BAB III METODOLOGI PENELITIAN
F. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data adalah upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya data menjadi satuan yang dapat dikelola, mensistesiskannya, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang dipelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.24
Data yang akan dianalisis harus benar-benar jujur, yakni kebenarannya harus dapat dipercaya dan dipertanggujawabkan. Teknik analisis yang dilakukan peneliti sebagai berikut:
1. Peneliti membaca berulang-ulang 31 teks biografi yang dibuat siswa kelas X IPA 3.
2. Peneliti membaca berulang-ulang maksudnya mengamati dan mencatat dengan sistematis fenomena yang diteliti dengan kategori kualitas isi gagasan, organisasi isi, tata bahasa, penggunaan diksi, ejaan dan tata tulis.
3. Peneliti memberikan skor hasil teks biografi siswa dengan berpedoman kepada instrumen penilaian teks biografi yang merujuk kepada teori Burhan Nurgiyantoro.
22 Imam Gunawan, Op.Cit., h. 176
23 Imam Gunawan, Op.Cit., h. 178
24 Lexy J. Moleong, Op.Cit., h. 248
4. Peneliti merekap data penilaian yang diperoleh siswa untuk setiap aspek yang diteliti.
5. Peneliti menjumlahkan nilai untuk mendapatkan rata-ratanya.
6. Peneliti memberikan kualifikasi nilai menurut teori Burhan Nurgiyantoro Peneliti untuk mengetahui rata-rata tingkat penguasaan keseluruhan aspek, untuk mencari nilai rata-rata keseluruhan aspek yang diteliti menggunakan rumus sebagai berikut
∑
Keterangan : Mx = Mean (nilai rat-rata) yang dicari.
∑X = Jumlah dari skor-skor (nilai-nilai) yang ada.
N = Number of Cases (Banyaknya skor-skor itu sendiri) Setelah diperoleh nilai rata-rata, langkah selanjutnya yaitu menentukan klasifikasi penilaian dengan menggunakan skala yaitu, sebagai berikut.
Tabel 3.525
Kualifikasi Nilai Menurut Burhan Nurgiyantoro
25 Burhan Nurgiyantoro, Burhan Nurgiyantoro, Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi, (Yogyakarta: BPFE Yogyakarta, 2016) h. 277.
Interval Persentase
Tingkat Penguasaan
Nilai Ubahan Skala Empat Keterangan
1 - 4 A– D
86 – 100 4 A Sangat Baik
76 – 85 3 B Baik
56 – 75 2 C Cukup
10 - 55 1 D Kurang
41
BAB IV
HASIL PENELITIAN
A. Profil Sekolah
1. Identitas Sekolah
Nama Sekolah : SMA Negeri 10 Kota Tagerang Selatan
NSPN : 20613553
Status : Negeri
Bentuk Pendidikan
: Sekolah Menengah Atas
Akreditasi : A
Kepala Sekolah : Drs. Ahmad Nana Mahmur Mulyana M.Pd.
Kurikulum : Kurikulum 2013 Jurusan : IPA dan IPS
SK Pendirian : 421/Kep.134-Huk/2006 Tanggal SK
Alamat : Jl. Raya Tegal Rotan, Bintaro Sektor 9, Ciputat, KotaTangerang Selatan, Provinsi Banten (15423)
Situs Web : www.sman10kotatangsel.sch.id
Gambar 2.1 Logo SMAN 10 Kota Tangerang Selatan 2. Sejarah SMAN 10 Kota Tangerang Selatan
SMA Negeri 10 Kota Tangerang Selatan pada awalnya bernama SMA Negeri 5 Ciputat. Pendirian sekolah ini merupakan manifestasi dari keinginan masyarakat Ciputat yang makin tinggi tingkat kesadarannya untuk menyekolahkan anak pada jenjang pendidikan menengah yang bermutu dan terjangkau untuk kalangan menengah kebawah di wilayah Ciputat.
Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Memperbanyak pendirian sekolah Negeri diantaranya SMA Negeri 5 Ciputat. Pada Tanggal 27 Juni 2006 Bupati Kepala Daerah Kabupaten Tangerang mengeluarkan Keputusan Nomor: 421/Kep.208-Huk/2006 yang berisi tentang pendirian sekolah negeri baru di kecamatan Ciputat yang kemudian diberi nama SMA Negeri 5 Ciputat. Dengan demikian, dapatlah dikatakan bahwa tanggal 27 Juni 2006 sebagai hari lahirnya SMA Negeri 5 Ciputat.
