Menurut

Sudjana (1996:332) rumus yang digunakan untuk mencari F adalah

sebagai berikut: , 2 2 E TC S S F = Dengan:

F = Harga bilangan F untuk garis regresi

• S2 TC = Varians tuna cocok yang dicari dengan cara

( )

2

k

TC JK

• S2E = Varians kekeliruan yang dicari dengan persamaan:

( )

k n E JK

   

Signifikansi ditetapkan 5% sehingga jika Fhitung <Ftabel dianggap hubungan masing-masing perubahan bebas dengan perubahan terikat adalah linear

dan jika sebaliknya akan disebut tidak linear.

2. Pengujian Hipotesis Penelitian

Setelah melakukan uji prasyarat analisis langkah selanjutnya yang perlu

dilakukan adalah analisis untuk pengujian hipotesis untuk mencari hubungan

antara dua variabel atau lebih dilakukan dengan cara menghitung korelasi antar

variabel yang akan dicari hubungannya. Korelasi merupakan angka yang

menunjukkan arah dan kuatnya hubungan antar dua variabel atau lebih (Sugiono,

1999 : 210).

a. Pengujian hipotesis penelitian yang menggunakan product moment, dengan

langkah sebagai berikut:

1) Perumusan Hipotesis

a. Ho: ρ≤ 0, tidak ada hubungan pendidikan orang tua, perhatian orang tua, dan motivasi belajar terhadap prestai belajar siswa.

b. Ha: ρ> 0, ada hubungan pendidikan orang tua, perhatian orang tua, dan motivasi belajar terhadap prestai belajar siswa.

2) Pengujian Hipotesis Penelitian

a. Untuk menguji hipotesis pertama, kedua dan ketiga yaitu ada hubungan

positif antara tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar siswa, ada

hubungan positif antara perhatian orang tua dengan prestasi belajar siswa dan

   

siswa digunakan teknik analisis ”product moment” dengan formula sebagai

berikut. (Suharsimi Arikunto, 2002:243):

rxy =

( )( )

( )

{

}{

( ) }

2 2 2 2 y y N x x N y x xy N keterangan : • r = Koefisian korelasi • x = Variabel bebas • y = variable terikat

• ∑xy =jumlah hasil kali x dengan y

N = jumlah sampel.

Untuk mengetahui korelasi dan signifikan atau tidak signifikan di antara

variabel-variabel tersebut dengan menggunakan uji r. Nilai rhitung dicari dengan

menggunakan komputer program SPSS 12.Besarnya nilai rhitung dibandingkan nilai

rtabel dengan taraf signifikansi 5 %, db =n-2. Apabila rhitung lebih besar dari rtabel

maka ada korelasi untuk α = 5%.Ketentuan signifikan adalah probabilitas r hitung lebih kecil dari probabilitas kekeliruan(α). Bila ketentuan tersebut terpenuhi harga rhitung dinyatakan signifikan dan Ho ditolak. Koefisien determinasi dapat dihitung

dengan r2. Koefisien determinasi menunjukkan presentase perubahan nilai

dependent variable yang disebabkan oleh perubahan nilai independent variable

dan sisanya dipengaruhi oleh perubahan faktor yang lain.

Untuk menguji signifikansi dari korelasi (r) antara variabel bebas dengan

variabel terikat pada signifikansi 5% digunakan rumus uji-t, dengan derajat

    t = 2 1 2 r n r − − keterangan : r = koefisien korelasi

n = jumlah anggota sample

t = harga test yang akan dicari.

Kriteria pengujan hipotesis yang digunakan :

Ho diterima jika thitung< ttabel

Ho ditolak jika thitung> ttabel

b. Untuk menguji hipotesis keempat yaitu ada hubungan positif antara tingkat

pendidikan orangtua, perhatian orang tua dan motivasi belajar siswa terhadap

prestasi belajar siswa digunakan teknik analisis regresi ganda. Langkah-langkah

yang ditempuh dalam analisis regresi ganda adalah sebagai berikut:

1) membuat persamaan garis regresi

Y= a

1x

1+a

2x2+a3 x3+k Keterangan :

Y : variabel terikat (prestasi belajar siswa)

x

1: variabel bebas 1 (tingkat pendidikan orang tua)

x2: variabel bebas 2 (tingkat perhatian orang tua)

x3: variabel bebas 3 (tingkat motivasi belajar siswa)

a

1: koefisien x

1

a

   

a3: koefisien x3

k : konstanta

Untuk menyelesaikan perhitungan garis regresi Y= a

1x

1+a

2x2+a3 x3 harga koefisien prediktor a

1, a

2, a3 dapat dicari dengan :

1 1y x

= a 1 +a2

x1x2+a3

x1x3 3 2 3 2 2 2 2 1 1 2y a xx a x a x x x

∑ ∑ ∑

= + + 2 3 3 3 2 2 3 1 1 3

∑ ∑ ∑

x y=a xx +a x x +a x

2) Mencari koefisien korelasi antara Y dengan prediktor X1,X2,X3 dengan

rumus : Ry( )123= 1 1 2 2 2 3 3 y y x a y x a y x a

+

+

Keterangan :

Ry( )123 = koefisien korelasi antara variable Y dan variable X1,X2,X3 a

1: koefisien variable bebas x

1

a

2: koefisien varibel bebas x2

a3: koefisien varuabel bebas x3

y x

1 = jumlah perkalian X1 dan Y

y x

2 = jumlah perkalian X2 dan Y

x2y= jumlah perkalian X3 dan Y Y2= kuadrat variable terikat

2

1

   

X1 = variabel bebas 1 (tingkat pendidikan orang tua)

X2 = variabel bebas 2 (tingkat perhatian orang tua)

X3 = variabel bebas 3 (tingkat motivasi belajar siswa)

Guna menguji signifikansi dari hasil R yaitu untuk mengetahui apakah ada

korelasi antara variabel terikat (Y) dengan variabel (X) menggunakan uji F

dengan formula sebagai berikut : (Sutrisno Hadi, 2004:23)

Freg =

( )

(

2

)

2 1 1 R m m N R − − − Keterangan : N = jumlah sample

M = jumlah variabel bebas

R = koefisien korelasi antara Y dan X1,X2,X3

Harga F reg dibandingkan dengan F table dengan derajat kebebasan (db)

yaitu m lawan (N-m-1) pada taraf signifikansi 5%. Bila Freg > F tabel

berarti hubunan tersebut signifikan, sebaliknya bila F reg < F table berarti

hubungan tidak signifikan.

3) Untuk menemukan sumbangan relatif dan sumbangan efektif dari

masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat yang dinyatakan dalam

prosentase, dengan rumus : (Sutrisno Hadi,2004:36)

a) Sumbangan relative SR% = reg jk xy a

   

Keterangan:

SR% = sumbangan relative dari suatu variabel bebas

a = koefisian variabel bebas

XY= jumlah produk antara variabel bebas (X) dan Variabel terikat (Y) JKreg= jumlah regresi

b) sumbangan efektif

SE(%) = SR (%) x R2

Keterangan:

SE% = sumbangan efektif dari suatu variabel

SR% = sumbangan relatif dari suatu variabel bebas

46   

BAB IV

GAMBARAN UMUM

Dokumen terkait