BAB III METODOLOGI EVALUASI
E. Teknik Analisis Data
Dalam menganalisis data, model yang digunakan ialah Model Miles dan Huberman yang memiliki tahap: 86
1. Data reduction (Reduksi Data)
Pada proses ini diperlukan pencatatan data secara teliti dan terperinci karena data yang diterima sangat beragam. Data-data tersebut kemudian dirangkum, dipilih hal-hal yang pokok, dan dicari tema serta polanya. Data yang didapat oleh peneliti dikelompokkan berdasarkan jenis-jenisnya untuk memudahkan peneliti ketika mencari atau membutuhkan sebuah data. Proses reduksi data membutuhkan kecerdasan, keluasan, dan kedalaman berfikir, maka dari itu bagi peneliti baru diharapkan dapat mendiskusikan hasil temuan dengan teman atau orang lain yang dipandang ahli.
86 Sugiyono, Ibid., h. 247-252.
2. Data display (Penyajian Data)
Data yang telah direduksi kemudian dikelompokkan dalam bentuk tabel, grafik, phi chard dan sejenisnya guna memudahkan data untuk dipahami. Pengelompokkan data berdasarkan jenisnya ini bertujuan untuk memudahkan peneliti dalam memahami apa yang terjadi dan merencanakan langkah selanjutnya. Pada penyajian data ini, data yang telah direduksi kemudian disusun ke dalam urutan sehingga strukturnya dapat dengan mudah dipahami. Kemudian akan dilakukan analisis secara mendalam guna melihat adanya hubungan diantara kelompok-kelompok data yang telah direduksi.
3. Conclusion Drawing (Verification)
Kesimpulan yang diberikan harus bersifat valid dan didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti mengumpulkan data.
Kesimpulan yang disajikan dalam penelitian dapat berupa jawaban dari rumusan masalah ataupun tidak, sebab dalam penelitian kualitatif masalah dapat berkembang ketika berada di lapangan. Selain itu, dalam penelitian kualitatif dapat juga ditemukan temuan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Temuan baru tersebut dapat memperjelas gambaran sebuah objek yang sebelumnya masih tidak terlihat jelas.
65
BAB IV
HASIL EVALUASI DAN PEMBAHASAN
A. Gambaran Umum SMK Istimewa 1. Sejarah Singkat
SMK Istimewa merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang. SMK Istimewa dan LPKA tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan. Tujuan SMK Istimewa merupakan perwujudan dari tujuan LPKA, begitu pula sebaliknya bahwa LPKA dalam mewujudkan tujuannya membutuhkan peran serta SMK Istimewa.
LPKA Kelas I Kota Tangerang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1925 yang bertujuan untuk mengasingkan anak keturunan Belanda yang berbuat nakal dan dikelola oleh Pro Jeventene.87 Dalam prosesnya menjadi Lembaga Pembinaan Khusus Anak, LPKA mengalami beberapa kali perubahan nama dan fungsi diantaranya adalah pada tahun 1945 berubah fungsi menjadi markas resimen IV Tangerang, tahun 1957-1961 berubah nama menjadi pendidikan negara yang dikelola oleh Jawatan Kepenjaraan, tahun 1964 perubahan nama kembali menjadi Lembaga Pemasyarakatan Anak Pria Tangerang dan diserahkan kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan yang terakhir adalah perubahan nama menjadi LPKA Kelas I Tangerang pada tanggal 5 Agustus 2015.
LPKA merupakan sebuah tempat untuk membina anak-anak yang sedang berhadapan dengan hukum yang berusia 14 (empat belas) – 18 (delapan belas) tahun.88 Pada usia tersebut, anak-anak diwajibkan untuk menempuh pendidikan di bangku Sekolah Menengah Pertama dan/atau Sekolah Menengah Kejuruan. Melihat dari kewajiban tersebut LPKA Kelas 1 Kota Tangerang pun mendirikan pendidikan formal dan nonformal
87 Bulletin WBBM LPKA Kela s I Ta ngera ng Ta hun 2021, h. 2.
88 Unda ng-Unda ng Republik Indonesia No. 11 Ta hun 20 12 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Op.Cit., Ba b V Pa sa l 81 a ya t (3).
jenjang SD, SMP, SMK dan PKBM sejalan dengan Undang-Undang No.