Sebagai sekolah baru, tentu saja SMA Negeri 5 Ciputat belum memiliki gedung sendiri. Untuk sementara waktu kegiatan belaja mengajar dilaksanakan di SMP PGRI 5 Ciputat yang terletak di Jalan Cendrawasih KM. 4 Desa Sawah Lama Ciputat, Tangerng 15413. Bersaman dengan hal tersebut, dibangun pula gedung sekolah di Jalan Tegal Rotan, Bintaro Sektor 9, Kampung Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, 15413. Pada tahun pertamanya kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menugaskan Drs. Agus Hendrawan, M.Pd. sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Ciputat dengan dasar Keputusan Nomor: 281.2/Kep.209-Huk/2006.
Sehubungan dengan adanya pemekaran wilayah pada tahun 2008/2009, maka
keberadaan SMA Negeri 5 Ciputat masuk kedalam wilayah Kota Tangerang Selatan. Pada tanggal 25 Mei 2009, Pejabat Walikota Tangerang Selatan mengeluarkan Perwal Nomor 10 Tahun 2009 yang berisi tentang perubahan naman-nama sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan. Sejak saat itu SMA Negeri 5 Ciputat berganti nama menjadi SMA Negeri 10 Kota Tangerang Selatan.1
3. Visi dan Misi SMAN 10 Kota Tangerang Selatan 1. Visi:
Terwujudnya peserta didik yang berwawasan tekhnologi, berakhlak mulia, cerdas, berkarakter, dan berbudaya lingkungan.
2. Misi
Misi yang akan dicapai oleh SMAN 10 Kota Tangerang Selatan, sebagai berikut:
1. Meningkatkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME.
2. Meningkatkan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun).
3. Menerapkan kedisiplinan dalam menegakkan peraturan dan tata tertib.
4. Menumbuh kembangkan kepekaan sosial dan solidaritas.
5. Menumbuh kembangkan budaya gemar membaca, belajar dan meneliti.
6. Menumbuh kembangkan budaya demokrasi dalam setiap aspek kehidupan sekolah.
7. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman untuk belajar dan bekerja.
8. Menyelenggarakan program pembelajaran berbasis ICT dan Enterpreneur.
9. Menyelenggarakan program pembelajaran pengembangan bahasa inggris dan bahasa jepang.
1 Panitia Masa Orientasi Peserta Didik Baru. Buku Panduan Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOP) Tahun Pelajaran 2013/2014, (Kota Tangerang Selatan: ___, 2013), h. 7-8.
10. Menyelenggarakan program bimbingan belajar dan pemantapan materi pembelajaran.
11. Menyelenggarakan program pengembangan bimbingan penyuluhan dan pelayanan siswa.
12. Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.
13. Menjalin hubungan yang baik antar warga sekolah, stakeholder dan masyarakat dengan semangat kekeluargaan.
14. Memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran.
15. Mengembangkan seni budaya bangsa khususnya budaya lokal (Daerah).
16. Melakukan penghematan Sumber Daya Alam (Listrik, Air, dan ATK).
4. Guru dan Tenaga Kependidikan a. Daftar Dewan Guru
Tabel 4.1
Daftar Nama Dewan Guru
No. N a m a NIP Mata Pelajaran
1 Drs. Ahmad Nana Mahmur M.,
M.Pd. 196010301984031005 Kepala Sekolah
2 Anita Ekawati, A.Ma.Pd, S.Pd 196009061982032006 Matematika 3 Budi Santoso, S.P 196712182007011009 Biologi 4 Dra. Dwi Antiningsih 196101212006042001 B. Indonesia 5 Eny Retno Dewi Setyaningsih,
S.Sn. 197505102006042008 Seni Budaya
6 Hanna Susanti, S. Pd. 197003302008012006 Ekonomi 7 Dra. Herni Juwita 196808182007012019 Sejarah 8 Indrijanti, S.Pd. 197102152006042014 Ekonomi 9 Koesoemastoeti, S.Pd. 196912042007012010 BK
10 Lily Vebrina, S.Si. - Fisika
No. N a m a NIP Mata Pelajaran
11 Linda Sahara, S.Sos. I 198003012011012001 BK 12 Lini Sri Haryani, S.Pd. 196901242008012003 PKN 13 Mahwiyah, S.Ag. 197008062008012011 B. Inggris
14 Muhammad Fahry Sugali, S.Pd - PKN
15 Muklas, S.Pd. 197111062006041010 Fisika
16 Mundirin, S.Ag. - Agama Islam
17 Nurhadi Muhammad, S.Pd. - B. Indonesia
18 Nursalim, S.Pd. 197208211999031003 Sejarah
19 Paisal Cakrawilaga, S.Pd. - Penjasor
20 Pinasthi Tri Ariyani, S.Pd. - Sosiologi, Sejarah
21 Pritami Elysa, S.Kom. - TIK
22 Rifa Kusmiati, S.Si., M.Pd. - Kimia, Geografi
23 Rostiana Ambar Sari, S.Pd. - Matematika
24 Drs. Santoso 196604112007011007 Geografi
25 Ir. Siti Marfuah - Seni Budaya
26 Siti Mariam, S.Pd. - Biologi
27 Siti Toyibah, S.Pd. 197301122006042006 Sosiologi
28 Siti Wardah, S.Pd.I - Agama Islam
29 Sri Jumiatun, S.Pd. - Bahasa Jepang
30 Sri Lestari, S.Si., M.Pd. 197012292008012008 Kimia 31 Sri Pujiati, M.Pd. 197110012006042004 Matematika
32 Dra. Susilowati Ariadi 196505082007012005 BTQ, Akutansi Syariah 33 Susrita Yanti, S.Pd. 196712212007012009 B. Indonesia
34 Totonafo Ndraha, S.Th.I - Agama Kristen
35 Dra. Ulfiati Rahmah 196511132007012003 Biologi
36 Drs. Undang 196606252007011012 Penjasor
37 Dewi Ariani, S.Pd. 197703282007012006 Matematika
No. N a m a NIP Mata Pelajaran
38 Dra. Zuhairiah 196205292007012005 B.Inggris 5. Daftar Staff Tata Usaha dan Pegawai Sekolah
Tabel 4.2
Daftar Staff Tata Usaha dan Pegawai Sekolah
No Nama Guru NIP. Bidang
1 Fajriah, S.Pd. 197210202009012002 Kepala TU
2 Ardani - Keamanan
3 Aris Stiadi, S.Pd. - Administrasi
4 Aditya Firdaus, S.E. - Administrasi
5 Sriyani, S.E. - Adminstrasi
6 Fikri Azhari, S.E. - Administrasi
7 Ulfa Riza Sumarlin, S.E. - Administrasi
8 Baihatur Ridwan, A.Md. - Kebersihan
9 Dwi Purnomo - Kebersihan
10 Rohmat - Kebersihan
11 Sri Wahyuni - Kebersihan
12 Yana Maulana - Kebersihan
13 Ardani - Keamanan
6. Daftar Siswa SMA N 10 Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2018/2019
Tabel 4.3 Daftar Peserta Didik
Tingkat Pendidikan L P Total
Kelas 12 117 136 253
Kelas 11 128 159 287
Kelas 10 137 124 261
Total 382 419 801
7. Sarana dan Prasarana
Tabel 4.4
Daftar Sarana dan Prasarana SMAN 10 Kota Tangerang Selatan
No. Jenis Ruang Kondisi
(Unit) Baik Rusak
Ringan
Rusak Berat
1 Ruang Kelas 21 - -
2 Ruang Guru 1 - -
3 Ruang Wakil Kepala Sekolah 1 - -
4 Ruang Bimbingan Konseling 1 - -
5 Ruang Tata Usaha 1 - -
6 Ruang Perpustakaan 1 - -
7 Ruang Lab. Bahasa 1 - -
8 Ruang Lab. Komputer 2 - -
9 Kamar Mandi/Toilet 4 - -
10 Mushalla 1 - -
11 Ruang OSIS 1 - -
12 Lapangan 1 - -
13 Koperasi 1 - -
14 Kantin 1 - -
15 Ruang Kepala Sekolah 1 - -
8. Ekstakulikuler
Tabel 4 5
Daftar Ekstrakulikuler SMAN 10 Kota Tangerang Selatan 1. Basket putra dan putri 13. Futsal putra dan putri
2. Mading 14. Badminton
3. Marawis 15. KIR
4. Paskibra 16. Paduan Suara
5. Pencak Silat 17. Hand ball
6. PMR 18. Tari Tradisional
7. Rohis 19. Atletik
8. English Club 20. Catur
9. Tari Saman 21. Taekwondo
10. Volly ball 22. Sinematografi
12. Karate 23. Band
B. Deskripsi dan Analisis Data Penelitian
Jumlah siswa kelas X-IPA 3 yang dijadikan subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Namun hanya 31 siswa yang datanya bisa dianalisis dan dijadikan pembahasan oleh peneliti. Hal ini terjadi karena saat penulis mengambil data sebanyak tiga siswa tidak hadir dikarenakan sedang mengikuti lomba yaitu Budi Putra, Danur, dan Nesta. Sehingga data yang didapatkan dari penelitian berjumlah 31 data. Peneliti kemudian mendeskripsikan tabel yang telah diteliti menggunakan kata-kata.