11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) pasal 85 ayat (3) yang berbunyi: LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) wajib menyelenggarakan pendidikan, pelatihan keterampilan, pembinaan dan pemenuhan hak lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan.89
LPKA yang memiliki kewajiban membina dan mendidik peserta didik mendirikan pendidikan formal dan non formal guna mencapai tujuan dari LPKA itu sendiri. Selain itu, pendidikan yang diselenggarakan di LPKA juga bukan semata-mata untuk mengisi waktu kosong peserta didik ketika menjalani masa hukuman, melainkan untuk membekali peserta didik dengan keterampilan dan ijazah.
2. Profil Sekolah
Sekolah Menengah Kejuruan Istimewa atau biasa disingkat SMK Istimewa merupakan sekolah di bawah Kementerian Hukum dan HAM yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Kota Tangerang. Sekolah ini beralamatkan di Jl. Daan Mogot no.
29 C, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, kota Tangerang, Provinsi Banten. Status akreditasi SMK Isimewa yaitu C90 dan memiliki kode NPSN 69831518 dan NSS 402286103119. SMK Istimewa berada di bawah Yayasan Istimewa dengan nomor pengesahan yayasan AHU-1015.AH.01.04.Tahun 2014.91 Izin pendirian sekolah dikeluarkan pada tanggal 17 Februari 2014 dengan nomor W12.215-PK.01.06.01 Tahun 201492, sementara izin operasional sekolah dikeluarkan pada tanggal 25 April 2014 dengan nomor 421.1/Kep.03-SMK/BPPMPT/2014.93 SMK Istimewa menginduk kepada SMK 02 Tangerang.
89 Unda ng-Unda ng Republik Indonesia No. 11 Ta hun 20 12 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, Op.Cit., Ba b V Pa sa l 85 a ya t (3).
90 Sertifika t Akredita si SMK Istimewa .
91 Akta Ya ya sa n SMK Istimewa .
92 Sura t Keputusa n Pendiria n SMK Istimewa .
93 Sura t Keputusa n Penyelengga ra a n SMK Istimewa .
67
SMK Istimewa didirikan sebagai bentuk kepedulian Kementerian Hukum dan HAM terhadap hak pendidikan anak. Sekolah ini hanya memiliki 1 (satu) jurusan yaitu Teknik Bisnis Sepeda Motor yang bekerjasama dengan Astra Honda Motor. Tenaga pendidik di sekolah ini memiliki kualifikasi S1 dengan berbagai macam latar belakang keilmuan.
Selain itu, walaupun status peserta didik di sekolah ini merupakan anak yang sedang berhadapan dengan hukum, hal ini tidak menghalangi peserta didik maupun sekolah untuk terus berprestasi.
3. Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah
Dalam penyelenggaraannya, sekolah didirikan pasti memiliki tujuan bersama yang ingin diwujudkan oleh pihak-pihak yang terlibat.
Tujuan tersebut dapat dicapai melalui visi dan misi yang telah dirumuskan.
SMK Istimewa sendiri memiliki visi yaitu: “Mewujudkan SMK Istimewa yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang dapat bersaing dalam dunia kerja tingkat menengah bertaraf nasional. ”94
Visi di atas merupakan harapan untuk peserta didik agar dapat bersaing dengan lulusan SMK di luar sana dan meyakinkan peserta didik bahwa mereka masih memiliki masa depan yang dapat dicapai serta masih dapat diterima oleh masyarakat. Visi tersebut dapat diwujudkan melalui misi SMK Istimewa. Adapaun misi sekolah ini ialah sebagai berikut:
a. Memberikan pendidikan dan pembimbingan untuk kepentingan terbaik bagi anak didik.
b. Menyiapkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan.
c. Mengembangkan program keahlian yang merupakan tuntutan dunia kerja sebagai bekalnya setelah selesai menjalani pidana.
d. Menyalurkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan ke dunia kerja.95
94 Profil SMK Istimewa , h. 4.
95 Profil SMK Istimewa , Ibid.,
Melalui misi di atas, dapat dilihat bahwa fokus utama SMK Istimewa ini adalah kehidupan peserta didik paska menjalani kehidupan di LPKA. SMK Istimewa menginginkan peserta didik memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang teknik sepeda motor agar dapat melanjutkan kehidupannya dengan baik tanpa mengulangi kesalahan di masa lampau. Dari misi inilah SMK Istimewa bersama dengan peserta didik akan dapat mewujudkan visi untuk bersaing dengan lulusan sekolah lainnya.