1. Nama : ADIES NAZILAH Nilai : 88 (Sangat Baik)
Tabel 4.6
Penilaian Teks Biografi Siswa (AN)
Nama Aspek Penilaian Nilai
Adies Nazilah 1
1. Isi gagasan yang dikemukkan 2. Struktur teks biografi
3. Kalimat efektif 4. Unsur kebahasaan 5. Ejaan dan tata tulis
Berdasarkan hasil penilaian teks biografi siswa diperoleh skor 88, nilai termasuk dalam kategori sangat baik. Nilai tersebut dapat diuraikan sesuai dengan aspek penilaian yang digunakan.
Penilaian pertama yaitu pada ketepatan isi gagasan dari teks biografi yang dibuat oleh Adies Nazilah. Isi gagasan tokoh Undang Ahmad yang dituliskan tersebut sudah termasuk sangat baik. Gagasan dideskripsikan sudah sangat lengkap dengan menjelaskan perjalanan hidup, perjalanan karir, tempat tanggal lahir, permasalahan atau peristiwa penting yang dialami tokoh dijelaskan dengan baik dan kisah suka dukanya dari tokoh. Berdasarkan kelengkapan tersebutlah teks biografi siswa sudah tergolong sesuai dengan rubrik penilaian yang dibuat dan penulis memberikan skor 30.
Penilaian kedua yaitu terkait struktur teks biografi, teks yang disusun oleh siswa ini tergolong struktur yang kurang lengkap tidak adanya struktur reorientasi. Penulis memberikan skor 17. Bagian pertama menunjukkan orientasi yang berisi tentang latar belakang tokoh seperti tempat tanggal lahir. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Beliau adalah seorang guru di Sekolah Menengah Atas yang berada di Tangerang Selatan, umurnya saat ini sekitar 53 tahun. Tempat tinggalnya ada di daerah Pamulang. Beliau lahir di Tasikmalaya, 25 Juni 1966...”
Berdasarkan aturan dalam struktur teks biografi bagian awal atau paragraf pertama sudah sesuai yaitu berisi tentang pengenalan tokoh, adapun dalam teks ini yang dikenalkan terkait dengan tokoh yang bernama Drs. Undang S.Pd.
Bagian kedua mengenai rangkaian peristiwa yang dialami tokoh juga sudah lengkap. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Pada tahun 1994, beliau pindah ke Tangerang Selatan untuk pertama kalinya. Ia menjadi guru di sekolah 2 mei, lalu pindah ke SMA Negeri 10 untuk mengajar dan mendampingi para siswa untuk mengikuti berbagai lomba pada cabang olahraga. Banyak siswa yang menjadi juara karena mendapatkan pelatihan dari beliau.”
Bagian ketiga mengenai reorientasi atau pernyataan simpulan tokoh mengenai kisahnya tidak dituliskan oleh siswa.
Penilaian ketiga yaitu terkait kalimat efektif. Penggunaan kalimat efektif dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 21 atau termasuk dalam kategori yang baik sehingga kalimat tersebut mudah dipahami oleh pembacanya meskipun masih ada kalimat yang kurang padu. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Lalu ia melanjutkan bulu tangkisnya dengan serius saat kuliah”
Seharusnya:
“Ia saat kuliah tetap melanjutkan berlatih bulu tangkis dengan serius”
Penilaian keempat yaitu terkait unsur kebahasaan. Unsur kebahasaan dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 13 atau termasuk dalam kategori baik karena sudah menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal beliau, menggunakan kata kerja tindakan, menggunakan adjektiva, menggunakan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh.