SMK Istimewa juga memiliki beberapa tujuan, yaitu:
a. Mendidik anak didik pemasyarakatan agar trampil/ahli dalam bidang otomotif sebagai bekal kelak mereka kembali ke masyarakat setelah selesai menjalani pidana.
b. Dengan diberikan bekal keterampilan/keahlian diharapkan dapat dikembangkan untuk mencari kehidupan dan penghidupan yang halal bukan melalui kejahatan.
c. Membuktikan kepada masyarakat bahwa lembaga pemasyarakatan bukan tempat penampungan sampah masyarakat tetapi tempat pembinaan mereka yang tersesat agar kembali ke masyarakat dan menjadi warga masyarakat yang baik.96
Dari tujuan di atas dapat dilihat bahwa poin a dan b telah dituangkan ke dalam visi dan misi SMK Istimewa serta selaras dengan tujuan dari LPKA itu sendiri yaitu tempat pembinaan bagi mereka yang sedang menjalani masa hukuman agar menjadi warga masyarakat yang baik setelah selesai masa binaannya. SMK Istimewa yang berada di dalam LPKA memiliki visi, misi dan tujuan yang selaras dengan LPKA yaitu membina peserta didik yang sedang menjalani masa hukumannya dengan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada mereka melalui pendidikan agar ketika selesai masa hukumannya mereka tidak lagi
96 Profil SMK Istimewa , Op.Cit., h. 3.
69
berbuat kesalahan yang melanggar hukum, diterima masyarakat dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Jadi, perumusan visi, misi dan tujuan SMK Istimewa mengacu pada tujuan LPKA Kelas I Kota Tangerang.
4. Struktur Organisasi Sekolah
Gambar 4.1
Struktur Organisasi SMK Istimewa
SMK Istimewa berada di bawah naungan LPKA Kelas 1 Kota Tangerang. Hal ini berarti struktur organisasi yang dimiliki oleh SMK Istimewa tidak terlepas dari struktur organisasi LPKA. Struktur organisasi SMK Istimewa paling tinggi diduduki oleh Kepala LPKA selaku Pembina.
Pembina membawahi kepala sekolah dan komite sekolah. Kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh sekretaris, bendahara, wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan dunia usaha serta wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan sarana prasarana. Selanjutnya terdapat wali kelas yang membantu tugas wakil kepala sekolah. Di antara kepala sekolah dan kepala LPKA, sebetulnya terdapat jabatan lainnya yang berkaitan dengan pendidikan di LPKA yaitu kasi pembinaan, dan kasubsi pendidikan dan latihan keterampilan.
Kepala LPKA sebagai pembina bertugas untuk membuat kebijakan yang berlaku bagi SMK Istimewa maupun LPKA, selain itu juga berkoordinasi dengan pihak luar baik dengan kementerian maupun non kementerian. Kasi pembinaan beserta kasubsi pendidikan dan latihan keterampilan bertugas untuk memantau jalannya pendidikan formal di LPKA dan berkoordinasi dengan pihak terkait baik kementerian hukum dan ham, Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi maupun yang lainnya. Kepala sekolah bertugas untuk membuat laporan pendidikan yang dilaporkan kepada kasubsi pendidikan dan selanjutnya diteruskan kepada kasi pembinaan dan kepala LPKA serta memimpin SMK Istimewa dalam melaksanakan tugasnya sebagai lembaga pendidikan. Selanjutnya di dalam struktur organisasi kepala sekolah membawahi beberapa jabatan yang memiliki tugasnya masing-masing, wakasek bidang kurikulum dan dunia usaha bertugas untuk menyusun kalender pendidikan, menyusun tugas guru, jadwal pelajaran dan program pembelajaran, serta menjalin hubungan dengan industri pasangan. Wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana bertugas untuk mengelola sarana dan prasarana yang dimiliki oleh SMK Istimewa. Sekretaris bertugas untuk segala macam bentuk administrasi SMK Istimewa, serta bendahara bertugas untuk mengatur pendapatan dan pembiayaan sekolah.
Dari struktur organisasi yang dimiliki oleh SMK Istimewa dapat dilihat bahwa struktur organisasi tersebut disusun sesuai dengan kebutuhan SMK Istimewa. Adanya kepala sekolah, wakil kepala sekolah, sekretaris dan bendahara sudah cukup bagi sebuah organisasi menjalankan tugas dan fungsinya. Jabatan sekretaris di SMK Istimewa belum terisi ketika peneliti melakukan penelitian, hal ini dikarenakan belum adanya penggantinya dari sekretaris lama yang dimutasi. Namun, hal ini tidak mengganggu SMK Istimewa dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dikarenakan kepala sekolah dan guru saling membantu dalam tugas dan mengisi kosongnya jabatan sekretaris.
71 B. Deskripsi dan Analisis Data
Berdasarkan data hasil penelitian yang telah peneliti dapatkan melalui wawancara, observasi, studi dokumen, dan angket, maka pada penelitian ini peneliti mencoba menganalisis beberapa penemuan yang terjadi di dalam program pendidikan LPKA Kelas 1 Kota Tangerang, khususnya SMK Istimewa.
1. Context (Konteks)
Dimensi konteks yang dianalisis dari SMK Istimewa adalah:
a. Latar Belakang Pendirian
Pendirian SMK Istimewa didasari oleh mandat yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini secara lebih rinci tertuang dalam Undang-Undang Sistem Peradilan Anak serta tugas dan fungsi LPKA. Pada Undang-Undang Sistem Peradilan Anak disebutkan bahwa setiap anak yang sedang berhadapan dengan hukum tetap berhak menerima pendidikan. Pendidikan tersebut didapatkan di LPKA yang mana wajib untuk menyelenggarakan pendidikan. Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan (SR) bahwa peserta didik tetap memiliki hak pendidikan yang harus diperhatikan oleh LPKA agar pendidikannya tidak terputus walaupun sedang menjalani masa hukuman.97
Perbedaan masa hukuman peserta didik juga menjadi alasan dari pendirian sekolah ini, apabila peserta didik menjalani hukuman dengan waktu tahunan maka harus mendapatkan pendidikan formal, sedangkan jika peserta didik menjalani hukuman dengan waktu hitungan bulan maka dialihkan ke program paket.98 Peserta didik yang dijatuhkan hukuman lebih dari 1 (satu) tahun maka membutuhkan sekolah sebagai wadah mereka melanjutkan pendidikan di luar. Selain itu, sekolah juga sebagai aktivitas dalam mengahabiskan waktu
97 Wa wa nca ra denga n Ka si Pembina a n da n Pendidika n, pa da Ka mis, 3 Juni 2021 .
98 Wa wa nca ra denga n Kepa la Sekola h, pa da Senin, 3 Mei 2021.
mereka di dalam LPKA. Hingga nantinya peserta didik yang menjalani masa hukuman lama setelah selesai masa hukumannya maka dia juga telah menyelesaikan pendidikan menengah atasnya dan mendapatkan ijazah.
Mandat Kementerian Hukum dan HAM serta Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi menjadi landasan yang kuat untuk pendirian sekolah di dalam LPKA. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah yang didirikan di dalam LPKA bukan hanya sebagai formalitas program yang dimiliki oleh LPKA, melainkan juga memenuhi hak dari peserta didik yang masih harus menempuh pendidikan walaupun sedang berhadapan dengan hukum. Apabila sekolah tidak didirikan, sudah dapat dipastikan peserta didik akan mengalami penurunan mental karena merasa tidak memiliki masa depan lagi.
b. Legalitas
SMK Istimewa merupakan SMK yang berada di LPKA Kelas 1 Kota Tangerang yang mana merupakan instansi milik pemerintah.
Hal ini merupakan penguat atas legalitas dari sekolah ini. SMK Istimewa itu sendiri memiliki legalitas yang jelas dan dibuktikan dengan SK Pendirian Sekolah nomor W12.215-PK.01.06.01 Tahun 2014 serta telah resmi terdaftar di akun dapodik dengan nomor SK 421.1/Kep.03-SMK/BPPMPT/2014. Selain itu juga sekolah ini berada dibawah yayasan istimewa yang juga memiliki status hukum yang jelas dan dibuktikan dengan akta pendirian nomor AHU-1015.AH.01.04.Tahun 2014. Berikut SK pendirian sekolah, SK penyelenggaraan dan SK pengesahan yayasan istimewa.