Sebagai contoh penggalan sebagai berikut.
“Pertama dirinya mulai menyukai olahraga karena dikenalkan oleh ayahnya”
Penilaian kelima yaitu terkait ejaan dan tata tulis ditemukan beberapa kesalahan penulisan, seperti penggunaan huruf kapital, sehingga memperoleh skor 7. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Tempat tinggalnya di daerah pamulang”.
“Beliau lahir di tasik pada 25 Juni 1966”
“Pada tahun 1994, beliau pindah ke Tangerang Selatan untuk pertama kalinya. Ia menjadi guru di sekolah 2 mei”
Seharusnya:
“Tempat tinggalnya di daerah Pamulang”.
“Beliau lahir di Tasik pada 25 Juni 1966”
“Pada tahun 1994, beliau pindah ke Tangerang Selatan untuk pertama kalinya. Ia menjadi guru di sekolah 2 Mei”
Kesalahan yang terjadi pada penggalan kalimat di atas penulisan nama tempat dan nama bulan seharusnya huruf kapital.
2. Nama : ADITYA ATMAJA Nilai : 86 (Sangat Baik)
Tabel 4.7
Penilaian Teks Biografi Siswa (AA)
Nama Aspek Penilaian Nilai
Aditya Atamaja 1
1. Isi gagasan yang dikemukkan 2. Struktur teks biografi
3. Kalimat efektif 4. Unsur kebahasaan 5. Ejaan dan tata tulis
Berdasarkan hasil penilaian teks biografi siswa diperoleh skor 86, skor termasuk dalam kategori sangat baik. Skor tersebut dapat diuraikan sesuai dengan aspek penilaian yang digunakan.
Penilaian pertama yaitu pada ketepatan isi gagasan dari teks biografi yang dibuat oleh Aditya Atmaja. Isi gagasan tokoh Ibu Marsini sudah termasuk sangat baik. Gagasan dideskripsikan sudah sangat lengkap dengan mendeskripsikan perjalanan hidup, perjalanan karir, tempat tanggal lahir,
permasalahan atau peristiwa penting yang dialami tokoh dijelaskan dengan baik dan kisah suka dukanya dari tokoh. Berdasarkan kelengkapan tersebutlah teks biografi siswa sudah tergolong sesuai dengan rubrik penilaian yang dibuat dan penulis memberikan skor 30.
Penilaian kedua yaitu terkait struktur teks biografi, teks yang disusun oleh siswa ini tergolong struktur yang kurang lengkap tidak adanya struktu reorientasi, penulis memberikan skor 17. Bagian pertama menunjukkan orientasi yang berisi tentang latar belakang tokoh seperti tempat tanggal lahir. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Bu marsini lahir 20 April 1968 dimadiun, lahir dikeluarga yang sederhana dengan dua bersaudara. Sejak kecil sudah suka bertani dan menggembala, dan sempat menjadi tulang punggung keluarga saat orang tuanya jatuh sakit”.
Berdasarkan aturan dalam struktur teks biografi bagian awal atau paragraf pertama sudah sesuai yaitu berisi tentang pengenalan tokoh, adapun dalam teks ini yang dikenalkan terkait dengan tokoh yang bernama Marsini.
Bagian kedua mengenai rangkaian peristiwa yang dialami tokoh juga sudah lengkap. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Saat itu keluarga bu Marsini dilanda kemiskinan hingga akhirnya pindah ke kota untuk mencari penghasilan yang cukup. Setelah ia mempunyai penghasilan yang cukup. Ia membuka kedai kopi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan kehidupannya dan keluarganya ”.
Bagian ketiga mengenai reorientasi atau pernyataan simpulan tokoh mengenai kisahnya tidak disampaikan dalam teks yang dibuat.
Penilaian ketiga yaitu terkait kalimat efektif. Penggunaan kalimat efektif dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 21 atau termasuk dalam kategori yang cukup baik. Kalimat yang digunakan siswa sesuai kaidah bahasa, walaupun ada beberapa kalimat yang kurang padu dan maknanya kurang jelas.
Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Sejak kecil sudah suka bertani dan menggembala, dan sempat menjadi tulang punggung keluarga”
Seharusnya:
“Sejak kecil sudah suka bertani, menggembala, dan pernah menjadi tulang punggung keluarganya”
Penilaian keempat yaitu terkait unsur kebahasaan. Unsur kebahasaan dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 12 atau termasuk dalam kategori baik karena sudah menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga tunggal ia, menggunakan kata kerja adjektiva, banyak menggunakan kata kerja yang menghubungkan dengan aktivitas tokoh, banyak menggunakan kata kerja tindakan. Sebagai contoh penggalan sebagi berikut.
“Ia pindah ke kota untuk mencari penghasilan yang cukup”
Penilaian kelima yaitu terkait ejaan dan tata tulis ditemukan beberapa kesalahan penulisan, seperti penggunaan huruf kapital, sehingga memperoleh skor 6. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Bu marsini lahir 20 April 1968 dimadiun...”
“mulai membuka cabang dimana”
Seharusnya:
“Bu Marsini lahir 20 April 1968 di Madiun...”
“mulai membuka cabang di mana”
Kesalahan yang terjadi pada penggalan kalimat di atas penulisan nama tempat, penulisan huruf kapital nama orang, penulisan di- seharusnya seharusnya dipisah dan huruf kapital.
3. Nama : AHMAD FAJAR MAHENDRA Nilai : 87 (Sangat Baik)
Tabel 4.8
Penilaian Teks Biografi Siswa (AFM)
Nama Aspek Penilaian Nilai
Ahmad Fajar M 1
1. Isi gagasan yang dikemukkan 2. Struktur teks biografi
3. Kalimat efektif 4. Unsur kebahasaan 5. Ejaan dan tata tulis
Berdasarkan hasil penilaian teks biografi siswa diperoleh skor 87, skor termasuk dalam kategori sangat baik. Skor tersebut dapat diuraikan sesuai dengan aspek penilaian yang digunakan.
Penilaian pertama yaitu pada ketepatan isi gagasan dari teks biografi yang dibuat oleh Ahmad Fajar Mahendra. Isi gagasan tokoh yang dituliskan tersebut sudah termasuk sangat baik. Gagasan dideskripsikan sudah sangat lengkap dengan mendeskripsikan perjalanan hidup, perjalanan karir, tempat tanggal lahir, permasalahan atau peristiwa penting yang dialami tokoh dijelaskan dengan baik dan kisah suka dukanya dari tokoh. Berdasarkan kelengkapan tersebutlah teks biografi siswa sudah tergolong sesuai dengan rubrik penilaian yang dibuat dan penulis memberikan skor 30.
Penilaian kedua yaitu terkait struktur teks biografi, teks yang disusun oleh siswa ini tergolong struktur yang kurang lengkap tidak ada struktur reorientasi penulis memberikan skor 17. Bagian pertama menunjukkan orientasi yang berisi tentang latar belakang tokoh seperti tempat tanggal lahir. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Lionel Andreas Messi meupakan nama lengkap dari Lionel Messi.
Lionel Messi lahir pada 24 Juni 1987 di Rosario”.
Berdasarkan aturan dalam struktur teks biografi bagian awal atau paragraf pertama
sudah sesuai yaitu berisi tentang pengenalan tokoh, adapun dalam teks ini yang dikenalkan terkait dengan tokoh yang bernama Lionel Messi.
Bagian kedua mengenai rangkaian peristiwa yang dialami tokoh juga sudah lengkap. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Pada usia empat tahun, Messi sudah bergabung dengan klub sepakbola lokal yang benama Grandoli yang dilatih oleh ayahnya sendiri.
Walaupun begitu, pengaruhnya sangat besar dalam karir sepakbolanya...”
Bagian ketiga mengenai reorientasi atau pernyataan simpulan tokoh mengenai kisahnya tidak dibuat di dalam teks.
Penilaian ketiga yaitu terkait kalimat efektif. Penggunaan kalimat efektif dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 22 atau termasuk dalam kategori yang baik karena kalimat tersebut mudah dipahami oleh pembacanya.
“Sebuah kontrak perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak”
Penilaian keempat yaitu terkait unsur kebahasaan. Unsur kebahasaan dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 12 atau termasuk dalam kategori baik dengan banyak menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa yang dilakukan tokoh, banyak menggunakan kata kerja adjektiva untuk memberikan informasi tokoh, menggunakan kata ganti orang ketiga tunggal. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut.