Yayasan istimewa memiliki kepengurusan mulai dari kepala hingga anggota. Yayasan ini dibentuk untuk menaungi sekolah-sekolah di LPKA dan merupakan wujud pertanggungjawaban dari pendidikan itu sendiri. Secara hukum yayasan diharuskan terbentuk
73
dari non pegawai negeri sipil, namun karena yayasan istimewa ini untuk pendidikan di dalam LPKA maka yayasan ini dibentuk dan dikelola oleh pegawai LPKA.99 Pernyataan ini juga didukung oleh kepala sekolah (SK) yang menyatakan bahwa, yayasan hanya sebagai pendukung persyaratan sekolah swasta yang diharuskan berada di bawah naungan yayasan.100
Selain itu, dibalik legalitasnya yang sudah resmi dan diperkuat karena berada dibawah LPKA, SMK Istimewa awalnya kurang mendapatkan persetujuan dari dirjen pendidikan karena sekolahnya berada di atas tanah milik negara.101 Hal lain yang ditemukan dari sekolah ini ialah merupakan sekolah swasta namun berada dibawah instansi pemerintahan, dimana sekolah-sekolah yang berada dibawah instansi pemerintahan seharusnya memiliki status sebagai sekolah negeri. Hal ini menimbulkan dilema apabila pihak LPKA diharuskan membuat gedung sekolah yang berada di luar LPKA, maka membutuhkan biaya dan keamanan yang lebih ekstra.
c. Kebijakan
Berdasarkan visi, misi dan tujuan dapat dilihat bahwa SMK Istimewa hanya tertuju pada 1 (satu) tujuan, yaitu menghasilkan tamatan yang handal dibidang otomotif sehingga ketika mereka telah menyelesaikan masa hukuman di LPKA mereka mampu untuk mendapatkan pekerjaan yang halal dan tidak melakukan kejahatan lagi. Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan oleh kepala SMK Istimewa:
“Jadi prinsip sekolah kita di sini sebenernya tujuan utama pendidikan di sini itu kan mba jadi mereka yang terputus sekolah di luar itu kita berusaha kan supaya mereka tidak melakukan hal yang sama dengan perbuatan mereka setelah masuk ke sini. Jadi tujuan pertama untuk pendidikan di LPKA
99 Wa wa nca ra denga n Ka si Pembina a n da n Pendidika n, pa da Ka mis, 3 Juni 2021.
100 Wa wa nca ra denga n Kepa la Sekola h, pa da Senin, 3 Mei 2021.
101 Wa wa nca ra denga n Ka subsi Pendidika n, pa da Senin, 3 Mei 2021.
ini dia punya bekal setelah keluar dari sini minimal kalau punya ijazah kan bisa cari kerja.”102
Selain itu melalui sekolah istimewa, LPKA juga ingin membuktikan bahwa LPKA merupakan tempat pembinaan bagi peserta didik agar menjadi manusia yang lebih baik, bukan sebagai tempat penampungan sampah masyarakat.
Tujuan di atas dibuktikan oleh LPKA dengan adanya tenaga pendidik dan kependidikan dari luar maupun dalam LPKA, kerjasama dengan perusahaan otomotif guna menyerap lulusan, pembinaan di LPKA agar peserta didik lebih disipilin dan tidak berbuat kesalahan lagi serta kelas pesantren untuk meningkatkan ketaqwaan peserta didik. Apabila komponen-komponen tersebut tidak terpenuhi, maka SMK Istimewa didirikan hanya sebagai formalitas dari mandat saja dengan tujuan yang tidak jelas dan usaha yang tidak dimaksimalkan.
d. Analisis Kebutuhan
Analisis kebutuhan dilakukan untuk melihat sejauh mana SMK Istimewa dibutuhkan di dalam LPKA. Menurut Kasubsi Pendidikan, pendidikan dibutuhkan oleh LPKA untuk mengisi waktu peserta didik. Beliau mengatakan:
“Kasian mba kalau anak ini ibaratnya masuk ke sini, ke sebuah lembaga pembinaan gitu kan, dia tidak mengikuti kegiatan itu sama saja bagaikan sehari mereka bagaikan setahun, hanya di kamar saja gitu, dunia mereka sempit. Kebanyakan orang yang bunuh diri di lapas dewasa kan seperti itu mba. Makanya karena dia suntuk dengan kegiatan akhirnya bunuh diri kan. Makanya kita wajibkan anak-anak yang masuk sini sekolah gitu dan di sini yang paling muda umur 14 (empat belas), paling tua umur 21 (dua puluh satu).”103
Selain untuk mengisi waktu peserta didik, salah satu guru (HM) mengatakan bahwa SMK Istimewa juga dibutuhkan untuk
102 Wa wa nca ra denga n Kepa la Sekola h, pa da Senin , 3 Mei 2021.
103 Wa wa nca ra denga n Ka subsi Pendidika n, pa da Senin, 3 Mei 2021.
75
menunjang pendidikannya dibandingkan harus melanjutkan pendidikan ketika sudah keluar dari LPKA. Hal ini seperti apa yang disampaikan HM bahwa setelah peserta didik menyelesaikan masa hukuman dan pendidikannya, diharapkan mereka hanya tinggal mengambil ijazah.104 Pernyataan ini pun didukung oleh pernyataan kepala sekolah yang mengatakan bahwa SMK Istimewa masih sangat dibutuhkan, karena peserta didik mendapatkan ijazah dan sertifikat keterampilan.105
Jurusan yang dipilih oleh SMK Istimewa pun melihat kebutuhan dari peserta didik dan LPKA yang mana ketika peserta didik telah menyelesaikan masa hukumannya, ia dapat langsung bekerja dengan industri pasangan atau mencari kerja sendiri karena jurusan ini telah bekerjasama dengan AHASS. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Kasi Pembinaan dan Pendidikan,
“kenapa kita harus mengambil yang special motor ya, karena memang pertama keterbatasan kita untuk sounding keluar ya misalnya kaya mobil, bisa teori tapi sulit untuk dipraktekkan.
Kalau yang lain ya skill skill yang lain itu bisa nanti bisa di program kita yang kemandirian, apa yang skill yang belum bisa misalnya, itu nanti ditambahkan di program kemandirian tadi.”106
Menurut beberapa peserta didik yang telah peneliti wawancarai, mereka juga mengatakan bahwa SMK Istimewa dibutuhkan dalam kehidupan mereka di dalam LPKA. Seperti yang dikatakan oleh anak S, keberadaan SMK Istimewa penting karena dapat membuat peserta didik di dalam LPKA berpendidikan.107 Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh anak A dan anak T, anak A mengatakan:
104 Wa wa nca ra denga n Guru, pa da Senin, 24 Mei 2021.
105 Wa wa nca ra denga n Kepa la Sekola h, pa da Ka mis, 9 September 2021.
106 Wa wa nca ra denga n Ka si Pembina a n da n Pendidika n, pa da Ka mis, 3 Juni 2021.
107 Wa wa nca ra denga n Peserta didik, pa da Ka mis, 9 September 2021.
“SMK Istimewa penting kak, terutama di jurusan hondanya.
Alasannya ya kalau ikut-ikut seleksi gitu nanti bisa diajuin ikut ke honda kak. Kalau di honda, kita menang lomba kita bisa kerja di honda karena kita dapet sertifikat dari PT. Hondanya langsung.”108
Anak T pun mengatakan, menurutnya:
“SMK Istimewa tuh bagus kak, bisa ngasih kita pelajaran sama seperti sekolah lain, terus juga guru-gurunya juga baik-baik semua sama penyabar buat ngadepin murid -murid di SMK.
SMK Istimewa tuh penting banget kak buat di LPKA, pentingnya ya kita bisa belajar, dapet ilmu yang lebih banyak, dan kita bisa dapetin ijazah SMK yang resmi, itu aja sih kak kalau dari saya.”109
Tabel 4.1
Hasil Analisis Kebutuhan
No Opsi Informan Persentase
1 Dibutuhkan IIII II 100%
2 Netral - -
3 Tidak
Dibutuhkan - -
Jumlah 7 100%
Dari informasi di atas dapat diketahui bahwa SMK Istimewa masih sangat dibutuhkan oleh LPKA dan peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari 7 (tujuh) informan yang diwawancarai, semuanya mengatakan bahwa SMK Istimewa masih dibutuhkan keberadaannya karena SMK Istimewa menunjang pendidikan peserta didik sekaligus untuk menunggu waktu mereka menyelesaikan masa hukumannya.
Nantinya diharapkan setelah menyelesaikan masa hukumannya,
Nantinya diharapkan setelah menyelesaikan masa hukumannya,