“Ia bahkan tampak seperti anak yang kurang bersemangat”
Penilaian kelima yaitu terkait ejaan dan tata tulis ditemukan beberapa kesalahan penulisan, seperti penggunaan huruf kapital dan tanda baca, sehingga memperoleh skor 6. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Di usia Messi yg berumur 6tahun, ia bergabung dengan klub lokal Rosario. grandali yg dilatih oleh ayahnya. Messi yg berumur 6tahun”
Seharusnya:
“Di usia Messi yang berumur enam tahun, ia bergabung dengan klub lokal Rosario. Grandali yang dilatih oleh ayahnya. Messi yang berumur enam tahun”
Kesalahan yang terjadi pada penggalan kalimat di atas penulisan singkatan yang kurang tepat, penulisan nomor harusnya ditulis huruf karena angkanya satu digit.
4. Nama : ANDRIANO FIRMANSYAH
Nilai : 81 (Baik)
Tabel 4.9
Penilaian Teks Biografi Siswa (AF)
Nama Aspek Penilaian Nilai
Andriano
1. Isi gagasan yang dikemukkan 2. Struktur teks biografi
3. Kalimat efektif 4. Unsur kebahasaan 5. Ejaan dan tata tulis
Berdasarkan hasil penilaian teks biografi siswa diperoleh skor 81, skor termasuk dalam kategori baik. Skor tersebut dapat diuraikan sesuai dengan aspek penilaian yang digunakan.
Penilaian pertama yaitu pada ketepatan isi gagasan dari teks biografi yang dibuat oleh Andriano Firmansyah. Isi gagasan tokoh yang dituliskan tersebut sudah termasuk cukup baik. Gagasan dideskripsikan sudah cukup lengkap dengan mendeskripsikan tentang perjalanan hidup namun tidak mencantumkan tempat tanggal lahir. Berdasarkan kelengkapan tersebutlah teks biografi siswa sudah tergolong sesuai dengan rubrik penilaian yang dibuat dan penulis memberikan skor 24.
Penilaian kedua yaitu terkait struktur teks biografi, teks yang disusun oleh siswa ini tergolong struktur yang kurang dilengkapi penulis memberikan skor 17. Bagian pertama menunjukkan orientasi yang berisi tentang latar belakang tokoh seperti tempat tanggal lahir. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Muhari dikenal sebagai pekerja keras di kampungnya. Ia lahir di Madiun 1976. Ia sejak kecil selalu membantu ibunya mencari nafkah”.
Berdasarkan aturan dalam struktur teks biografi bagian awal atau paragraf pertama sudah sesuai yaitu berisi tentang pengenalan tokoh, adapun dalam teks ini yang dikenalkan terkait dengan tokoh yang bernama Muhari.
Bagian kedua mengenai rangkaian peristiwa yang dialami tokoh juga sudah lengkap. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Setelah selesai SMA ia ingin melanjutkan untuk kuliah, tetapi tidak memiliki biaya yang cukup. Jadi, ia ikut ayahnya yang kebetula ingin merantau ke Bogor”.
Bagian ketiga mengenai reorientasi atau pernyataan simpulan tokoh mengenai kisahnya tidak dituliskan di dalam teks.
Penilaian ketiga yaitu terkait kalimat efektif. Penggunaan kalimat efektif dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 20 atau termasuk dalam kategori yang cukup baik atau termasuk dalam kategori yang cukup baik karena ada beberapa kalimat yang kurang padu. Contoh penggalan kalimat sebagai berikut:
“Kemudian di Jakarta ia berhasil mendapat pekerjaan yaitu sebagai office boy di suatu perusahaan di Jakarta daerah Pejaten”.
Seharusnya:
“Kemudian ia di Jakarta berhasil mendapat pekerjaan yaitu sebagai office boy di suatu perusahaan di daerah Pejaten, Jakarta”.
Penilaian keempat yaitu terkait unsur kebahasaan. Unsur kebahasaan dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 12 atau termasuk dalam kategori baik karena sudah menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga
Penilaian keempat yaitu terkait unsur kebahasaan. Unsur kebahasaan dalam keseluruhan teks biografi siswa memperoleh skor 12 atau termasuk dalam kategori baik karena sudah menggunakan pronomina (kata ganti) orang ketiga